• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh independensi auditor, komite audit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh independensi auditor, komite audit"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

“PENGARUH INDEPENDENSI AUDITOR, KOMITE AUDIT DAN KOMPENSASI EKSTERNAL TERHADAP MANAJEMEN

LABA PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA”

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Sebagian Dari Syarat-syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi

Diajukan Oleh : PANCA ANUGRAH NPM : 16.01.12.01.35

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRIDINANTI

PALEMBANG 2020

(2)

ii

(3)

iii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO :

Work Hard, Having Fun, and Make History.

-Amazon.com,Inc-

Kupersembahkan Kepada:

 ALLAH SWT

 Orang Tuaku Tercinta

 Adikku Tercinta

 Kekasihku Tersayang

 Rekan-rekan Seperjuanganku (2016)

(4)

iv

(5)

v

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala Rahmat, Hidayah, serta Karunia-Nya yang senantiasa dilimpahkan kepada penulis sehingga dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi ini dengan judul

”Pengaruh Independensi Auditor, Komite Audit, dan Kompensasi Eksternal terhadap Manajemen Laba pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di BEI” hingga terselesaikan tepat pada waktunya.

Dalam penulisan skripsi ini tentunya tak lepas dari berbagai hambatan dan rintangan, namun berkat bantuan, bimbingan, petunjuk serta saran dari berbagai pihak, maka hal tersebut dapat teratasi. Banyak pihak yang membantu dalam penyusunan skripsi ini. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun secara tidak langsung hingga terselesainya skripsi ini.

Ucapan terima kasih yang tulus penulis ucapkan kepada:

1. Ibu Dr. Ir. Hj. Nyimas Manisah, M.P. selaku Rektor Universitas Tridinanti Palembang.

2. Ibu Dr.Msy.Mikial,SE,M.Si,Ak.CA,CSRS selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang yang telah memberi bimbingan dan pengarahan selama masa studi.

3. Ibu Meti Zuliyana, SE, M.Si, Ak.CA selaku Ketua Prodi Jurusan Akuntansi di Universitas Tridinanti Palembang yang telah memberi bimbingan dan pengarahan selama masa studi.

4. Ibu Kusminaini Armin,SE.,MM. selaku Pembimbing I yang telah banyak berkenan untuk membimbing penulis dan memberikan waktu, pikiran, serta saran, hingga komentar dalam menyelesaikan penulisan penelitian ini.

5. Ibu Ernawati SE.Ak,MM. selaku Pembimbing II yang telah banyak berkenan untuk membimbing penulis dan memberikan waktu, pikiran, serta saran, hingga komentar dalam menyelesaikan penulisan penelitian ini.

(6)

vi

6. Ibu Hj. Dwi Septa Aryani, SE., M.Si., Ak.CA selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah memberi bimbingan dan pengarahan selama masa studi.

7. Seluruh staff pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang yang telah memberikan pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat selama penulis menjalani pembelajaran di Universitas Tridinanti Palembang.

8. Seluruh staff karyawan Fakultas Ekonomi Univertitas Tridinanti Palembang yang telah memberikan pelayanan yang baik kepada mahasiswa/i.

9. Ayahanda Tercinta Topan Harjuni, dan Ibunda Tercinta Nurbaiti, yang telah memberikan kasih sayang, semangat; baik moril mapun materil serta do’a hingga kesabaran dalam mendidik penulis.

10. Adik-adikku tersayang; Fadli Safikri, Rania Nabila, dan Kekasihku tersayang; Indah Rahmania, serta para sahabat tersayang, yang selalu memotivasi dan memberikan dukungan serta doa yang tiada henti.

11. Rekan-rekan seperjuangan Akuntansi Reguler A angkatan 2016 terkhusus Noel, Jimmy, Yantok, Nobi, Ferri yang telah berbagi tawa, canda, kesulitan, dan ilmu pengetahuan.

12. Semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelesaian penelitian ini.

Semoga amal baik Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, semua rekan-rekan ku mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Aamiin.

Palembang, September 2020

Penulis

(7)

vii DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... iii

PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

ABSTRAK ... xiv

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... xvi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 5

1.3 Tujuan Penelitian ... 6

1.4 Manfaat Penelitian ... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kajian Teoritis ... 8

2.1.1 Independensi Auditor ... 8

2.1.1.1 Pengertian Independensi Auditor ... 8

2.1.1.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi Independensi Auditor ... 10

2.1.1.3 Ancaman terhadap Independensi Auditor ... 12

2.1.2 Komite Audit ... 14

(8)

viii

2.1.2.1 Pengertian Komite Audit ... 14

2.1.2.2 Tujuan dan Manfaat Komite Audit ... 15

2.1.2.3 Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit ... 16

2.1.3.4 Independensi Komite Audit ... 17

2.1.3 Kompensasi Eksternal ... 18

2.1.3.1 Pengertian Kompensasi Eksternal ... 18

2.1.3.2 Peranan Kompensasi Eksternal ... 19

2.1.4 Manajemen Laba ... 19

2.1.4.1 Pengertian Manajemen Laba ... 19

2.1.4.2 Motivasi dalam Praktik Manajemen Laba ... 20

2.1.4.3 Pengukuran Manajer dalam Praktik Manajemen Laba ... 21

2.2 Penelitian Lain yang Relevan... 23

2.3 Kerangka Berpikir ... 26

2.4 Hipotesis ... 28

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu penelitian ... 29

3.1.1 Tempat Penelitian ... 29

3.1.2 Waktu Penelitian ... 29

3.2 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data ... 29

3.2.1 Sumber Data ... 29

3.2.2 Teknik Pengumpulan Data ... 30

3.3 Populasi, Sampel, dan Sampling ... 32

3.3.1 Populasi ... 32

(9)

ix

3.3.2 Sampel ... 33

3.3.3 Sampling ... 34

3.4 Rancangan Penelitian ... 35

3.5 Variabel dan Definisi Operasional ... 35

3.6 Instrumen Penelitian ... 38

3.6.1 Uji Validitas ... 38

3.6.2 Uji Reliabilitas ... 39

3.6.3 Uji Persyaratan Analisis ... 39

3.7 Teknik Analisis Data ... 41

3.7.1 Koefisien Korelasi... 41

3.7.2 Regresi Linier Berganda ... 42

3.7.3 Koefisien Determinasi ... 43

3.7.4 Uji Hipotesis ... 44

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian ... 46

4.1.1 Sejarah Singkat Bursa Efek Indonesia ... 46

4.1.2 Visi dan Misi Bursa Efek Indonesia ... 49

4.1.2.1 Visi Bursa Efek Indonesia ... 49

4.1.2.2 Misi Bursa Efek Indonesia ... 49

(10)

x

4.1.3 Struktur Organisasi Bursa Efek Indonesia ... 49

4.1.4 Karakteristik Responden ... 51

4.1.4.1 Berdasarkan Usia Responden ... 53

4.1.4.2 Berdasarkan Jenis Kelamin Responden ... 53

4.1.4.3 Berdasarkan Pendidikan Terakhir Responden ... 54

4.1.5 Hasil Uji Coba Instrumen ... 54

4.1.5.1 Hasil Uji Validitas Independensi Auditor ... 55

4.1.5.2Hasil Uji Validitas Komite Audit ... 55

4.1.5.3Hasil Uji Validitas Kompensasi Eksternal ... 56

4.1.5.4 Hasil Uji Validitas Manajemen Laba ... 57

4.1.5.5 Hasil Uji Reliabilitas Independensi Auditor ... 57

4.1.5.6 Hasil Uji Reliabilitas Komite Audit ... 58

4.1.5.7 Hasil Uji Reliabilitas Kompensasi Eksternal ... 58

4.1.5.8 Hasil Uji Reliabilitas Manajemen Laba ... 59

4.1.6 Uji Persyaratan Analisis ... 59

4.1.6.1 Hasil Uji Normalitas ... 59

4.1.6.2 Hasil Uji Asumsi Klasik ... 61

4.1.7 Teknik Analisis Data ... 64

4.1.7.1 Hasil Koefisien Korelasi ... 64

4.1.7.2 Hasil Regresi Linear Berganda... 65

4.1.7.3 Hasil Koefisien Determinasi ... 66

4.1.8 Pengujian Hipotesis ... 67

(11)

