• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh kepemimpinan lurah terhadap peningkatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh kepemimpinan lurah terhadap peningkatan"

Copied!
125
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa tanggapan sangat berpengaruh dengan diperolehnya tanggapan dari 2 responden atau setara. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa tanggapan sangat berpengaruh dengan diperolehnya tanggapan sebanyak 3 responden atau sama dengan.

TINJAUAN PUSTAKA

Kesadaran Masyarakat

Menurut (Hasibuan, 2012), “kesadaran adalah sikap seseorang yang ikhlas dan jujur ​​mengikuti segala aturan serta memahami kewajiban dan tanggung jawabnya”. Dari pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa kesadaran masyarakat diartikan sebagai keadaan yang benar-benar memahami keadaannya, menyeimbangkan dan menyelaraskan hak dan kewajibannya.

Pajak Bumi dan Bangunan

Pajak Bumi dan Bangunan adalah pajak yang dipungut atas kepemilikan atau penggunaan tanah atau bangunan. Pajak Bumi dan Bangunan adalah pajak yang dipungut terhadap orang pribadi atau badan atas tanah dan bangunan.

Pengaruh Kepemimpinan Lurah terhadap Peningkatan Kesadaran

Seorang pemimpin yang diangkat pada suatu jabatan harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Pemimpin harus mampu menciptakan visi dan misi organisasi yang dipimpinnya agar bawahan atau pengikutnya dapat bekerja secara terpadu sehingga produktivitasnya lebih tinggi. Disebut pemimpin karena mempunyai tugas memimpin, mengarahkan dan mengendalikan anggota atau bawahannya. Dengan penjelasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh kepemimpinan lurah terhadap peningkatan kesadaran masyarakat tentang pembayaran pajak bumi dan bangunan merupakan langkah-langkah yang dilakukan seorang lurah dalam kedudukannya sebagai pemimpin serta memenuhi hak dan kewajiban sebagai jabatan eksekutif yang disandangnya. posisinya sebagai pemimpin. berupa memotivasi dan mengajak pejabat dan masyarakat untuk berpartisipasi, serta membayar pajak bumi dan bangunan.

Kerangka Pikir

Upaya Kepala Kelurahan dalam kedudukannya sebagai pelopor dan pelaksana dalam pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan juga terjadi di Kelurahan Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang yaitu upaya Kepala Kelurahan dalam meningkatkan hubungan dengan masyarakat dalam pembayaran tanah dan pajak bangunan, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembayaran pajak bumi bangunan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Definisi Operasional

Dalam hal ini masyarakat dan aparat turut serta memberikan kesempatan kepada mereka agar mau turut serta membayar pajak untuk mencapai tujuan peningkatan pendapatan pajak bumi dan bangunan. Komunikasi dilakukan untuk menyampaikan informasi atau memberikan arahan dari masyarakat kepada masyarakat agar masyarakat dapat lebih memahami mengenai tata cara pajak bumi dan bangunan. Warga negara memiliki pengetahuan tentang isi dan fungsi peraturan serta dampak pajak atas tanah dan bangunan.

Sikap masyarakat yang menunjukkan persetujuan dan kesiapan antara lain membayar pajak, tanggap dan bertanggung jawab, serta ikut serta membayar pajak bumi dan bangunan. Tindakan yang ditunjukkan masyarakat mengenai kontribusi pajak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak bumi dan bangunan.

Hipotesis

Dalam penelitian ini merupakan bagian dari indikator pada variabel pengelolaan di Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. 2,4%, tanggapan berpengaruh dengan memperoleh tanggapan dari 53 responden atau 62,3%, tanggapan cukup berpengaruh memperoleh tanggapan dari 23 responden atau 27,1%, tanggapan kurang berpengaruh memperoleh tanggapan dari 7 responden atau 8,2%. Dalam penelitian ini merupakan bagian dari indikator pada variabel pengelolaan di Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang.

Dari tabel diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dengan memperoleh jawaban dari 2 responden atau sebesar 5,9%, jawaban berpengaruh dengan memperoleh jawaban dari 36 responden atau sebesar 42,4%, jawaban cukup berpengaruh dengan prestasi. Dari tabel 4.26 diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dalam memperoleh jawaban dari 15 responden atau sebesar 17,6%, jawaban tersebut berpengaruh dalam memperoleh jawaban dari 57 responden atau sebesar 67,1%, jawaban tersebut cukup berpengaruh untuk mendapatkan jawaban menjawab dengan 11 responden atau dengan 12,9% jawabannya kurang.

METODE PENELITIAN

Jenis dan Tipe Penelitian

Variabel-variabel tersebut biasanya diukur melalui data penelitian sehingga data yang berupa angka-angka dikumpulkan, ditabulasi dan memberikan informasi serta dianalisis berdasarkan prosedur statistik. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei yang bertujuan untuk mengumpulkan data, informasi dan responden yang dianggap mampu memberikan informasi terkait permasalahan penelitian.

