PENDAHULUAN
Latar Belakang
Apa materi penguatan Pendidikan Agama Islam melalui pembelajaran kitab Safinatunajah di SMA Negeri 1 Tapen Bondowoso. Bagaimana metode penguatan pendidikan agama Islam melalui pembelajaran kitab Safinatunajah di SMA Negeri 1 Tapen Bondowoso. Apa hasil penguatan pendidikan agama islam melalui pembelajaran kitab safinatunajah di SMA Negeri 1 Tapen Bondowoso.
Untuk mendeskripsikan materi penguatan pendidikan agama Islam dengan mempelajari kitab Safinatunnajah di SMA Negeri 1 Tapen Bondowoso. Penelitian ini mendeskripsikan penguatan pendidikan agama Islam melalui pembelajaran kitab Safinatunnajah di SMA Negeri 1 Tapen.
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Untuk mendeskripsikan metode penguatan pendidikan agama Islam melalui pembelajaran kitab Safinatunajah di SMA Negeri 1 Tapen Bondowoso. Untuk mendeskripsikan hasil penguatan pendidikan agama Islam melalui pembelajaran kitab Safinatunajah di SMA Negeri 1 Tapen Bondowoso.
Manfaat Penelitian
- Secara Teoritis
- Secara Praktis
Penelitian ini nantinya akan memberikan manfaat dalam hal pendidikan agama Islam bagi peserta didik sehingga menghasilkan luaran yang bersifat kualitatif dengan kekhususan untuk meningkatkan pemahaman dan amalan ibadah.
Definisi Istilah
Pendidikan agama Islam adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agama Islam. Pengertian ini khusus berkaitan dengan pengertian dan pengamalan ajaran agama Islam karena berkaitan dengan pengertian istilah pendidikan agama Islam itu sendiri. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa penguatan pendidikan agama Islam adalah suatu upaya yang dilakukan untuk memperkuat pendidikan ilmu pengetahuan dan pembentukan sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agama Islam.
Jadi dapat disimpulkan bahwa kajian kitab Safinatunnajah merupakan kajian terhadap kitab fiqih yang ditulis oleh Syekh Salim bin Syekh Samir Al-Hadhrami. Setelah mendefinisikan kedua suku kata tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penguatan pendidikan agama Islam melalui kajian kitab.
Sistematika Pembahasan
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Penelitian Terdahulu
Lailatul Nurul Iffah Y, meneliti tentang penumbuhan pemahaman materi fiqh melalui kajian kitab Fethul Mu’in di Asrama Darun Najah Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan pemahaman materi fiqih dan fiqih agama melalui pembelajaran kitab Fathul Mu’in di Pondok Pesantren Darun Najah Kabupaten Lumajang pada tahun ajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman materi fiqih melalui kajian kitab Fathul Mu’in di Pondok Pesantren Darun Najah Kabupaten Lumajang pada tahun ajaran 2015/2016 memberikan dampak positif dan negatif.
Kemudian untuk meningkatkan pemahaman fiqih munakahat dengan mempelajari kitab Fathul Mu'in di pondok pesantren Darun Najah Kabupaten Lumajang tahun ajaran 2015/2016, marilah para santri memiliki banyak ilmu dan wawasan yang luas tentang munakahat dan mengubahnya. berfikir supaya mereka tidak berkahwin pada usia muda.17. Kajian terdahulu meneliti pengajian kitab Sullam Taufiq, program ekstrakurikuler dan pengajian kitab Fathul Mu'in, manakala kajian yang dijalankan pula mengkaji program pengajian kitab Safinatunajah.
Kajian Teori
- Penguatan Pendidikan Agama Islam
- Kajian Kitab Safinatunnajah
Di samping itu, ia juga supaya manusia mampu menyasarkan setiap apa yang mereka lakukan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT sebagaimana firman-Nya. Perkataan kitab berasal daripada kata kerja kataba yang bermaksud dia menulis atau yang dimaksudkan dalam hal ini ialah wahyu Allah. Berdasarkan pengertian umum, wahyu ditakrifkan sebagai kalam Allah. yang diturunkan kepada Rasul-Nya melalui perantaraan malaikat Jibril.
Wahyu-wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dihimpunkan dalam kitab yang dinamakan Kitab Suci Al-Quran. Al-Quran menyebut beberapa kitab suci Allah SWT, seperti Kitab Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud As., Kitab Taurat kepada Nabi Musa As., Kitab Injil kepada Nabi Isa As. ., dan kitab Al-Quran itu sendiri yang diturunkan kepada Nabi Muhammad S.A.W. Kepercayaan kepada hari kiamat inilah yang mendorong manusia untuk menyesuaikan diri dengan kerangka nilai peribadi yang dikehendaki oleh Allah SWT. 40 .. f) Kepercayaan kepada qada’ dan qadar.
