• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh pemahaman konsep riba terhadap minat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh pemahaman konsep riba terhadap minat"

Copied!
83
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

  • Teori Riba
  • Teori Bank
  • Teori Pemahaman
  • Teori Minat
  • Teori Bekerja
  • Tinjauan Hasil Penelitian Relevan
  • Kerangka Pikir
  • Kerangka Konseptual
  • Kisi-kisi Instrumen
  • Hipotesis
  • Definisi Operasional Variabel

Pandangan ini pula yang mendorong munculnya perbankan syariah yang konsep keuntungan bagi penabung bersumber dari sistem bagi hasil, bukan bunga seperti pada bank konvensional, karena menurut sebagian pendapat (termasuk Majelis Ulama Indonesia) bunga bank termasuk dalam riba. Terlihat bahwa bunga bank termasuk riba yaitu pemberian akad di awal. Dalam mencari keuntungan dan menentukan harga bagi nasabahnya, bank berdasarkan prinsip konvensional menggunakan dua cara, yaitu. Minat seseorang tidak timbul dengan sendirinya, pasti ada unsur kebutuhannya, Minat itu ada akibat pengaruh berbagai faktor.

Penelitian terdahulu terkait dengan judul yang diajukan calon peneliti antara lain “Pengaruh Pengetahuan Masyarakat Tentang Riba Terhadap Perilaku Berutang dan Piutang Di Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar” oleh Irawati, mahasiswi jurusan Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Alauddin Keislaman Negeri. Universitas Makassar. Masyarakat hanya mengetahui apa itu riba, namun belum begitu memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan riba.20 Dalam penelitian ini Irawati melakukan penelitian terkait riba dalam hal hutang dan debitur, sedangkan calon peneliti akan melakukan penelitian terkait menjaga riba dalam hal hutang dan debitur. bunga bank. . Penelitian lain yang terkait dengan judul tersebut adalah “Analisis Pengaruh Pemahaman Hukum Riba Terhadap Keputusan Nasabah Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah (Studi Kasus BRI Syariah dan Bank NTB Syariah Praya Lombok Tengah)” oleh Baiq Ismiati, Mahasiswa Fakultas Agama Islam , Program Studi Muamalat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pemahaman hukum riba terhadap keputusan nasabah dalam pembiayaan murabahah di Bank BRI Syariah dan Bank NTB Syariah Praya Lombok Tengah. Dalam penelitian ini Baiq Ismiati mengkaji tentang pemahaman peraturan riba dalam keputusan nasabah dalam pembiayaan murabah di bank syariah, sedangkan peneliti selanjutnya akan melakukan kajian mengenai dampak pemahaman konsep riba terhadap minat bekerja di bank konvensional di kalangan alumni. Program Studi Perbankan Syariah IAIN Parepare.21. Penelitian yang juga berkaitan dengan penelitian ini adalah “Pengaruh Pemahaman Mahasiswa Perbankan Syariah Tentang Bagi Hasil dan Bunga Terhadap Minat Menjadi Nasabah Bank Syariah (Studi Kasus Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Surakarta angkatan oleh Dewi Kartika Mahasiswa Jurusan Syariah Perbankan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta.

21Baiq Ismiati, “Analisis Pengaruh Pemahaman Hukum Riba Terhadap Keputusan Nasabah Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah” (Skripsi Sarjana: Program Studi Muamalat, Yogyakarta, 2015), hal. Penjelasan teori yang digunakan dalam kerangka pemikiran yaitu: Mengenai pengertian riba pada alumni perbankan syariah IAIN Parepare yang mempunyai indikator yaitu: alumni memahami ayat-ayat yang berkaitan dengan konsep riba, alumni memahami hadis-hadis yang berkaitan dengan konsep riba, riba. , alumni memahami pemikiran ulama mengenai konsep riba, dan alumni memahami secara kontekstual. 22Dewi Kartika, “Pengaruh Pemahaman Mahasiswa Perbankan Syariah Tentang Bagi Hasil dan Bunga Bank Terhadap Minat Menjadi Nasabah Bank Syariah. Studi Kasus Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Surakarta” (Skripsi Sarjana: Jurusan Perbankan Surakarta, 2015), P .

1. Memahami ayat-ayat yang berkaitan dengan konsep bunga 2. Memahami hadis-hadis yang berkaitan dengan konsep bunga 3. Memahami pendapat para ulama mengenai konsep bunga. Ho : Pemahaman lulusan terhadap konsep bunga perbankan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat bekerja di bank konvensional. Ha : Pemahaman lulusan terhadap konsep bunga perbankan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat bekerja di bank konvensional.

Hipotesis di atas mempunyai asumsi sementara bahwa pemahaman alumni perbankan syariah terhadap konsep riba bunga bank mempengaruhi minatnya bekerja di bank konvensional. 27 Variabel independen merupakan variabel penyebab atau penentu. 28 Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemahaman alumni terhadap konsep riba pada bunga bank.

METODE PENELITIAN

  • Lokasi dan WaktuPenelitian
  • Populasi dan Sampel
  • Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data
  • TeknikAnalisis Data

Fokus penelitian ini adalah alumni program studi perbankan syariah IAIN Parepare dan fokus pada variabelnya. Dalam penelitian yang berjudul Pengaruh Pemahaman Konsep Riba terhadap Minat Bekerja di Bank Konvensional di Kalangan Alumni Program Studi Perbankan Syariah IAIN Parepare, digunakan metode penelitian lapangan (Field Research). Rata-rata minat bekerja Alumni Perbankan Syariah IAIN Parepare pada bank konvensional sebesar 28,54 dengan standar deviasi sebesar 2,531.

