PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Seberapa besar prestasi belajar fisika siswa kelas X MIA SMA Negeri 7 Makassar sebelum diajarkan model demonstrasi interaktif berbasis inkuiri. Seberapa besar hasil belajar fisika siswa kelas X MIA SMA Negeri 7 Makassar setelah diajar menggunakan model demonstrasi interaktif berbasis inkuiri. Seberapa besar peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas X MIA SMA Negeri 7 Makassar setelah diajar menggunakan model demonstrasi interaktif berbasis inkuiri.
Untuk mendeskripsikan besarnya hasil belajar fisika siswa kelas X MIA SMA Negeri 7 Makassar sebelum diajar menggunakan model Research Based Interactive Demonstration. Untuk menganalisis peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas X MIA SMA Negeri 7 Makassar setelah diajar menggunakan model Research Based Interactive Demonstration. Setelah diketahui hasil pretest dan posttest terlihat adanya peningkatan hasil belajar fisika siswa.
Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa digunakan nilai rata-rata gain yang dinormalisasi. Terdapat peningkatan hasil belajar fisika siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Demonstrasi Interaktif Berbasis Inkuiri pada kategori media (0,53).
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Peran Metode Tugas Terstruktur Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Makassar.
KAJIAN PUSTAKA
Belajar
Pembelajaran Berbasis Inquiry
Demonstrasi Interaktif
Kerangka Pikir
Rancangan Penelitian
Variabel dan Desain Penelitian
Definisi Operasional Variabel
Populasi dan Sampel Penelitian
Pengembangan Instrumen
Hal ini bertujuan untuk melihat apakah tes bakat ini layak digunakan atau tidak, dalam artian tes bakat ini valid dan reliabel. Kemudian sebelum digunakan sebagai tes hasil belajar, instrumen penelitian diuji terlebih dahulu untuk mengetahui validitas dan reliabilitas tes. Butir soal yang memenuhi kriteria dan mempunyai reliabilitas tes-tes ulang yang tinggi selanjutnya digunakan untuk menguji hasil belajar fisika pada kelas eksperimen.
Kasmadi Untuk mengetahui apakah instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dapat dipercaya sebagai alat pengumpul data, harus ditentukan reliabilitasnya. Untuk menghitung reliabilitas tes digunakan rumus Kuder dan Richardos (KR-20), yang dirumuskan sebagai berikut: ri = Keandalan instrumen k = Jumlah soal. pi = Persentase banyaknya subjek yang menjawab butir 1 q = 1 – pi. Butir soal yang memenuhi kriteria valid mempunyai koefisien reliabilitas tes yang tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai hasil belajar fisika.
Pada tahap ini proses pembelajaran mulai dilaksanakan di kelas sesuai dengan prosedur yang direncanakan. Setelah seluruh kegiatan mengajar selesai dilakukan tes hasil belajar fisika sebagai tes akhir (Post-Test).
Prosedur Pelaksanaan Penelitian
Teknik Analisis Data
Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data penelitian yaitu untuk mengetahui nilai rata-rata siswa, nilai terendah, nilai tertinggi, standar deviasi, distribusi dan frekuensi.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian 29
- Hasil Analisis Deskriptif 29
- Hasil Analisis Inferensial 32
Hasil analisis tersebut memberikan gambaran bahwa setelah penerapan Pembelajaran Demonstrasi Interaktif Berbasis Inkuiri terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar fisika sebelum penerapan model pembelajaran Demonstrasi Interaktif berbasis Inkuiri pada siswa Kelas X MIA 2 SMAN 7 Makassar adalah 9,37. Nilai rata-rata hasil belajar fisika setelah diterapkan model pembelajaran Demonstrasi Interaktif berbasis Inkuiri pada siswa Kelas X MIA 2 SMAN 7 Makassar adalah 20,41.
Dengan melalui diskusi kelompok, siswa akan mampu membedakan dengan benar antara gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap. Setelah mampu membedakan GLB dan GLBB, siswa mampu mendeskripsikan dengan benar besaran fisis pada gerak lurus beraturan. Guru membimbing siswa merumuskan masalah yang ingin diselesaikan bersama mengenai GLB dan GLBB.
