• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pentingnya Sistem Pengereman pada Rangkaian Kereta Api

N/A
N/A
Fajar Pratama

Academic year: 2024

Membagikan "Pentingnya Sistem Pengereman pada Rangkaian Kereta Api"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas First Line Manager 2

Nama: Ahmad Rifai Nipp: 54023

Judul: Pentingnya pengereman pada rangkaian kereta api.

Latar belakang:

Kereta api adalah salah satu sarana transportasi yang selalu dibutuhkan masyarakat sejak zaman dahulu hingga saat ini.

Karena memiliki tingkat kemanan yang relatif tinggi, sampai saat ini kereta api selalu menjadi pilihan utama bagi para masyarakat yang ingin bepergian.

Pada abad ke 19, masih banyak terjadi kecelakaan pada kereta api karena masih

ditemukannya sistem pengereman manual yang dioperasikan oleh manusia pada tiap tiap- tiap gerbong sehingga kereta berhenti memakan waktu dan proses yang terlalu lama dan tidak efisien.

Dan pada akhirnya salah satu ilmuwan menemukan terobosan sistem pengereman terbaru, yaitu sistem pengereman angin otomatis yang ditemukan oleh George Westinghouse jr. pada tahun 1872 dan terus mengalami perbaikan hingga dapat bertahan hingga saat ini.

Karena begitu pentingnya pengereman pada rangkaian kereta api demi keselamatan dan kenyamanan para pengguna KA, seluruh insan PT KAI terus berupaya dan komitmen dalam menggerakkan dan menghadapi perubahan juga menanamkan safety first di tiap-tiap jiwa personel KAI.

Begitu juga di unit kerja saya saat ini yang terus menerapkan akhlak dan safety first kepada seluruh jajaran mulai dari pelaksana hingga ke tingkat pejabat agar keselamatan tetap terjaga dan keamanan bisa terus ditingkatkan.

*Analisa situasi:

-Terjadi gangguan pengereman pada KA U52a di pertengahan bulan april 2024.

-Kereta sudah berangkat dari stasiun medan lalu terdengar kabar dari masinis dan teknisi ka bahwa KA U52a mengalami gangguan pengereman di petak jalan antara stasiun medan dengan stasiun bandar kalifah.

*Identifikasi masalah:

-Setelah diperiksa oleh teknisi ka ditemukan rem gigit pada k1 09808 di rangkaian nomor satu atau yang paling depan.

-Karena k1 09808 mengalami rem gigit yang cukup lama sehingga menyebabkan roda pada kereta tersebut mengalami roda benjol.

(2)

-Kordinasi kepada pejabat terkait dan kepada orang operasional bahwasanya K1 09808 tidak memungkinkan untuk diberangkatkan sampai stasiun akhir yaitu stasiun rantau prapat.

-Selesai berkoordinasi diputuskanlah bahwa K1 09808 dilepas atau dipotong di stasiun berikutnya yaitu stasiun araskabu.

-Sesampainya di stasiun araskabu, K1 09808 dipotong dan ditinggal di stasiun tersebut untuk kemudian dibawa kembali ke stasiun medan.

-Setelah diselidiki dan diidentifikasi di stasiun medan dan di dipo kereta terdapat salah satu komponen pengereman pada K1 09808 mengalami kerusakan sehingga menyebabkan rem bekerja sendiri tanpa kendali dari masinis.

*Dampak yang terjadi:

-Menyebabkan kepanikan kepada pengguna KA karena dipastikan ada aroma sangit akibat rem gigit yang cukup lama.

- Menyebabkan andil keterlambatan KA karena ada pemeriksaan oleh teknisi ka dan juga kru ka yang ikut membantu.

- Menyebabkan ketidaknyamanan kepada pengguna KA karena harus menunggu lagi di stasiun araskabu untuk pemotongan K1 09808 yang mengalami roda benjol akibat dari rem gigit.

- Menyebabkan kurangnya kepercayaan pengguna KA untuk menggunakan sarana transportasi kereta api di lain hari.

- Menyebabkan kerugian kepada PT KAI karena ada andil keterlambatan dan perbaikan material atau komponen yang rusak.

Referensi

Dokumen terkait