• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Cost Of Debt Perusahaan

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Cost Of Debt Perusahaan"

Copied!
180
0
0

Teks penuh

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengungkapan CSR terhadap cost of debt. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan CSR secara keseluruhan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cost of debt.

  • Latar Belakang
  • Identtifikasi Masalah
  • Pertanyaan Penelitian
  • Tujuan Penelitian
  • Kontribusi Penelitian

Perusahaan yang melakukan kegiatan CSR akan mendatangkan banyak investor untuk berinvestasi di perusahaan tersebut. Oleh karena itu, perusahaan dengan tindakan CSR yang lebih baik akan memiliki biaya hutang yang lebih rendah.

Landasan Teori dan Permusuan Hipotesis

  • Teori Stakeholder
  • Definisi Corporate Social Responsibility (CSR)
  • Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR)
  • Pedoman Global Reporting Initiative (GRI)
  • Biaya Modal (Cost of Capital)
  • Biaya Utang (Cost of Debt)
  • Pengaruh Pengungkapan CSR dengan GRI terhadap Cost of debt
  • Faktor Lain yang Mempengaruhi Cost of Debt
    • Profitabilitas
    • Leverage
    • Operating Cash Flow
    • Ukuran Perusahaan
    • Siklus Tumbuh Perusahaan
  • Pengembangan Hipotesis
    • Pengungkapan CSR dan Cost of Debt
    • Profitabilitas dan Cost of Debt
    • Leverage Terhadap Cost of Debt
    • Operating Cash Flow Terhadap Cost of Debt
    • Ukuran Perusahaan Terhadap Cost of Debt
    • Siklus Tumbuh Perusahaan Terhadap Cost of Debt

Oleh karena itu, perusahaan dengan leverage tinggi memiliki kewajiban yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan informasi kreditur jangka panjang. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan dengan tingkat PBV di atas satu berada pada fase pertumbuhan dan dapat mengurangi biaya utang sedangkan perusahaan dengan tingkat PBV di bawah 1 berada pada fase kedewasaan. Penelitian yang dilakukan oleh Ittner et al., (1997) menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki peluang tumbuh ditunjukkan dengan nilai PBV yang relatif lebih besar dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki PBV lebih rendah.

  • Populasi dan Sampel
  • Metode Pengumpulan Data
  • Variabel Penelitian dan Pengukurannya
  • Model Penelitian
  • Teknik analisis
    • Analisis Statistik Deskriptif
    • Uji Asumsi Klasik
    • Uji Hipotesis

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu laporan tahunan perusahaan dan sustainability report yang tersedia di website perusahaan, Google, website BEI (www.idx.co.id), dan data indikator CSR yang diperoleh dari pedoman GRI G4 adalah berasal dari. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD) dalam laporan tahunan atau sustainability report perusahaan. Variabel kontrol dalam penelitian ini meliputi profitabilitas (ROE), leverage, arus kas operasi, ukuran perusahaan (tobin's q) dan siklus pertumbuhan perusahaan (PBV).

Model penelitian ini menggunakan model regresi berganda untuk menguji hipotesis penelitian yaitu pengaruh pengungkapan corporate social responsibility (CSR) terhadap cost of debt. Penelitian ini menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan menguji perbedaan antara data yang diuji normalitas dengan data normal baku. Penelitian ini menggunakan uji statistik Kolmogorov Smirnov untuk mendeteksi apakah residual berdistribusi normal atau tidak.

Uji statistik F merupakan pengujian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen secara bersamaan terhadap variabel dependen dalam penelitian ini. Uji t-statistik merupakan pengujian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen secara individual terhadap variabel dependen dalam penelitian ini.

Deskripsi Sampel Penelitian

Perusahaan yang tidak melaporkan CSR pada laporan tahunan 2013 Perusahaan yang tidak melaporkan CSR pada laporan tahunan 2014 Perusahaan yang tidak melaporkan CSR pada laporan tahunan 2015 Perusahaan yang tidak melaporkan CSR pada laporan tahunan 2016 Perusahaan yang tidak melaporkan CSR dalam laporan tahunan 2017 saya segalanya. Dari tabel di atas terlihat bahwa jumlah perusahaan yang terdaftar dalam indeks KOMPAS 100 dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2017 adalah sebanyak 600 perusahaan. Namun berdasarkan hasil proses sampling pada tahun 2012 diperoleh 59 perusahaan, 67 perusahaan diperoleh pada tahun 2013, 63 perusahaan diperoleh pada tahun 2014, 66 perusahaan diperoleh pada tahun 2015, 62 perusahaan diperoleh pada tahun 2016, diperoleh 65 perusahaan. pada tahun 2017.