xi

4.1.8.1 Hasil Uji F (Simultan)... 67 4.1.8.2 Hasil Uji t (Parsial) ... 68 4.2 Pembahasan ... 70

4.2.1 Pengaruh Independensi Auditor, Komite Audit dan Kompensasi Eksternal Secara Simultan Terhadap Manajemen Laba ... 70 4.2.2 Pengaruh Independensi Auditor Secara Parsial terhadap Manajemen

Laba ... 70 4.2.3 Pengaruh Komite Audit Secara Parsial terhadap Manajemen Laba ... 71 4.2.4 Pengaruh Kompensasi Eksternal Secara Parsial terhadap Manajemen

Laba ... 71 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan ... 72 5.2 Saran ... 73 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(12)

xii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Penelitian Lain yang Relevan ... 24

Tabel 3.1 Populasi Penelitian ... 32

Tabel 3.2 Variabel dan Definisi Operasional ... 37

Tabel 4.1 Sejarah BEI ... 47

Tabel 4.2 Daftar perusahaan sub sektor perkebunan dan KAP ... 51

Tabel 4.3 Usia Responden ... 53

Tabel 4.4 Jenis Kelamin Responden ... 53

Tabel 4.5 Pendidikan Terakhir Responden ... 54

Tabel 4.6 Hasil Uji Validitas Independensi Auditor... 55

Tabel 4.7 Hasil Uji Validitas Komite Audit ... 55

Tabel 4.8 Hasil Uji Validitas Kompensasi Eksternal ... 56

Tabel 4.9 Hasil Uji Validitas Manajemen Laba ... 57

Tabel 4.10 Hasil Uji Reliabilitas Independensi Auditor ... 57

Tabel 4.11 Hasil Uji Reliabilitas Komite Audit ... 58

Tabel 4.12 Hasil Uji Reliabilitas Kompensasi Eksternal ... 58

Tabel 4.13 Hasil Uji Reliabilitas Manajemen Laba ... 59

Tabel 4.14 Hasil Uji Normalitas ... 60

Tabel 4.15 Hasil Uji Multikolinearitas ... 62

Tabel 4.16 Hasil koefisien korelasi... 64

Tabel 4.17 Interpretasi koefisien korelasi nilai r ... 64

Tabel 4.18 Hasil Regresi Linear Berganda ... 65

Tabel 4.19 Hasil Koefisien Determinasi (R²) ... 66

Tabel 4.20 Hasil Uji F ... 67

Tabel 4.21 Hasil Uji t ... 68

(13)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Skema Krangka Berfikir ... 27

Gambar 4.1 Struktur Organisasi Bursa Efek Indonesia ... 50

Gambar 4.2 Grafik Histogram ... 60

Gambar 4.3 Grafik Normal P-P Plot ... 61

Gambar 4.4 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 63

(14)

xiv ABSTRAK

Panca Anugrah, Pengaruh Independensi Auditor, Komite Audit, dan Kompensasi Eksternal terhadap Manajemen laba pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. (Dibawah Bimbingan Ibu Kusminaini Armin, SE,.MM dan Ibu Ernawati, SE,.Ak.MM).

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Independensi Auditor, Komite Audit, dan Kompensasi Eksternal terhadap Manajemen laba pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Informasi laba pada setiap laporan keuangan di suatu perusahaan tidak selamanya akurat, karena informasi laba tersebut terkadang menjadi tujuan utama para manajer untuk mencapai kepuasan diri dengan cara memanipulasinya.

