Pengajuan usulan pengesahan revisi DIPA § 21. 1) Berdasarkan perubahan SP RKA-KIL dan/atau tanpa perubahan SP RKA-KIL sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 huruf a dan b, PNKuasa PA menyusun dan menandatangani revisi tersebut oleh DIPA untuk kemudian mengajukan usulan pengesahan kepada Direktur Keuangan/Kepala Kantor Wilayah di lingkungan Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan. Lembaga melampirkan, selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), juga ringkasan teks perjanjian hibah. 4) Pada saat pengajuan usulan I, dilakukan pengesahan revisi DIPA berupa pergeseran rincian anggaran belanja antar satuan kerja/interaktivitas/. DIPA Revisi untuk Satuan Kerja Pusat yang berada di daerah (di luar DKI Jakarta termasuk DIPA yang semula disetujui di pusat), DIPA Satuan Kerja Vertikal (KD), DIPA Dekonsentrasi (DK), DIPA Tugas Pembantuan (TP), dan DIPA untuk Urusan Bersama (UB) telah disetujui oleh kepala kantor wilayah di lingkungan Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan. 5) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan menyetujui audit DIPA sebagaimana dimaksud pada ayat 4 huruf b, termasuk pemeriksaan DIPA berupa
Revisi DIPA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), seluruh dokumen telah diterima secara lengkap dan benar.
Petunjuk Pengisian Lampiran I.a Format SP DRA
Petunjuk Pengisian Lampiran I.a Format Lampiran II DRA [1]
Masukkan kode Mata Uang NPP/H. Masukkan kode mata uang setara USO. Masukkan kode mata uang setara Rupiah. Mengisi pagu mata uang NPP/H sebelum revisi. Berisikan Pagu Ekuivalen Mata Uang USO sebelum revisi Diisi dengan Pagu Ekuivalen Mata Uang Rupiah sebelum revisi Berisi kode Rincian cara penarikan Pembiayaan Sementara Diisi dengan kode Rincian cara penarikan Pembayaran Langsung Diisi dengan kode Rincian cara penarikan Letter of Credit. Mengisi plafon Dana Pendamping Rupiah sebelum peninjauan Mengisi plafon Dana Pendamping Rupiah Asing sebelum peninjauan.
Diisi dengan pagu mata uang ekuivalen USO setelah direvisi. Diisi dengan pagu ekuivalen mata uang Rupiah setelah direvisi. Berisikan plafon Dana Pendampingan Rupiah setelah revisi. Diisi dengan plafon Dana Pendampingan Rupiah asing setelah revisi. Isikan rincian pagu Dana Pendampingan Rupiah Biaya Daerah pada A. Petunjuk pengisian pada Lampiran I.a Lampiran III format DRA.
5] Isikan tanggal pembuatan Daftar Tinjauan Anggaran. [6] Isikan nomor halaman pada Lampiran III DRA [7] Isikan kode unit kerja yang direvisi. 10] Diisi dengan total pagu satker sebelum revisi [11] Diisi dengan total pagu satker setelah revisi [12] Diisi dengan kode program yang direvisi. 14] Diisi dengan total batas program yang direvisi sebelum revisi [15] Diisi dengan total batas program yang direvisi setelah revisi [16] Diisi dengan kode aktivitas yang direvisi.
18] Berisikan total pagu kegiatan yang direvisi sebelum revisi [19] Berisikan pagu total kegiatan yang direvisi setelah revisi [20]. 21] Diisi dengan keterangan nama produksi yang direvisi [22] Diisi dengan pagu produksi yang direvisi sebelum revisi [23] Diisi dengan pagu produksi yang direvisi setelah direvisi [24] Diisi dengan jenis kode pengeluaran. 26] Diisi dengan revisi pagu produksi per jenis pembelanjaan sebelum revisi [27] Diisi dengan revisi pagu produksi per jenis pembelanjaan setelah revisi [28] Diisi dengan kode sumber dana.
34] Lengkapi jumlah pagu menurut jenis belanja sebelum peninjauan [35] Lengkapi jumlah pagu menurut jenis belanja setelah peninjauan [36] Lengkapi total pagu dari Daftar Tinjauan Anggaran sebelum peninjauan [37] Lengkapi total pagu dari Daftar Tinjauan Anggaran setelah peninjauan 5 Petunjuk Pengisian Lampiran I.a Font Lampiran IV DRA. 5] Isikan tanggal pembuatan Daftar Revisi Anggaran. [6) Isikan nomor halaman pada Lampiran IV DRA. [7) Isikan kode satuan kerja revisi [BJ Isikan keterangan nama satuan kerja revisi. 9] Diisi dengan jumlah pagu dana satuan kerja yang diblokir sebelum revisi [10) Diisi dengan jumlah pagu dana satuan kerja yang diblokir setelah revisi [11) Diisi dengan jenis kode pengeluaran dan uraian nama jenis pengeluaran yang sebelumnya diblokir.