Guru membimbing siswa merumuskan masalah yang harus diselesaikan bersama mengenai gerak jatuh bebas dan gerak vertikal. Setelah menyelesaikan uji coba/eksperimen, siswa diharapkan mampu memahami gerak lurus beraturan mobil mainan.
Pembahasan 33
KESIMPULAN DAN SARAN
Saran 36
- Kriteria Tingkat Reliabilitas Item
- Interpretasi Gain Ternormalisasi (
- Hasil Validasi Perangkat Pembelajaran
- Statistik Deskriptif skor hasil belajar Fisika Peserta Didik Kelas X
- Distribusi Interval Skor Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Pada
- Distribusi Interval Skor Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Pada
- Distribusi dan persentase perolehan gain ternormalisasi peserta
- Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
- Bahan Ajar
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
- Kisi –Kisi Tes Hasil Belajar
- Instrumen Penelitian
- Skor dan Nilai Pretest dan Posttest
- Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas
- Analisis Uji Deskriptif
- Analisis Uji N-Gain
- Daftar Hadir Peserta Didik
- Dokumentasi
Bagi para pendidik, pembelajaran Demonstrasi Interaktif Berbasis Inkuiri dapat menjadi alternatif yang diterapkan pada mata pelajaran fisika untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa. Setelah diberikan demonstrasi gerak sederhana, diharapkan siswa mampu menjelaskan konsep dasar gerak dengan benar. Setelah diberikan contoh jarak dan perpindahan melalui demonstrasi dan gambar di papan tulis, siswa mampu membedakan jarak dan perpindahan dengan benar.
Melalui diskusi kelompok, siswa mampu membedakan kecepatan sesaat dan kecepatan rata-rata serta percepatan sesaat dan percepatan rata-rata dengan benar. Setelah menyelesaikan diskusi kelompok, siswa mampu menganalisis besaran fisika pada gerak jatuh bebas dengan benar. Setelah menyelesaikan diskusi kelompok, siswa mampu menganalisis dengan benar besaran fisika gerak vertikal ke atas dan ke bawah.
Dengan mengerjakan soal-soal open-book, siswa dapat menghitung dengan benar jarak, kecepatan, dan percepatan gerak suatu benda. Guru membimbing siswa merumuskan masalah yang harus diselesaikan secara kolaboratif mengenai jarak dan perpindahan, kecepatan dan kecepatan, serta percepatan. Siswa dibimbing untuk membuat hipotesis atau jawaban tentatif mengenai permasalahan yang disaksikannya. Pengumpulan data.
Mengumpulkan informasi tentang materi jarak dan perpindahan, kecepatan dan kecepatan, serta percepatan yang diperoleh siswa. Guru membimbing siswa dalam mengidentifikasi masalah, menyederhanakan masalah, membuat hipotesis, mengumpulkan data, membuktikan hipotesis, dan menarik kesimpulan. Guru membantu siswa untuk merefleksikan dan mengevaluasi penelitian yang dilakukan siswa.
Mengumpulkan informasi tentang materi GLB dan GLBB yang diperoleh siswa melalui eksperimen kemudian dikerjakan pada LKPD. Setelah pembelajaran, siswa diharapkan dapat menyelidiki hubungan antara tinggi suatu benda dengan waktu gerak jatuh bebas. Berdasarkan tabel di atas dengan menggunakan uji Gregory (R ≥ 0,75) dapat disimpulkan bahwa sumber belajar terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), buku teks siswa, Lembar Kerja Siswa (LKPD) dan tes hasil belajar siswa. sedang diselidiki karena hasil analisis yang diperoleh sesuai dengan persyaratan uji Gregory.
Berdasarkan hasil perhitungan, nilai reliabilitas tes sebesar 0,800 dan berada dalam rentang tersebut. Dari sini dapat disimpulkan bahwa tes hasil belajar fisika siswa mempunyai kategori reliabilitas tinggi.