Skor Pengungkapan Corporate Social Responsibility

Jika item informasi diungkapkan dalam laporan tahunan, mendapat skor 1, dan jika tidak disebutkan, mendapat skor 0. Kemudian, total item yang diungkapkan dalam laporan tahunan masing-masing perusahaan dijumlahkan dan dibagi oleh semua item pengungkapan. Saat menentukan indeks CSR, skor yang dicapai per perusahaan dibagi dengan total item pengungkapan.

Statistik Deskriptif

Berdasarkan Tabel 4.3 terlihat bahwa biaya hutang minimum adalah 0,00 dan nilai maksimum adalah 0,28, dengan rata-rata biaya hutang dari 382 perusahaan yang menjadi sampel penelitian adalah 0,0790. Nilai rata-rata variabel ini adalah 0,4182 yang berarti bahwa perusahaan sampel penelitian telah mengungkapkan 41,82% dari 9 item pengukur dimensi ekonomi menurut pedoman GRI. Sedangkan nilai rata-rata variabel ini adalah 0,4652 yang berarti bahwa perusahaan sampel penelitian ini menyatakan 46,52% dari 16 metrik yang dipersyaratkan oleh pedoman GRI.

Sedangkan nilai rata-rata variabel ini adalah 0,1939 yang berarti perusahaan sampel penelitian hanya mengungkapkan 19,39% dari 12 metrik yang dipersyaratkan oleh pedoman GRI. Sedangkan nilai rata-rata variabel ini adalah 0,2021, yang berarti perusahaan sampel penelitian menyatakan 20,21% dari 11 metrik yang dipersyaratkan oleh pedoman GRI. Sedangkan nilai rata-rata variabel ini adalah 0,1698, yang berarti perusahaan sampel penelitian hanya mengungkapkan 16,98% dari 9 metrik yang dipersyaratkan oleh pedoman GRI.

Dari 382 perusahaan sampel diperoleh nilai rata-rata 0,0788 dengan nilai minimal -0,19 dan nilai maksimal 0,33. Sedangkan nilai rata-rata variabel PBV adalah 3,1918 yang menunjukkan bahwa perusahaan sampel dalam penelitian ini secara umum berada pada tahap aman.

Uji Asumsi Klasik

  • Uji Normalitas
  • Uji Multikolienaritas
  • Uji Heteroskedastisitas
  • Uji Autokorelasi

Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan transformasi data menggunakan logaritma pada data variabel dependen dan independen, sehingga model regresi memenuhi asumsi normalitas. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov setelah transformasi ditunjukkan pada Tabel 4.3 dan Normal P-Plot pada Gambar 4.4. Berdasarkan Tabel 4.3 hasil uji normalitas menunjukkan bahwa nilai signifikansi variabel LogCOD adalah 0,055 yang berarti lebih besar dari 0,05, dan berdasarkan Gambar 4.4 terlihat bahwa sebaran data LogCOD berdistribusi rapat ke diagonal. garis.

Uji multikolinearitas digunakan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang sempurna antara variabel bebas dalam persamaan model regresi berganda. Persamaan model regresi berganda yang baik adalah yang tidak memiliki korelasi antar variabel bebas. Hasil uji multikolinearitas disajikan pada Tabel 4.5 Nilai VIF pada masing-masing variabel memiliki skor tertinggi sebesar 6,516 kurang dari 10.

Hasil uji heteroskedastisitas pada tabel 4.6 dapat dilihat bahwa semua variabel memiliki nilai signifikansi > 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa variabel dari satu pengamatan ke pengamatan lainnya tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji autokorelasi digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi linier terdapat korelasi antara kesalahan perancu pada periode t dengan kesalahan perancu pada periode t-1 (sebelumnya).

Uji Hipotesis

  • Uji F
  • Uji T

Dapat dikatakan bahwa seluruh variabel dalam penelitian ini secara simultan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap biaya utang sebesar 7,7% dan sisanya sebesar 92,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Maka dalam penelitian ini uji t digunakan untuk mengetahui apakah pengungkapan CSR secara keseluruhan beserta pengungkapan CSR dalam dimensi ekonomi, lingkungan, sosial, hak asasi manusia, masyarakat dan tanggung jawab produk serta variabel kontrol dalam penelitian ini profitabilitas (ROE) , leverage, OCF, ukuran perusahaan. Tobins'Q), dan siklus pertumbuhan perusahaan (CGC) memiliki pengaruh terhadap cost of debt atau biaya utang perusahaan. Model pertama pada penelitian ini pada tabel 4.8 memiliki p-value 0,032 yang lebih kecil dari 0,1.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel CSRD, ukuran perusahaan (Tobins'Q) dan siklus pertumbuhan perusahaan (PBV) memiliki p-value kurang dari 0,1 sehingga berpengaruh signifikan terhadap variabel COD. Sedangkan variabel lain seperti profitabilitas (ROE), leverage dan OCF memiliki p-value lebih besar dari 0,1, sehingga dapat dikatakan variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel COD. Model keempat dalam penelitian ini dilakukan dengan memasukkan seluruh variabel CSR beserta enam dimensi dan variabel kontrolnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel CSRE, CSRM, ukuran perusahaan (Tobins'Q) dan siklus pertumbuhan perusahaan (PBV) memiliki p-value kurang dari 0,1 sehingga berpengaruh signifikan terhadap variabel COD. Dari hasil uji regresi yang dilakukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel independen corporate social responsibility (CSR) secara keseluruhan memang mempengaruhi variabel dependen cost of debt.

