• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh pemakaian jilbab terhadap akhlak siswi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh pemakaian jilbab terhadap akhlak siswi"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Berhijab Terhadap Akhlak Siswa Perempuan (Studi Kasus Siswa Perempuan Kelas VIII MTs Darul Ma’arif Cipete Cilandak Jakarta Selatan)” yang disusun oleh Samro Pulungan dengan Nomor Induk Siswa (NIM) 11311062 adalah diujikan pada sidang munaqasah Fakultas Tarbiyah Institut Al Sains -Qur'an (IIQ) Jakarta 20 Agustus 2015. Skripsi ini diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S).Pd. SAYA). Skripsi ini saya persembahkan kepada kedua orang tua tercinta, yaitu Almarhum Ayah Gunung Pulungan dan Almarhum Ibu Nurani Nasution.

Riswan Pulungan, S.S. Mulai lelah. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmatnya kepada kita semua, khususnya kepada penulis saat ini, karena tanpa rahmat dan kekuatan-Nya penulis tidak akan mampu menyelesaikan skripsi ini sebagai syarat akhir untuk memperoleh gelar sarjana. (S1) ) sebagai Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.i) pada Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta, dan atas izin-Nya penulis akhirnya dapat menyelesaikan skripsi ini. Fudhoili, MA yang rela meluangkan waktunya ditengah kesibukan yang cukup padat, selalu sabar membimbing peneliti selama penulisan skripsi ini.

Staf Perpustakaan Lembaga Ilmu Al-Qur'an Jakarta dan Perpustakaan Umum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ibu tercinta yang selalu mendoakan dan memberikan kasih sayang tiada batas serta mendidik anakku sepanjang masa. Kakak/Adik Tercinta : Kakak Muhammad Riswan Pulungan, S.S.Y, Almarhum Kakak Muhammad Salam Pulungan, Kakak Muhammad Ramlan Pulungan Sopiana Pulungan, Nur Maijah Pulungan, Marlena Pulungan, Kakak Iparku, selalu.

Antung Abdullah selaku kepala sekolah MTer Darul Ma'arif telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan penelitian.

PENDAHULUAN

KAJIAN TEORI A. Jilbab

METODOLOGI PENELITIAN

HASIL PENELITIAN

PENUTUP

Latar Belakang Masalah

Mereka mencari jati diri melalui berbagai perilaku, termasuk menampilkan pakaian yang diharapkan melambangkan status dan jati diri, sehingga tidak jarang perempuan mengalami tekanan citra diri.”1 Selain itu, banyak perempuan yang berpenampilan seperti laki-laki dan perempuan. ..sebaliknya. Karena memakai pakaian yang tidak menutupi aurat akan menggugah hawa nafsu bagi yang melihatnya. Wanita sebagai salah satu elemen keindahan dunia ini seringkali dihadapkan pada permasalahan dalam berekspresi terutama dalam hal penampilan.

3 Kepribadian seorang wanita muslimah akan terlihat jelas ketika wanita tersebut mampu menampilkan penampilan yang anggun dan mencerminkan kepribadian yang luhur dalam istilah Islam. Terlebih lagi sebagai seorang muslimah harus mampu menjaga dan menampilkan sosok pribadi ideal sebagai seorang muslimah. Menutup aurat merupakan bagian dari bagaimana perempuan muslim menampilkan dirinya sebagai perempuan sebagai wujud kepribadian Islami.

Penampilan pribadi seorang muslimah tidak hanya cukup diwakili oleh cara menutup auratnya sesuai dengan batasan syariat yang berlaku, namun ia juga harus mampu menunjukkan suatu bentuk karakter pribadi melalui perilakunya sehari-hari. , seperti postur, ucapan, dan bahkan penampilannya. Jilbab merupakan salah satu bentuk penutup aurat, selain pakaian, yang dianjurkan dalam syariat Islam untuk menjaga dan memelihara kehormatan seorang wanita muslimah dalam berinteraksi sosial di masyarakat, terutama dalam berinteraksi dengan lawan jenis. Atas dasar itu hendaknya seorang muslimah berhijab mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.” 2.

Oleh karena itu, ketika seorang wanita yang telah baligh keluar rumah, maka wajib baginya mengenakan pakaian yang sesuai dengan syariat. Wanita yang berpenampilan rapi akan lebih mudah terhindar dari gangguan orang jahil, dan wanita yang memperlihatkan urat nadinya di depan umum mudah dinilai mempunyai kepribadian buruk. 8 Dari firman Allah di atas diperintahkan dengan tegas agar wanita menjaga kehormatannya dan menutup auratnya dari orang yang tidak dapat melihatnya.

Hukum menutup aurat (jilbab) adalah wajib untuk mencegah kebebasan dalam hubungan sosial, bukan untuk menghambat kemajuan perempuan, justru membuka peluang bagi perempuan untuk membuktikan kemampuannya untuk berdiri sendiri dan menunjukkan kewibawaannya. kemerdekaan. 9 Tujuan hakiki dari hukum Ilahi mengenai perintah menutup aurat merupakan salah satu bentuk ketaatan (takwa) sebagai seorang muslimah, namun di sisi lain justru ada sebagian muslimah yang tidak rela untuk menutup auratnya. aurat atau enggan berhijab dengan alasan (excuse) bahwa perbuatan menutup aurat itu mengandung banyak kerugian bagi mereka, seperti: menghambat kemajuan dan ruang gerak mereka, serta menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan mereka, terutama rambut dan kulit. Patut kita syukuri, sejak masa Orde Baru, terjadi peningkatan kebanggaan para ibu-ibu Indonesia pada umumnya dalam mengenakan busana muslim atau yang populer disebut dengan “hijab”. Muslimah di Indonesia yang berhijab kebanyakan hanya mereka yang bersekolah di pesantren atau sekolah luar biasa yang mengajarkan agama Islam.

