Rubrik penilaian ini dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan guru atau ustadzah di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin dalam menilai kemampuan santri baru. Pada penelitian ini telah dilakukan uji kelayakan rubrik penilaian, dan dilakukan uji coba pada santri baru di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin. Oleh karena itu perlu adanya tes santri untuk mengetahui kemampuan santri baru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang diberikan oleh pondok pesantren.
Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan, karena pihak pondok pesantren mengadakan tes khusus bagi santri baru yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan setiap santri baru, baik dalam membaca Al-Quran maupun membaca Kitab Kuning. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan rubrik penilaian siswa baru pada program pengajian. Bagaimana rubrik penilaian penempatan santri baru Pondok Pesantren Al Ihya’ Ulumaddin pada program pengajian?”
Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi dan keterbatasan serta rumusan masalah sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya, maka penelitian ini bertujuan untuk “Mengembangkan rubrik penilaian penempatan santri di Pondok Pesantren Al Ihya’ Ulumaddin dalam program pengajian” . . Dalam penelitian ini digunakan kerangka berpikir untuk menjelaskan pengembangan produk berupa rubrik penilaian yang akan digunakan oleh ustadzah dalam proses penilaian keterampilan mahasiswa baru pada program pengajian. Dalam penelitian ini hipotesis penelitiannya adalah mengembangkan rubrik penilaian santri baru pada program pengajian yang cocok digunakan oleh pengurus atau ustadzah Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin.
Populasi dan Sampel 1. Populasi
Sampel yang diperoleh sebanyak 171 siswa yang kemudian dijadikan subjek penelitian yaitu siswa baru yang berjumlah 171 siswa.
Uji Coba Produk
Uji coba produk yang dilakukan peneliti merupakan uji validasi instrumen yang dilakukan oleh ahli pengujian empiris atau uji coba lapangan untuk menguji reliabilitas dan mencapai norma pengukuran/penilaian. Langkah pengujian instrumen penting dilakukan untuk memperoleh tanggapan responden yang akan dianalisis secara statistik (Lumaurridlo, 2019, p. 135).
Teknik Analisis Data
Metode Aiken's V digunakan untuk menghitung koefisien validitas isi yang diperoleh dari hasil panel ahli yang berjumlah n orang mengenai suatu item berdasarkan tingkat keterwakilan item dalam mewakili konstruk pengukuran (Lumaurridlo, 2019, p. 150). Pemeriksaan atau penilaian instrumen atau soal tes dilibatkan oleh tiga orang ahli, Asesornya adalah guru-guru yang ahli di bidang membaca Al-Qur'an dan Kitab Kuning. Dari hasil pemeriksaan instrumen atau rubrik penilaian yang dilakukan oleh ahli, diperoleh hasil sebagai berikut:
Dukungan setiap item pertanyaan dinyatakan dalam bentuk korelasi, sehingga untuk mengetahui validitas suatu item pertanyaan digunakan rumus korelasi. Untuk soal objektif skornya 1 (untuk jawaban benar) dan skor 0 (untuk jawaban salah), sedangkan skor totalnya diambil dari banyaknya tiap butir soal yang menyusun alat tes, sehingga intervalnya data diperoleh ((Sugiyono, 2018, p. 129).Indeks kesukaran ini berkisar antara 0 sampai dengan 1, semakin tinggi indeks yang diperoleh maka butir soal semakin mudah.
Indeks skornya adalah 0 yang berarti tidak ada satu pun subjek yang menjawab pertanyaan dengan benar, sedangkan nilai 1 berarti semua subjek menjawab pertanyaan dengan benar (Lumaurridlo, 2019, p. 102). Reliabilitas digunakan untuk mengukur sejauh mana alat ukur yang digunakan tetap konsisten meskipun berbeda zaman (Siregar, 2017, p. 55). Untuk menentukan reliabilitas dalam penelitian ini digunakan rumus Cronbach’s alpha dengan alasan menjawab lebih dari satu pilihan untuk setiap item.
Seperti yang dijelaskan oleh (Lumaurridlo, 2019, hal. rumus alpha digunakan untuk menghitung reliabilitas dengan skor 1 – 0, seperti angket atau soal esai yang menggunakan rumus alpha sebagai berikut. Dalam melakukan uji reliabilitas pada penelitian ini dengan SPSS 24.0 untuk Windows, dimana suatu instrumen dapat dikatakan reliabel bila r harga hitung lebih besar atau sama dengan harga r tabel (r hitung ≥ r tabel), dan untuk instrumen dikatakan tidak reliabel yaitu bila r harga hitung lebih kecil dari r tabel (r hitung < r tabel), adapun r Hasil yang diperoleh dari uji reliabilitas alat rubrik penilaian dengan SPSS 24.0 semua butir soal tidak valid atau valid, diketahui nilai koefisien alpha Cronbach , yaitu.
