• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADA PERUSAHAAN

PT. ADARO INDONESIA

Muhammad Fadlianur1, Rahmi Widyanti2, Risnawati3

Manajemen, 61201, Ekonomi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin,17310159

Manajemen, 61201, Ekonomi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin, 0021126201

Manajemen, 61201, Ekonomi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin, 006047001

Email :[email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan pengaruh.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan membagikan koesioner kepada karyawan pada PT. Adaro Indonesia sebanyak 30 orang.hipotesis, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validasi dan reliabilitas, uji deskriptif, asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji koefisien determinasi.

Hasil penelitian dengan alat bantu SPSS versi 22.0 dapat disimpulkan bahwa dalam uji parsial lingkungan kerja diketahui bahwa lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap variabel produktivitas kerja karyawan pada bagian produksi dengan besaran yaitu 2.569 > 2.0518 dengan sig lebih kecil dari 5% yaitu 0,016< 0,05. motivasi kerja berpengaruh secara parsial terhadap variabel produktivitas kerja karyawan pada bagian produksi besaran yaitu 4.212 >

2.0518 dengan sig lebih kecil dari 5% yaitu 0,016<0,05. Hasil dari uji simultan menunjukan Lingkungan Kerja (X1) dan Motivasi kerja(X2) berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel Produktivitas Kerja (Y) karyawan bagian produksi pada PT.Adaro Indonesia hasil perhitungan dari pengujian simultan menunjukan nilai f-hitung lebih besar dari f-tabel yaitu 112.525>3.340 dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05.

Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja , Produktivitas Kerja

(2)

ABSTRACT

This study uses a descriptive quantitative approach and influence.The data used in this study is primary data by distributing questionnaires to employees at PT.Adaro Indonesia as many as 30 people.hypotheses, data analysis techniques used in this study include validation and reliability tests, descriptive tests, classical assumptions, multiple linear regression analysis, and the coefficient of determination test.

The results of the research using SPSS version 22.0 can be concluded that in the partial test of the work environment it is known that the work environment has a partial effect on the employee productivity variable in the production section with a magnitude of 2.569 > 2.0518 with a sig smaller than 5%, namely 0.016 < 0.05.work motivation has a partial effect on employee productivity variables in the production section, namely 4.212 > 2.0518 with a sig smaller than 5%, namely 0.016 <0.05.The results of the simultaneous test show that the work environment (X1) and work motivation (X2) have a joint effect on the work productivity variable (Y) of production employees at PT. Adaro Indonesia. The calculation results from the simultaneous test show that the f-count is greater than f.-table is 112.525>3.340 with a significance of 0.000<0.05.

Keywords: Work Environment, Work Motivation, Work Productivity

PENDAHULUAN

Pada umumnya setiap badan usaha tentu dalam mendirikan sebuah usaha ingin mencapai tujuan yang di inginkan.Dan setiap badan usaha tentu memiliki tujuan masing masing baik dalam sumber daya manusia maupun sumber daya alam karna hal ini merupakan bagian penting yang perlu dipertimbangkan sebuah perusahaan untuk mencapai tujuanya (Widyanti R. dkk 2020;

Basuki, 2020)

Banyaknya perusahaan besar yang telah berdiri di Indonesia dan tentunya tidak terlepas pada ketenaga kerjaan, Untuk menjalankan suatu usaha membutuhkan karyawan yang dapat menangani masalah pada bidangnya.

Karyawan tidak selalu produktif dalam menjalankan tugasnya biasanya karna adanya ketidak nyamannya yang dirasakan oleh karyawan maka hal ini dapat menghambat target produksi perusahaan maka dari itu untuk mendapatkan karyawan yang produktif pihak manajemen perusahaan harus melakukan pendekatan kepada karyawan yang bertujuan untuk mengetahui keadaan karyawan.

