PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
- Tinjauan Teori
- Pengertian Pemberdayaan
- Komponen Pemberdayaan
- Pengertian Kinerja
- KinerjaOrganisasi
- Hubungan Pemberdayaan dan Kinerja Organisasi
- Tinjauan Empiris
- Karangka Pikir
- Hipotesis
Beberapa kondisi dasar yang harus diciptakan oleh organisasi yang dapat mendukung pemberdayaan pegawai dalam organisasinya yaitu (Luthan. Erna Suriyani (2018), Dampak Pemberdayaan Pegawai Terhadap Kinerja Organisasi Kantor Kecamatan Hayuran Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Temuan penelitian yang ada pada tingkat signifikan sebesar 5% terbukti berdampak terhadap pemberdayaan pegawai terlihat pada keinginan kinerja Kantor Kecamatan Haruyan, sedangkan 1% menunjukkan bahwa pemberdayaan pegawai tidak berdampak terhadap kinerja organisasi. AGUS HENDRARTO (2020), Analisis Dampak Kerja motivasi, beban kerja dan kompetensi terhadap pemberdayaan pegawai dalam meningkatkan efisiensi aparatur Tata Usaha Negara pada Kementerian Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum motivasi kerja, tekanan kerja, kompetensi, pemberdayaan pegawai dan kinerja Aparatur Sipil Negara berada pada kriteria kurang baik. Terdapat pengaruh motivasi kerja, beban kerja dan kompetensi terhadap pemberdayaan pegawai baik secara simultan maupun parsial, dan pemberdayaan pegawai berpengaruh terhadap kinerja aparatur sipil negara pada Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat. Hipotesis dalam penelitian ini adalah pemberdayaan pegawai diduga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika, dan Sandi Kabupaten Bantaeng.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian
Lokasi DanWaktu Penelitian
Pendekatan Penelitian
Definisi Variabel
Berdasarkan apa yang telah dijelaskan, maka dapat dirumuskan bahwa variabel adalah suatu sifat atau sifat atau nilai dari seseorang, suatu benda atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditentukan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi perubahan atau munculnya variabel terikat (dependen) atau menjadi penyebab perubahan tersebut. Pemberdayaan pegawai dilakukan dengan menggali potensi-potensi yang ada dalam diri setiap pegawai, sehingga pemberdayaan pegawai tidak hanya berupa pembagian kekuasaan yang sudah ada dan dimiliki oleh organisasi saja, tetapi juga pemberdayaan pegawai.
Kinerja Organisasi Kinerja merupakan konsep utama dalam suatu organisasi yang menunjukkan tingkat kemampuan dalam melaksanakan tugas organisasi untuk mencapai tujuan.
PopulasiDan Sampel
TeknikPengumpulan Data
InstrumentPenelitian
TeknikAnalisis Data
Tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian Kabupaten Bantaeng adalah sebagai berikut: Data deskriptif responden dapat menggambarkan beberapa kondisi responden dalam hal ini pegawai Dinas Komunikasi, Informasi, Statistika dan Persandian Kabupaten Bantaeng , yang dapat ditampilkan secara deskriptif. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata usia pegawai Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng adalah 26-30 tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa pegawai yang bekerja pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng mayoritas adalah perempuan. Dari sini terlihat pegawai pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian Kabupaten Bantaeng mayoritas bergelar magister/magister. Analisis data Untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi pada Dinas Informasi dan Komunikasi, Statistika dan Pengkodean Kabupaten Bantaeng, data terlebih dahulu diolah melalui program SPSS.
Berdasarkan analisis data, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi. A. Artinya tidak terdapat pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi pada Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng. H0 : Pemberdayaan pegawai tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng. H1: pemberdayaan pegawai berpengaruh positif dan signifikan.