Penelitian ini menggunakan metode kombinasi yaitu gabungan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini juga menggunakan data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data dokumentasi serta metode angket (Kuesioner).

Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket yang berisi sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Populasi dalam penelitian ini yaitu 18 perusahaan perkebunan yang terdaftar di (BEI) tahun 2019 dengan sampel yang diambil yakni anggota Komite Audit sebanyak 90 orang yang dimaksud sebagai responden dari kuesioner sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan penulis menggunakan metode purposive sampling. Data diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, koefisien korelasi, analisis regresi berganda, uji determinasi, serta pengujian hipotesis.

Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1)Secara simultan Independensi Auditor, Komite Audit, dan Kompensasi Eksternal berpengaruh signifikan terhadap Manajemen laba dengan hasil Fhitung 220,984 dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dan nilai koefisien determinasi sebesar 88,5%

sedangkan sisanya sebesar 11,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan dalam model penelitian ini. 2)Secara parsial Independensi Auditor berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan hasil thitung sebesar 2,085 dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. 3)Secara parsial Komite Audit memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan hasil thitung 23,996 dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. 4)Secara parsial Kompensasi Eksternal tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan hasil thitung sebesar -1,362 dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Agar kiranya, para peneliti selanjutnya dapat menggunakan variable lain selain yang penulis teliti, guna mewujudkan penelitian yang lebih baik lagi.

Kata Kunci: Independensi Auditor, Komite Audit, Kompensasi Eksternal, dan Manajemen Laba.

(15)

xv ABSTRACT

Panca Anugrah, The Effect of Independent auditors, audit committees and external compensation on profit management in the Sub Sector Plantation Companies Registered on the Indonesia Stock Exchange. (Under the guidance of Mrs. Kusminaini Armin, SE.,MM and Mrs Ernawati, SE,Ak,.MM)

This research is intended to test The Effect of Independent auditors, audit committees and external compensation on profit management in the Sub Sector Plantation Companies Registered on the Indonesia Stock Exchange. The informatian of profit on every financial report in a company is not always accurate, since it is sometimes the chief goal of managers to achieve self- fulfillment by manipulating it.

This research uses a combination method that is a combination of qualitative and quantitative. This research also uses primary and secondary data collection techniques, using the documentation and angket (questionnaire). The data collection tool is also called the angket, which contains a number of questions that the responders must answer. The population in this research is 18 plantation companies listed on (BEI) on 2019. Bye the sample taken of the 90 auditing committee members referred to as responders of the questionnaire according to the criteria established by the writer using a purposive sampling method. Data tested using validity, reliability, classic assumptions test, correlation coefficients, multiple regression analysis, determinations, and hypothetical testing.

The results of this research are as follows: 1) Simultaneously independent auditors, audit committees, and external compensation a significant positive effect on a substansial profit management with the results of Fcount

220,984 and a significance value less than 0,05. And the coefficient of determination is 88,5% while the remaining 11,5% is influenced by other variables not mentioned in this research model. 2) Partially independent auditors has a significant effect on profit management with the result of tcount is 2,085 and the significance value is less than 0.05. 3) Partially audit committees has a significant effect on profit management with the result of tcount 23,996 with a significance value less than 0,05. 4) Partially external compensation has a not significant effect on profit management with the result of tcount is -1,362 and the significance value is greater than 0.05. In turn, researchers can add or use other variables besides profitability dan solvability against audit delay, in order to achieve even better research.

Keywords: Independent auditors, audit committees, external compensation, and profit management.

(16)

xvi

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Penulis bernama Panca Anugrah dilahirkan pada tanggal 05 Mei 1997 di Palembang. Anak dari pasangan suami istri Bapak Topan Harjuni dan Ibu Nurbaiti. Pada tahun 2008 lulus SD Negeri 151 Palembang. Tahun 2011 lulus dari SMP Negeri 40 Palembang. Pada tahun 2014 lulus dari SMA Aisyiyah 1 Palembang. Pada tahun 2016 penulis memutuskan untuk masuk di Universitas Tridinanti Palembang yang Insya Allah Tahun ini mengantarkan penulis untuk mendapatkan Gelar Sarjana Strata Satu.