Larangan pemerintah terhadap siswi sekolah negeri untuk mengenakan jilbab juga menjadi faktor penentu keputusan ini. Undang-undang tentang penutup aurat harus mencegah terjadinya pergaulan bebas, tanpa mengurangi hak dan kewajibannya sebagai perempuan, sehingga perempuan juga dapat berperan sesuai kodratnya.

Identifikasi Masalah

Pembatasan Masalah

Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh berhijab terhadap moral siswi (studi kasus siswi kelas VIII MTs Darul Ma’arif Cipete Cilandak Jakarta Selatan). Pengaruh Berhijab Terhadap Semangat Kerja Siswa Perempuan (Studi Kasus Siswa Perempuan Kelas VIII MTs Darul Ma'arif Cipete Selatan Cilandak Jakarta Selatan).

Perumusan masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk

16 Agar pembahasan disertasi ini terarah dan mencapai tujuan pembahasan sebagaimana judul di atas, maka penulis membatasi permasalahan penelitian ini pada. Pengaruh berhijab terhadap akhlak siswi (Studi Kasus Siswa Kelas VIII MTs Darul Ma'arif Cipete Selatan Cilandak Jakarta Selatan). Terhadap moralitas siswi.

Tinjauan Pustaka

Kesimpulan akhir yang diambil adalah bagaimana terjadinya wawancara hijab di Indonesia berdasarkan karakter, budaya dan tradisi masyarakat Indonesia. Dalam tesisnya yang berjudul: “Aurat Wanita Dalam Sudut Pandang Muhammad Syahrur (Kajian Surah Al-Ahzab 33:53 dan 59) dan Surah An-Nur 24:31. Kesimpulan akhirnya adalah bagaimana Muhammad Syahrur menafsirkan ayat-ayat Al-Quran berkenaan dengan bagian pribadi wanita.

Dalam tesisnya yang berjudul : “Tata Laksana Berpakaian Wanita Muslim Dalam Al-Quran Surah Al-A’raf 7:26 (Studi Kasus Perbandingan Sayyid Quthub dan Hamka)”. Kesimpulan dari penelitian ini, permasalahan yang diangkat adalah permasalahan pakaian sebagai pelindung tubuh, pakaian, perhiasan dan kesalehan untuk menutupi bagian telanjang yang tidak. Suarni Ayub, Tahun (2012), Fakultas Tarbiyah PAI, Lembaga Ilmu Al-Qur'an Jakarta dalam disertasinya yang berjudul: “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa IIQ dalam Memilih Model Busana untuk Kuliah (Studi Kasus IIQ 2012)”.

Permasalahan yang disoroti dalam penelitian ini adalah sebagian besar siswi IIQ Jakarta berbusana Islami dengan baik, artinya siswi IIQ mengenakan pakaian Islami sesuai syariat Islam. Sedangkan berdasarkan wawancara diketahui bahwa pakaian Islami berpengaruh positif terhadap kepribadian pemakainya, artinya jika seseorang mempunyai akhlak yang baik maka ia akan berpakaian sesuai dengan syariat Islam. Dalam tesisnya yang berjudul: “Konsep pendidikan berbusana dari sudut pandang Surat Al-A’raf dan Penerapannya di Pondok Pesantren Baitul Qurra’ Jakarta”.

Kesimpulan dari skripsi ini, pakaian merupakan salah satu alat yang sangat penting dalam penyebaran agama Islam dan kehadirannya harus didorong untuk mencapai kehidupan masyarakat yang damai dan tenteram. Sebagian besar santri Baitul Qura sangat setuju dengan busana muslim dan muslimah yang dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Al-A'raf. Karena busana muslim atau muslimah merupakan pakaian yang dapat menutupi seluruh bagian yang menimbulkan syahwat.

21 fokus pada: “Pengaruh berhijab terhadap akhlak siswi kelas VIII MTs Darul Ma’arif Cipete Jakarta Selatan”.

Metode Penelitian

Tehnik Penulisan

Sistematika Penulisan

23 menguraikan aspek-aspek apa saja yang akan dilakukan dalam suatu penelitian, kemudian dirancang dan disesuaikan dengan penelitian yang akan dilakukan. Berisi tentang latar belakang masalah, tinjauan pustaka, identifikasi masalah, definisi dan rumusan masalah, tujuan penelitian dan kegunaan penelitian, metode dan teknik penulisan penelitian, serta sistematika penelitian.

KAJIAN TEORITIS

Kesimpulan

Terdapat hubungan yang sangat baik antara pengaruh berhijab dengan moral siswi MTs Darul Ma'arif Jakarta Selatan. Berdasarkan analisis dengan menggunakan rumus product moment diperoleh koefisien korelasi atau rxy sebesar 0,98, dimana r hitung sebesar 0,98 > r tabel sebesar 0,505 (1%). Karena signifikansi r tabel > r maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh berhijab terhadap moral siswa kelas VIII di MTs Darul Ma'arif Jakarta Selatan mempunyai hubungan signifikan dengan arah positif.

SARAN

Islam atau berpakaian menurut syariat agama Islam, karena dalam hal ini menjadi tanggung jawab orang tua. Almunawar, Said Aqil Husein, Aurat dan Hijab 1, dalam Kajian Islam Berbagai Permasalahan Kontemporer, Jakarta: Hikmah Syahid, 1988.

Referensi

Dokumen terkait