HO = Pemberdayaan pegawai tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistika dan Persandian Kabupaten Bantaeng H1 = Pemberdayaan pegawai berpengaruh positif dan signifikan. Artinya pemberdayaan pegawai tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik serta Persandian Kabupaten Bantaeng. Dinas Komunikasi, Komputasi, Statistika, dan Perkodean Kabupaten Bantaeng merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan di bidang komunikasi, komputasi, sandi, dan statistika.
Tabel T (1,997) mempunyai arti tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi pada bidang komunikasi, informasi dan statistika serta pengkodean kabupaten Bantaeng. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian Kabupaten Bantaeng. 34; Pengaruh pemberdayaan pegawai dan karakteristik tempat kerja terhadap kinerja pegawai akibat iklim organisasi di Sekretariat Daerah Provinsi Pekalongan.”.
2018. “Pengaruh Pegawai Terhadap Kinerja Organisasi Kantor Camat Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.” jurnal al-kalam komunikasi, bisnis dan manajemen. Saya seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Makassar, saat ini sedang menulis skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana manajemen yang berjudul “PENGARUH PEMBERDAYAAN KARYAWAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI DI BIDANG INFORMATIKA, STATISTIK” DAN KANTOR KOMUNIKASI KABUPATEN BANTAENG.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
GambaranUmumPenelitian
HasilPenelitian
Data deskriptif responden ini memberikan beberapa informasi sederhana mengenai keadaan responden yang dijadikan objek penelitian, atau dengan kata lain data deskriptif yang dapat menggambarkan keadaan jenis kelamin, umur dan pendidikan responden. Kuesioner yang telah diisi oleh 67 responden kemudian diperumit dan diolah menjadi data penelitian yang dapat membantu penulis menyelesaikan penelitian. Tujuan penyajian data karakteristik responden adalah untuk mengetahui ciri-ciri khusus responden sehingga memudahkan penulis dalam melakukan analisis data.
Dari tabel tersebut terlihat bahwa dari 67 orang karyawan atau responden, responden terbanyak pada penelitian ini adalah antara 20-30 tahun yaitu sebanyak 30 orang atau 44,77%, kemudian responden yang berumur 18-26 tahun yaitu sebanyak 17 orang. orang atau 25,37%, kemudian responden umur 31-40 tahun sebanyak 12 orang atau 17,91% dan responden diatas 40 tahun sebanyak 8 orang atau 11,49%. Dari Tabel 4.2 terlihat bahwa dari 67 responden yang disurvei, mayoritas responden berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 41 orang atau 61,19%, disusul laki-laki. Dari Tabel 4.3 terlihat bahwa dari 67 responden yang disurvei, jumlah responden terbanyak berdasarkan pendidikan terakhir yaitu jenjang Magister/Master sebanyak 30 orang atau sebesar 44,77% responden, kemudian pendidikan Sarjana/Sarjana sebanyak 21 orang atau 31,34%. % responden, kemudian pendidikan menengah atas sebanyak 11 orang atau 16,41% responden, sedangkan pendidikan D3 sebanyak 4 orang atau 5,98%, dan terakhir pendidikan menengah 1 orang atau 1,49%.
Berikut data kuesioner penelitian yang berjudul Pengaruh Pemberdayaan Pegawai Terhadap Kinerja Organisasi Pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian Kabupaten Bantaeng dengan menggunakan kuesioner yang berjumlah 7 pernyataan dari masing-masing variabel sehingga jumlah pernyataan seluruhnya adalah 14 angka . Pengumpulan data diawali dengan melakukan penelitian dan menyebarkan kuesioner. Selain menyebarkan kuesioner, penulis juga mengumpulkan data sekunder seperti struktur organisasi, jumlah pegawai, uraian tugas dan tanggung jawab serta hal-hal lain yang diperlukan dalam penelitian.