Demikian Riwayat hidup penulis untuk sekedar di ketahui.

Terimakasih

Wassalam

(17)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Penerapan suatu kebijakan akuntansi merupakan faktor yang berpengaruh terhadap manajemen laba. Faktor ini berkaitan dengan keputusan manajer untuk menerapkan suatu kebijaksanaan akuntansi yang wajib diterapkan oleh perusahaan, yaitu antara menerapkannya lebih awal dari waktu yang ditetapkan, atau menundanya sampai saat berlakunya kebijaksanaan tersebut. Informasi laba pada setiap laporan keuangan di suatu perusahaan tidak selamanya akurat, karena informasi laba tersebut terkadang menjadi tujuan utama para manajer untuk mencapai kepuasan diri dengan cara memanipulasinya.

Dasar dalam pengambilan keputusan pada suatu perusahaan pastinya diperoleh dari laba di dalam laporan keuangan perusahaan. Menurut Cholifah, dkk (2016:15), seringkali terjadi praktik manajemen laba karena adanya teori keagenan (agency theory). Manajemen merupakan pihak internal yang diberi kepercayaan serta wewenang untuk mengelola perusahaan oleh pemegang saham atau investor. Hubungan kedua belah pihak tersebut semestinya menjadi hubungan yang saling menguntungkan. Namun pada kenyataannya sering terdapat perbedaan kepentingan antara agent (manajemen) dan principle (pemegang saham atau investor). Perbedaan kepentingan antara manajemen dan pemegang saham atau investor yaitu tercapainya kemakmuran masing-masing pihak. Theory Agency antara manajemen dan investor terkadang dapat menyebabkan praktik manajemen

(18)

2

laba, contohnya: apabila suatu perusahaan ingin meminjam modal kepada pihak eksternal, maka laba dalam laporan keuangan cenderung dibesarkan. Namun saat perusahaan ingin membayar pajak, maka laba dalam laporan keuangan cenderung dikecilkan.

Adanya kecenderungan memperaktikkan laba seperti contoh diatas, harusnya selalu disadari oleh manajemen, khususnya manajer yang kinerjanya diukur berdasarkan informasi laba tersebut, sehingga mendorong munculnya earnings management. Manajemen laba diduga muncul dan dilakukan oleh

manajer, atau para penyusun laporan keuangan dalam proses pelaporan keuangan suatu perusahaan karena mereka mengharapkan suatu manfaat terhadap kepentingan pribadi mereka atas tindakan tersebut. Terkait dengan praktik manajemen laba, sikap Independensi Auditor sangat diperlukan dalam memberikan opini audit, guna mengatasi terjadinya praktik manajemen laba.

Keberadaan auditor independen pada suatu perusahaan berperan sebagai pendeteksi kejanggalan-kejanggalan dalam laporan keuangan klien, diharapkan mampu mengemukakan kecurangan yang mungkin dilakukan oleh pihak manajemen dan menghindarkan principal dari kerugiaan sebagai pihak pemilik dana dalam perusahaan.

Pelaporan keuangan yang curang adalah salah saji atau pengabaian jumlah atau pengungkapan yang disengaja yang bermaksud untuk menipu para pemakai laporan keuangan. Meskipun kebanyakan kasus pelaporan keuangan yang curang melibatkan upaya melebihsajikan laba, entah dengan melebihsajikan aktiva dan laba atau dengan mangabaikan kewajiban dan beban, perusahaan juga

(19)

3

dengan sengaja merendahsajikan laba. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi pajak penghasilan. Dalam hal ini biasa disebut dengan praktik pengaturan laba dan perataan laba. Pernyataan ini dikutip dari artikel Kompasiana.com.

