• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Model Flipped Learning Pada Pembelajaran Online Terhadap Hasil Belajar Multimedia Pembelajaran Mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Pengaruh Model Flipped Learning Pada Pembelajaran Online Terhadap Hasil Belajar Multimedia Pembelajaran Mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM "

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Volume 2 Nomor 4 Oktober 2022 Hal. 119-122 e-ISSN: 2774 – 8405, e-ISSN: 2774-8405

Pengaruh Model Flipped Learning Pada Pembelajaran Online Terhadap Hasil Belajar Multimedia Pembelajaran Mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM

Hasmidarahma1, Nurhikmah H2, Farida Febriati3

1Teknologi Pendidikan/Universitas Negeri Makassar Email: [email protected]

2Teknologi Pendidikan/Universitas Negeri Makassar Email: [email protected]

3Teknologi Pendidikan/Universitas Negeri Makassar Email: [email protected]

©2022 – JETCLC. Ini adalah artikel dengan akses terbuka dibawah lisensi CC BY-NC-4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/).

ABSTRACT

The purpose of this research was to determineeffect of the flipped learning model on online learning on student learning outcomes for multimedia learning courses. This research is a quantitative research with a quasi-experimental research method (quasi- experimental) and one group pretest-posttest design. This research was conducted in the Education Technology study program in the odd semester of the 2021/2022 academic year. Data sources are students who program multimedia learning courses. Data was collected using a test technique, namely learning outcomes consisting of pretest and posttest, as well as documentation. The data analysis used is descriptive statistical analysis, normality test and paired sample test. The results of data analysis carried out with SPSS for windows resulted in the average value of learning outcomes for multimedia learning courses after using the flipped learning model in online learning was higher than before the implementation of online learning using the flipped learning model. The results of the application of the flipped learning model in online learning have a positive influence on multimedia learning outcomes for students of Educational Technology FIP UNM.

Keywords: Flipped Learning, Learning Online, Learning Outcomes

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model flipped learning pada pembelajaran online terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah multimedia pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dan rancangan one group pretest- posttest design. Pelaksanaan penelitian pada program studi Teknologi Pendidikan semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Sumber data yaitu mahasiswa yang memprogram mata kuliah multimedia pembelajaran. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik tes yaitu pretest dan posttest, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji normalitas dan uji paired sample test.

Analisis data dengan SPSS for windows menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa mata kuliah multimedia pembelajaran setelah menerapkan model flipped learning pada pembelajaran online lebih tinggi daripada sebelum pelaksanaan pembelajaran online dengan menggunakan model flipped learning. Hasil penerapan model flipped learning pada pembelajaran online memiliki pengaruh positif pada hasil belajar multimedia pembelajaran mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM.

Kata Kunci: Flipped Learning, Pembelajaran Online, Hasil Belajar

(2)

2 PENDAHULUAN

Kondisi yang terjadi dimana penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang menyerang negara di dunia tidak terkecuali Indonesia. Maka p

emerintah Indonesia melakukan berbagai upaya untuk mengatasi resiko penyebarannya serta penularan akibat covid-19, maka salah satunya yaitu dengan menekan penyebaran pada dunia pendidikan, dimana untuk proses belajar dilakukan dirumah namun harus tetap mengedepankan tujuan Pendidikan nasional.

Proses pembelajaran menuntut pendidik untuk melakukan inovasi pembelajaran baik dalam menentukan model serta media pembelajaran yang digunakan agar suasana belajar mengajar menjadi menyenangkan serta menjadikan peserta didik aktif dikelas. Dalam memilih model pembelajaran yang akan digunakan maka perlu diperhatikan hal-hal seperti materi yang akan diberikan, tujuan pembelajaran, waktu, jumlah peserta didik serta aspek lain yang berkaitan dengan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan keadaan saat ini.

Pembelajaran jarak jauh atau disebut juga pembelajaran online merupakan pembelajaran dimana peserta didik tidak berada pada ruangan dan waktu yang sama dengan pendidik pada proses belajar serta proses pembelajarannya memanfaatkan teknologi komunikasi. Sehingga pembelajaran ini dapat menjadi solusi untuk kondisi yang sedang terjadi saat ini, sebab memadukan pembelajaran tatap muka di kelas dan di dunia maya. Prinsip dari pembelajaran online ini ada pada kemandirian belajar peserta didik. Tanpa adanya pengawasan langsung dari pendidik, diharapkan pembelajaran yang dilakukan dapat menjangkau pembelajaran yang lebih luas serta memperoleh pengalaman dalam pola belajarnya.