Perbedaan dari tahun 2019 ke tahun 2018 memiliki perubahan peningkatan sebesar 18%

untuk pengangkutan batubara dan 21% untuk penjualan batura bara, dari data diatas maka

(3)

peneliti ingin mengetahui dari peningkatan pengangkutan dan penjualan apakah produktivitas mengalami peningkatan dan tentu produktivitas akan dipengaruhi oleh lingkungan kerja dan motivasi kerja.

Berdasarkan pengamatan di atas hal ini lah yang melatar belakangi penulis membuat penelitian yang berjudul “ PENGARUHLINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADAPT . ADARO INDONESIA”.

HIPOTESIS

H1 : variabel lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adaro Indonesia

H2 : variabel motivasi kerja berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adaro Indonesia

H3 : variabel lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adaro Indonesia

METODE PENELITIAN

Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan pengaruh yaitu penelitian yang bisa diselesaikan dengan perhitungan statistic (Basuki, 2020), sedangkan penelitian deskriptif yaitu mengetahui nilai masing-masing variabel untuk mengetahui gambaran tentang variabel-variabel tersebut.Pengaruh yaitu untuk mengetahui pengaruh antara variabel dependen dan variabel dependen.

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja adalah suatu keadaan organisasi di mana seseorang berada untuk memperoleh imbalan menggerakan dengan memimpin, membimbing, mempengaruhi orang lain, untuk melakukan sesuatu agar dicapai hasil yang diharapkan. (Edy Sutrisno, 2009; Rahmi Widyanti 2019)

Motivasi Kerja

Menurut Sudarwan Danim (2004), Motivasi (Motivation) diartikan sebagai kekuatan, dorongan, kebutuhan, semangat, tekanan, atau mekanisme psikologi yang mendorong seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai prestasi tertentu sesuai dengan apa yang dikehendakinya.

Dalam arti kognitif, motivasi diasumsikan sebagai aktivitas individu untuk menentukan kerangka dasar tujuan dan penentuan perilaku untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam arti afeksi, motivasi bermakna sikap dan nilai dasar yang dianut oleh seseorang atau sekelompok orang untuk bertindak atau tidak bertindak (Rahmi Widyanti, 2020)

(4)

Pengertian Produktivitas

Produktivitas secara umum dapat diartikan sebagai keseluruhan proses bekerja dari individu yang hasilnya dapat di gunakan landasan untuk menentukan apakah pekerjaan individu tersebut baik atau sebaliknya. Kinerja individu dalam suatu organisasi tergantung pada banyak faktor yang menentukannya (Basuki dkk., 2021)

HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil penelitian menggunakan alat bantu SPSS versi 22.0.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan membagikan koesioner kepada karyawan pada PT. Adaro Indonesia sebanyak 30 orang dan didapatkan hasil perhitungan dari teknik analisis dari uji validasi dan reliabilitas, uji deskriptif, asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji koefisien determinasi.

Adapun hasil pengujian dari masing masing uji yaitu sebagai berikut : 1. Uji Validasi

Variabel Item r-hitung r-tabel keterangan

Lingkungan kerja (X1)

