PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Negara yang mempunyai populasi yang besar dan kadar pertumbuhan yang tinggi sering menghadapi masalah untuk menyerap tenaga buruh. Oleh kerana jumlah penduduk yang semakin bertambah, peluang pekerjaan yang akan disediakan akan menjadi satu bebanan.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui apakah pekerjaan di daerah asal secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi pemudik warga Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Untuk mengetahui apakah pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pekerjaan di daerah asal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi pemudik penduduk Kecamatan Silo Kabupaten Jember.
Manfaat Penelitian
Untuk mengetahui apakah jumlah tanggungan anggota keluarga berpengaruh semi signifikan terhadap minat migrasi harian penduduk Kecamatan Silo Kabupaten Jember.
Ruang Lingkup Penelitian
- Variabel Penelitian
Definisi Operasional
Status pekerjaan migran di daerah asalnya akan mempengaruhi keputusan untuk melakukan migrasi komuter. Dan diukur dalam dua kategori: 1 = jika Anda menyelesaikan migrasi komuter dan 0 = jika Anda tidak bermigrasi.
Asumsi Penelitian
Sedangkan tertarik atau tidak merantau, terserah warga apakah bekerja di luar Distrik Silo atau tidak. -Faktor yang menyebabkan seseorang melakukan migrasi ada tiga, pertama pendapatan yang diukur dalam rupiah per bulan, kedua banyaknya jumlah keluarga yang harus dinafkahi oleh kepala keluarga, ketiga jenis pekerjaan di daerah asal, dimana jika seseorang tidak mempunyai pekerjaan di daerah asal, kemungkinan merantau semakin besar, begitu pula sebaliknya.
Hipotesis
- Metode Penelitian
- Analisis Data
Uji G merupakan uji yang digunakan untuk menguji estimasi parameter secara simultan dan mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Artinya Ho diterima apabila nilai LR hitung < LR tabel dengan ɑ= 0,05 atau nilai probabilitas LR hitung > probabilitas LR. Pengujian ini dilakukan untuk menguji apakah masing-masing variabel bebas berpengaruh secara parsial terhadap variabel terikat untuk menunjukkan apakah suatu variabel bebas layak untuk dimasukkan dalam model.12 Artinya variabel pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pekerjaan di bidang asal secara umum mempengaruhi variabel minat bermigrasi pada pelaku perjalanan warga distrik Silo.
Artinya Ho ditolak apabila nilai hitung LR > LR tabel dengan ɑ= 0,05 atau nilai hitung probabilitas LR < LR probabilitas kritis atau ɑ= 0,05. Uji Mcfadden R-Squared digunakan untuk mengukur seberapa besar variasi variabel terikat dipengaruhi oleh seluruh variabel bebas. Nilai tersebut serupa dengan R2 pada model regresi linier yang digunakan untuk mengukur kuatnya hubungan antara variabel terikat dan variabel bebas.
Semakin mendekati satu maka variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen semakin banyak dan dapat dikatakan model tersebut lebih baik.
Sistematika Pembahasan
Penelitian ini digunakan untuk mengetahui besar kecilnya pengaruh pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pekerjaan di daerah asal. Artinya seluruh variabel independen yaitu pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, dan pekerjaan di daerah asal secara bersama-sama mempengaruhi minat migrasi komuter warga Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa variabel ketenagakerjaan regional berpengaruh signifikan terhadap minat imigrasi komuter penduduk distrik Silo.
Variabel lapangan kerja lokal mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat migrasi komuter penduduk Distrik Silo sebesar 2,543612 dengan probabilitas sebesar 0,0110. Variabel pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pekerjaan di daerah asal secara bersama-sama mempengaruhi kepentingan migrasi komuter penduduk distrik Silo sebesar 48.12311 dengan probabilitas statistik LR sebesar 0.000000. Apakah bekerja di daerah asal secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi komuter warga Kecamatan Silo Kabupaten Jember?
Apakah pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pekerjaan di daerah asal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi pelaku perjalanan Kecamatan Silo Kabupaten Jember?
KAJIAN KEPUSTAKAN
Penelitian Terdahulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pendapatan, umur, jumlah tanggungan keluarga, jenis kelamin dan status perkawinan terhadap migrasi komuter penduduk Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap migrasi komuter penduduk di Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan melakukan migrasi internal di Indonesia pada tahun 2007-2015.
