• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Growth Opportunity..., Yayuk Puji Astuti, Ak.-IBS, 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Pengaruh Growth Opportunity..., Yayuk Puji Astuti, Ak.-IBS, 2017"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

Namun profitabilitas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dan profitabilitas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal pada Properti dan Realestate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran…………………………………………...….33  Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas...............................................………………59
Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran…………………………………………...….33 Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas...............................................………………59

Latar Belakang

Namun hasil berbeda ditemukan pada penelitian (Eni Yuliana Wati, 2010) bahwa hubungan antara ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, hal ini dikarenakan semakin besar ukuran perusahaan maka perusahaan akan menggunakan hutang lebih banyak. Rata-rata DER, peluang pertumbuhan, ukuran perusahaan dan ROA pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Perumusan Masalah

Apakah kemungkinan pertumbuhan mempengaruhi struktur modal perusahaan property dan real estate di pasar modal Indonesia periode 2014-2016. Apakah profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan property dan real estate di pasar modal Indonesia periode 2014-2016.

Pembatasan Masalah

Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan property dan real estate di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016. Untuk mengetahui, menguji dan menganalisis pengaruh growth opportunity terhadap struktur modal pada perusahaan property dan real estate di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2016.

Manfaat

Untuk mengetahui, menguji dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2016. Untuk mengetahui, menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan properti dan real estate di pasar modal Indonesia periode 2013-2016.

Sistematika Penulisan

Penelitian ini berguna untuk memberikan wawasan dan informasi yang lebih mendalam kepada investor dalam menganalisis struktur modal perusahaan real estate dan real estate di pasar saham Indonesia, sehingga penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan yang tepat untuk memilih saham yang paling menguntungkan. saham di perusahaan real estat di pasar saham. Efek Indonesia. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan tambahan ilmu pengetahuan untuk kemajuan akademik dan dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya.

LANDASAN TEORI

METODOLOGI PENELITIAN

Agency Theory

Perusahaan yang kurang menguntungkan cenderung memiliki hutang yang lebih besar karena dua alasan: dana internal tidak mencukupi kebutuhan dan karena hutang. Menurut (Horne dan Wachowicz, 2013), struktur modal merupakan bauran pembiayaan jangka panjang permanen suatu perusahaan yang diwakili oleh hutang, saham preferen, dan saham biasa.

Pengukuran struktur modal

Debt to Equity Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar total aset suatu perusahaan yang dibiayai dengan menggunakan hutang, sehingga dengan rasio tersebut dapat mengetahui seberapa baik kondisi suatu perusahaan. Selain itu, perusahaan dengan pertumbuhan tinggi membuat perusahaan mempunyai peluang yang lebih nyata untuk investasi masa depan dibandingkan dengan perusahaan dengan pertumbuhan rendah (Indrajaya, Herlina, & Setiadi, 2011). Ukuran perusahaan dapat diartikan besar kecilnya perusahaan ditinjau dari besar kecilnya nilai ekuitas, nilai perusahaan atau hasil dari nilai total aset suatu perusahaan (Riyanto, 2001).

Besar kecilnya suatu perusahaan akan mempengaruhi struktur modal, semakin besar perusahaan maka semakin besar pula dana yang dibutuhkan perusahaan untuk berinvestasi (Ariyanto, 2002). Profitabilitas suatu perusahaan dapat dinilai dengan berbagai cara, salah satunya adalah Return on Assets (ROA) yang merupakan ukuran profitabilitas terhadap total aset.

Perusahaan

  • Pengertian Perusahaan
  • Jenis - Jenis Perusahaan

Keuntungan dari kepemilikan perseorangan adalah semua keuntungan menjadi miliknya, kepuasan pribadi, kebebasan dan fleksibilitas serta lebih mudah memperoleh kredit. Keunggulan suatu perusahaan (kemitraan) adalah proses pendiriannya relatif mudah, lebih mudah memperoleh modal, dan lebih mudah berkembang. Kerugian dari suatu usaha (kemitraan) adalah kewajiban keuangan yang tidak terbatas, konflik antarpribadi, kurangnya kesinambungan dan kesulitan untuk dibubarkan.