Pertanyaan 1 0,876 0,3498 Valid

Pertanyaan 2 0,724 0,3498 Valid

Pertanyaan 3 0,835 0,3498 Valid

Pertanyaan 4 0,932 0,3498 Valid

Pertanyaan 5 0,914 0,3498 Valid

Pertanyaan 6 0,921 0,3498 Valid

Motivasi

Pertanyaan 1 0,770 0,3498 Valid

Pertanyaan 2 0,875 0,3498 Valid

Pertanyaan 3 0,850 0,3498 Valid

Pertanyaan 4 0,889 0,3498 Valid

Pertanyaan 5 0,925 0,3498 Valid

Pertanyaan 6 0,805 0,3498 Valid

Produktivitas

Pertanyaan 1 0,862 0,3498 Valid

Pertanyaan 2 0,748 0,3498 Valid

Pertanyaan 3 0,628 0,3498 Valid

Pertanyaan 4 0,878 0,3498 Valid

Pertanyaan 5 0,929 0,3498 Valid

Pertanyaan 6 0,732 0,3498 Valid

Sumber :data primer diolah tahun 2021

Berdasarkan dari hasil diatas pernyataan dari keseluruhan item pada karyawan PT. Adaro Indonesia dari setiap indikator dinyatakan Valid, karna seluruh item pernyataan memiliki r- hitung yang lebih tinggi dari r-tabel maka dari itu seluruh butir soal pada kuesioner bersifat valid artinya data yang valid dapat dilakukan penelitian.

(5)

2. Uji Reliabilitas

variabel Cronbach’s Alpa Standar alpa keterangan

Lingkungan kerja 0,933 0,60 Reliabel

Motivasi 0,920 0,60 Reliabel

Produktivitas 0,888 0,60 Reliabel

Sumber :data primer diolah tahun 2021

Berdasarkan dari hasil diatas pernyataan dari keseluruhan item pada karyawan PT. Adaro Indonesia dari setiap indikator dinyatakan Valid, karna seluruh item pernyataan memiliki r- hitung yang lebih tinggi dari r-tabel maka dari itu seluruh butir soal pada kuesioner bersifat valid.Dan selanjutnya dilakukan Reliabilitas.

3. Asumsi Klasik

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 30

Normal Parametersa,b Mean .0000000

Std. Deviation 1.02399438

Most Extreme Differences Absolute .122

Positive .093

Negative -.122

Test Statistic .122

Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

d. This is a lower bound of the true significance.

Sumber :data primer diolah tahun 2021

Berdasarkan data diatas dapat diketahui bahwa nilai signifikan one-sample Kolmogorov- Smirnov sebesar 0,200 dengan signifikan sebesar 5%. Maka didapatkan bahwa 0,200>0,05 artinya dalam hal ini sebluruh data berdistribusi normal.

4. Analisis Regresi Linier Berganda

(6)

Sumber :data primer diolah tahun 2021

Berdasarkan data nilai diatas dapat diketahui model persamaan dari regresi linier berganda yang diperoleh :

Y=3.497+0,323X1+0,504X2+e

5. Uji Koefisien Determinasi (R2)

Sumber :data primer diolah tahun 2021

Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka dapat didapat untuk nilai koefisien determinasi (R2) yang di peroleh sebesar 0,885. Hal ini menunjukan nilai 88,5% produktivitas dipengaruhi oleh lingkungan kerja dan motivasi dan 11,5% sisanya depengaruhi oleh variabel lain diluar dari lingkungan kerja dan motivasi kerja.

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

95,0% Confidence Interval for B

B Std. Error Beta Lower Bound Upper Bound

1 (Constant) 3.497 1.116 3.133 .004 1.207 5.787

lingkungan kerja .323 .126 .367 2.569 .016 .065 .580

motivasi .504 .120 .602 4.212 .000 .259 .750

a. Dependent Variable: produktivitas

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Change Statistics

Durbin- Watson R Square

Change F Change df1 df2

Sig. F Change

1 .945a .893 .885 1.061 .893 112.525 2 27 .000 1.376

a. Predictors: (Constant), motivasi, lingkungan kerja b. Dependent Variable: produktivitas

(7)

6. Uji Hepotesis

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

95,0% Confidence Interval for B

B Std. Error Beta Lower Bound Upper Bound

1 (Constant) 3.497 1.116 3.133 .004 1.207 5.787

lingkungan kerja .323 .126 .367 2.569 .016 .065 .580

motivasi .504 .120 .602 4.212 .000 .259 .750

a. Dependent Variable: produktivitas

Sumber :data primer diolah tahun 2021

Uji parsial (Uji-T) adalah uji yang digunakan untuk menguji hepotesis yang telah dibuat. Uji T ini untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent dengan cara individu artinya variabel diuji satu-satu dengan cara membandingkan Ttabel dengan Thitung dengan jumlah sampel sebanyak 30 dengan alpa α= 0,05 didapat Ttabel sebesar 2.0518

