• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengelolaan keuangan dalam usaha krupuk

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "pengelolaan keuangan dalam usaha krupuk"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

Kami berinovasi menciptakan produk olahan dari buah labu yaitu Kerupuk Labu Kuning Ricina. Dengan suksesnya kegiatan produksi kerupuk labu ricina ini, diharapkan hasil produk meningkat untuk memenuhi permintaan konsumen. Secara umum target pasar penjualan kerupuk labu ricina adalah untuk semua kalangan, baik anak-anak, remaja maupun dewasa.

Saat membuat cemilan kerupuk jarak, bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah didapat. Proses pembuatan kerupuk labu risin cukup sederhana dan tidak memakan waktu lama. Harga kerupuk jarak yang ditawarkan terjangkau oleh semua kalangan, baik pelajar maupun dewasa.

Varian rasa kerupuk labu ricina terdiri dari tiga varian rasa yaitu; Rasa Original, Rasa Balado, Rasa Barbeque. Kerupuk labu ricina merupakan jajanan yang masih tergolong populer di kota Bengkulu, sehingga masih banyak orang yang penasaran dengan rasa dari produk ini. Produk kerupuk labu ricina memiliki inovasi dengan menawarkan beberapa rasa baru yang tidak dimiliki oleh penjual makanan ringan lainnya.

Evaluasi tersebut menyimpulkan bahwa produk Kerupuk Labu Kuning Ricina terjangkau dengan harga Rp 5000/buah. Dengan proses produksi kerupuk labu jarak yang berkesinambungan membuktikan bahwa berbisnis bisa dilakukan dan diproduksi dimana saja. Kerupuk labu kuning Ricina merupakan inovasi baru dari labu kuning karena selain dapat diolah menjadi kolak, juga dapat diolah menjadi kerupuk.

Tabel 4.1  Anggaran Biaya
Tabel 4.1 Anggaran Biaya

PENDAHULUAN

Perumusan Masalah

Tujuan Program

Manfaat Program

Luaran Yang Diharapkan

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

Pangsa Pasar

Secara umum target pasar penjualan kerupuk labu ricina ini adalah untuk semua kalangan baik anak-anak, remaja maupun dewasa. Seberapa spesifik target market yang ingin kita jangkau adalah pelajar dan dewasa. Kerupuk labu kuning ricina memiliki potensi gizi yang kaya akan betakaroten yang dapat digunakan sebagai bahan biofortifikasi pada makanan olahan dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Dalam pembuatan cemilan dengan kerupuk labu jarak, bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah didapat. Harga yang ditawarkan untuk kerupuk labu jarak ini terjangkau oleh semua kalangan, baik pelajar maupun orang dewasa.

Lokasi Usaha

2 kg buah labu kuning, 500 g tepung beras dan 4 kg tepung tapioka dapat menghasilkan sebanyak 80 produk. Kupas labu kuning matang yang warnanya kuning tua, lalu pisahkan bijinya dari daging buahnya, lalu potong dadu, lalu haluskan dengan blender dengan menambahkan bahan tambahan seperti garam dan bawang putih, labu yang sudah dihaluskan, lalu masukkan panci lalu masak dengan bantuan api sambil terus diaduk hingga adonan kalis seperti bubur, angkat dan masukkan ke dalam baskom tunggu adonan dingin, uleni dengan bahan selanjutnya yaitu tepung tapioka dan beri penyedap rasa, aduk adonan sampai halus (tidak keras) , lalu bentuk seperti pempek, panaskan air jika sudah mendidih, masukkan adonan yang sudah dibentuk, jika sudah mengapung angkat adonan dan taruh ditempat (tray). Kerupuk labu merupakan produk yang kami hasilkan dari usaha kami yang bernama "rupuk abu icina", yang memiliki keunggulan yaitu buah labu dapat diolah menjadi kerupuk snack yang lebih sehat dan keunikan dari buah itu sendiri.

Target lokasi pemasaran yang kami pilih terbagi menjadi tiga area yaitu Sawah Lebar, Bawah dan Pasar Minggu serta didukung dengan media sosial. Kegiatan promosi yang kami lakukan dalam memasarkan produk kami adalah melalui penyebaran brosur dan media sosial seperti Whatsapp, Facebook dan Instagram. Kegiatan dinas kesehatan dilaksanakan pada tanggal 6 November 2020 di rumah makan Jenggalu, Lingkar Barat, Bengkulu.

