• Tidak ada hasil yang ditemukan

peran ganda ibu pekerja dan pemenuhan hak-hak anak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "peran ganda ibu pekerja dan pemenuhan hak-hak anak"

Copied!
133
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sebagaimana diatur dalam Kompendium Hukum Islam (KHI), terdapat beberapa ketentuan yang mengatur tentang hak dan kewajiban orang tua terhadap anak seperti yang telah dijelaskan. Karena begitu pentingnya peran orang tua dalam perkembangan kepribadian anak dan tanggung jawabnya, maka orang tua merupakan sekolah dasar bagi anaknya.

Rumusan Masalah

Oleh karena itu, peneliti memfokuskan penelitiannya pada pemenuhan hak-hak anak yang ditinggal ibunya bekerja. Berdasarkan uraian yang telah disampaikan di atas maka penulis sangat tertarik dengan “PERAN GANDA IBU BEKERJA DAN PEMENUHAN HAK ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA KUNCEN KABUPATEN-KAB.), KABUPATEN, KABUPATEN, KABUPATEN, hingga belajar dan belajar".

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sistematika pembahasan dalam skripsi ini disusun dengan sistem bab demi bab agar dapat menjadi referensi bagi para ibu bekerja. Karena orang tua merupakan orang yang paling berpengaruh dalam kehidupan seorang anak, maka skripsi ini bertujuan untuk membantu ibu bekerja memberikan pendidikan karakter yang kuat kepada anaknya.

Telaah Pustaka

Persamaan penelitian ini dengan penelitian ini adalah sama-sama menggunakan Teori Hukum Islam dalam analisisnya. Persamaan penelitian ini dengan penelitian ini adalah sama-sama menggunakan Teori Hukum Islam dalam analisisnya.

Metode Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Kehadiran Peneliti
  • Lokasi Penelitian
  • Data dan Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Analisis Data
  • Pengecekan Keabsahan
  • Tahapan-Tahapan Penelitian

Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan langsung di lapangan untuk memperoleh data valid mengenai pemenuhan hak anak ketika ibu berperan ganda sebagai pekerja di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Data khusus dalam penelitian ini antara lain data pemenuhan hak kasih sayang anak dan pembinaan moral ibu yang berperan ganda sebagai buruh di Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro.

Sistematika Pembahasan

Bab ini menguraikan tentang profil Desa Kuncen dan menyajikan data hasil penelitian yang berisi gagasan yang bersumber dari keluarga ibu, yang mempunyai peran ganda dalam mewujudkan hak kasih sayang anak dan membina akhlak. Dan saran dari penelitian ini adalah rekomendasi peneliti kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penelitian ini yaitu ibu-ibu yang berperan ganda sebagai pekerja di Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro dan masyarakat umum.

PERAN GANDA IBU PEKERJA DAN PEMENUHAN HAK-HAK

Ibu Bekerja

  • Ibu Bekerja Dalam Hukum Islam
  • Faktor-faktor Ibu Bekerja

Dalam penelitian ini penulis membatasi hanya pada istri bekerja yang memperoleh uang dari aktivitas yang dilakukan di luar rumah, sehingga harus meninggalkan keluarga atau rumah tangga. 1 Tahun 1974 menyatakan bahwa “laki-laki adalah kepala rumah tangga dan istri adalah ibu rumah tangga.”2.

Tanggung Jawab Orang tua Kepada Anak Menurut Hukum Islam

  • Tanggung Jawab Orang tua
  • Hak Anak

Kewajiban utama orang tua adalah menyekolahkan anaknya agar dapat mengembangkan etika, akhlak, dan moral yang baik serta dapat hidup mandiri di kemudian hari. Orang tua mempunyai hak untuk mengoreksi dan mendisiplinkan anaknya, orang tua dapat memberikan perintah kepada anaknya dan sebaliknya, anak wajib menaati perintah tersebut. Menurut pasal tersebut, orang tua wajib mengasuh dan mendidik anaknya dengan sebaik-baiknya.

Keteladanan langsung orang tua baik ayah maupun ibu dalam membentuk kepribadian anak menjadi kata kunci yang harus ditekankan. Oleh karena itu, dengan amanah tersebut, orang tua dapat mengurus hak milik anak untuk jangka waktu tertentu sampai ia mampu mengelolanya sendiri guna menjaga kemanfaatan dan melindungi hak milik tersebut. Selain itu semua, orang tua juga harus mau bertanggung jawab, menjaga dan membesarkan anak.