Variabel Lingkungan Kerja Dari hasil diatas didapatkan Thitung sebesar 2.569 dengan signifikansi sebesar 0,016 karna Thitung lebih besar dari Ttabel atau signifikan T lebih kecil dari 5%, maka didapatkan lingkungan kerja berpengaruh terhadap produktivitas untuk menjawab hipotesis diambil Ha diterima karna adanya pengaruh yang signifikan antara lingkungan dengan produktivitas secara parsial dan untuk Ho ditolak.

Variabel Motivasi Dari hasil diatas didapatkan Thitung sebesar 4.212 dengan signifikansi sebesar 0,000, karna Thitung lebih besar dari Ttabel atau signifikan T lebih kecil dari 5%, maka didapatkan lingkungan kerja berpengaruh terhadap produktivitas untuk menjawab hipotesis diambil Ha diterima karna adanya pengaruh yang signifikan antara lingkungan dengan produktivitas secara parsial dan untuk Ho ditolak.

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 253.458 2 126.729 112.525 .000b

Residual 30.408 27 1.126

Total 283.867 29

a. Dependent Variable: produktivitas

b. Predictors: (Constant), motivasi, lingkungan kerja

Sumber :data primer diolah tahun 2021

(8)

Berdasarkan hasil Uji-f didapatkan perhitungan statistik menunjukan nilai Fhitung> dari Ftabel sebesar 112.525>3.340 dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05. Dapat diketahui secara bersama- sama variabel lingkungan kerja dan variabel motivasi berpengaruh terhadap produktivitas kerja dengan pengaruh positif.Maka Ha diterima karena lingkungan kerja dan motivasi berpengaruh secara bersama-sama terhadap produktivitas dan Hodi tolak.

PENUTUP

a) Berdasarkan dari hasil uji parsial (uji-t) dari variabel lingkungan kerja dan variabel motivasi terhadap variabel produktivitas kerja pada PT. Adaro Indonesia, Peneliti berhasil membuktikan bahwa :

1. Variabel Lingkungan Kerja

Dari hasil pengujian yang dilakukan pada uji parsial untuk variabel lingkungan kerja dapat diketahui bahwa lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap variabel produktivitas kerja karyawan pada bagian produksi karna dapat diketahui nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel dengan besaran yaitu 2.569 > 2.0518 dengan signifikansi t lebih kecil dari 5% yaitu 0,016 <0,05. PT. Adaro Indonesia sangat menjaga lingkungan kerja di perusahaan, dari lingkungan fisik maupun lingkungan non fisik mulai dari suhu udara di sekitar perusahaan, suara bising, penerangan, ruang gerak, penggunaan warna, keamanan dalam bekerja dan semua aspek ini dijaga oleh karyawan PT. Adaro Indonesia.

2. Variabel Motivasi Kerja

Dari hasil pengujian yang dilakukan pada uji parsial untuk variabel motivasi dapat diketahui bahwa motivasi kerja berpengaruh secara parsial terhadap variabel produktivitas kerja karyawan pada bagian produksi karna dapat diketahui nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel dengan besaran yaitu 4.212 > 2.0518 dengan signifikansi t lebih kecil dari 5% yaitu 0,000 <0,05. PT.Adaro Indonesia memberikan motivasi kepada karyawan dengan baik mulai dari rasa aman, sosial, dan penghargaan kepada karyawan.

b) Berdasarkan dari hasil uji simultan (uji-f) dari variabel lingkungan kerja dan variabel motivasi terhadap variabel produktivitas kerja pada PT. Adaro Indonesia secara bersama sama. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Lingkungan Kerja (X1) dan Motivasi kerja(X2) berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel Produktivitas Kerja (Y) karyawan bagian produksi pada PT.Adaro Indonesia menunjukan hasil perhitungan dari pengujian simultan menunjukan nilai f-hitung lebih besar dari f-tabel yaitu 112.525>3.340 dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, Z. (2011). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada UD.New Ababil Lumajang. Yogyakarta: Universitas Negri Sunan Kalijaga.