Keuntungan yang dimiliki perusahaan adalah kewajiban keuangan yang terbatas, keterampilan manajemen yang terspesialisasi, kapasitas pembiayaan yang lebih luas, dan ekonomi operasi yang besar. Kerugian dari korporasi adalah sulit dan mahal untuk dibentuk dan dibubarkan, kerugian pajak dan pembatasan hukum.

Penelitian Terdahulu

  • Pengaruh profitabilitas terhadap struktur modal

Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Joni dan Lina (2010) yang menyatakan bahwa Growth Opportunity berpengaruh positif dan signifikan terhadap Struktur Modal suatu perusahaan. Namun penelitian tersebut tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Murhadi (2011) yang menyatakan bahwa growth opportunity berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap struktur modal. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian Widyaningrum (2015) yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap struktur modal, dimana ukuran perusahaan yang besar tidak akan menambah atau meningkatkan struktur modal.

Hasil penelitian ini sesuai dengan landasan teori yaitu Pecking Order Theory yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal karena perusahaan lebih cenderung memprioritaskan. Namun hasil berbeda pada penelitian Ardianto dan Wibowo (2007) menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal.

Tabel 2.1  Penelitian terdahulu
Tabel 2.1 Penelitian terdahulu

Teknik Pengelolahan dan Analisis Data

Indonesia Banking School mempunyai ciri terdiri dari beberapa objek dan mencakup beberapa periode. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang dikumpulkan oleh lembaga pengumpul data dan dipublikasikan kepada masyarakat pengguna. Data dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di website Bursa Efek Indonesia (BEI) (http://www.idx.co.id).

Operasionalisasi Variabel Peneliti

  • Variabel Dependen
    • Growth Opportunity
    • Ukuran Perusahaan
  • Statistik Deskriptif
  • AnalisisRegresi Data Panel
    • Uji Chow
    • UjiHausman
  • Teknik Pengujian Hipotesis

Indonesia Banking School Dengan menggunakan kriteria pengujian, H0 diterima jika nilai probabilitas pada bagian Chi-square > 0,05 dan Ha diterima jika nilai probabilitas pada bagian Chi-square < 0,05. Indonesia Banking School Generalized Least Square (GLS) dan metode transformasinya (Nachrowi & Usman, 2006). c) Uji multikolinearitas. Uji statistik t menunjukkan sejauh mana pengaruh masing-masing variabel independen saja dalam menjelaskan variasi variabel dependen.

Statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai variabel-variabel independen dalam penelitian, yang meliputi nilai rata-rata (mean), nilai maksimum (max), nilai minimum (min), dan nilai standar deviasi setiap variabel. Selain itu, standar deviasi yang lebih besar dari mean menunjukkan bahwa profitabilitas sebagai proksi ROA mempunyai sebaran variabel yang besar (pergerakan naik/turun yang besar di Indonesia Banking School), atau dengan kata lain data ROA tidak terdistribusi dengan baik, yaitu disebut data heterogen. .

Penentuan Model Regresi data Panel

  • Uji Chow

Uji Hausman dilakukan untuk mengetahui model estimasi regresi data panel antara fixed effect dan random effect. Oleh karena itu 𝐻𝑎 dinyatakan dapat diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa model regresi hasil penelitian ini menggunakan model Fixed Effect.

Uji Asumsi Klasik .1 Uji Normalitas

Hasil uji normalitas awalnya tidak berdistribusi normal ketika jumlah observasi berjumlah 40, hal ini disebabkan oleh beberapa observasi mempunyai nilai. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan, pada tabel diatas terlihat bahwa nilai tersebut tidak ada yang melebihi nilai 0,85, sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independen. . Hasil uji Park pada tabel diatas menunjukkan probabilitas pertumbuhan menurut kemungkinan pertumbuhan sebesar 0,3182 > 0,05 yang berarti tidak terjadi masalah heteroskedastisitas.

