• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengelolaan sampah - IAIN Repository - IAIN Metro

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "pengelolaan sampah - IAIN Repository - IAIN Metro"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

Kebasa : Beli kerajinan, bayar sampah Miasa : Beli mie ayam, bayar sampah Ngabasam : bayar sampah. Pokmas : Kelompok Masyarakat Pribayasa : Percetakan Pembayaran Sampah Sajamas : Penyimpanan Emas SDM : SDM Sedepah : Sedekah Sampah Sihara : Tabungan Hari Raya Simpen : Tabungan Pendidikan THR : Tunjangan Hari Raya TPA : Tempat Pembuangan Akhir Sementara : .

Latar Belakang

Pengetahuan tentang cara mengklasifikasikan sampah khususnya sampah anorganik yang diterima dari bank sampah akan memudahkan penanganan sampah di gudang hingga tahap penjualan. Selain bisa menjual langsung sampah non organik ke pedagang atau pengusaha pengolah sampah, sampah non organik juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis kerajinan tangan.

Rumusan Masalah

Kelompok Bank Sampah Green Cup fokus pada pengelolaan sampah anorganik seperti kertas, plastik dan kaleng. Berdasarkan wawancara dengan Darma Setyawan selaku ketua kelompok, ia mengungkapkan saat ini pihaknya fokus menerima sampah non-organik.

Tujuan Pendampingan

Pendampingan Terdahulu yang Relevan

Pengelolaan sampah dilakukan dengan cara mengurangi (Reduce), menggunakan kembali (Reuse), mendaur ulang (Recycle), melibatkan masyarakat (Participation). Mengatur teknis operasional bank sampah, tata cara menabung, pembuatan beberapa variasi produk tabungan untuk kegiatan promosi bank sampah.

Pemilahan Sampah dan Kerajian Berbahan Sampah

Pendekatan pengembangan pengelolaan bank sampah ini dilakukan secara berkala dengan kunjungan rutin ke bank sampah green cup. Pendampingan kepada komunitas Bank Sampah Piala Hijau Kota Metro dari tim IAIN Metro meliputi: Pertama, pelatihan pemilahan sampah dan kerajinan berbahan dasar sampah anorganik. Bank sampah green cup belum dapat menerima dan menangani sampah organik karena keterbatasan lahan untuk kantor/sekretariat bank sampah.

Selain mekanisme kerja, Bank Sampah Green Cup memiliki kegiatan operasional yang hampir sama dengan bank pada umumnya. Green Trash Bank Cup berlangsung selama 3 jam, Selasa, Rabu, dan Kamis pukul WIB. Namun, jika perlu memungut sampah di rumah warga bank sampah, cangkir hijau siap kapan saja.

Tabel 4.1 di bawah ini menunjukkan daftar jenis dan harga sampah di Green Waste Bank Cup saat ini. Selain pelatihan perajin di Bank Sampah Green Cup, juga diadakan pelatihan pemanfaatan barang bekas (botol, ember, wadah oli, dll) sebagai alat bercocok tanam.

Gambar 4.1 Proses Pengumpulan dan Pemilahan Sampah  Oleh Pegiat Bank Sampah Cangkir Hijau
Gambar 4.1 Proses Pengumpulan dan Pemilahan Sampah Oleh Pegiat Bank Sampah Cangkir Hijau

Manajemen Bank Sampah

Penguatan SDM Manajemen Pengelola

Pendampingan dilakukan terhadap berbagai aspek kebutuhan pendampingan pengelolaan, antara lain: (1) Penguatan SDM pengelola, (2) Operasional bank sampah, (3) Prosedur penghematan, (4) Inovasi produk bank sampah, (5) Bank sampah segmentasi dan penargetan pasar, dan (6) Promosi bank sampah. Sembilan pengurus Bank Sampah Hijau Piala bertindak langsung sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh yang terlibat langsung sebagai ketua, sekretaris, bendahara dan berbagai bidang pendukung yaitu operasional, customer service, loket, pemilahan dan penimbangan. Penguatan diberikan kepada manajemen Bank Sampah Tutup Hijau melalui sharing dan diskusi untuk lebih memahami berbagai aspek penting dari bank sampah.

Penguatan meliputi pembahasan tentang sumber daya alam, jenis-jenis sampah yang masih bernilai ekonomi tinggi, konsep bank sampah, regulasi terkait, implementasi bank sampah, tujuan dan manfaat bank sampah, komponen-komponen sampah. mekanisme perbankan. Melalui pendekatan diskusi dan dialog yang sarat kekerabatan antara tim dosen pendamping dan pengelola bank sampah Green Cup, terjadi proses penguatan motivasi dan transfer ilmu tentang bank sampah ini (Gambar 4.9). Saat menyetorkan sampah ke bank sampah, waktu penyetoran sampah harus dijadwalkan dan disepakati agar sampah tidak menumpuk di lokasi bank sampah.