Pembahasan
Pembahasan dalam penelitian ini dapat ditujukan pada analisis terhadap seluruh hasil pengujian dan teknis pengumpulan data serta hasil yang meliputi hasil pengukuran survey, observasi dan teknik uji lapangan terhadap hasil data, dimana topik penelitian ini adalah Pengaruh Pemberdayaan Karyawan dalam bidang kinerja organisasi bidang komunikasi, informasi, Dinas Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng, berikut hasil pembahasan yang dimaksud. Sehubungan dengan hasil survei yang dilakukan peneliti maka data deskriptif tersebut dapat ditransformasikan dan diolah dengan hasil pengujian statistik, dalam hal ini tujuannya untuk melihat secara statistik proses pengaruh terhadap pemberdayaan pegawai yang dilakukan. di kantor Departemen Komunikasi, Informatika, Statistika, dan Kriptografi apakah berdampak terhadap kinerja organisasi. Koefisien
Penelitian ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Henryk Parulian Habeehan (2020), Pengaruh Pemberdayaan SDM, Perencanaan Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang di Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pemberdayaan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Pada taraf signifikan 5% terbukti berpengaruh terhadap pemberdayaan pegawai ditinjau dari kepercayaan terhadap kinerja organisasi, sedangkan pada taraf signifikan 1% tidak berpengaruh. Fitria, Bindarto (2019), Pengaruh pemberdayaan dan keterlibatan kerja terhadap kinerja PNS di Dinas Sosial Kabupaten Konawe, Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemberdayaan dan keterlibatan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja PNS di Dinas Sosial Kabupaten Konawe . Dinas Sosial, (2) Pemberdayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS di Dinas Sosial Kabupaten Konawe, (3) Work engagement berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja PNS di Dinas Sosial Kabupaten Konawe.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi. Melalui model rumus regresi linier sederhana diperoleh hasil Y yang ditingkatkan dengan memberikan arahan dan pemahaman tentang pentingnya pemberdayaan karyawan di setiap kantor atau perusahaan. Agar semua faktor dapat mempengaruhi pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi, maka harus terdapat pengaruh positif untuk memberikan pemikiran positif kepada pegawai tentang pentingnya pemberdayaan pegawai terhadap kinerja organisasi.
34; Dampak Pemberdayaan dan Keterlibatan Kerja Terhadap Kinerja PNS di Dinas Sosial Kabupaten Konawe.” Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. 34; Dampak Pemberdayaan Sumber Daya Manusia, Perencanaan dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pegawai Di Kecamatan Labuhan Batu Selatan.". 2015. "Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Dan Pemberdayaan Terhadap Kinerja Pegawai Dimediasi Komitmen Organisasi (Studi Pada Politeknik Maritim Semarang)."
“Analisis Pengaruh Motivasi Kerja, Beban Kerja Dan Kompetensi Terhadap Pemberdayaan Pegawai Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Badan Pembangunan Daerah Dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat.”
PENUTUP
Simpulan
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kinerja organisasi maka semakin tinggi pula derajat pemberdayaan pegawai.
Saran
Bagi peneliti selanjutnya atau pihak lain apabila ingin melakukan penelitian yang serupa dengan penelitian ini, diharapkan dapat menambahkan variabel-variabel baru untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan karyawan guna memberikan gambaran yang lebih baik mengenai kontribusi variabel-variabel yang akan digunakan. 2019. “Pengaruh Pemberdayaan Dan Kualitas Pejabat Terhadap Efektivitas Organisasi Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara.” Jurnal Akrab Juara. Oleh karena itu mohon bantuannya untuk menjawab pertanyaan kuisioner berikut ini (data terlampir).
Saya dapat menjamin kerahasiaan Anda dan oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Anda meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner ini. Jika jawabannya merupakan salah satu jawaban yang tersedia, berilah tanda centang (√) pada kotak tersebut. Apabila terdapat kesalahan dalam pemilihan alternatif jawaban, beri tanda (X) pada kolom yang salah kemudian beri tanda centang (√) pada kolom 5 yang sesuai.