Mengamati fenomena saat ini dalam proses pembelajaran online pada tingkat perguruan tinggi, di mana proses pembelajaran online yang berlangsung masih monoton dan terjadi dengan sintaks yang hampir sama dalam semua topik dan materi pembelajaran yang diajarkan. Sebagai contoh sintaks yang paling lazim digunakan adalah dimulai dari kegiatan awal yakni cek kehadiran mahasiswa, apersepsi, penyampaian tujuan, kegiatan inti yakni ceramah, tanya jawab, diskusi serta tugas, dan kegiatan penutup yakni peniliaian dan umpan balik. Selain itu, penggunaan media yang tidak menarik

mengakibatkan mahasiswa menjadi bosan dan aktivitas proses pembelajaran berkurang, yang berakibat pada hasil belajar yang menurun.

Model pembelajaran yang bisa diterapkan adalah model flipped learning. Flipped learning adalah pembelajaran yang aktivitasnya dibalik atau menukar yang biasa dilaksanakan di dalam kelas seperti penyampaian materi, maka kini dilakukan diluar kelas seperti mengerjakan tugas dirumah.

Menurut Graham Brent (Johnson, 2013), flipped learning adalah sebuah strategi yang digunakan oleh pendidik dengan cara memaksimalkan interaksi timbal balik sambal meminimalkan jumlah pengajaran tatap muka dikelas, menggunakan teknologi untuk mendukung materi pembelajaran peserta didik yang dapat diakses secara online.

METODE

Penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksperimen semu (quasi- experimental). Sumber datanya adalah mahasiswa program studi Teknologi Pendidikan yang memprogram mata kuliah multimedia pembelajaran pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 yaitu sebanyak 74 mahasiswa. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara pemberian tes kognitif, pengamatan, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji prasyarat analisis (normalitas), dan uji hipotesis.

HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Proses Pelaksanaan Model Flipped Learning Pada Pembelajaran Online Proses pelaksanaan pembelajaran mata kuliah multimedia pembelajaran pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 Program Studi Teknologi Pendidikan yang dilaksanakan secara full online dilakukan tiga kali pertemuan.

Pertemuan pertama dilaksanakan menggunakan aplikasi Zoom Meeting dengan memberikan soal pretest kepada mahasiswa melalui aplikasi Google Form yang mana link soal pretest dapat diakses melalui platform Syam-OK pada kelas Mata Kuliah Multimedia Pembelajaran. Pretest terdiri atas 7 butir soal berbentuk esai serta pengerjaan diberikan waktu selama 15 menit dan diawasi melalui Zoom Meeting. Hal ini adalah indikator seberapa baik pengetahuan awal mahasiswa mengenai materi yang akan disampaikan. Setelah itu, mahasiswa diarahan

(3)

secara online pada platform Syam-OK secara mandiri sebelum pertemuan kedua.

Pertemuan kedua dilakukan menggunakan aplikasi Google Meet. Dimana sebelumnya dosen menyampaikan tujuan pembelajaran kemudian menyamakan apersepsi untuk menunjukkan sejauh mana pemahaman mahasiswa mengenai materi yang sudah diberikan sebelumnya. Pada saat proses belajar dikelas online, para mahasiswa lebih aktif melakukan diskusi dengan mahasiswa lainnya. Peran dosen mendampingi dan membimbing mahasiswa selama pembelajaran berlangsung.

Pertemuan ketiga ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting dengan memberikan soal posttest kepada mahasiswa menggunakan aplikasi Google Form yang dimana link soal dapat diakses melalui platform Syam-OK pada kelas Mata Kuliah Multimedia Pembelajaran. Posttest terdiri dari 7 soal berbentuk esai dan waktu mengerjakan posttest selama 15 menit serta diawasi melalui Zoom Meeting. Pemberian soal posttest ini bertujuan untuk menilai tingkat pengetahuan mahasiswa tentang materi yang sudah dipelajari.