Kelanjutan dari program ini akan dilanjutkan dengan produk-produk yang lebih inovatif baik dari labu itu sendiri maupun dari buah-buahan lainnya serta memperluas pangsa pasar terutama untuk provinsi Bengkulu dan luar kota. Evaluasi yang dilakukan pada produksi Kerupuk Labu Kuning Ricina yaitu pengecekan persiapan yang masih belum maksimal, sehingga akan meminimalisir resiko pada proses produksi hingga pengemasan, sehingga produk yang dikemas dapat langsung dipasarkan ke konsumen. Dalam produksi Kerupuk Labu Kuning Ricina ini kami menemukan beberapa kendala dalam produksinya, salah satunya adalah waktu produksi yang terbatas karena bertepatan dengan jadwal.

Lalu kendala berikutnya adalah buah labu kuning yang merupakan buah musiman sulit ditemukan dan sulit dibeli langsung dari petani, sehingga kami membelinya dari pasar yang harganya agak mahal. Menganalisis keunggulan produk Kerupuk Labu Kuning Ricin, perlu diperhatikan kearifan penetapan harga pemasaran di wilayah perkotaan Bengkulu agar penjualan dapat menyesuaikan dengan pasar dan tidak mengalami kerugian. Usaha produk Kerupuk Labu Kuning Ricina ini adalah mengembangkan dan memanfaatkan Labu Kuning (Waluh) di Bengkulu, agar buah Labu Kuning ini di perbaharui menjadi makanan ringan Kerupuk Labu Kuning Ricina, sehingga produk yang terbuat dari buah Labu Kuning (Waluh) ini dinikmati oleh masyarakat sekitar serta membuka peluang usaha bagi petani buah labu kuning (Waluh) dan dapat menghasilkan keuntungan yang menjanjikan bagi petani Waluh di Bengkulu.

Dengan proses pembuatan Kerupuk Labu Kuning Ricina membuktikan bahwa kita bisa berbisnis atau bisa kita produksi dimana saja. Dengan berbisnis seperti ini kita juga bisa menciptakan karya untuk masyarakat, Biskuit Labu Ricina merupakan inovasi baru dalam konsumsi buah karena tidak hanya diolah menjadi kolak, namun kini sudah bisa diolah menjadi biskuit. Campur labu yang sudah dipotong kecil-kecil, lalu masukkan bawang putih yang sudah disiapkan dan garam serta air secukupnya.

Masukkan labu ke dalam panci campuran, tambahkan ¼ tepung beras dan masak hingga rata. Adonan yang sudah matang dipindahkan ke dalam wajan, lalu campurkan tepung tapioka dan masako hingga merata dan tidak lengket.

Analisis Kelayakan Usaha / Program

Analisis Keuntungan

BEP juga dapat diartikan sebagai suatu analisis untuk menentukan dan menemukan jumlah barang atau jasa yang harus dijual kepada konsumen dengan harga tertentu untuk menutupi biaya yang dikeluarkan dan juga dapat digunakan untuk menghasilkan laba atau laba. Siapkan bahan yaitu labu kuning, tepung tapioka, kanji, air bersih, siung bawang putih, minyak goreng kemudian siapkan garam dan sop bubuk, semua bahan siap diolah menjadi kerupuk dan jangan lupa siapkan penggorengan, kompor gas , wastafel, pisau, papan untuk memotong dan baki. Strategi pemasaran syariah dilaksanakan dengan bantuan jaringan pemasaran secara memuaskan melalui empat unsur yaitu.

Harga dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang yang diperlukan untuk memperoleh sejumlah kombinasi barang dan jasa. PIRT adalah singkatan dari Home Industri Makanan yang saat ini permintaannya semakin meningkat karena saat ini usaha rumahan sedang menjamur di masyarakat Indonesia khususnya di industri makanan. Usaha kecil atau yang biasa dikategorikan Usaha Kecil Menengah (UKM) berkembang pesat dan menjadi andalan perekonomian Indonesia saat ini.

Namun sebelum pelaku industri pengolahan makanan memulai usahanya, mereka terlebih dahulu harus mendapatkan sertifikat izin Industri Makanan Rumah Tangga (PIRT). Dimana Cici Wahyu Saputri turut serta sebagai peserta pendidikan keamanan pangan dengan narasumber dari kepala dinas kesehatan yaitu Ny. Susilawati, S.Sos dari label halal yaitu Bpk. Edwar Suharnas, dan Ny. Yunika Sari dari Bagian Komunikasi BPOM. Setelah memenuhi semua persyaratan yang ada, barulah pelaku industri dapat memulai proses pembuatan izin PIRT yang meliputi beberapa tahapan antara lain: 6.

Apa itu Pirt (Makanan Industri Rumah Tangga) itu dicuci bersih. Iga yang sudah diiris kemudian dijemur hingga benar-benar kering dan siap untuk digoreng.

Gambar

Tabel 4.1  Anggaran Biaya
Tabel 4.1  Anggaran Biaya

Referensi

Dokumen terkait

This study aims to determine the development of research publications within a period of 13 (thirteen) years, determine the direction of qardh financing research trends,