Tabungan bank sampah ini dapat dikonversi menjadi berbagai jenis: tabungan hari raya, pendidikan dan tabungan sosial yang disalurkan melalui lembaga sosial. Mekanisme pengelolaan sampah berbasis bank memberikan banyak manfaat dari segi kebersihan lingkungan, kesehatan dan ekonomi.19 Hal ini merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat dalam mekanisme bank sampah.

Gambar 4.8.  Praktik Lansung dan Diskusi Pembuatan Crafting  (KerajinanTangan) dan Pemanfaatan Barang Bekas Bahan Sampah
Gambar 4.8. Praktik Lansung dan Diskusi Pembuatan Crafting (KerajinanTangan) dan Pemanfaatan Barang Bekas Bahan Sampah

Operasional Bank Sampah

Sebagai bagian dari pelayanan, bank sampah dapat menyediakan angkutan pengambilan sampah dari desa ke desa di seluruh wilayah layanan. Dalam praktiknya, pengelola bank sampah dapat melakukan dua jenis tabungan, yaitu tabungan individu dan tabungan kolektif. Jenis sampah yang dapat disimpan di bank sampah dikelompokkan menjadi 3 besar yaitu kertas, plastik dan logam.

Sistem bagi hasil diterapkan di hampir semua bank sampah yang nisbahnya bergantung pada hasil rapat pengurus bank sampah. Tidak semua bank sampah dapat membayar gaji karyawannya karena beberapa bank sampah dikelola secara sukarela oleh manajemen di waktu senggang. Semua fasilitas ini milik Piala Bank Sampah Hijau, hanya rumah-rumah bekas kantor yang masih disewakan.

Piala Bank Sampah Hijau membutuhkan beberapa karyawan untuk bekerja sama dalam melakukan tugas pengelolaan sampah. Tata cara penyimpanan sampah di Bank Sampah Green Cup untuk memberikan pelayanan yang nyaman dan tertib.

Tata Cara Menabung Sampah Di Bank Sampah Cangkir Hijau Guna memberikan pelayanan yang nyaman dan tertib

Untuk menunjang operasionalnya, Bank Sampah Hijau Cup memiliki sarana dan prasarana penunjang antara lain: 1 unit sepeda roda tiga, berat tempat duduk 200 kg, meja, kursi, neon box, papan tulis, tempat sampah, karung, ATK, buku tabungan, 1 unit komputer, brosur, gudang dan kantor. Keenam, pada hari-hari berikutnya, nasabah dapat datang langsung ke bank sampah jika ingin menyetor sampah, atau menghubungi kontak pengelola bila perlu, dalam kondisi sampah banyak atau nasabah yang tidak sempat menyetor sampahnya. Untuk mencegah agar buku tabungan nasabah tidak tergelincir atau hilang, Bank Sampah Green Cup memperbolehkan nasabah menitipkan buku tabungannya di Bank Sampah Green Cup.

Untuk memudahkan nasabah dalam mengecek tabungannya jika buku disimpan di Bank Sampah Hijau Bank, Bank Sampah Hijau membuat blog untuk memposting detail nasabah yang dapat diakses kapan saja. Blog ini juga memuat informasi tentang Bank Sampah Green Cup dan kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Bank Sampah Green Cup. Nasabah membawa ke meja customer service lembar gudang yang berisi rincian sampah, kemudian customer service akan menjelaskan produk Bank Sampah Green Cup dan nasabah diperbolehkan memilih salah satu produk tersebut.

Dalam hal ini, Bank Sampah Green Cup telah bekerjasama dengan pengepul untuk mengetahui harga setiap jenis sampah. Bank Green Waste Cup saat ini hanya melayani nasabah yang membawa sampah non organik siap jual, namun kedepannya bank sampah akan menerima berbagai bentuk sampah, kering dan basah, organik maupun non organik.

Gambar 4.10. Mekanisme Menabung di Bank Sampah Cangkir  Hijau
Gambar 4.10. Mekanisme Menabung di Bank Sampah Cangkir Hijau

Inovasi Produk Yang Ditawarkan Oleh Bank Sampah Cangkir Hijau

Awalnya Bank Sampah memulai usahanya 3 kali dalam seminggu (Minggu, Rabu dan Jumat), direncanakan akan berubah menjadi setiap hari kedepannya. Seperti bank sampah lainnya, kegiatan utama Beker Groen Vuilnisbank adalah menerima dan membeli sampah untuk dimasukkan ke dalam rekening tabungan nasabah. Tabungan liburan adalah produk dari Groene Beker Vuilnisbank di mana pelanggan mendapatkan kembali limbah yang mereka simpan.

Tabungan pendidikan adalah tabungan sampah yang dapat dicairkan untuk kebutuhan pendidikan nasabah/keluarga nasabah (sesuai ketentuan) yang pencairannya telah disepakati pada saat pertama kali nasabah membuka rekening sampah. Pada produk Busa Desa nasabah tidak diberikan buku tabungan, karena bukan tabungan, nasabah langsung merasakan timbal balik dari sampah yang dia jual ke Bank Sampah Green Cup. Jenis produk ini tidak menggunakan buku tabungan, melainkan hanya melalui proses pencatatan keuangan Bank Sampah Green Cup.