Contoh tindakan pengembalian kepercayaan masyarakat terhadap auditor dilakukan melalui penerbitan dan penerapan beberapa aturan, seperti penerbitan Sarbanes-Oxley Act (SOX) pada tahun 2002 oleh Pemerintah AS dan pergantian aturan terhadap Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB). Khusus di Indonesia, dilakukan penerapan terhadap standar audit sesuai ketetapan (IAPI) oleh auditor ketika melaksanakan tugasnya. Penerapan standar audit yang benar akan berdampak terhadap peningkatan kualitas audit yang dihasilkan atas laporan keuangan suatu perusahaan khususnya laba dalam perusahaan.

Adapun penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi adanya praktik manajemen laba telah dilakukan oleh beberapa peneliti. Diantaranya yaitu Zeptian dan Rohman (2013) melakukan penelitian tentang pengaruh penerapan corporate governance, komite audit dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perbankan. Hasil dari penelitian tersebut menyatakan bahwa proporsi Auditor independen berpengaruh negatif terhadap praktik manajemen laba dan komite audit tidak berpengaruh negatif terhadap praktik manajemen laba.

Seiring berkembangnya kasus manajemen laba maka keberadaan Komite Audit juga sangat diperlukan, komite audit harus memiliki sikap yang independen dalam mengawasi proses pelaporan keuangan. Oleh karena itu, terdapat suatu aturan di Indonesia yang dipertegas dengan dikeluarkannya Keputusan

(20)

4

BAPEPAM Nomor: Kep-643/BL/2012 pada tanggal 18 Desember 2012.

Peraturan tersebut mewajibkan perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia harus memiliki Komite Audit. Komite audit terdiri dari sekurang- kurangnya satu orang komisaris independen dan sekurang-kurangnya dua orang anggota lain yang berasal dari luar perusahaan. Keanggotaan komite audit berkaitan dengan ukuran atau jumlah komite audit yang dapat mendukung fungsi pengawasan terhadap manajemen. Penetapan jumlah anggota komite audit menyiratkan bahwa ukuran komite audit merupakan atribut yang tidak terpisahkan dalam mengontrol proses akuntansi. Sedangkan aktivitas komite audit berkaitan dengan frekuensi pertemuan formal anggota komite audit dalam setahun. Dalam rapatnya, komite audit dapat meninjau akurasi pelaporan keuangan atau mendiskusikan isu-isu signifikan yang telah dikomunikasikan dengan pihak manajemen.

Bervariasinya nilai moneter yang diterima auditor pada tiap pekerjaan audit yang dilakukannya tentu berdasarkan hasil negosiasi, tidak menutup kemungkinan akan memberikan pengaruh pada kualitas proses audit. Ditambah lagi dengan adanya campur tangan pegawai internal dalam proses penyusunan laporan keuangan dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi atas dasar kompensasi dari pihak-pihak eksternal yang membutuhkan informasi keuangan perusahaan.

Kompensasi Eksternal merupakan salah satu penghargaan yang diberikan oleh pihak di luar perusahaan atas jasa perusahaan dalam meningkatkan Laba.

Pada umumnya, tujuan setiap organisasi dalam merancang sistem kompensasi

(21)

5

adalah untuk memikat karyawan dan menahan karyawan yang kompeten. Selain itu, kompensasi harus bisa memotivasi para karyawan serta mematuhi semua peraturan hukum. Sulistyanto (2013:79) bagi perusahaan yang memperoleh atau memiliki sumber dana dari kreditor berupa pinjaman atau utang, maka perusahaan tersebut akan menyajikan laporan keuangan sebaik mungkin. Laporan keuangan adalah informasi yang bisa diperoleh oleh kreditor untuk melihat kondisi perusahaan yang akan diberikan pinjaman dana. Apakah perusahaan tersebut pantas atau memenuhi kriteria untuk diberikan pinjaman dana atau tidak. Tentu saja bagi perusahaan yang membutuhkan dana dari kreditor akan memberikan infomasi dan memenuhi segala ketentuan agar dana tersebut didapatkan dan digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan.