Analisis Hasil Pengujian Hipotesis

  • Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap Cost
  • Pengaruh Leverage Terhadap Cost of Debt
  • Pengaruh Operating Cash Flow (OCF) Terhadap Cost of Debt
  • Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Cost of Debt
  • Pengaruh Siklus Tumbuh Perusahaan Terhadap Cost of Debt

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan CSR secara keseluruhan terbukti dapat menurunkan cost of debt. Semakin terungkap dimensi ekonomi CSR, semakin tinggi biaya utang perusahaan, dan belum terbukti mampu menurunkan biaya utang. Dengan ini juga akan meningkatkan kepercayaan kreditur terhadap perusahaan sehingga kreditur dapat memperoleh biaya utang yang lebih rendah dengan jangka waktu yang lebih panjang.

Rendahnya risiko perusahaan akan meningkatkan kepercayaan kreditur terhadap perusahaan sehingga kreditur akan memperkirakan biaya utang yang lebih kecil dengan jangka waktu yang lebih panjang. Semakin tinggi skor pengungkapan CSR maka biaya hutang perusahaan semakin rendah sehingga dalam penelitian ini hipotesis satu diterima. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa variabel arus kas operasi dalam penelitian ini tidak memiliki pengaruh terhadap biaya hutang perusahaan.

Sehingga dapat dikatakan bahwa variabel Tobin's Q pada penelitian ini berdampak pada cost of debt korporasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa variabel PBV pada penelitian ini berdampak negatif terhadap cost of debt korporasi.

Kesimpulan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan profitabilitas (ROE) terhadap cost of debt. Temuan ini tidak berarti bahwa semakin tinggi nilai ROE maka semakin rendah cost of debt perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh financial leverage terhadap cost of debt adalah positif dan tidak signifikan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan arus kas operasi terhadap biaya utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan firm size Q Tobin terhadap cost of debt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan siklus pertumbuhan price-to-book value (PBV) terhadap cost of debt.

Kreditur melihat dampak negatif dari PBV perusahaan yang dapat menurunkan biaya utang. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin besar nilai PBV maka semakin rendah beban utang perusahaan.

Keterbatasan Penelitian

Saran

Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Earning Response Coefficient (ERC) (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun Pengaruh Kinerja Sosial Perusahaan Terhadap Biaya Utang Dan Akses Pembiayaan Utang Bagi Listed 1 ADMG Polychem Indonesia Tbk 2 ASII Astra International Tbk 3 AUTO Astra Otopart Tbk 4 GJTL Gajah Tunggal Tbk.

10 MYOR Mayora Indah Tbk 11 UNVR Unilever Indonesia Tbk 12 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk 13 KRAS Krakatau Steel (Persero) Tbk 14 MAIN Malindo Feedmill Tbk 15 SMCB Holcim Indonesia Tbk. 8 UNVR Unilever Indonesia Tbk 9 BAJA Saranacentral Bajatama Tbk 10 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk 11 MAIN Malindo Feedmill Tbk. 21 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk 22 TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 23 ACES Ace Hardware Indonesia Tbk.

57 ANTM Aneka Tambang (Persero) Tbk 58 BIPI Bipi Petroleum Energy Tbk 59 ENRG Energi Mega Persada Tbk 60 INCO Vale Indonesia Tbk. 22 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk 23 TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 24 ACES Ace Hardware Indonesia Tbk. 11 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk 12 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk 13 WTON Wijaya Karya Beton Tbk 14 EXCL XL Axiata Tbk.

24 PGAS State Gas Company (Persero) Tbk 25 ​​​​TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk 26 TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 27 ACES Ace Hardware Indonesia Tbk.

Referensi

Dokumen terkait

Tohirin, Metode Penelitian Kualitatif Dalam Pendidikan Dan Bimbingan Konseling (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012), 3. 12 Amri Marzali, Metode Etnografi James P. Spradley, Metode