METODE
Kegiatan ini merupakan penyuluhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, berikut proses kegiatannya:
a. Waktu dan Tempat
Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Januari 2024. Lokasi kegiatan pengabdian dilakukan Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
b. Kelompok Sasaran
Sasaran pada kegiatan ini yaitu remaja putri di Desa Panaikang yang berusia 10-18 tahun dengan jumlah total 17 orang.
c. Instrumen
Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini, yaitu berupa lembar monitoring, dengan pengambilan data pertama (pre-test) dilakukan pada awal penyuluhan dengan siswa sebagai responden dan pengambilan data kedua (post-test) dilakukan setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Lembar monitoring tersebut berisi pertanyaan seputar tablet tambah darah yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dengan skor yang telah ditentukan untuk pemahaman terhadap tablet tambah darah. Indikator keberhasilan dalam pelaksanaan penyuluhan adalah adanya peningkatan skor pengetahuan dan sikap peserta setelah mengikuti penyuluhan dengan nilai p-value (>0,05).
d. Metode Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama dua hari yang terdiri dari beberapa tahapan sebagai berikut:
1) Tahapan Persiapan
Pada tahap persiapan, menyediakan media Power Point (PPT) yang dirancang untuk menarik perhatian peserta dengan pemilihan warna, huruf animasi, teks, gambar, dan foto.
2) Tahap Pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan, dilakukan pemberian pre-test untuk mengukur pengetahuan dan sikap remaja putri sebelum mengikuti penyuluhan, kemudian melakukan penyuluhan, diskusi, dan pengisian post-test untuk melihat ketercapaian kegiatan.
3) Tahap Evaluasi
Tahap evaluasi dilakukan setelah mengisi pre-test dengan memantau pengisian lembar monitoring oleh remaja putri dan mengumpulkan data pre-test serta pos-test
untuk mengukur efekvitas intervensi. Pre-test dilakukan sebelum sosialisasi, sementara pos-test dilakukan setelahnya untuk mengukur bagaimana penanaman sikap patuh mengkonsumsi TTD dari kegiatan penyuluhan, dibentuk sebuah kelompok kader yang fokusnya berada pada pemantauan Kartu Kontrol TTD oleh seluruh peserta kegiatan.
4) Tahapan Analisis Data
Hasil pre-test dan post-test diukur menggunakan uji normalisasi data untuk mengetahui data berdistribusi normal atau tidak. Setelah diuji normalisasi data menujukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga dilakukan uji Wilcoxon Signed Rank.