Penilaian yang mengacu pada norma dilakukan dengan membandingkan hasil tes siswa secara individu dengan hasil tes kelompoknya (Lumaurridlo, 2019, p. 91). Dalam penelitian ini, kami menggunakan langkah-langkah yang mengacu pada norma dan menghitung skor rata-rata yang akan dihasilkan sebagai norma.
Prosedur Penelitian
Gambaran umum Pondok Pesantren Al–Ihya Ulumaddin
Sebelum dikembangkan rubrik penilaian penempatan mahasiswa baru di program studi Islam, telah dilakukan penelitian awal dan pengumpulan informasi untuk menganalisis kebutuhan di bidang tersebut. Penelitian dan pengembangan merupakan langkah awal dalam proses pengembangan rubrik penilaian penempatan mahasiswa baru melalui observasi dan wawancara. Dan permasalahan yang ditemukan adalah belum adanya standar penilaian yang dilakukan oleh pengurus pondok pesantren, dan di Pondok Pesantren Al – Ihya Ulumaddin terdapat rubrik penilaian, namun cara penilaian yang dilakukan tidak sesuai dengan standar penilaian sehingga tidak semua penilaian pengelola menggunakan rubrik evaluasi dalam menilai kemampuan mahasiswa baru pada program studi.
Produk yang akan dikembangkan adalah rubrik penilaian, rubrik penilaian ini sudah ada di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, namun masih terdapat kekurangan dalam pemanfaatan rubrik penilaian dan belum adanya kriteria aspek yang akan dinilai. Setelah produk rubrik penilaian mahasiswa baru sudah siap, langkah selanjutnya adalah berkonsultasi dengan dosen pembimbing untuk menguji apakah produk rubrik penilaian tersebut layak untuk divalidasi. Setelah dinilai layak untuk divalidasi, rubrik penilaian penempatan produk baru diuji kesesuaiannya oleh tiga orang pendidik ahli materi sebagai validator.
Validasi ini dilakukan oleh Bapak Misbah Khusurur M.Pd.I, pada tanggal 13 September 2021 rubrik penilaian penempatan peserta didik baru belum direvisi. Validasi ini dilakukan oleh Bapak Abdullah Ridlo, S.Hum., M.A, pada tanggal 16 September 2021. Rubrik penilaian penempatan mahasiswa baru masih dalam tahap revisi. Adibudin Al Halim, M.Pd.I, pada tanggal 20 September 2021, rubrik penilaian penempatan mahasiswa baru masih mengalami revisi.
Terdapat beberapa saran dan masukan untuk rubrik baru penilaian penempatan siswa yaitu pada aspek kebenaran tajwid dalam kriteria penilaian, disarankan untuk menambah bacaan tajwid atau menggantinya dengan yang lebih spesifik. Dalam pengembangan rubrik penilaian penempatan siswa baru, terdapat beberapa revisi dan saran yang diberikan oleh para ahli sebagai validator. Setelah rubrik tersebut divalidasi oleh tiga orang penilai, langkah selanjutnya adalah melakukan tes untuk menilai kemampuan membaca Al-Qur’an dan Kitab Kuning siswa muda dengan menggunakan rubrik tersebut.
Selanjutnya yang dilakukan adalah ustdazah memberikan tes berupa bacaan Al-Quran dan bacaan kitab kuning, kemudian ustdazah menilai dengan menggunakan rubrik penilaian. Penilaian yang telah selesai mengacu pada aspek-aspek yang terdapat pada rubrik penilaian penempatan mahasiswa baru. Yang pertama adalah menilai kemampuan peserta didik baru. Aspek yang dinilai meliputi aspek ketepatan bacaan, kelancaran dan tata busana. Eksperimen yang dilakukan untuk menilai kemampuan siswa baru bertujuan untuk mengukur reliabilitas rubrik penilaian.
Setelah dilakukan analisa terhadap rubrik penilaian, maka rubrik penilaian penempatan siswa baru layak digunakan untuk menilai kemampuan membaca Al-Qur'an dan membaca kitab kuning siswa baru.