Kemudian hasil dari pretest dan posttest diolah untuk mengetahui pengaruh penerapan model flipped learning tersebut terhadap hasil belajar mahasiswa mata kuliah multimedia pembelajaran.

2. Hasil Pelaksanaan Model Flipped Learning Pada Pembelajaran Online

a. Analisis Statistik Deskriptif

Nilai pretest dan posttest yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS for windows. Hasil analisis yang dilakukan dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.1 Hasil Analisis Deskriptif Pretest dan Posttest menggunakan SPSS

Nilai Pretest

Nilai Posttest

N 63 63

Range 55 63

Minimum 25 32

Maximum 80 95

Mean Statistic 55.60 62.22 Std. Error 1.518 1.611 Std. Deviation 12.050 12.787

Variance 145.211 163.498

antara perolehan nilai minimum maupun maximum dari pretest dan posttest. selain itu pada nilai rata-ratanya pretest memperoleh nilai 55,60 dan posttest sebesar 62,22. Sehingga dapat dikatakan bahwa kondisi pada saat setelah diterapkannya model flipped learning pada pembelajaran online lebih unggul dari sebelum penerapan model flipped learning pada pembelajaran online. Sehingga berdasarkan data yang telah didapat maka diberi kesimpulan bahwa ada pengaruh penggunaan model flipped learning terhadap pembelajaran online.

b. Uji Prasyarat Analisis Data

Uji prasyarat analisis data dilakukan dengan uji normalitas data menggunakan “Kolmogorov- smirnov” yang dianalisis melalui bantuan aplikasi SPSS. Adapun pengambilan keputusannya ialah ketika signifikansi > 0.05, maka data berdistribusi normal. Hasil pengujian dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.2 Hasil Pengujian Normalitas Data Pretest Menggunakan SPSS

Nilai Pretest

N 63

Normal Parameters

Mean 55.60

Std. Deviation 12.050 Most Extreme.

Differences.

Absolute. .099

Positive. .065

Negative. -.099

Test Statistic .099

Asymp. Sig. (2-tailed) .200

Berdasarkan tabel diatas, maka didapatkan nilai signifikansi 0,200 > 0,05. sehingga, bisa dikatakan bahwa data

pretest

berdistribusi normal.

Tabel 4.3 Hasil Pengujian Normalitas Data Posttest Menggunakan SPSS

Nilai Posttest

N 63

Normal Parameters

Mean 62.22

Std. Deviation 12.787 Most Extreme

Differences

Absolute .097

Positive .097

Negative -.066

Test Statistic .097

Asymp. Sig. (2-tailed) .200

Berdasarkan tabel tersebut diatas, nilai signifikansi dari posttest adalah 0,200 > 0,05.

(4)

2 Maka hal tersebut dapat dikatakan data posttest

berdistribusi normal.

3. Pengaruh Model Flipped Learning Pada Pembelajaran Online

Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan paired sample t-test dengan bantuan aplikasi SPSS. Dasar pengambilan keputusan menggunakan uji Paired Sample T- Test adalah sebagai berikut:

a. Nilai signifikansi < 0.05, maka H0 ditolak b. Nilai signifikansi > 0.05, maka H0 diterima Tabel 4.4 Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian Menggunakan SPSS

Mean -6.619

Std. Deviation 9.328

Std. Error Mean. 1.175

95% Confidence Interval of the Difference.

Lower -8.968

Upper -4.270

Significance One-Sided p <.001 Two-Sided p <.001 Berdasarkan tabel diatas, maka didapatkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Maka didapatkan bahwa hasil dari pengujian dalam penelitian ini adalah menolak H0. Jadi, ditolaknya H0 maka model flipped learning pada pembelajaran online mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar multimedia pembelajaran mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM. Adapun pengaruh model flipped learning pada pembelajaran online terhadap hasil belajar yaitu setelah diterapkannya model flipped learning pada pembelajaran online terdapat peningkatan pada hasil belajar, nilai yang didapatkan saat posttest lebih tinggi dari nilai hasil belajar mahasiswa pada saat pretest.