Bagus, H. D. (2018). Pengaruh Pelatihan Kerja, Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian. Semarang: Universitas Diponegoro.

Basuki, 2021, Pengantar Metode Penelitian Kuantitatif, Penerbit Media Sains Indonesia Bandung.

Fitrotul, I. (2015). Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Teradap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Bagian Produksi PR. Trubus Alami Malang. Malang: Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang : BP Universitas Diponegoro.

Indrasari, M. (2017). Kepuasan Kinerja Karyawan. Sidoarjo: Indomedia Pustaka.

Nabawi, R. (2019). Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Beban Kerja. Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(2)(170-183).

Pratama, Y. F., & Wismar’ein, D. (2018). PENGARUH PELATIHAN DAN LINGKUNGAN KERJA. Business Management Analysis Journal (BMAJ), 1(1)(26-36).

Riki, A. (2019). Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di PT. Wiskata. Bandung: Universitas Negri Sunan Gunung Djati Bandung.

sugiyono. (2012). Metode Penelitian Bisnis. bandung: alfabeta.

Rivai, Veithzal, 2005, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, Penerbit PT. Raja Grafindo, Jakarta.

Sutrisno, Edy, 2009, Manajemen Sumberdaya Manusia, Penerbit Kencana, Jakarta.

Widyanti R., Basuki, Susiladewi, 2020, Do Leadership Styles and Organizational Communication increase to Organizational Commitment? Study among Hospital Staff.

Holistica: Journal of Business and Public Administration 10 (2), 7-22

Widyanti, R., 2021, Perilaku Organisasi (Teori dan Konsep) Jilid 1, Media Sains Indonesia, Bandung.

Widyanti, R., Basuki, SL Ratnasari, 2021, Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Kepuasan Kerja Pengaruhnya Terhadap Komitmen Organisasional, JURNAL DIMENSI 10 (2), 255-268

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan nilai signifikan variabel kesehatan kerja X2 terhadap kinerja karyawan Y 0,238 > 0,05 dan nilai thitung 1,191 < ttabel 1,999, artinya variabel kesehatan kerja X2 secara

Berdasarkan tabel tersebut, untuk Motivasi kerja X1 Dengan Nilai thitung 3.415 > ttabel 1,677 serta nilai signifikannya 0,001 < 0,05 sehingga terbukti bahwa variabel Motivasi kerja

Pengaruh parsial dari variabel Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah X2 diperoleh dengan nilai thitung sebesar 3.856, dengan demikian thitung > ttabel 3.856 > 2.015 dengan nilai

Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Hasil statistik uji t untuk variabel Disiplin memperoleh nilai thitung sebesar 4.411 dengan nilai ttabel sebesar 2.026 4.411 >

Pada variabel disiplin memiliki thitung sebesar |-2,091| dan ttabel |1,983| maka nilai hitung thitung > ttabel |-2,091| > |-1,983| dengan nilai signifikan 0,039 < 0,05 sehingga hasil

berdasarkan tabel 2 dapat diketahui bahwa variabel produktivitas kerja memiliki nilai tidak signifikan dengan mempunyai thitung 0,163 lebih kecil dari ttabel 2,013 dan memiliki nilai

Hal ini sesuai dengan Banuarak 2017 bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan dengan thitung 3,36 > ttabel 2,63 3 Nilai t hitung untuk variabel

Dikatakan berpengaruh karena nilai koefisien regresi sebesar 0.407 dan signifikansi sebesar 0.004 lebih kecil dari taraf kesalahan 0.05 dengan nilai thitung sebesar 2,991 > ttabel