Jadi, yang dimaksud dengan qada' dan kader atau kader adalah ketentuan atau ketetapan Allah swt. berdasarkan standar atau norma tertentu.41. Dalam membimbing manusia harus berpijak pada sumber utama hukum Islam yaitu Al-Qur’an dan Sunnah, serta pada sumber kedua yaitu akal manusia dalam ijtihad para ulama.42 Syariah juga dapat diartikan sebagai suatu sistem aturan dari Allah SWT yang mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT (hablum minallah), hubungan manusia dengan sesamanya (hablum minannas) dan hubungan manusia dengan alam (hablum minal .'nature). Semua itu demi kemaslahatan umat Islam itu sendiri untuk mencapai kehidupan yang diridhai Allah SWT.
Akhlak terhadap Allah SWT merupakan ketetapan sikap atau perbuatan yang harus dipenuhi manusia sebagai makhluk terhadap Allah SWT sang pencipta (khalik). Menurut Abuddin Nata, ada empat alasan yang mengharuskan manusia mempunyai akhlak terhadap Allah SWT, yaitu Pertama, karena Allah SWT menciptakan manusia. Kedua, karena Allah SWT telah memberikan kita panca indera yang lengkap serta anggota tubuh yang kuat dan sempurna.
Keempat, Allah SWT telah memuliakan manusia dengan memberikan kemampuan untuk menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi. Rukun Islam ada lima iaitu yang pertama yang bersaksi bahawa tiada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah Pesuruh Allah SWT.
METODE PENELITIAN
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Lokasi Penelitian
- Subjek Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Gambaran Objek Penelitian
- Sejarah Berdirinya SMA Negeri 1 Tapen
- Letak Geografis
- Visi-Misi dan Tujuan SMA Negeri 1 Tapen
- Struktur Organisasi SMA Negeri 1 Tapen
- Kondisi Guru dan Karyawan SMA Negeri 1 Tapen
- Kondisi Siswa SMA Negeri 1 Tapen
- Sarana dan Prasarana SMA Negeri 1 Tapen
- Penyajian dan Analisis Data
- Pembahasan Temuan
Data yang diperoleh melalui metode wawancara meliputi: materi, metode dan hasil penguatan pendidikan agama Islam melalui pembelajaran kitab Safinatunajah di SMA Negeri 1 Tapen. Secara umum materi kajian kitab Safinatunajah mencakup dua dari tiga kerangka dasar Pendidikan Agama Islam, yaitu aqidah dan syari'ah. Kemudian mengenai materi Pendidikan Agama Islam, dapat dikatakan bahwa materi kajian kitab Safinatunajah relevan atau sesuai dengan materi pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Kemudian Bapak Mohammad Syarifudin guru Pendidikan Agama Islam sendiri membenarkan bahwa materi kajian kitab Safinatunnajah sudah sesuai dengan materi Pendidikan Agama Islam. Bahan kajian kitab Safinatunnajah cocok atau relevan dengan materi pendidikan agama Islam khususnya materi fiqih. Jadi dari segi penguatan, kajian kitab Safinatunnajah dapat memberikan kontribusi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Mengenai kaedah yang digunakan dalam pengajian kitab Safinatunnajah, kaedah wetonan ialah ceramah dan soal jawab. Menurut ibu Nanik Erni Fatimah, terdapat beberapa sebab mengapa pengajian kitab Safinatunnahah hanya diberikan kepada pelajar perempuan. Sesuai dengan perbincangan di atas, bahawa pengajian kitab Safinatunajah hanya berlaku kepada pelajar perempuan juga dibenarkan oleh Ayahanda Mohammad Syarifudin sebagai guru pendidikan agama Islam.
Pembelajaran kitab Safinatunnajah di SMA Negeri 1 Tapen sebagai salah satu bentuk penguat pendidikan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mempunyai beberapa metode yang digunakan didalamnya yaitu metode wetonan, metode ceramah dan metode tanya jawab. Materi kajian kitab Safinatunajah sebagai penguat mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mencakup dua dari tiga kerangka dasar pendidikan agama Islam, yaitu aqidah dan syariah. Metode yang digunakan dalam mempelajari kitab Safinatunajah sebagai penguat mata pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah metode wetonan, metode ceramah dan metode tanya jawab.
