• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN PAJAK E-COMMERCE DI INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PENERAPAN PAJAK E-COMMERCE DI INDONESIA"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENERAPAN PAJAK E-COMMERCE DI INDONESIA

Disusun Oleh : ADIMAS ARDHIYOKO

NIM : 12217055

PROGRAM STUDI MAGISTER KENOTARIATAN FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

2019

(2)

2

PENERAPAN PAJAK E-COMMERCE DI INDONESIA

Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Magister Kenotariatan Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum

Universitas Narotama Surabaya

Disusun Oleh : ADIMAS ARDHIYOKO

NIM : 12217055

PROGRAM STUDI MAGISTER KENOTARIATAN FAKULTAS HUKUM

UNIVERITAS NAROTAMA SURABAYA

2019

(3)

3

(4)

4

(5)

5

(6)

6

(7)

7

(8)

8

(9)

9

(10)

10

(11)

11

(12)

12

(13)

13

(14)

14

(15)

15

(16)

16

(17)

17

(18)

18

(19)

19

(20)

20

(21)

21

(22)

22

MOTTO

“All our dreams can come true if we have the courage to pursue them.”

Semua impian kita bisa terwujud jika kita memiliki keberanian untuk mengejanya.

(Walt Disney)

(23)

23

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala karunia dan ridho-NYA, sehingga tesis dengan judul “Penerapan Pajak E-Commerce Di Indonesia” ini dapat diselesaikan.

Tesis ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Magister Kenotariatan pada fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya.

Penulisan ini tentu tidak akan dapat terselesaikan dengan baik tanpa arahan dan bantuan dari Pembimbing Bapak Dr. Moh Saleh S.H., M.H yang selalu meluangkan waktu disela – sela kesibukan untuk membimbing penulis, dan juga, pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa hormat dan menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada :

1. Bapak Dr. Arasy Alimudin, S.E., M.M, selaku Rektor Uiniversitas Narotama.

2. Bapak Dr. Rusdianto Sesung S.H., M.H., selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Narotama.

3. Bapak Dr. H. Habib Adjie S.H., M.Hum selaku Ketua Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Narotama.

4. Bapak Dr. Moh. Saleh S.H., M.H., selaku Ketua Dewan Tesis

5. Ibu Koestiati, S.sos selaku Kepala Bagian Administrasi Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya

6. Seluruh Dosen Fakultas Hukum Magister Kenotariatan Universitas Narotama Surabaya yang telah berkenan memberikan ilmu kepada penulis

7. Karyawan Sekretariat Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Narotama, Surabaya yang dengan sabar melayani penulis mengurus administrasi

akademik

(24)

24

8. Untuk ayah saya (alm) H. Dharmawan SH. dan ibu saya Prof. Dr. Tatiek Sri Djatmiati SH., MS. selaku orang tua penulis. Terima kasih atas segala doa yang tanpa henti selalu dipanjatkan untuk masa depan dan kesuksesan penulis.

9. Untuk adik saya Rr. Ayumia Ardhiyati yang saya cintai dan seluruh kluarga besar saya 10. Serta semua pihak yang telah membantu menyelesaikan tesis saya ini.

Dengan keterbatasan pengalaman, ilmu maupun pustaka yang ditinjau, penulis menyadari bahwa tesis ini masih banyak kekurangan dan pengembangan lanjut agar benar benar bermanfaat. Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran agar tesis ini lebih sempurna serta sebagai masukan bagi penulis untuk penelitian dan penulisan karya ilmiah di masa yang akan datang.

Akhir kata, penulis berharap tesis ini memberikan manfaat bagi kita semua terutama untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang ramah lingkungan.

Surabaya 14 Agustus 2019

Adimas Ardhiyoko

(25)

25 RINGKASAN

PENERAPAN PAJAK E-COMMERCE DI INDONESIA

Penulis membagi tesis ini dalam empat bab :

Bab I : Pendahuluan

Dalam bab pertama, yaitu pendahuluan, akan memaparkan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan maanfaat penelitian, kajian pustaka, metode penelitian yang berisi tipe penelitian, pendekatan penelitian, sumber bahan hukum, prosedur pengumpulan dan pengolahan bahan – bahan hukum, originalitas penelitian dan yang terakhir adalah tentang sistematika penulisan.

Bab II : Perpajakan Di Dalam E-Commerce

Pada Bab Kedua, tentang hakekat dari e-commerce tax, akan menganalisa dan membahas tentang bagaimana pengertian dan pajak e-commerce, serta jenis – jenisnya. Termasuk juga akan dibahas tentang bagaimana penerapannya di dalam e-commerce secara baik agar tidak

(26)

26

menimbulkan overlapping kewenangan yang dapat menimbulkan permasalahan baru. Juga akan dibahas tentang doktrin atau pendapat para ahli hukum terkait.

Bab III : Perlindungan Hukum Bagi Para Pelaku e-commerce di Indonesia

Pada bab ketiga akan dilakukan perbandingan anatara kedudukan dan potensi dari e-commerce yang ada di Indonesia dengan beberapa negara lain, yaitu Singapura, Jepang, dan Amerika Serikat beserta produk – produk peraturan hukum yang dimiliki oleh masing – masing negara.

Juga akan diuraikan mengenai bagaimana perlindungan hukum terhadap para konsumen atau pengguna jasa e-commerce dalam transaksi e-commerce yang dilakukan, serta akan dibahas juga mengenai aspek kewajiban atas perpajakan.

Bab IV : Penutup

Bab terakhir ini merupakan seluruh hasil penelitian, yang akan berisikan kesimpulan dari permasalahan – permasalahan yang dibahas didalam penelitian ini. Dan didalam bab ini juga akan terdapat saran – saran dari penulis yang bertujuan untuk memperbaiki produk – produk hukum terkait agar pajak atas transaksi e-commerce dapat diselesaikan dengan tepat dan perlunya pembentukan suatu lembaga khusus yang bertugas mengawasi dan melindungi para pelaku e-commerce.

Referensi

Dokumen terkait

Individu atau pelaku bisnis yang terlibat dalam e-commerce , baik itu pembeli ataupun penjual mengandalkan teknologi berbasis internet untuk melaksanakan transaksi mereka..

Sesuai dengan Surat Edaran Nomor SE-62/PJ/2013 Tentang Penegasan Ketentuan Perpajakan Atas Transaksi E-Commerce objek pajak sebagaimana dimaksud dalam angka 1, pelunasan

Saran untuk pengembangan lebih lanjut adalah sebaiknya ditambahkan data hasil survey statistik terkait jumlah transaksi e-commerce garmen sehingga bisa digunakan untuk

Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, terkait peraturan mengenai pengenaan pajak e-commerce berdasarkan undang undang nomor 11 tahun

manajemen e-commerce , mekanisme ikrar/akad wakaf, biaya administrasi transaksi, biaya alih dana, pajak pembelanjaan sebagaimana ketentuan pemerintah, sistem bunga

Transaksi jual beli online (e-commerce) merupakan suatu transaksi jual beli (bisnis) dengan menggunakan internet, perkembangan teknologi seperti Smartphone menjadi..

15 Ketentuan Perpajakan Atas Transaksi E-commerce dan Surat Edaran SE- 62/PJ/2015 tentang pemotongan dan atau Pemenungutan Pajak Penghasilan atas transaksi

i PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN TERKAIT TRANSAKSI E-COMMERCE DALAM SUATU PERJANJIAN PENULISAN HUKUM Diajukan untuk melengkapi tugas-tugas dan memenuhi syarat-syarat