Pembahasan
Berdasarkan hasil diskusi dengan Pengurus Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin Putri Bagian Pendidikan Asrama yaitu Ustadzah Melia Setiarini S.Pd, bahwa santri yang nilai ujiannya sangat tinggi dan tinggi maka santrinya ditempatkan pada bagian pembelajaran kitab kuning dengan pembelajaran menafsirkan kitab kuning dan membaca kitab kuning (tasehan), sedangkan bagi siswa yang hasil tesnya cukup hanya belajar menafsirkan kitab kuning, kemudian bagi siswa yang nilai tesnya rendah dan sangat rendah, siswa masih dalam tahap pembelajaran huruf pegon, menulis pegon dan membaca tulisan pegon. Rubrik penilaian merupakan alat yang digunakan untuk menilai kualitas kinerja, aturan untuk memandu penilaian dan memastikan penilaian dilakukan secara konsisten (Lumaurridlo, 2019, p. 178). Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Mona Solina (2015) yang menjelaskan bahwa salah satu manfaat rubrik penilaian adalah dapat digunakan oleh guru sebagai instrumen untuk menilai keterampilan yang dimiliki siswa dalam kegiatan pembelajaran. bantuan. guru dalam menilai secara efektif.objektif.
Kedua, rubrik penilaian penempatan mahasiswa baru dikembangkan pada kegiatan awal penjaringan bakat mahasiswa baru untuk penempatan pada program studi Islam. Rubrik penilaian ini berupa lembar penilaian produk berupa format penilaian yang berisi petunjuk penilaian, catatan cara menilai, tabel kelengkapan rubrik berisi aspek penilaian dan pedoman penilaian berisi kriteria dan indikator penilaian. Setelah rubrik tersebut divalidasi oleh tiga orang validator dan dinyatakan layak digunakan, langkah selanjutnya adalah melakukan tes penilaian kemampuan membaca Al-Qur’an dan Kitab Kuning bagi siswa baru dengan menggunakan rubrik tersebut.
Selanjutnya yang dilakukan adalah ustdazah memberikan tes berupa bacaan Al-Quran dan bacaan kitab kuning, setelah itu ustdazah menilai berdasarkan rubrik. Siswa baru yang diuji kemampuannya berjumlah 171 orang, terdiri dari siswa pada tingkat pelajar, tingkat SMA, dan tingkat sekolah menengah pertama. Penilaian yang dilakukan mencakup aspek-aspek yang termasuk dalam rubrik penilaian penempatan mahasiswa baru.
Untuk menilai kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik baru, aspek tajwidnya meliputi ketepatan, kelancaran dan fashohah. Selanjutnya untuk menilai kemampuan kitab kuning pada tingkat pelajar dan SMA, aspek yang dinilai meliputi kefasihan, kebermaknaan, tarqib. Sedangkan kemampuan membaca kitab kuning untuk tingkat sekolah menengah dan aspek yang dinilai antara lain kelancaran, makna, dan pemahaman.
Dalam melakukan uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan SPSS 24.0 for Windows, dimana instrumen dapat dikatakan reliabel apabila r harga hitung lebih besar atau sama dengan harga r tabel (r tabel hitung ≥ r), dan untuk instrumen dikatakan menjadi tidak dapat diandalkan, yaitu bila jumlah r harga lebih kecil dari r tabel (r hitung < r tabel).
SIMPULAN
Saran
Guru atau Ustadz di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin dapat menggunakan Rubrik Penilaian Penempatan Santri baru sebagai pedoman dalam menilai kemampuan awal santri baru. Dengan adanya rubrik evaluasi guru juga lebih mudah dalam mengurutkan siswa baru sesuai dengan tujuan yang telah dicapai.
Keterbatasan Peneliti
Peningkatan kemampuan membaca Al Qur'an pada anak dengan gangguan pemusatan perhatian (Attention Deficit Disorder) dengan metode Al Barqy berdasarkan analisis perilaku terapan. 3 Instrumen dirumuskan secara sistematis 4 Instrumen dirumuskan secara spesifik 5 Instrumen sesuai dengan aspek penilaian.
لا
لا اَهُّي َ آٰي
ةرقبلا٢٧٢
Sebutan dengan huruf makhorijul - Mengetahui huruf makhorijul yang betul - Dapat membezakan bunyi yang dekat.
ميحرلا نمحرلا لِلّا مسب
ماقإو لِلّا لوسر ادمحم نأو لِلّا الإ هلإ ال نأ ةدهش ةسمخ مالسالا ناكرأ ) لصف ( ةالصلا
Abdullah Ridlo, S.Hum.,M.A