Jika nilai Sig < 0,05 maka Haditolak berarti terdapat pengaruh antara pemahaman riba dengan minat kerja. Jika : Nilai Sig > 0,05 maka H0 diterima yaitu tidak terdapat pengaruh antara pemahaman riba terhadap minat kerja. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian mengenai pengaruh pemahaman konsep riba terhadap minat bekerja di bank tradisional di kalangan alumni program studi perbankan syariah IAIN Parepare.

Dengan demikian, hasil uji korelasi product moment menunjukkan nilai korelasi antara pemahaman riba dengan minat bekerja bernilai positif 0,004. Dengan demikian, dapat dianalisis bahwa tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pemahaman riba terhadap minat kerja alumni. Dengan demikian hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara pemahaman alumni perbankan syariah IAIN Parepare terhadap minat bekerja di bank konvensional. Hasil uji t menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara pemahaman alumni perbankan syariah IAIN Parepare terhadap minat bekerja di bank konvensional.

Artinya tidak ada pengaruh antara pemahaman alumni bank syariah IAIN Parepare terhadap minat bekerja di bank konvensional. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada pengujian regresi sederhana dapat dianalisis bahwa tidak terdapat pengaruh antara pemahaman alumni bank syariah IAIN Parepare terhadap minat bekerja di bank konvensional. Hasil penelitian dengan metode kuisioner membawa kita pada fakta bahwa pemahaman konsep riba di kalangan alumni program studi perbankan syariah tidak memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat bekerja di bank konvensional.

Hal ini sesuai dengan hasil hipotesis awal peneliti bahwa pemahaman minat tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kerja alumni program studi perbankan syariah IAIN Parepare. Penjelasan di atas akhirnya membawa kita pada kesimpulan bahwa pemahaman konsep minat di kalangan alumni program studi perbankan syariah IAIN Parepare tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat bekerja di bank konvensional. Hasil pengujian sampel menunjukkan minat lulusan bank syariah IAIN Parepare untuk bekerja di bank konvensional adalah 60.

Hasil uji korelasi product moment menunjukkan tidak terdapat hubungan atau korelasi antara variabel minat pemahaman dengan variabel minat bekerja. Jadi, hasil tersebut mengandung arti bahwa tidak terdapat pengaruh antara pemahaman mahasiswa alumni perbankan syariah IAIN Parepare terhadap minat bekerja di bank konvensional.Hasil uji t juga menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara pemahaman lulusan perbankan konvensional. bank syariah IAIN Parepare tertarik bekerja di bank konvensional.

Tabel 3.1  Variabel Penelitian
Tabel 3.1 Variabel Penelitian

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Jawaban Responden

1348 Tabel 4.5 menunjukkan seluruh responden adalah variabel Tabel 4.6 menunjukkan bahwa seluruh responden untuk variabel Y mengenai minat bekerja dihitung dari 41 responden berdasarkan kuisioner atau kuisioner yang diberikan yaitu 1170 untuk variabel Y (Minat Bekerja).

Pengujian Instrumen Penelitian

  • Uji Validitas
  • Uji Reliabilitas
  • Uji Normalitas
  • Uji Korelasi Product Moment

Hasil uji validitas delapan aitem pernyataan variabel minat kerja menghasilkan korelasi total aitem terkoreksi sebesar r hitung (0,842) > r tabel (0,3081). Artinya jika kuesioner dalam penelitian ini digunakan secara berulang-ulang terhadap populasi maka akan memberikan nilai objektivitas, stabilitas, akurasi dan konsistensi yang tinggi untuk mengukur dampak pemahaman riba terhadap minat kerja. Deviasi atau simpangan baku pada pemahaman riba sebesar 1,631 kemudian pada bunga Std Deviasi kerja sebesar 2,531 dan Sdt.

Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai korelasi antara makna minat dengan minat bekerja bernilai positif 0,004. Besar kecilnya angka korelasi tersebut menunjukkan bahwa korelasi antara makna minat dengan minat bekerja berada pada kategori sangat lemah. Dari tabel diatas diketahui nilai Sig (2 tailed) antara makna minat (X) dengan minat bekerja (Y) sebesar 0,980 > 0,05 yang menunjukkan adanya korelasi antara makna variabel minat dengan minat bekerja. variabel pekerjaan tidak penting. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,000 artinya variabel minat mempunyai pengaruh sebesar 0,000 terhadap variabel minat bekerja, karena koefisien determinasi (R Square) kecil maka berarti pengaruh pemahaman minat terhadap minat. dia lemah di tempat kerja.

Berdasarkan analisis diatas diketahui nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,980 lebih besar dari > 0,05 sehingga dapat disimpulkan H0 diterima dan Hadito ditolak yang berarti tidak ada pengaruh antara pemahaman riba dan minat. saat bekerja. Karena r hitung atau korelasi Pearson pada analisis ini sebesar 0,004, maka berarti hubungan kedua variabel tersebut lemah, yakni tidak ada pengaruh antara pemahaman riba dengan minat bekerja.

Dibuktikan dengan nilai r hitung < r tabel, untuk variabel paham riba (X) dengan variabel minat bekerja (Y) adalah 0,004 < 0,3008. Karena r hitung atau Pearson Correlation pada analisis ini sebesar 0,004, maka berarti hubungan kedua variabel tersebut lemah atau dengan kata lain tidak ada pengaruh antara pemahaman riba dengan minat bekerja. Diharapkan bagi penelitian selanjutnya untuk mengkaji pengertian riba secara komprehensif dalam kaitannya dengan minat kerja sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih akurat.

Tabel 4.8  Hasil Uji Validitas
Tabel 4.8 Hasil Uji Validitas

Hasil Penelitian

Referensi

Dokumen terkait