• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PARENTING DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP KARAKTER SISWA SDN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PENGARUH PARENTING DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP KARAKTER SISWA SDN "

Copied!
107
0
0

Teks penuh

Banyak hal yang telah penulis lalui dalam penyelesaian skripsi ini, kendala dan keterbatasan penulis dalam melakukan penelitian menjadi bagian dari penyelesaian skripsi ini yang akhirnya dengan ijin Allah SWT, lahirlah skripsi yang berjudul “Pengaruh Pola Asuh dan Pola Asuh Terhadap Anak”. lingkungan sekolah terhadap karakter Siswa SDN Kalimulya 01 Depok” semoga dapat terselesaikan dan masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki kedepannya. Kedua, karena judul penelitian lahir dari asumsi bahwa fenomena yang dijadikan objek penelitian adalah “pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah berpengaruh terhadap karakter siswa di SDN 01 Kalimulya”, maka penulis menganggap bahwa judul penelitian yang peneliti pilih mencakup konsep asli dan mungkin belum ada yang mencari dengan judul objek yang sama. Pertanyaan yang ingin diketahui penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah terhadap karakter.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah terhadap karakter siswa di SDN 01 Kalimulya Depok. Maka solusi yang disarankan adalah agar karakter menjadi baik maka pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah juga harus baik. Sehingga pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang positif, artinya karakter baik siswa SD Negeri Kalimulya 01 Depok sangat ditentukan oleh pola asuh orang tua dan iklim sekolah yang religius dan kondusif.

213810091; Influence of Parenting and School Environment on the Character of Students at Kalimulya Government Primary School 01, Depok. The aim of this research is to know the influence of parenting and school environment on the character of students at Kalimulya Government Primary School 01, Depok.

ثخبلا صخلم

ةَس َرْدَمةيئادتبإ

ةيموكحلا ك ْوُفند ايلم ىلاَك 01

ةَس َرْدَم ىفةيئادتبإ

ةيموكحلا .ك ْوُفند ايلم ىلاَك 01

جَهْنَم َو(pendekatan)

افدهاميظنت

ماَمِتْهِلاا حنمءادأ

ةبقارمو

ةليمجةينيدلاو

Konsonan

Vokal

ةرقبلا

Ta Marbuthah (ة) apabila berdiri sendiri, berwakaf atau diikuti kata adjektif (na'at), maka huruf itu bertukar kepada huruf 'h'. Manakala Ta Marbūthah (ة) yang diikuti atau disambungkan (di-washal) dengan kata nama (ism) diterjemahkan kepada huruf “t”. Sistem tulisan Arab tidak mengenal huruf besar, tetapi apabila ditransliterasi, maka berlaku ketentuan Ejaan Sempurna Indonesia (EYD), seperti menulis awal kalimat, huruf pertama nama negara, nama negara. bulan, nama peribadi. dan lain lain.

Bagi nama peribadi yang bermula dengan perkataan sandang, huruf besar adalah permulaan nama peribadi, bukan perkataan sandang.

PENDAHULUAN

  • Permasalahan
    • Identifikasi Masalah
    • Pembatasan Masalah
    • Perumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Kegunaan Penelitian
    • Manfaat Teoritis
    • Manfaat Praktis
  • Kajian Pustaka
  • Sistematika Penulisan

Pendidikan karakter yang dilaksanakan di sekolah hanya sebatas pendidikan nilai, yaitu mengajarkan nilai-nilai baik dan buruk, hanya dari aspek kognitif atau pengetahuan saja. 15 Syamsul Kurniawan, Pendidikan Karakter: Konsep & Implementasi Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi & Masyarakat, (Yogyakarta: Ar-ruzz Media, 2013) hal. Lihat juga Dzubaedi, Desain Pendidikan Karakter: Konsep dan Penerapan di Lembaga Pendidikan, (Jakarta : Grup Media Kencana Prenada, 2011) hal.

Oleh karena itu, seorang anak bisa saja mempunyai budi pekerti yang baik atau buruk tergantung dari sumber mana ia belajar; salah satu yang terpenting adalah pembentukan karakter dalam lingkungan keluarga.25. Dengan demikian, pendidikan karakter dijadikan sebagai kegiatan pembiasaan dan harus dimasukkan dalam semua pembelajaran yang telah disiapkan. Selain itu, sekolah juga hendaknya bekerja sama dengan orang tua dalam upaya memberikan pendidikan karakter kepada anak.