PENUTUP
Kesimpulan
Materi yang dibahas atau dipelajari dalam kajian kitab Safinatunnajah meliputi aqidah dan syariah. Herlinatus Sholeha selaku siswi SMA Negeri 1 Tapen juga menyatakan bahwa materi kajian kitab Safinatunnajah antara lain materi thaharah, doa dan materi fiqih lainnya. Pernyataan Ibu Nanik Erni Fatimah di atas selaku guru kajian kitab dari Safinatunnajah dibenarkan oleh Bapak Mohammad Syarifudin selaku guru pendidikan agama Islam yang menyatakan bahwa metode yang digunakan juga tidak meninggalkan metode ceramah dan tanya jawab.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Bapak Mohammad Syarifudin selaku guru PAI yang menyatakan bahwa metode ini efektif dalam mempelajari kitab Safinatunnajah. Bapak Mohammad Syarifudin tidak tanggung-tanggung berpendapat bahwa metode yang digunakan dalam kajian kitab Safinatunnajah sangat efektif. Hasil kajian kitab Safinatunnajah dapat dikatakan sangat baik untuk pemantapan topik pendidikan agama Islam, meskipun belum dilakukan evaluasi khusus seperti tes tertulis.
Menurut Pak Darmawan, kajian kitab Safinatunnajah telah memberikan dampak positif dan cukup signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan pengamalan topik-topik pendidikan agama Islam khususnya materi fiqih ibadah. Menurut Bapak Mohammad Syarifudin, hasil kajian kitab Safinatunnajah memberikan dampak terhadap pikiran siswi di kelas saat mempelajari pendidikan agama Islam, sehingga menjadi lebih lincah dan aktif. Laudy Amory Sastradina Edunya yang juga merupakan siswi SMA Negeri 1 Tapen juga mengatakan, mempelajari kitab Safinatunnajah dapat menambah pengetahuan siswi tentang agamanya atau dalam hal ini pendidikan agama Islam.
Sebagai direktur atau pengambil kebijakan tertinggi di SMA Negeri 1 Tapen, Pak Basri mengungkapkan bahwa pembelajaran kitab Safinatunnajah hanya diberikan kepada siswi. Menurut Herlinatus Sholeha, peserta kajian kitab Safinatunnajah ini khusus siswi, karena ada kewajiban bagi siswi untuk menunaikan shalat Jumat. Secara umum materi kajian kitab safinatunnajah untuk penguatan mata pelajaran pendidikan agama islam mencakup dua dari tiga kerangka dasar pendidikan agama islam yaitu aqidah dan syariah.
Materi yang terdapat dalam kitab Safinatunnajah terutama adalah materi fiqh keagamaan yang penting untuk materi pendidikan agama Islam, khususnya untuk muatan materi fiqh. Selain itu, metode tanya jawab juga digunakan guru dalam rangka evaluasi kegiatan pembelajaran kitab Safinatunnahah.
Saran
Hasil kajian kitab Safinatunnajah sebagai penguat mata pelajaran pendidikan agama Islam memberikan dampak terhadap peningkatan pemahaman dan pengamalan ilmu agama siswi khususnya fiqih, sehingga siswi lebih mudah dalam mengikuti ujian di pendidikan agama Islam. Mata pelajaran kependidikan dan meningkatkan motivasi belajar siswi ketika mempelajari pendidikan agama islam. Kemudian peserta kajian kitab Safinatunnajah seluruhnya adalah perempuan, karena kegiatan ini hanya diperuntukkan bagi siswi saja. Guru pendidikan agama Islam sebagai ujung tombak pendidikan Islam diharapkan dapat lebih meningkatkan kompetensi mengajarnya. Hal tersebut salah satunya dapat dicapai dengan meningkatkan hubungan kerjasama dengan guru PPA Safinatunnajah sebagai salah satu guru yang melaksanakan kegiatan yang dapat menunjang efektivitas. topik dalam bidang pendidikan agama Islam itu sendiri.
Bagi para guru Kajian Kitab Safinatunnajah diharapkan dapat menambah bahan kajiannya terutama pada aspek aqidah dan aspek akhlak, sebagai pihak yang terlibat dalam meningkatkan efektivitas mata pelajaran pendidikan agama Islam, serta dapat menerima siswa sebagai peserta didik. kajian kitab Safinatunnajah. Kemudian yang tidak kalah penting adalah evaluasi terhadap kajian kitab Safinatunnajah, sehingga kita dapat mengetahui seberapa sukses kegiatan tersebut. Siswa perempuan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan hukum Islam dengan memanfaatkan kajian kitab Safinatunnajah semaksimal mungkin untuk membantu siswa perempuan dalam pemahaman dan keterampilan yang berkaitan dengan mata pelajaran pendidikan agama Islam.
Peningkatan pemahaman materi Fiqh melalui kajian kitab Fathul Mu'in di Pondok Pesantren Darun Najah Kabupaten Lumajang tahun pelajaran 2015/2016. Pembelajaran kitab Sullam Taufiq sebagai upaya pemantapan pemahaman mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Nurul Islam Jember tahun pelajaran 2016/2017.