KOPSURAT
AGUS SUPRIJANTO
- Petunjuk Pengisian Lampiran l.d Format Halaman IV Revisi DIPA [1] Diisi dengan nomor SP DIPA (sebelum revisi)
1J Berisi nomor SP DIPA (sebelum revisi) [2J Berisi nomor SP DIPA (setelah revisi) [3) Berisikan kode satuan kerja (sebelum revisi) [4J Berisikan nama satuan kerja (sebelum revisi) . 17]Berisikan kode fungsi (setelah revisi) [18) Berisikan uraian fungsi (setelah revisi) [19]Berisikan kode subfungsi (sebelum revisi) [20) Berisikan uraian subfungsi (sebelum revisi) [21] Berisikan kode subfungsi (setelah direvisi) [ 22) Berisikan uraian subfungsi (setelah direvisi). 27] Berisikan uraian program (setelah revisi) [28) Berisikan nomor PAGU program (setelah revisi) [29] Berisikan uraian hasil (sebelum revisi) [30] Berisikan uraian Hasil (setelah revisi) [31] Berisikan Kade IKU (sebelum revisi) [32] Berisikan uraian IKU (sebelum revisi) [33] Berisikan IKU taruna (setelah revisi) [34] Berisikan uraian JKU (setelah revisi) ) [ 35] Berisikan kegiatan taruna (sebelum perombakan) [ 36] Berisikan uraian kegiatan (sebelum perombakan) [37) Berisikan nomor PAGU kegiatan (sebelum perombakan) [38] Berisikan kegiatan taruna (setelah perombakan).
39] Berisikan Uraian Kegiatan (setelah revisi) [40] Berisikan Nomor Kegiatan PAGU (setelah revisi) [41) Berisikan Kade JKK (sebelum revisi). 42] Berisikan Uraian IKK (sebelum revisi) [43) Berisikan IKK Kade (setelah revisi) [44) Berisikan Uraian IKK (setelah revisi) [45] Berisikan Kade keluar (sebelum revisi). 46] Dilengkapi dengan deskripsi exit serta 2 (dua) digit kode inisiatif baru (sebelum revisi) [47] Dilengkapi dengan exit cover (sebelum revisi). [48) Berisikan saluran keluaran (sebelum revisi) [49] Berisikan jumlah pagu keluaran (sebelum revisi) [50] Berisikan saluran keluaran (setelah revisi).
51] Berisikan Deskripsi Keluaran serta 2 (dua) digit kode inisiasi baru (setelah revisi) [52] Berisikan Velum Keluaran (setelah revisi). 13] Masukkan jumlah uang dalam ribuan Rupiah (sebelum revisi) untuk metode penarikan seperti pada poin 12). 15] Masukkan jumlah uang dalam ribuan Rupiah (sebelum revisi) untuk dana pendamping seperti pada poin 14).
27] Isikan jumlah uang dalam ribuan Rupiah (setelah direvisi) untuk dana pendamping seperti pada poin 26). 27] Isikan jumlah uang dalam ribuan Rupiah (setelah direvisi) untuk dana pendamping seperti pada poin 26). 2] Berisi nomor SP DIPA (setelah direvisi) [3] Diisi dengan kode satker (sebelum direvisi) [4] Diisi dengan uraian satker (sebelum direvisi) [5] Diisi dengan kode satker (setelah direvisi) [6 ] Diisi dengan uraian satker (setelah revisi).
