• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MEDIA INTERAKTIF ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 24 SELUMA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PENGARUH MEDIA INTERAKTIF ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 24 SELUMA "

Copied!
138
0
0

Teks penuh

Program Studi PGMI UIN FAS Bengkulu, yang telah membantu, membimbing dan memotivasi penulis dalam penyelesaian skripsi ini, mulai dari penyerahan judul sampai dengan selesainya skripsi ini. Zulkarnain S, M.Ag selaku pimpinan utama dalam penulisan skripsi ini, yang telah membimbing, memberikan masukan, saran dan nasehat kepada penulis sehingga penulisan skripsi ini dapat terselesaikan. Desi Eka Citra, M.Pd Selaku pembimbing kedua yang telah membantu, membimbing dan memotivasi penulis dalam menyelesaikan skripsi.

PENDAHULUAN

Kajian Teori

  • Media Pembelajaran
  • Pembelajaran IPA

Media pembelajaran dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan, menguatkan pertimbangan, perasaan, pertimbangan dan keterampilan siswa sehingga dapat mendukung sistem pembelajaran. Media pembelajaran dapat dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar dengan lebih leluasa. Hasil belajar dengan menggunakan media animasi lebih efektif karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan media pembelajaran tanpa animasi. 43.

Kajian Penelitian Terdahulu

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa yang diajar dengan media animasi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa Darussalam, pengaruh tersebut dapat dilihat dari hasil dan aktivitas siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan media interaktif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Pengaruhnya dapat dilihat dari hasil dan aktivitas siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media animasi interaktif berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Yunita “Kegiatan belajar siswa yang diajar dengan media animasi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di Darussalam.”. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa yang diajar dengan media animasi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di Darussalam.

Animasi Hasil Belajar IPA pada Materi Organ Pencernaan Manusia Kelas VSD Negeri 24 Seluma. Dampaknya dapat dilihat dari hasil dan aktivitas siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media animasi interaktif berpengaruh terhadap minat siswa dalam mempelajari mata pelajaran IPA.

Aldo Try Saktti Bimantara: sedangkan yang akan diteliti adalah pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar siswa.

Kerangka Berpikir

Pengaruh tersebut terlihat dari rata-rata hasil angket dan aktivitas siswa pada kelas eksperimen dan kontrol. Kelas VA merupakan kelas eksperimen sedangkan kelas VB merupakan kelas kontrol yang sama-sama mengetahui hasil belajarnya, kemudian penulis menggunakan uji T, kemudian mengetahui pengaruh media interaktif animasi, dimana hasil belajar IPA dapat dibandingkan, apakah siswa dapat mencapai Hasil KKM. Hipotesis adalah tanggapan sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian diberikan dalam bentuk kalimat tanya.

Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan hanya didasarkan pada teori yang relevan, belum pada fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Ha : Terdapat pengaruh media animasi interaktif terhadap hasil belajar siswa pada Materi Pembelajaran IPA Kelas V SD Negeri 24 Seluma. Ho : Tidak terdapat pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran saintifik organ pencernaan manusia kelas V di SD Negeri 24 Seluma.

Gambar 2.1  Kerangka Berfikir
Gambar 2.1 Kerangka Berfikir

Jenis Penelitian

Penelitian eksperimen adalah penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan terhadap orang lain dalam kondisi yang terkendali. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 siswa dan kelas VB sebagai kelas kontrol yang berjumlah 20 siswa. Pada penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media animasi materi organ pencernaan manusia terhadap perkembangan kognitif siswa.

Tempat dan Waktu Penelitian

Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 24 Seluma yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu teknik non random sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel untuk kepentingan penelitian sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan penelitian. Observasi berarti pengamatan dan catatan secara sistematis tentang fenomena yang sedang diselidiki. Penelitian menggunakan teknik ini untuk memperoleh data tentang situasi belajar yang terjadi selama penelitian. 68 Observasi adalah penelitian atau pengamatan langsung ke lapangan untuk memperoleh informasi dan mengetahui masalah yang diteliti. 69.

