• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengendalian Mutu Sampling

N/A
N/A
Armas Arifin A

Academic year: 2023

Membagikan "Pengendalian Mutu Sampling"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PENGENDALIAN MUTU

SAMPLING

Surabaya, 22 – 24 Juli 2021

(2)

Komponen

Pengendalian

o Sistem Mutu o Perencanaan o Persiapan

o Pelaksanaan

o Monitoring/valuasi

o Ketertelusura o Validasi /

Verifikasi

o Kesesuaian dengan tujuan

o Ketersediaan o Pemeliharaan o Kalibrasi

o Kompetensi o Kewenangan

Pengendalian Mutu Sampling

Manajeme n

Metode

Peralatan Personil

(3)

 Sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pengambilan contoh.

PENGENDALIAN MUTU LAPANGAN

 Untuk mengetahui bias yang ditimbulkan karena,

• deteriorisasi

• kontaminasi

• perubahan karena pengaruh fisis atau biokimia

 Contoh yang ditetapkan harus diperlakukan sebagaimana contoh yang diambil dari lapangan.

selama pengambilan contoh hingga analisis di laboratorium penurunan

Untuk menjamin kelayakan pengambilan contoh, maka kemampuan melacak

seluruh kejadian selama pelaksanaan pengambilan contoh harus dijamin.

(4)

Pengendalian Mutu

di Lapangan Blank Sample Sample Control

Split Sample Field Duplicate

Sample

(5)

Blank Sample

Blanko Lapangan (Field Blank)

Blanko matrik

Blanko media

Blanko peralatan (equipment

blank) Blanko wadah contoh (container

blank) Blanko

penyaring (filter blank)

o diterapkan ketika contoh yang diambil bersifat

mudah menguap

o berupa air bebas analit yang disiapkan di

laboratorium)

o dibawa ke lokasi pengambilan contoh, didiamkan tanpa dibuka selama pengambilan contoh dan dibawakembali ke laboratorium

Blanko Perjalanan

(Trip Blank)

(6)

Control Sample

/ site blank, /background sample / matrix sample

Contoh Terbelah (split samples)

Contoh duplikat lapangan

(field duplicate sample)

 diambil pada waktu bersamaan

 di dekat lokasi dimana pengambilan contoh

 Lokasi pengambilan contoh kontrol tersebut harus pada area yang diperkirakan

tidak terkontaminasi oleh polutan yang akan di uji

 sebagai base line

 mempunyai media hampir sama dengan matrik contoh

 mewakili titik

pengambilan contoh pada waktu yang sama

 dicampur

sehomogen mungkin serta dibagi ke

dalam dua

 pengecekkan kinerja analitik khususnya penentuan presisi

Jika diperlukan,

pengambilan contoh dapat diulang pada titik pengambilan

untuk pengecekan presisi secara

keseluruhan proses pengambilan

contoh dan analisis di

laboratorium

(7)

Dalam prakteknya, analisis contoh split perlu dipertimbangkan, karena tidak semua parameter dapat dilakukan split, misalnya analisa parameter Biologycal Oxygen Demand (BOD) serta minyak dan lemak

Apabila nilai presisi yang diperoleh tidak memenuhi batas keberterimaan, tindakan perbaikan dilakukan untuk menemukan akar penyebab masalah.

Catatan

(8)

Referensi

Dokumen terkait