Variabel dalam penelitian ini terdiri dari faktor karakteristik individu, karakteristik rumah tangga dan faktor status sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, pendapatan, umur dan status perkawinan terhadap minat penduduk Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember untuk melakukan migrasi komuter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keputusan pekerja untuk pulang pergi bermigrasi di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.
Penelitian ini bersifat eksplanatori dan bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor seperti pendapatan, tingkat pendidikan, status perkawinan, kepemilikan tanah, jenis kelamin dan usia terhadap keputusan pekerja bermigrasi untuk pulang pergi di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.
Kajian Teori
- Teori Migrasi
- Migrasi
- Migrasi Komuter
Urbanisasi adalah peningkatan proporsi penduduk yang tinggal di wilayah sumber di wilayah sasaran selama jangka waktu tertentu. Pengaruh bekerja di daerah asal terhadap niat bermigrasi harian Semakin banyak jumlah migran yang bekerja di daerah asal maka semakin kecil kemungkinan pekerja tersebut berangkat ke kota. Pekerjaan di daerah asal merupakan status pekerjaan migran di daerah asal dan akan mempengaruhi keputusan migrasi sehari-hari.
Temuan penelitian ini mendukung temuan penelitian yang dilakukan oleh Puri Indriyani yang menyatakan bahwa lapangan kerja di daerah asal berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi komuter. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi arus migrasi komuter yang dilakukan warga dari daerah asal ke daerah lain. Menurut Anda, apakah upah di daerah asal Anda lebih tinggi dibandingkan di daerah tujuan Anda?
Saya menyatakan bahwa isi skripsi ini berjudul “Pengaruh Pendapatan, Jumlah Tanggungan Keluarga dan Pekerjaan di Daerah Asal Terhadap Minat Migrasi Sehari-hari Penduduk Kecamatan Silo Kabupaten Jember.” Ini adalah hasil penelitian/karya saya sendiri, kecuali disebutkan sumbernya.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Gambaran Obyek Penelitian
Kecamatan Silo merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang letaknya di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi, di sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Mayang dan Ledokombo, di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Mayang, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Tempurejo. Objek penelitian disini terletak di Desa Mulyorejo, dimana Desa Mulyorejo merupakan salah satu desa yang mempunyai jumlah penduduk cukup besar yaitu 14.122 jiwa dan letaknya agak jauh dari Kecamatan. Luas wilayah Desa Mulyorejo adalah 48,41 km2 dengan ketinggian 469 m diatas permukaan laut dan sebagian besar merupakan lahan padang rumput yaitu 1.874,50 Ha.
Desa Mulyorejo berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi di bagian timur, bagian barat berbatasan dengan Desa Mumbulsari (Lampeji), bagian utara berbatasan dengan Desa Pace, dan bagian selatan berbatasan dengan Desa Tempurejo (Miru Betiri). Desa Mulyorejo mempunyai 5 desa yaitu Silosanen, Baban Timur, Batu Ampar, Baban Tengah dan Baban Barat. Masyarakat sebagian besar bekerja sebagai buruh tani di perkebunan milik negara di pedesaan, namun banyak juga warga yang bekerja di instansi pemerintah atau wiraswasta.
Penyajian Data
- Keadaan Responden Menurut Pendapatan
- Keadaan Responden Menurut Jumlah Tanggungan Keluarga
- Keadaan responden Menurut Pekerjaan Daerah Asal
Jadi dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pendapatan yang dihasilkan adalah setiap bulannya. Berdasarkan Tabel 3.3 menjelaskan bahwa terdapat beberapa perbedaan jumlah tanggungan responden yaitu sebagian besar responden mempunyai jumlah tanggungan yang sedikit dengan rincian sebagai berikut, responden dengan 0 tanggungan berjumlah 11 orang, tanggungan 1 berjumlah 40 orang, tanggungan ke-2 sebanyak 32 orang, jumlah tanggungan per 3 orang sebanyak 15 orang dan jumlah tanggungan akhir per 4 orang sebanyak 2 orang. Semakin baik lapangan kerja di daerah asal maka kemungkinan terjadinya migrasi harian sangat kecil, sebaliknya semakin kecil kemungkinan lapangan kerja di daerah asal maka semakin besar pula minat seseorang untuk melakukan migrasi harian.
