Skripsi Putri Nufus, NIM berjudul “Penerapan pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII MTs Nurussalamah Tahun Pelajaran 2018/2019” memenuhi syarat dan dinyatakan lulus munaqasyah. Judul : Penerapan pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VIII MTs Nurussalamah tahun pelajaran 2018/2019. Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul: Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII MTs.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Indikator guru yang profesional adalah mampu menerapkan pengajaran yang dapat mengaktifkan dan menyempurnakan hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan dan meningkatkan proses pembelajaran yang baik dan menyenangkan, namun kenyataannya banyak guru saat ini hanya mengajar dengan cara yang monoton untuk belajar. yang terpenting dalam pendidikan adalah tercapainya tujuan pendidikan yang telah dirumuskan. Penggunaan aplikasi pembelajaran yang kurang tepat dapat menimbulkan kebosanan, ketidakpahaman dan kemonotonan, sehingga siswa tidak termotivasi untuk belajar dan implikasinya akan mempengaruhi hasil belajar. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, salah satunya dengan menggunakan pendekatan saintifik. Peneliti berpendapat bahwa metode ini sangat cocok diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa karena dibuktikan dengan pembelajaran IPS siswa. Pembelajaran berlangsung sehingga siswa tidak dapat menjawab ketika guru mengajukan pertanyaan.
Sasaran Tindakan
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa peneliti tertarik untuk meneliti “Penerapan pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTs Nurussalamah tahun ajaran 2018/2019.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Bagi guru, penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menjadi perhatian semua guru MTs Nurussalamah, khususnya dalam memilih metode pembelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Bagi mahasiswa, penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan untuk meningkatkan minat belajar mahasiswa khususnya IPS.
KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. Penerapan Pendekatan Saintifik
Dengan pendekatan saintifik ini, pembelajaran tidak hanya berdasarkan hasil, tetapi juga merupakan proses pembelajaran yang menekankan pemahaman siswa terhadap pengetahuan dan pemahaman materi yang berbeda dengan menggunakan metode ilmiah. Pendekatan saintifik juga memiliki kelemahan yaitu tidak semua siswa siap berpikir sehingga siswa yang kurang cerdas akan banyak mengalami hambatan. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik disajikan dalam lima pengalaman belajar, antara lain; a) observasi, b) bertanya, c) mengumpulkan informasi, d) asosiasi atau penalaran dan e) komunikasi.
Hasil Belajar
- Pengertian Hasil Belajar
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
Hasil belajar siswa pada hakekatnya adalah perubahan perilaku karena hasil belajar dalam arti luas meliputi tiga ranah yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. 18 Juraini, dkk, “Pengaruh Model Pembelajaran Kolaboratif STAD (Student Team Achievement Department) Dengan Metode Eksperimen Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Jasmani Pada Siswa SMA Negeri 1 Lapuaapi Tahun Pelajaran 2015/2016”. Model Pembelajaran Kooperatif Pair Share ( TPS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Siswa” Vol.4, Number 1, p.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah perubahan tingkah laku seseorang setelah menerima pengalaman belajarnya sehingga seorang guru dapat mengetahui kemajuan belajar siswanya dalam mencapai tujuan belajarnya. Kemudian dari kegiatan tersebut guru dapat melakukan pembinaan lebih lanjut dari hasil belajar yang diterima oleh siswa tersebut. Hasil belajar dalam arti luas meliputi tiga ranah, yaitu ranah kognitif (terkait dengan kemampuan berpikir), Efektif (berhubungan dengan sikap) dan psikomotor (berkaitan dengan keterampilan/keterampilan yang dimiliki siswa setelah menerima pembelajarannya Dalam pelaksanaan pembelajaran outcomes Hal ini tidak terlepas dari peran guru, baik sebagai fasilitator maupun motivator.
20 Aryana, dkk, “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif NHT dan STAD Terhadap Hasil Belajar di SMA Negeri 2 Gerung”, Vol. X, Edisi 1, Maret 2018, hal. . karena disini guru memegang peranan yang sangat penting dalam mewujudkan hasil belajar yang efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Untuk menjamin hasil belajar yang baik, siswa harus memperhatikan materi yang ingin dipelajarinya. Kesiapan harus diperhatikan dalam proses pembelajaran, karena jika siswa sudah memiliki kesiapan belajar maka hasil belajarnya akan baik.
21 Berdasarkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pembelajaran di atas, diharapkan lembaga atau sekolah dapat mempersiapkan sarana dan prasarana agar proses belajar mengajar berjalan dengan lancar, sehingga hasil belajar siswa juga meningkat.
METODE PENELITIAN 1. Setting Penelitian
- Jenis Instrumen dan Cara Penggunaannya
- Pelaksanaan Tindakan
- Cara Pengamatan (Monitoring)/Evaluasi
- Analisis Data dan Refleksi
- Siklus III
Pelaksanaan skenario pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dari waktu ke waktu dan dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa. Sedangkan ketuntasan belajar (ketuntasan klasikal) dinyatakan tuntas jika jumlah siswa yang mendapat nilai 75 dari 19 siswa kelas VIII adalah 75%. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII MTs Nurussalamah melalui pendekatan saintifik. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus dari tanggal 1 Mei hingga 10 Mei.