Berdasarkan uraian-uraian dan fenomena pada latar belakang di atas menunjukkan adanya inkonsistensi kualitas proses audit, dikarenakan adanya agency theory dari faktor eksternal. Sesuai dengan judul penelitian, terdapat objek

penelitian yang akan di teliti oleh penulis, yaitu perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di BEI. Sub Sektor Perkebunan merupakan industri penghasil bahan baku yang terdapat di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk mengangkat judul: “Pengaruh Independensi Auditor, Komite Audit dan Kompensasi Eksternal Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

(22)

6

1. Bagaimana Pengaruh Independensi Auditor, Komite Audit dan Kompensasi Eksternal secara simultan terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia?

2. Apakah Independensi Auditor berpengaruh secara parsial terhadap Manajemen laba?

3. Apakah Frekuensi pertemuan Komite Audit berpengaruh parsial terhadap Manajemen laba?

4. Apakah Kompensasi Eksternal berpengaruh parsial terhadap Manajemen laba?

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang penelitian dan rumusan masalah penelitian, tujuan dari penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Independensi Auditor secara parsial terhadap manajemen laba.

2. Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Komite Audit secara parsial terhadap manajemen laba.

3. Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Kompensasi Eksternal secara parsial terhadap manajemen laba.

4. Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Independensi Auditor, Komite Audit, dan Kompensasi Eksternal secara simultan terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

(23)

7

1.4 Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang dapat digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkannya, antara lain sebagai berikut : 1. Manfaat Akademis

a. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoritis mengenai pengetahuan tentang Peran Auditor terhadap Manajemen Laba.

b. Sebagai masukan empiris untuk pengembangan ilmu akuntansi khususnya pengetahuan tentang konsep Independensi Auditor, serta peran komite audit terhadap kelangsungan perusahaan khususnya Manajemen laba.

2. Manfaat Praktis a. Bagi Perusahaan

Bagi Perusahaan, Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai referensi untuk kemajuan perusahaan melalui pengaplikasian peranan Auditor yang Independen.

b. Bagi Penulis

Penelitian ini dapat menambah pengetahuan serta pengalaman mempraktekkan teori yang terdapat dibangku kuliah, melakukan riset ilmiah dan menyajikannya dalam bentuk tulisan dengan baik.

c. Bagi Peneliti Selanjutnya

Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan berguna sebagai bahan refrensi bagi peneliti selanjutnya tentang

menciptakan Manajemen Laba yang lebih baik.

(24)

DAFTAR PUSTAKA

A. Buku

Agoes Soekrisno 2017. Auditing: Petunjuk Praktis pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik Edisi Kelima Jakarta Selatan: Salemba Empat.

Amelia, W., & Hernawati, E. 2016. Auditor Independen Cetakan ke-9. Bandung : Alfabeta.

Anggit, D. T., & Shodiq, M. J. 2014. Hubungan Antar Mekanisme Corporate Governance, Manajeman Laba dan Kinerja Keuangan.

Jakarta:Salemba Empat.

Anwar Sanusi (2014). Metodelogi Penelitian Bisnis. Edisi Ketiga Jakarta : Salemba Empat.

Ary Tatang Gumanti. (2011). Manajemen Investasi, Konsep teori dan aplikasi.

Jakarta : Mitra Wacana Media.

Cholifah, dkk. 2016. Laba Income konsep perusahaan dan aplikasi.Edisi kelima Bandung:PT Erlangga.

Fakultas Ekonomi. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi dan Laporan Akhir.

Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti : Palembang.

Ghozali,I. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS . Edisi Kelima Semarang: Penerbit Universitas Diponegoro.

Hery. 2017. Kajian Riset Akuntansi: Mengulas Berbagai Hasil PenelitianTerkini dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan. Jakarta : PT.Grasindo.