7] Berisikan jumlah seluruh plafon yang diblokir (sebelum revisi) [8] Berisikan jumlah seluruh plafon yang diblokir (setelah revisi). 9] Berisikan jumlah pagu belanja pegawai yang diblokir (sebelum revisi) [10] Berisikan jumlah pagu belanja pegawai yang diblokir (setelah revisi) [11] Berisikan jumlah pagu belanja barang yang diblokir (sebelum revisi) [12] Berisikan jumlah pagu belanja modal yang diblokir (setelah revisi) [13] Berisikan jumlah pagu belanja modal yang diblokir (sebelum revisi) [14] Berisikan jumlah pagu belanja modal yang diblokir (setelah revisi). 18] Berisikan uraian program (sebelum ditinjau) [19] Berisikan kode program (setelah ditinjau) [20] Berisikan uraian program (setelah ditinjau) [21] Berisikan kode kegiatan (sebelum ditinjau) [22] Berisikan uraian kegiatan (sebelum review) [ 23] Berisikan kode kegiatan (setelah revisi) [24] Berisikan uraian kegiatan (setelah revisi) [25] Berisikan kode keluaran (sebelum revisi) [26] Berisikan uraian keluaran (sebelum revisi) [27 ] Berisi kode keluaran (setelah revisi) [ 28] Berisikan uraian debit (setelah revisi) [29] Berisikan kode rekening (sebelum revisi) [30] Berisikan uraian rekening (sebelum revisi) [31] Berisikan plafon rekening ( sebelum revisi) [32] Berisikan kode akun (setelah revisi) [ 33] Berisikan uraian akun (setelah review) [34] Berisikan plafon akun (setelah review) [35] Berisikan kode program (sebelum review) [36] Berisikan uraian program (sebelum ditinjau) [37] Berisikan kode program (setelah ditinjau) [ 38] Berisikan uraian program (setelah ditinjau) [39] Berisikan kode kegiatan (sebelum ditinjau) [40] Berisikan uraian kegiatan (sebelum review) review) [41] Berisikan kode kegiatan (setelah review) [42] Berisikan uraian kegiatan (setelah review) ) [43] Berisikan kode keluaran (sebelum revisi) [44] Berisikan uraian keluaran (sebelum revisi).
NDERAL,
Nama NIP Jabatan Satker Unit Eselon 1 memang benar-benar menunjukkan usulan revisi DIPA dalam surat bernomor. 11] Berisikan perintah revisi DIPA unit kerja terkait [12) Berisikan nama lokasi kantor wilayah Direktorat Jenderal Keuangan [13) Berisikan tanggal, bulan, dan tahun pelaporan. Revisi DIPA berdasarkan perubahan SP RKA-K/L merupakan revisi anggaran yang memerlukan persetujuan DPR RI, Menteri Keuangan, dan Direktur Jenderal Anggaran.
Pengesahan revisi DIPA dilakukan berdasarkan perubahan SP-RKAKL yang diterima dari Direktorat Jenderal Anggaran dan usulan revisi dari otoritas PA/PA. Untuk DIPA yang disahkan oleh Direktur Jenderal Kementerian Keuangan, pengesahan DIPA hasil revisi dilakukan sebagai berikut. Untuk DIPA yang disahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, berdasarkan perubahan SP-RKAKL, Direktur Pelaksanaan Anggaran atas nama Direktur Jenderal Perbendaharaan menerbitkan DRA (Revisi Anggaran). Daftar) sebagai dasar pengesahan DIPA hasil revisi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Keuangan.
Peninjauan DIPA tanpa perubahan PS RKA-K/L merupakan peninjauan anggaran yang dilakukan oleh Otoritas PA/PA tanpa meminta persetujuan RP RI, Menteri Keuangan, dan Direktur Jenderal Anggaran. Untuk mengesahkan penerimaan dan penggunaan Hibah Langsung, Perwakilan PA menyampaikan DIPA revisinya kepada Direktur Jenderal Perbendaharaan/Kanwil Direktorat Jenderal Perbendal; peraturan daerah, dengan melampirkan ringkasan naskah hibah langsung. Berdasarkan usulan tersebut, Direktur Jenderal Perbendaharaan menyetujui revisi DIPA Satuan Kerja Badan Karantina Pertanian dan menerbitkan ORA sebagai dasar pengesahan DIPA revisi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten. .
Setelah menerima DRA, Kanwil Direktorat Jenderal Keuangan Provinsi Banten menginformasikan kepada unit kerja UPT terkait untuk mengajukan usulan pengesahan revisi DIPA. Berdasarkan DRA dan usulan tersebut, Kanwil Direktorat Jenderal Keuangan Provinsi Banten menyetujui revisi DIPA dimaksud. Usulan revisi tersebut disampaikan kepada Kantor Pusat/Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Keuangan untuk mendapat persetujuan.
571111 Belanja bantuan sosial untuk rehabilitasi sosial Belanja bantuan sosial dalam bentuk uang yang diperuntukkan. 571112 Belanja bantuan sosial yang digunakan untuk rehabilitasi sosial Belanja bantuan sosial berupa barang/jasa peruntukan. 572112 Belanja bantuan sosial yang digunakan untuk jaminan sosial Belanja bantuan sosial dalam bentuk barang/jasa yang diperuntukkan.
Digunakan untuk belanja bantuan sosial dalam bentuk uang yang dimaksudkan untuk mencegah dan mengelola risiko.