Pembahasan

Berdasarkan hasil perhitungan data yang dilakukan menggunakan SPSS for windows, maka diperoleh nilai rata-rata mahasiswa pada saat pretest adalah sebesar 55,60, dan posttest sebesar 62,22. Maka hal tersebut memperlihatkan bahwa nilai rata-rata setelah pelaksanaan pembelajaran online dengan flipped learning terbukti lebih tinggi daripada sebelum pelaksanaan pembelajaran online menggunakan model flipped learning.

Selanjutnya, hasil perhitungan dengan menggunakan uji normalitas, diperoleh pretest

sebesar 0,200 dan posttest sebesar 0,200.

Sehingga data dikatakan berdistribusi normal.

Kemudian pengujian prasyarat analisis data pretest dan posttest hasil belajar, maka peneliti melakukan uji hipotesis terhadap hasil belajar dan diperoleh hasil uji hipotesis sebesar 0,001.

Berdasarkan hasil tersebut didapatkan bahwa menolak H0. Sehingga model flipped learning pada pembelajaran online terdapat pengaruh terhadap hasil belajar multimedia pembelajaran pada Program Studi Teknologi Pendidikan FIP UNM.

Flipped learning merupakan model pembelajaran yang membuat waktu di kelas menjadi menyenangkan, produktif, serta menarik bagi peserta didik dan pendidik (The Flipped Institute). Flipped learning merupakan sebuah strategi pembelajaran yang efektif digunakan dengan akses materi yang luas. Dalam proses pembelajaran model flipped learning ini tidak mengharuskan pendidik dan peserta didik berada ditempat, cukup mengakses internet sebagai media.

Keuntungan yang didapatkan saat penerapan model flipped learning pada pelaksanaan pembelajaran online yaitu:

1. Dengan menggunakan model flipped learning, mahasiswa mempunyai waktu belajar dirumah sebelum melaksanakan pembelajaran dikelas, sehingga mahasiswa dapat belajar secara optimal.

2. Dengan menggunakan model flipped learning, mahasiswa dapat mengulangi materi dalam bentuk video, e-book, atau berbagai bahan ajar yang dapat diakses secara online.

3. Melalui model flipped learning mahasiswa mampu belajar disegala situasi serta kondisi yang nyaman sesuai dengan kemampuan dalam penerimaan materi.

SIMPULAN DAN SARAN Simpulan

1. Pelaksanaan model flipped learning pada pembelajaran online pada mata kuliah multimedia pembelajaran dilakukan dengan dosen menyiapkan bahan ajar sebelum pembelajaran berlangsung berupa e-book yang dapat diakses pada kelas multimedia pembelajaran melalui Syam-OK untuk dipelajari secara mandiri. Kemudian

(5)

diberikan. Selama proses pembelajaran online, mahasiswa aktif melakukan diskusi dan mempresentasikan apa yang telah mereka pelajari melalui belajar mandiri.

Dosen memiliki peran sebagai fasilitator untuk mendampingi serta membimbing mahasiswa dalam proses pembelajaran.

2. Hasil setelah diterapkannya model flipped learning pada pembelajaran online dengan pemberian pretest sebelum diterapkannya model flipped learning pada pembelajaran online dan posttest yang diberikan setelah penerapan model flipped learning pada pembelajaran online pada mata kuliah multimedia pembelajaran, diperoleh nilai rata-rata posttest lebih tinggi daripada nilai rata-rata pretest.

3. Pengaruh model flipped learning pada pembelajaran online dengan berdasar pada perhitungan uji hipotesis yang dilakukan maka didapat bahwa menolak H0 dan menerima Ha. Hal ini memperlihatkan adanya pengaruh positif dari penerapan model flipped learning pada pembelajaran online terhadap hasil belajar multimedia pembelajaran mahasiswa teknologi Pendidikan FIP UNM.

Saran

1. Pembelajaran online dengan penerapan model flipped learning dapat menjadi alternatif dalam peningkatan hasil belajar.

2. Mahasiswa diharapkan selalu menjadi pebelajar yang antusias, sebab belajar tidak terbatas hanya di kelas saja, tetapi materi dapat diakses dengan mudah menggunakan koneksi internet.

3. Penelitian ini hanya terbatas pada aspek kognitif, oleh karena itu pada penelitian selanjutnya diharap dapat melakukan pengamatan pada aspek afektif dan psikomotor.