Tidak ada batasan jumlah sampah yang dibuang, secara sukarela jumlah dan jenis sampah diserahkan kepada pelanggan yang ingin menggunakan produk Ngabasam. Mekanismenya Bank Sampah Hijau Piala akan menjual sampah milik nasabahnya, kemudian uang hasil penjualannya akan disalurkan kepada orang yang membutuhkan.

Gambar 4.11. Produk Bank Sampah Cangkir Hijau
Gambar 4.11. Produk Bank Sampah Cangkir Hijau

Segmentasi dan Penargetan Pasar Bank Sampah Cangkir Hijau

Sedangkan segmentasi dari segi demografi (jenis kelamin, usia, pekerjaan dan pendidikan), Bank Sampah Green Cup didorong untuk hadir sebagai perusahaan penyedia jasa yang mencakup semua segmen demografi tersebut baik dari kelas ekonomi atas, menengah maupun bawah, pekerjaan atau pengangguran, baik laki-laki atau perempuan, tua atau muda. Bidang edukasi ini merupakan perspektif yang baik bagi bank sampah untuk terus meningkatkan jumlah nasabah dan mengkampanyekan pentingnya bank sampah dalam pengelolaan sampah dan kebersihan, namun tetap memberikan keuntungan finansial. Dari perspektif segmentasi psikografis (berdasarkan karakteristik dinamis yang mencerminkan perilaku, respon nasabah dan gaya hidup), Bank Sampah Hijau Piala menargetkan proporsi masyarakat yang mendukung upaya pemberdayaan atau lembaga yang peduli dan peduli terhadap isu lingkungan.

Dalam konteks ini, Kota Metro sendiri secara psikologis, khususnya warga di sekitar lokasi Bank Sampah Green Cup memiliki kepentingan terhadap isu-isu yang berkaitan dengan pemberdayaan. Kesadaran tersebut muncul karena dari segi pendidikan rata-rata penduduk kota metro memiliki tingkat yang tinggi, selain itu IPM (indeks pembangunan manusia) merupakan salah satu yang tertinggi di provinsi Lampung. Berdasarkan segmentasi pasar tersebut, produk yang ditawarkan bank sampah juga disesuaikan dengan target pasar yang akan dibidik.

BCSH tidak hanya menyediakan barang bekas untuk penukaran uang, tapi juga bisa ditukar dengan beras, pulsa, bayar listrik, sedekah sampah, isi kuota, bayar ngaji, beli kerajinan tangan, beli mie ayam, naik flying fox, hemat emas dan cetak untuk membayar sampah. BCSH tidak hanya menyediakan barang bekas untuk penukaran uang, tapi juga bisa ditukar dengan beras, pulsa, bayar listrik, sedekah sampah, isi kuota, bayar ngaji, beli kerajinan tangan, beli mie ayam, naik flying fox, hemat emas dan cetak untuk membayar sampah.

Promosi Bank Sampah Cangkir Hijau

Menggunakan media online seperti blog, facebook, twitter, portal media online, instagram, untuk memperkenalkan produk bank sampah green cup. Bank Sampah Hijau juga menggandeng media online lokal seperti nuwobalak.id, Cornersamber.com dan Saiwawai.com untuk media promosi (Gambar 4.14). Mulai dari memilah sampah organik dan non organik, menabung sampah di bank sampah green cup, hingga mengolah sampah organik menjadi pupuk cair dan kompos.

Cup of Green Garbage Bank juga melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Metro. Selain itu, mahasiswa baru dapat memanfaatkan sampah sebagai tabungan, yang juga dapat ditukarkan dengan berbagai produk yang disediakan oleh Bank Sampah Green Cup (Gambar 4.18). Peningkatan kemampuan manajemen dalam pengelolaan bank sampah dan inovasi produk Bank Sampah Green Cup Kota Metro.

Meningkatkan nilai tawar harga barang bekas dengan membangun forum kerjasama dan jaringan antar bank barang bekas sehingga memiliki nilai tawar harga barang bekas yang baik.

Gambar 4.14. Kerjasama Bank Sampah Cangkir Hijau   dengan Media Online
Gambar 4.14. Kerjasama Bank Sampah Cangkir Hijau dengan Media Online

Gambar

Gambar 4.1 Proses Pengumpulan dan Pemilahan Sampah  Oleh Pegiat Bank Sampah Cangkir Hijau
Gambar 4.2 Proses Pengepakan Sampah  Oleh Pegiat Bank Sampah Cangkir Hijau
Gambar 4.1 Proses Pengumpulan dan Pemilahan Sampah  Oleh Pegiat Bank Sampah Cangkir Hijau
Gambar 4.4 Hasil Pemilahan Sampah
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komposisi sampah, menganalisa potensi reduksi sampah, mengkaji potensi ekonomi sampah yang dihasilkan baik sebelum dan sesudah