Siti Pupu Fauziah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, 2012, Konsep Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Melalui Metode Cerita Berbasis Al-Qur'an. Tulisan atau penelitian tersebut umumnya membahas tentang konsep pendidikan karakter atau moral yang akan diterapkan di lembaga sekolah.

Membahas tentang kerangka pemikiran, yang terdiri dari pengaruh parenting terhadap karakter, pengaruh lingkungan

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral seperti lemah lembut, memaafkan, musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan bersama, percaya pada pertolongan Allah, serta pola pendidikan siswa yang berbasis moral dan santun. seluruh kelebihan dan kemungkinan yang dimiliki siswa, sehingga siswa dapat lebih mengembangkan dirinya. Dengan kata lain, pembangunan masyarakat (generasi bangsa) hendaknya dilandasi oleh konsep pembangunan individu yang mengarah pada terbentuknya manusia berkarakter yang mampu menghadapi permasalahan hidup tanpa kehilangan jati diri. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian lainnya adalah dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode kuantitatif dan diberikan penjelasan kualitatif secara rinci untuk menjelaskan peran dan sejauh mana kontribusi pendidikan keluarga dan sekolah terhadap karakter dalam menentukan siswa. .

Metodologi Penelitian

Hasil penelitian yang terdiri dari gambaran umum sekolah, deskripsi data penelitian, data hasil penelitian, pengujian

PENUTUP

Saran

Karakter pada diri anak merupakan nilai dasar yang membangun seseorang menjadi pribadi yang baik, meliputi aktivitas manusia, baik dalam hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, sesama manusia dan lingkungan, sehingga mampu mempraktekkan kebiasaan-kebiasaan yang baik.

DAFTAR PUSTAKA

Erma Pawitasari, Permasalahan pendidikan karakter dalam pendidikan Islam dalam ISLAMIA “Masalah pendidikan antara permasalahan dan konseptualisasi” Vol. Herlina Hasan Khalida, Membangun Pendidikan Islam di Rumah “Pedoman Wajib Bagi Seluruh Orang Tua Muslim Dalam Pendidikan Anak dan Keluarga Bernuansa Islami” (Jakarta: Kunci Iman, 2014). Hitami Salim, Pendidikan Keagamaan Dalam Keluarga “Kebangkitan Peran Keluarga Dalam Membangun Generasi Manusia Berkarakter”.

Nurdin, Diding & Imam Sibaweh, Manajemen Pendidikan dari Teori Hingga Implementasi, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2015). Jakarta Bumi Aksara 2005) Okina Fitriani, dkk. Rani Razak Noe'man, Amazing Parenting “menjadi orang tua menyenangkan yang membesarkan anak-anak hebat” (Jakarta: Noura Books, 2012). Salim Haitami Moh., Pendidikan Keagamaan dalam Keluarga “Revitalisasi Peran Keluarga dalam Membangun Generasi Manusia Berkarakter”, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2013).

Sri Lestari, Psikologi Keluarga: Menanamkan Nilai dan Mengelola Konflik dalam Keluarga (Jakarta: KENCANA PRENADAMEDIA GROUP, 2014). Suwito, Umar, Menjadi Kakek yang Bijaksana (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2008). Suryabrata, Sumandi, Metodologi Penelitian, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1998). Syamsul Kurniawan, Pendidikan Karakter “Konsep dan Implementasi Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi dan Masyarakat”, (Jakarta: Ar-Ruzz Media, 2013).

Yanggo, Huzaemah Tahido, Fiqih Anak “Metode Islam Dalam Membesarkan dan Mengajarkan Anak Serta Hukum-Hukum Mengenai Kegiatan Anak”, (Jakarta: PT. Al-Mawardi Prima, 2004). Zubaedi, Desain Pendidikan Karakter “Konsepsi dan Penerapannya di Lembaga Pendidikan”, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012) Zulaehah Hidayati dan Ratihqah Munar Wahyu, Time-out in Parenting.

Riwayat Hidup

PEDOMAN WAWANCARA

DENGAN PIMPINAN SDN KALIMULYA 01 DEPOK

Orang tua saya mengingatkan saya bahwa ketika saya pergi ke sekolah, saya harus berpamitan dan menyapa orang tua saya. Saya berperilaku normal, tanpa meminta maaf atau meminta maaf ketika saya berjalan melewati orang tua saya atau orang lain.

Referensi

Dokumen terkait