DAFTAR RUJUKAN

Amiroh. 2013. Mari Beralih Ke Flipped Classroom.[Online] Tersedia Di http://amiroh.web.id/mari-beralih-ke-

flipped-classroom/

Djajalaksana, Y., & Chandra, F. H. 2013.

Flipping Your Classroom with Technology.

Konferensi Nasional Sistem Informasi STMIK Bumigora.

Digital Books For Educational

Communication. 1–11.

https://doi.org/10.4108/eai.14-9- 2019.2290043

Hakim, A., & Nurhikmah, H. 2018. Kemampuan tenaga pendidik dalam memanfaatkan pembelajaran berbasis e- learning. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2018(3), 200–202.

Hamid, A., & Hadi, M. S. 2020. Desain Pembelajaran Flipped Learning sebagai Solusi Model Pembelajaran PAI Abad 21.

QUALITY, 8(1), 149–164.

https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Qu ality/article/view/7503

Imania, K. A., & Bariah, S. H. 2020.

Pengembangan Flipped Classroom Dalam Pembelajaran Berbasis Mobile Learning Pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran.

JURNAL PETIK, 6(2), 45–50.

https://doi.org/10.31980/JPETIK.V6I2. 859 Karim, M., & Saptono, S. 2020. Penerapan

Flipped Learning Pada Pembelajaran Daring Efek Pandemi Covid19 dalam Meningkatkan Motivasi Peserta Didik MAN Salatiga Pada Materi Sel. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Prosnampas), 2016, 141–

145.

Magdalena, I., Fajriyati Islami, N., Rasid, E. A.,

& Diasty, N. T. 2020. TIGA RANAH

TAKSONOMI BLOOM DALAM

PENDIDIKAN. EDISI: Jurnal Edukasi Dan Sains, 2(1), 132–139.

https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/ed Miftahul Basar, A. 2021. Problematika

Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SMPIT Nurul Fajri - Cikarang Barat-Bekasi).

Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1).

https://doi.org/10.51276/edu.v2i1.112 Setiawan, A. P., Masruri, L., Trastianingrum, S.

A. P., & Purwandari, E. 2021. METODE PEMBELAJARAN DARING AKIBAT COVID19: PERSPEKTIF PELAJAR DAN MAHASISWA. Proyeksi: Jurnal

Psikologi, 16(1), 83–91.

https://doi.org/10.30659/JP.16.1.83-91

(6)

2 Tsuroya, F. I. 2021. Dampak Pembelajaran

Online di Tengah Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Metode Yanbu’a Kelas 2 MI At-Taqwa Bondowoso.

IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan

Islam, 3(02), 199–214.

https://doi.org/10.37542/iq.v3i02.124 Van Alten, D. C. D. Phielix, C. Janssen, J. &

Kester, L. 2019. Effects of fliping the classroom on learning outcomes and satisfaction: A meta-analysis.

Educational Research Review, 28.

https://doi.org/10.1016/J.EDUREV.201 9.05.003

Yulhendri, Y., & Kurniawati, T. 2019. Flipped Learning Berbasis Web Pada Pembelajaran Di UniversitasNegeri Padang. 148, 148–162.

https://doi.org/10.31227/OSF.IO/S37VJ

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan pengamatan dan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa 1) Penerapan live worksheet pada model pembelajaran flipped learning dapat meningkatkan hasil belajar

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Seni Budaya Materi Seni Lukis dengan diterapkannya model pembelajaran Learning Together

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemandirian belajar mahasiswa semester V Tahun Akademik 2020-2021 melalui model pembelajaran Blended Learning tipe Flipped

Menyatakan bahwa skripsi sayang berjudul “ PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ONLINE PROJECT BASED LEARNING DENGAN PERPADUAN COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara mahasiswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI dengan hasil belajar

Keywords: Estafet learning method, critical thinking, learning outcomes Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode estafet learning

Keywords: Student Activity, Learning Outcomes, PjBL ABSTRAK Tujuan dari penelitian untuk meningkatkan aktivitas siswa dan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui model Project

Keywords: Problem Based Learning, Visual, Learning Outcomes ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan keaktifan belajar IPAS peserta didik kelas