Kasih Sayang Orang Tua Dalam Hukum Islam

  • Pengertian Kasih Sayang Orang Tua
  • Bentuk-bentuk Kasih Sayang Orang Tua
  • Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kasih Sayang

Kasih sayang yang diberikan orang tua kepada anaknya tidak terbatas pada saat anak masih bayi atau anak-anak. Namun setelah anak mencapai usia remaja bahkan memulai sebuah keluarga, kasih sayang orang tuanya semakin tiada habisnya. Sebagaimana dijelaskan Allah SWT dalam konsep Islam, kasih sayang yang ditunjukkan oleh orang tua haruslah dermawan.

Sehingga anak dengan pendidikan yang diberikan orang tua dengan penuh kasih sayang kepada anak dalam keluarga akan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang menjaga kasih sayang, jujur ​​dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, keteladanan Rasulullah SAW dapat membimbing orang tua untuk menumbuhkan rasa cinta yang tulus semata-mata karena Allah SWT dalam merawat anaknya. Ragam dan jenis permasalahan keluarga tentunya sangat beragam sehingga menjadi kendala dalam kasih sayang orang tua terhadap anak.

Pendidikan Moral Anak Oleh Orang Tua Dalam Hukum Islam

  • Pengertian Pendidikan Moral
  • Bentuk-Bentuk Penanaman Moral Oleh Orang Tua
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penanaman Moral Pada Anak

Agar anak mempunyai akhlak yang baik dan terhindar dari pelanggaran akhlak dalam kehidupan sehari-hari, maka perlu diberikan pendidikan agama dalam keluarga sejak dini. Dalam proses penanaman nilai-nilai moral pada anak di dalam keluarga, orang tua bisa memulainya dari hal yang kecil, seperti sopan santun dalam bertutur kata, pakaian yang baik, sopan santun terhadap orang tua, guru, dan lain – lain. Untuk menjamin anak mempunyai sifat atau karakter yang baik, hendaknya orang tua menanamkan sifat-sifat baik pada anaknya sejak dini.

Dan anak akan mempunyai pengalaman langsung yang mempunyai konsekuensi dalam kehidupannya sehari-hari. Iman yang kuat yang tertanam dalam jiwa anak merupakan benteng akhlak yang paling kuat. Demikian pula anak yang merasa kurang mendapat perhatian, kasih sayang, dan perhatian dari orang tuanya akan mencari kepuasan di luar rumah.53.

PEMENUHAN HAK-HAK ANAK DARI IBU YANG BERPERAN

Gambaran Umum Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten

  • Letak Geografis Desa Kuncen
  • Letak Demografis Desa Kuncen
  • Kehidupan Sosial dan Keagamaan

Dari tabel di atas terlihat bahwa jumlah penduduk terbanyak di Desa Kuncen adalah yang berusia antara 46 hingga 50 tahun. Fasilitas yang ada di Desa Kuncen antara lain : Tabel 3.2 Sarana Pendidikan di Desa Kuncen4. Masyarakat desa Kuncen memiliki mata pencaharian yang beragam, beberapa di antaranya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

3 TKI Perempuan 0 Orang 10 Orang 4 TKI Laki-Laki 15 Orang 0 Orang 5 PNS 27 Orang 18 Orang 6 Pengrajin Industri Rumah Tangga. Dari tabel di atas terlihat bahwa masyarakat Desa Kuncen sebagian besar bermata pencaharian sebagai buruh tani. Selain itu, kegiatan keagamaan di Desa Babadan juga banyak, seperti salat berjamaah di setiap masjid dan musala.

Tabel 3.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia 3
Tabel 3.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia 3

Profil Keluarga Informan

  • Ibu AA
  • Ibu PU
  • Ibu UM
  • Ibu LL
  • Ibu FA
  • Ibu IN
  • Ibu NA
  • Ibu RK
  • Ibu UK
  • Kasih Sayang Dalam Bentuk Keteladanan
  • Kasih Sayang Dalam Bentuk Nasihat
  • Kasih sayang Dalam Bentuk Perhatian