Populasi dan Sampel

Berdasarkan tabel diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 4 responden atau sebesar 4,7%, jawaban berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 47 responden atau sebesar 55,3%, jawaban cukup berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 30 responden atau 35,3%, jawaban kurang berpengaruh dengan jawaban 4 responden atau 4,7%. Berdasarkan tabel diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dengan memperoleh jawaban dari 8 responden atau sebesar 9,4%, jawaban berpengaruh dengan memperoleh jawaban dari 49 responden atau sebesar 57,6%, jawaban cukup berpengaruh dengan jawaban yang diperoleh 24 responden atau dengan 28,2% jawaban kurang berpengaruh dengan jawaban 4 responden atau 4,7%. Berdasarkan tabel diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 4 responden atau sebesar 4,7%, jawaban berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 43 responden atau sebesar 50,6%, jawaban cukup berpengaruh dengan jawaban yang diperoleh 32 responden atau dengan 37,6% jawaban kurang berpengaruh dengan jawaban 6 responden atau 7,1%.

Berdasarkan tabel diatas terlihat jawaban berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 42 responden atau sebesar 49,4%, jawaban cukup berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 28 responden atau sebesar 32,9%, jawaban kurang berpengaruh dengan mendapatkan jawaban . dari 13 responden atau dari 15,3% jawaban tidak berpengaruh mendapat tanggapan dari 2 responden atau 2,4%. Berdasarkan tabel diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 3 responden atau sebesar 3,5%, jawaban berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 46 responden atau sebesar 54,1%, jawaban cukup berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 28 yang disurvei. atau sebesar 32,9%, tanggapan kurang berpengaruh menerima tanggapan sebanyak 8 responden atau 9,4%. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa jawaban mempunyai pengaruh yang besar dalam mendapatkan jawaban dari 21 responden atau sebesar 24,7%, jawaban mempunyai pengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 50 responden atau sebesar 58,8%, jawaban cukup berpengaruh dengan mendapatkan jawaban. dari 13 responden atau dari 15,8% tanggapan kurang berpengaruh mendapat tanggapan 1 responden atau 1,2%.

Berdasarkan tabel 4.29 diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dengan diperolehnya jawaban 5 responden atau sebesar 5,9%, jawaban berpengaruh dengan diperolehnya jawaban 65 responden atau sebesar 76,5%, jawaban cukup berpengaruh dengan memperoleh jawaban dari 15 responden. atau sebesar 17,6%, jawaban kurang berpengaruh dan tidak mempengaruhi perolehan jawaban atau sama dengan 0%.

Tabel 3.1. Kriteria Jawaban Responden
Tabel 3.1. Kriteria Jawaban Responden

Teknik Pengumpulam Data

Deskripsi Obyek Penelitian

Secara umum topografi wilayahnya didominasi perbukitan/pegunungan yaitu sekitar 84,96% dari total luas wilayah Kabupaten Enrekang, sedangkan yang datar hanya 15,04%. Kabupaten Enrekang merupakan salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan Indonesia, ibu kota Kabupaten ini terletak di Kecamatan Enrekang, Kabupaten ini mempunyai luas wilayah 1.786,01 km² dan jumlah penduduk ± 190.579 jiwa. Dilihat dari budaya tersebut, sebagian masyarakat memandang perlu adanya perubahan nama dari Kabupaten Enrekang menjadi Kabupaten Massenrempulu', agar ada keterwakilan dari sisi sosial budaya.

Khusus Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang merupakan salah satu tempat pelayanan di lingkungan masyarakat. Visi Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang adalah “Mewujudkan masyarakat Lewaja yang nyaman dan sejahtera bagi seluruh rakyat”.

Pengumpulan Data

Dari data pada tabel terlihat responden laki-laki sebanyak 40 orang atau (47%) dan perempuan sebanyak 45 orang atau (53%). 2) Identitas responden berdasarkan umur. Berdasarkan tabel tersebut, yang menjadi responden adalah masyarakat yang berada pada kelompok umur 36-44 tahun yaitu sebanyak 18 orang atau (21%) dan responden yang berumur 45 tahun ke atas sebanyak 67 orang atau ( 79%). 3) Identitas responden Berdasarkan tingkat pendidikan.