Berdasarkan tabel di atas, beliau menjelaskan bahwa terdapat beberapa perbedaan pekerjaan di daerah asal responden yang mayoritas merupakan pekerja yaitu sebanyak 59 orang, 3 orang bekerja sebagai PNS, 15 orang bekerja sebagai wiraswasta dan 23 orang bekerja sebagai PNS. . Kedua.
Analisis dan Pengujian Hipotesis
Uji Goodness of Fit pada model Regresi Logistik Biner digunakan untuk mengukur keakuratan data yang diperoleh setelah melakukan estimasi data atau dengan kata lain pengujian ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana kecocokan model terhadap variabel dependen dapat diprediksi. Berdasarkan hasil uji Goodness of Fit pada tabel 3.6 menunjukkan nilai statistik H-L sebesar 12,2747 dengan probabilitas lebih dari 0,1394. Hasil perhitungan antara variabel terikat dengan variabel bebas yang terdiri dari pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pekerjaan di daerah asal dengan menggunakan metode logit disajikan sebagai berikut pada tabel 3.6 :.
Parameter yang digunakan untuk uji parsial Wald pada penelitian ini adalah membandingkan nilai signifikansi dengan taraf sebenarnya 10%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel jumlah pencari nafkah keluarga berpengaruh terhadap minat migrasi komuter warga Kecamatan Silo. Berdasarkan hasil estimasi di atas diperoleh hasil statistik LR sebesar 48.12311 dengan probabilitas statistik LR sebesar 0.000000 lebih kecil dari ɑ (0.1), sehingga Ha dapat diterima.
Nilai koefisien determinasi McFadden R2 digunakan untuk mengetahui besar kecilnya kontribusi koefisien variabel pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pekerjaan di daerah asal terhadap minat migrasi komuter penduduk Kecamatan Silo Kabupaten Jember. pada hasil estimasi pada tabel 3.5 diatas diperoleh nilai McFadden R2 sebesar 0.393894 yang berarti total Variasi minat migrasi komuter penduduk distrik Silo dapat dijelaskan oleh seluruh variabel independen sebesar 39.00%, sedangkan sisanya oleh variabel lain adalah menjelaskan. di luar model.
Pembahasan
- Pengaruh Pendapatan
- Pengaruh Jumlah Tanggungan Keluarga
- Pengaruh Pekerjaan Daerah Asal
- Data Angkatan Kerja Kabupaten Jember Tahun 2017
- Jumlah Penduduk, Luas Tanam, dan Jumlah Usaha Kecamatan Silo
- Mapping Penelitian Terdahulu
- Batasan Ruang dan Waktu dalam Penelitian Mobilitas Penduduk
- Jumlah Penduduk, Luas Wilayah dan Kepadatan Penduduk Kecamatan Silo
- Responden Menurut Pendapatan
- Responden Menurut Jumlah Tanggungan Keluarga
- Responden Menurut Pekerjaan Daerah Asal
- Hasil Analisis Model Logit
- Hasil Uji Goodness of Fit
Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa variabel pendapatan berpengaruh signifikan dengan koefisien positif terhadap minat imigrasi komuter penduduk distrik Silo. Temuan penelitian ini mendukung temuan penelitian yang dilakukan oleh Arikhatul Hasanah yang menyatakan bahwa pendapatan berpengaruh signifikan terhadap minat individu untuk melakukan migrasi komuter. Pengaruh Jumlah Tanggungan Keluarga Terhadap Niat Bermigrasi Komuter Warga Kecamatan Silo Komuter Warga Kabupaten Silo.
Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa variabel jumlah pencari nafkah keluarga mempunyai pengaruh dan tidak berpengaruh terhadap minat migrasi komuter penduduk di distrik Silo. Variabel jumlah pencari nafkah keluarga berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi komuter penduduk Kecamatan Silo sebesar 2,541511 dengan probabilitas sebesar 0,0110. Diduga terdapat pengaruh negatif dari variabel penyerapan tenaga kerja di daerah asal, artinya apabila penyerapan tenaga kerja di daerah asal meningkat maka minat bermigrasi akan menurun.
Apakah pendapatan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi pulang pergi penduduk Kecamatan Silo Kabupaten Jember? Apakah jumlah anggota keluarga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi pulang pergi warga Kecamatan Silo Kabupaten Jember? Apakah Anda seorang commuter, yaitu berangkat dari daerah asal untuk bekerja di daerah lain dan pulang ke rumah pada hari yang sama?