Teknik observasi dilakukan untuk mengetahui keadaan sebenarnya di lapangan, yang kemudian diinterpretasikan sebagai suatu masalah yang akan ditindaklanjuti dalam suatu penelitian. Observasi dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi lapangan yang sebenarnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan permasalahan yang terjadi kemudian akan ditindaklanjuti sebagai kajian. Tes dapat digunakan untuk mengukur kemampuan dasar dan unjuk kerja 70 Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis dalam bentuk ganda yang terdiri dari 20 soal.

Dilakukan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, hal ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam menerima pelajaran yang akan dipelajarinya. Hal ini dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menerima pelajaran yang telah dipelajari. Tes ini digunakan untuk memperoleh data tentang motivasi dan hasil belajar siswa di SD Negeri 24 Seluma.”

Dokumentasi adalah teknik untuk mencari data tentang hal-hal atau variabel berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, kalender, risalah rapat, agenda dan sebagainya 71 Teknik dokumentasi ini digunakan peneliti dalam penelitian ini untuk mencari informasi mulai dari tentang kondisi sekolah, kondisi guru, kondisi siswa, sarana dan prasarana dokumen foto selama kegiatan pembelajaran.

Instumen Pengumpulan Data

  • Uji Validitas
  • Uji Reliabilitas Data

Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil belajar pada ranah kognitif (pengetahuan) siswa setelah pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan media animasi interaktif selama 8 kali pertemuan. Melalui perhitungan diatas diketahui nilai rxy adalah 2 untuk menentukan validitasnya, maka dilanjutkan dengan melihat tabel nilai koefisien product moment dari '„r'' dengan terlebih dahulu mencari '„df ''. Untuk mengetahui bagus atau tidaknya suatu soal, perlu dilakukan uji coba soal validitas suatu butir soal.

Pelaksanaan uji validitas dilakukan terhadap 35 siswa sebagai responden yang terdiri dari 25 item pada materi ajar IPA Sistem Pencernaan Manusia. Peneliti menerapkan rumus di atas secara manual pada soal nomor 1, sedangkan soal nomor lainnya diuji dengan menggunakan SPSS versi 16.0. Setelah menghitung uji validitas instrumen menggunakan rumus product moment dan kemudian mencari df menggunakan rumus df, langkah selanjutnya adalah membandingkan rhitung dan rtabel.

Kemudian untuk mencari validitas item nomor 1 dianalisis menggunakan rumus Product Moment sebagai berikut. Setelah df diketahui sebesar 33, kemudian dilanjutkan dengan melihat nilai tabel Product Moment „„r‟, ternyata df nya adalah 33 pada taraf signifikansi 5% = 0,344. Hasil perhitungan total item item dengan demikian menunjukkan beberapa soal yang tidak valid yaitu nomor.

Melalui perhitungan diatas diketahui r11 sebesar 0,792 untuk menentukan reliabilitasnya, kemudian dilanjutkan dengan melihat tabel nilai koefisien 'r' Product Moment dengan terlebih dahulu mencari df dengan rumus.

Teknik Analisis Data

  • Uji Hipotesis
  • Situasi dan Keadaan Siswa SDN 24 SELUMA
  • Sarana dan Prasarana SDN 24 Seluma Tabel 4

Menurut SDN 24 Seluma merupakan sekolah di Ruang Pemerintah Kabupaten Seluma yang lebih tepatnya berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma. Letak sekolah cukup strategis karena sekolah berada persis dipinggir jalan raya, yang menjadi salah satu keunggulan SD Negeri 24 Seluma, SD Negeri 24 Seluma terletak di Desa Lubuk Sahung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Nama sekolahnya masih SD Negeri 05 Sukaraja sebelum diubah menjadi SD Negeri 24 Seluma dengan beberapa bangunan yang terdiri dari beberapa kelas.

Untuk mencapai misi tersebut di atas, misi SDN 24 Seluma Kecamatan Muara Saung menetapkan misi sebagai berikut. Jadi rata-rata (mean) adalah 66 . 2) Interpretasikan nilai rata-rata (average) untuk interval frekuensi dengan menggunakan rumus di bawah ini. Langkah pertama adalah mencari nilai rata-rata Mean (M) dan Standar Deviasi (SD) dengan tabel berikut.