Uji Autokorelasi merupakan pengujian untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik autokorelasi yaitu korelasi yang terjadi antara residual suatu observasi dengan observasi lainnya dalam model regresi (Basuki dan Prawoto, 2016:60). Hasil persamaan regresi menunjukkan tidak terdapat masalah autokorelasi. Tabel 4.9 menunjukkan nilai statistik Durbin – Watson sebesar 2,43876 yang berarti nilai statistik Durbin – Watson sebesar 1,54.

Gambar 4.1  Hasil Uji Normalitas
Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas

Hasil Persamaan Regresi Berganda

Dengan asumsi pertumbuhan, ukuran perusahaan (LNSIZE) dan ROA konstan pada periode perusahaan sampel, maka kenaikan struktur modal akan meningkat sebesar 1,420063. Indonesia Banking School mengalami penurunan sebesar 0,002096 setiap kenaikan nilai pertumbuhan sebesar 1 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. Koefisien regresi ukuran perusahaan (LN SIZE) sebesar -0,057337 menunjukkan bahwa peningkatan struktur modal pada perusahaan sampel periode tersebut akan mengalami penurunan sebesar 0,057337 setiap kenaikan nilai SIZE sebesar 1 satuan jika variabel lainnya konstan.

Koefisien regresi ROA sebesar 0,274076 menunjukkan bahwa peningkatan struktur modal pada perusahaan sampel periode tersebut akan mengalami peningkatan sebesar 0,274076 setiap kenaikan nilai ROA sebesar 1 satuan dengan asumsi variabel lain konstan.

Uji Koefisien Determinasi (R²)

  • Uji Parsial (Uji t)
  • Uji Serentak (Uji Statistik F)

Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan tidak berpengaruh terhadap struktur modal, sehingga dapat dikatakan bahwa H1 tidak terbukti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil regresi pada Tabel 4.10, nilai probabilitas ukuran perusahaan sebesar 0,3684 atau lebih besar dari nilai signifikansi 0,05, dan koefisien regresi variabel ukuran perusahaan menunjukkan nilai sebesar -0,057337. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal, sehingga dapat dikatakan bahwa H2 tidak terbukti dalam penelitian ini.

Hal ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal, dengan kata lain profitabilitas berpengaruh positif terhadap struktur modal. Dapat disimpulkan bahwa variabel independen yaitu growth opportunity, ukuran perusahaan dan profitabilitas secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap struktur modal.

Analisis Hasil Penelitian

  • Analisis pengaruh growth opportunity terhadap struktur modal
  • Analisis ukuran perusahaan berpengaruh terhadap struktur modal
  • Analisis Profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal

Temuan penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Murhadi (2011) yang menyatakan bahwa growth opportunity berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap struktur modal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Tabel 4.10 menunjukkan bahwa ukuran perusahaan pada periode dibandingkan dengan lnsize mempunyai pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap struktur modal perusahaan sampel. Ukuran perusahaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal perusahaan, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan besar belum tentu mempunyai akses yang lebih mudah terhadap pembiayaan dari pasar modal dibandingkan perusahaan kecil.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada tabel 4.10 menunjukkan bahwa profitabilitas yang diproksikan dengan ROA pada periode tersebut berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal perusahaan sampel. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian Ardianto dan Wibowo (2007) Wijaya dan Handiyanto (2013) yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal.

Kesimpulan

Profitabilitas Indonesia Banking School mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di BEI pada tahun 2014-2016. Terdapat pengaruh yang signifikan yang menunjukkan bahwa profitabilitas yang tinggi mempunyai prospek perusahaan yang baik, sehingga investor akan merespon positif sinyal tersebut dan dapat meningkatkan nilai cerminan perusahaan serta memperbaiki struktur modal perusahaan.

Keterbatasan Penelitian

Saran

“Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Aset Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.” Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2007-2011. Pengaruh profitabilitas, pertumbuhan aset dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Masa disertasi, program studi manajemen, Fakultas Ekonomi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2011. Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Aset, Ukuran Perusahaan, Struktur Aset dan Likuiditas Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia dalam Jurnal Manajemen Diponegoro, 2(3), pp: 1-11.

TABEL DATA PENELITIAN
TABEL DATA PENELITIAN

Uji Chow

Uji hetereskedastisitas

Referensi

Dokumen terkait