(25)

Mulyadi, 2016. Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Jakarta : Salemba empat.

Naja, H. R. 2017. Good Corporate Governance Pada Lembaga Perbankan.Yogyakarta : MedPress.

Riduwan. 2010. Skala Pengukuran Variabel – Variabel Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Sawir, A. (2014). Kebijakan Pendanaan dan Restrukturisasi Perusahaan Jakarta:PT. Gramedia Pustaka Utama.

Siregar, Syofian. (2010). Statistika Deskriptif untuk penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sundiman D. (2017). Motivasi Kerja Karyawan, Bandung: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sulistyanto, H. S. (2013). MANAJEMEN LABA: Teori dan Model Empiris.Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Bisnis. Cetakan ke-9. Bandung : Alfabeta.

Sujarweni. 2014..Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Cetakan ke 18. Aflabeta:Bandung.

Suharsimi Arikunto. 2017. Prosedur Penelitian. Cetakan kelima: Jakarta : Bumi Aksara.

Syaodih Nana. 2017. Metodelogi Penelitian Populer dan Praktis. Jakarta: PT.

Rajagrafindo Persada.

William R Scott (2012). Financial Accounting Theory. Edisi ke-7 : Jakarta :PT.

Gramedia Asri Media.

(26)

B. Jurnal Ilmiah

Cintria Juliarti Prastuti, “Pengaruh dewan komisaris Independen, dan Free Cash Flow terhadap manajemen laba” Jakarta Islamic Index 2019.

Chairunnisa Azizah, “Pengaruh kualitas audit, laporan manajerial, dan komite audit terhadap manajemen laba pada perusahaan yang terdaftar di BEI”di Jakarta 2017.

Maharani Putri, “Pengaruh karakteristik komite audit terhadap kualitas laba” di simposium nasional akuntansi X, 2011.

Shabrina Rahutami, “Pengaruh auditor internal terhadap praktik manajemen laba” Jakarta: Yayasan SAD Satria Bakti, 2014

Zeptian dan Rohman. melakukan penelitian tentang pengaruh penerapan corporate governance, komite audit dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perbankan. 2013

C. Undang-Undang

KEP-29/TM/2004. (2004). Keputusan ketua BAPEPAM No. 9 Tahun 2004 Tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

Jakarta: BAPEPAM.

BAPEPAM Nomor: Kep-643/BL/2012

Pasal 1 ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor (55/ POJK .04 / 2015) tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja: Komite Audit.

D. Website

https://www.bi.go.id

htpps://www.idx.co.id > laporan keuangan dan annual report

https://www.kompasiana.com/desifaks/565933cc1cafbd730e796197/auditing kecurangan

Referensi

Dokumen terkait

AUDITOR, OPINI AUDIT, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LABA RUGI TERHADAP AUDIT REPORT LAG (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

“ Keterkaitan antara Independensi Dewan Komisaris, Independensi Komite Audit, Kompensasi CEO, Kompleksitas Usaha dan Manajemen Laba dengan Fee Audit Perusahaan (Studi

Ha 2 = Indepndensi auditor berpengaruh terhadap opini audit. Ho 2= Independensi auditor tidak berpengaruh terhadap opini audit. Maka, independensi auditor tidak berpengaruh

PENGARUH PROFITABILITAS, KUALITAS AUDIT, INDEPENDENSI AUDITOR, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di

Mengetahui pengaruh Keahlian Komite Audit terhadap manajemen laba pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ-45 yang terdaftar di BEI dengan moderasi Auditor

PENGARUH OPINI AUDITOR, KOMITE AUDIT DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT DELAY (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI.. BURSA

Interaksi antara komite audit independen dengan auditor yang berkualitas semakin menguatkan peran komite audit inde- penden dalam monitoring kualitas laba, namun dengan meningkatnya

PENGARUH KARAKTERISTIK PERSONAL KOMITE AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA DALAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2012 Three Karunia Lestari STIE