Jadi, nilai rata-rata (Mean) adalah 81. 2) Interpretasikan nilai mean (rata-rata) untuk interval frekuensi dengan rumus berikut. Masukkan nilai mean dan standar deviasi ke dalam rumus tinggi, sedang, dan rendah (TSR), sebagai berikut. Karena nilai chi-square yang dihitung lebih kecil dari chi-square tabel (6,5

Karena nilai chi-square hitung lebih kecil dari chi-square tabel (2,5 < 3,841), maka data variabel X dapat dikatakan berdistribusi normal. Berdasarkan perhitungan di atas, chi-kuadrat yang dihitung ternyata sama dengan. < 3,841), data variabel X dapat dikatakan terdistribusi normal secara merata.

Tabel 4.8  Frekuensi variabel X  N
Tabel 4.8 Frekuensi variabel X N

Pembahasan

Dapat dikatakan peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dengan media animasi lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan media animasi. Jadi kesimpulannya, terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media animasi terhadap hasil belajar IPA siswa. Seperti yang dikemukakan Kemp dan Dayton, penggunaan media animasi dapat meningkatkan hasil belajar.

Banyak media pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk memudahkan proses pembelajaran, salah satunya adalah media animasi. Media animasi merupakan media pembelajaran berbasis audio visual karena media ini dapat menyajikan informasi yang dapat dilihat, didengar dan dilakukan secara bersamaan. Media pembelajaran berbasis audio visual ini dapat menyajikan materi pembelajaran lebih menarik, tidak monoton dan memudahkan penyampaian materi.

Ha : “Ada pengaruh penggunaan media animasi interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 24 Seluma pada mata pelajaran IPA.” Ho : “Tidak ada pengaruh penggunaan media interaktif animasi terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 24 Seluma pada mata pelajaran IPA (IPA).” Berdasarkan data penelitian yang dilakukan peneliti dapat diketahui bahwa penggunaan media animasi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA Kelas V di SD Negeri 24 Seluma Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma.

Hasil penelitian dapat disimpulkan dari hasil post test hasil belajar anak kelas VA (kelompok eksperimen) dengan nilai rata-rata 80,75.

Kesimpulan

Saran

Bagi peneliti lain, peneliti dapat membuat bahan lain sehingga dapat digunakan sebagai studi banding dalam peningkatan mutu dan mutu pendidikan. 2017 “Analisis pemahaman guru terhadap konsep hakikat sains dan pengaruhnya terhadap sikap ilmiah siswa.” Julnal Al-Mubin, vol. Apriansyah, dkk “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Animasi Untuk Mata Kuliah Ilmu Material Konstruksi Program Studi Pendidikan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta”, Jurnal Pendidikan Teknik Sipil.Vol.

Cahyati, NuriDkk, 2018. “Pengembangan Media Interaktif Dalam Pengenalan Kata Bermakna Pada Anak,” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. Dama, Yuda Prasetia, “Aplikasi media pembelajaran pengenalan organ pencernaan manusia berbasis Android,” Jurnal FTIK, Vol. 2017 “Pengaruh Media Video terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Kognitif Pembelajaran IPA Kelas V Sekolah Dasar”, Jurnal Pendidikan Prima, Vol.

Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Tentang Suhu dan Kalor Bahan, Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Metode Life Cycle Pengembangan Multimedia Journal of Online Informatics, Vol. 2014 “Pengembangan Media Pembelajaran Pembelajaran Organ Pencernaan Manusia Menggunakan Teknologi Augmented Reality”. Jurnal informatika dunia, Vol.

Pengaruh Jurnal Pembelajaran Berbantuan Inquiriter Bombing Terhadap Penguasaan Konsep IPA Siswa Journal of Education, Vol.

Gambar

Gambar 2.1  Kerangka Berfikir
Gambar 3.1  Desain Penelitian
Foto  tersebut  bisa  digunakan  sebagai  barang  bukti  jika  kegiatan  penelitian  sudah dilakukan
Tabel 4.8  Frekuensi variabel X  N
+7

Referensi

Dokumen terkait

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil belajar siswa kelompok eksperimen kelompok yang diajar menggunakan model TPSq dan hasil belajar siswa kelompok kontrol kelompok yang diajar menggunakan