Berdasarkan hasil tugas tes hasil belajar yang dilakukan pada tanggal 1 Mei 2019 (terlampir), dimana hasil belajar siswa diperoleh dari soal pilihan ganda, sebanyak 20 soal (terlampir). Dibandingkan dengan indikator kinerja penelitian tindakan kelas IPS yaitu 75, nilai rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas VIII. kelas MTs Nurussalamah tahun ajaran 2018/2019 belum mencapai nilai yang tertera di atas. indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas. Berdasarkan data hasil tugas tes hasil belajar yang dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2019 (dalam lampiran), dimana hasil belajar siswa diperoleh dari soal pilihan, sebanyak 20 soal (dalam lampiran).
Artinya terjadi peningkatan hasil belajar dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas saat melakukan Tindakan I yaitu sebesar 55.26.42 Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar pada Siklus II dapat digunakan rumus sebagai berikut. Berdasarkan perhitungan di atas, terlihat nilai rata-rata hasil belajar IPS individu siswa kelas VIII MTs Nurussalamah pada siklus II adalah 66,31. Agar suasana belajar lebih terarah, maka guru sebagai guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, agar siswa lebih termotivasi selama proses belajar mengajar, sehingga hasil belajar siswa sesuai dengan apa yang diharapkan. diharapkan.
Berdasarkan data hasil butir soal tes hasil belajar yang dilakukan pada tanggal 10 Mei 2019 (terlampir), dimana hasil belajar siswa diperoleh dari soal pilihan ganda, sebanyak 20 soal (terlampir). Berdasarkan perhitungan di atas dapat diketahui bahwa rata-rata hasil belajar tes tindakan kelas III mata pelajaran IPS siswa kelas VIII MTs Nurussalamah adalah 76,84. Karena hasil belajar siswa meningkat pada siklus ini maka penelitian tindakan kelompok ini dihentikan pada siklus III ini.
Pembahasan
Untuk mengukur hasil belajar siswa, peneliti menyiapkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berupa soal-soal tes yang berisi 20 soal yang akan dibagikan kepada siswa dan dijawab sendiri oleh siswa. Setelah siklus I dilaksanakan dan dievaluasi ternyata terjadi peningkatan hasil belajar siswa, namun masih jauh dari harapan yaitu dari 19 siswa hanya 18 siswa yang mencapai standar kesempurnaan klasikal dengan presentasi 55.26. % ketuntasan kriteria ketuntasan adalah 85%, sedangkan untuk hasil observasi aktivitas siswa nilai rata-ratanya adalah 10,66% dengan kriteria cukup aktif. Hasil II. Dari siklus tersebut menunjukkan peningkatan hasil belajar yang optimal yaitu 18 dari 19 siswa mencapai standar kesempurnaan klasikal dengan persentase 89,47%.
Hasil siklus III menunjukkan peningkatan hasil belajar yang optimal yaitu dari 19 siswa, 16 siswa mencapai standar ketuntasan klasikal dengan persentase ketuntasan sebesar 84,21%, dan hanya 3 siswa yang tidak mencapai standar ketuntasan klasikal. Hasil belajar terendah dicapai siswa pada siklus 1,50 dan meningkat pada siklus II menjadi 60 dan dari 60 menjadi 70 pada siklus III. Nilai tertinggi hasil belajar siswa pada siklus I adalah 60 dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 70, sedangkan pada siklus III terjadi peningkatan menjadi 75.
Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan, sehingga dengan menggunakan pendekatan saintifik pada bahan ajar IPS tentang perubahan masyarakat Indonesia pada masa penjajahan dan tumbuhnya semangat kebangsaan dapat meningkat. hasil belajar siswa. di MTs Kelas VIII. Hasil tersebut sejalan dengan penelitian lain tentang penggunaan pendekatan saintifik yang dilakukan oleh Umiati (2015) dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa penggunaan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam VII- Kelas D di SMPN 04 Kota Malang. 45Umiati, Penerapan Pendekatan Saintifik Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pendidikan Agama Islam Kelas VII-D Di SMPN 04 Kota Malang.
Hasil penelitian lain yang dilakukan oleh Dinsi Marlenawati (2014) menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan saintifik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 113 Bengkulu Selatan.
PENUTUP
Saran
Kepada para pendidik, penulis menyarankan agar penerapan pendekatan saintifik disosialisasikan agar dapat dijadikan salah satu alternatif dalam pembelajaran IPS. Supervisi akademik untuk meningkatkan kemampuan guru SMA cokroaminito sukaresmi dalam membuat penelitian tindakan kelas melalui lokakarya. Aryana, ddk, “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif NHT dan STAD Terhadap Hasil Belajar Di SMA Negeri 2 Gerung”, Vol.
Hasil wawancara dan observasi guru IPS Februari 2019 di MTs Nurussalamah Juraini, dkk, “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (siswa. Team Achievement Division) Dengan Metode Eksperimen Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Jasmani pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lapuaapi Tahun Pelajaran 2015/2016 Kasimudin, “Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Siswa” Vol. , (Jakarta : Kemendikbud, 2017, hlm. 195-270.
Muhamad Nadin Fahmi, Menggunakan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV IPS SDN Tambaraka 2 Ngawi Vol. Yoga Prasetia, Menggunakan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Geometri X SMA Negeri 2 Kota Bengkulu Tahun 2016. Yoga Prasetia, Menggunakan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Geometri X SMA Negeri 2 Kota Bengkulu Tahun 2006 .