Tabel 4.2: Distribusi Responden Berdasarkan Umur
Tabel 4.2: Distribusi Responden Berdasarkan Umur

Uji Pengabsahan Data

Berdasarkan tabel diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh mendominasi, menerima jawaban 5 responden atau 5,9%, jawaban berpengaruh menerima. tanggapan sebanyak 46 responden atau 54,1%, tanggapan cukup berpengaruh menerima tanggapan 29 responden atau 34,1%, tanggapan kurang berpengaruh menerima tanggapan 5 responden atau 5,9%. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa jawaban mempunyai pengaruh yang besar dalam mendapatkan jawaban dari 1 responden atau sebesar 1,2%, jawaban tersebut mempunyai pengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 65 responden atau dari 76,4%, jawaban tersebut cukup berpengaruh dengan mendapatkan jawaban. dari 13 responden atau dari 15,3%, jawaban kurang berdampak menerima jawaban dari 4 responden atau dari 4,7%, jawaban tidak berpengaruh menerima jawaban dari 2 responden atau dari 2,4%. 3,5%, jawaban berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 67 responden atau sebesar 78,8%, jawaban cukup berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 11 responden atau sebesar 12,9%, jawaban kurang berpengaruh dengan mendapatkan jawaban dari 2 responden atau sebesar 2,4 %, jawaban tidak berpengaruh dengan mendapat respon dari 2 responden atau 2,4%.

Berdasarkan tabel diatas terlihat tanggapan sebanyak 3 responden atau 3,5%, tanggapan berpengaruh dengan memperoleh tanggapan dari 43 responden atau 50,6%, tanggapan cukup berpengaruh dengan memperoleh tanggapan dari 35 responden atau 41,2%, jawaban kurang berpengaruh dengan mendapat jawaban dari 4 responden atau sama dengan 4,7%, jawaban tidak berpengaruh dengan tidak mendapat responden atau sama dengan 0%. Dari tabel diatas terlihat tanggapan responden mengenai SPT merupakan dana yang berasal dari masyarakat, dengan tanggapan yang sangat berpengaruh dengan diperolehnya 11 tanggapan. Dari tabel diatas terlihat tanggapan sangat berpengaruh dengan memperoleh tanggapan 13 responden atau 15,3%, tanggapan berpengaruh dengan memperoleh tanggapan 48 responden atau 56,5%, tanggapan cukup berpengaruh memperoleh tanggapan 7 responden atau 8,2%, kurang tanggapan berpengaruh memperoleh tanggapan dari 17 responden atau 20,0%, tanggapan tidak berpengaruh memperoleh tanggapan atau sama dengan 0%.

Dari tabel diatas terlihat jawaban sangat berpengaruh dengan memperoleh jawaban dari 13 responden atau sebesar 15,3%, jawaban berpengaruh dengan memperoleh jawaban dari 48 responden atau sebesar 56,5%, jawaban cukup berpengaruh dengan memperoleh tanggapan dari 7 responden atau sebesar 8,2% maka respon tersebut kurang berpengaruh dengan diperolehnya respon dari 17 responden atau sebesar 20,0% maka respon tersebut tidak berpengaruh terhadap diperolehnya respon atau sama dengan 0%.

Tabel 4.4 apakah lurah berpengaruh dalam mempertanggungjawabkan keputusan/kebijakan terhadap masyarakat yang malas bayar PBB
Tabel 4.4 apakah lurah berpengaruh dalam mempertanggungjawabkan keputusan/kebijakan terhadap masyarakat yang malas bayar PBB

Analisis Data

Berdasarkan hasil penelitian di Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang sebesar 79,0% yang menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat termasuk dalam kategori berpengaruh. Artinya hipotesis pertama (H1) kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kesadaran masyarakat di Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. 0,079 berarti 79% pengaruh variabel bebas atau kepemimpinan (X) terhadap variabel terikat atau kesadaran masyarakat (Y) di Desa Lewaja Kabupaten Enrekang.

Hasil perhitungan koefisien korelasi product moment, pengenalan kepemimpinan lurah berpengaruh terhadap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak di Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa kepemimpinan lurah di Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang sudah terlaksana dengan baik.

Interprestasi Data

PENUTUP

Saran

Masyarakat pembayar pajak di Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang secara umum cukup puas dengan kepemimpinan kepala desa yang ada, namun untuk meningkatkannya aparat tetap perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. tidak merasa dikecewakan dengan pelayanan atau pemungut pajak yang diberikan oleh Desa Lewaja Kecamatan Enrekang. Pimpinan Lurah Desa Lewaja Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang juga perlu merumuskan strategi untuk menciptakan pemahaman di kalangan masyarakat mengenai pembayaran pajak bumi dan bangunan.

Gambar

Tabel 4.1 : Perbandingan data pendapatan pajak dari tahun 2015-2017
Gambar Bagan Kerangka Pikir :
Tabel 4.1 : Distribusi Responden Berdasarkan Jenis kelamin
Tabel 4.4 apakah lurah berpengaruh dalam mempertanggungjawabkan keputusan/kebijakan terhadap masyarakat yang malas bayar PBB
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil wawancara dengan masyarakat di Kantor Kelurahan Loa Ipuh dapat disimpulkan bahwa Kinerja Pegawai di Kantor Kelurahan Loa Ipuh selama ini berjalan