Seperti yang disampaikan oleh Ibu AA: “Saya biasanya memberikan contoh kepada anak-anak saya dengan membiasakan mereka bangun pagi, mencuci piring setelah makan dan kewajiban shalat lima waktu yang tidak boleh diabaikan”16. Ibu LL juga mengatakan: “Setiap hari saya menginstruksikan anak-anak saya untuk belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah mereka di sekolah. Seperti yang disampaikan oleh Ibu AA, “Saya memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang mana yang benar dan mana yang salah dengan terlebih dahulu memberi mereka nasehat mana yang benar dan mana yang salah. Kalau menurutku kalau anakku ketahuan berbuat salah, biasanya aku langsung memarahinya ya? untuk menghukumnya"25.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ibu PU, “Saya memperhatikan anak-anak saya dengan memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan tentunya juga memfasilitasi bakat anak-anak saya. Kalau soal keterlibatan, saya biasanya berbicara dengan anak-anak saya agar mereka terbuka dengan saya. memperhatikan anak-anak saya, kadang saya tidak bisa memberikannya secara penuh mbak” 35. Hal serupa juga dikatakan oleh Ibu UM, “untuk memperhatikan anak saya, biasanya saya memenuhi kebutuhannya sehari-hari, saya menemani anak saya belajar dan kalau aku punya kesulitan aku ajari dia, biasanya kalau menyangkut diriku sendiri.

Penanaman Moral Anak Dari Ibu Yang Berperan Ganda Di Desa

  • Penanaman pendidikan keimanan sejak dini kepada anak-anak
  • Memperhatikan tingkah laku anak-anaknya
  • Menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis, khususnya
  • Menghindarkan anak dari perilaku ikut-ikutan

Pembinaan akhlak anak dari ibu peran ganda di Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro. Dari penjelasan di atas peneliti menyimpulkan bahwa ibu-ibu yang bekerja di Desa Kuncen setiap hari memperhatikan perilaku anaknya dengan menanyakan kegiatan apa yang dilakukan anaknya dan mereka sendiri yang terlibat dalam setiap aktivitas anak. Berbeda dengan Ibu PU dan Ibu RK, ketika anaknya berbuat salah, mereka langsung memarahi anaknya.

Maka dalam hal ini dapat dikatakan bahwa ibu-ibu yang berperan ganda di Desa Kuncen mengenai pemenuhan kasih sayang berupa nasehat sudah sesuai dengan syariat Islam. Pendidikan keimanan terus dihadirkan oleh ibu-ibu pekerja di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Maka dalam hal ini dapat dikatakan bahwa ibu-ibu yang berperan ganda di Desa Kuncen untuk membina akhlak dengan memperhatikan tingkah laku anaknya sudah sesuai dengan syariat Islam.

ANALISIS PERAN GANDA IBU SEBAGAI PEKERJA DAN

Analisis Pemenuhan Hak-Hak Kasih Sayang Anak Dari Ibu Yang

Di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, dalam memberikan keteladanan kepada anak-anaknya, mereka berusaha meluangkan waktu untuk memberikan teladan kepada anak-anaknya seperti mereka yang melakukan hal tersebut. Kategori lain mengenai pemenuhan kasih sayang berupa contoh di Desa Kuncen adalah tidak sesuai syariat Islam, ibu yang berperan ganda tidak bisa. Dengan demikian dalam hal ini ibu-ibu yang berperan ganda di desa Kuncen dalam hal pemenuhan kasih sayang berupa perhatian dapat dikategorikan menjadi dua kategori, yaitu yang sesuai dengan syariat Islam, sedangkan ibu yang berperan ganda. tetap.

Maka dalam hal ini dapat dikatakan bahwa ibu yang berperan ganda di Desa Kuncen dalam pembinaan akhlak dalam pembinaan pendidikan agama sudah sesuai dengan syariat Islam. Maka dalam hal ini ibu-ibu yang berperan ganda di Desa Kuncen dalam kaitannya dengan penanaman akhlak berupa terciptanya suasana rumah tangga yang rukun dapat dikategorikan menjadi dua yaitu yang sesuai dengan syariat Islam, dimana ibu-ibu yang berperan ganda memainkan suasana rumah tangga. Kategori yang kedua mengenai penanaman akhlak berupa terciptanya suasana rumah tangga yang harmonis di Desa Kuncen adalah tidak sesuai dengan syariat Islam, ibu yang berperan ganda tidak dapat menggambarkan suasana rumah tangga yang harmonis tidak.

PENUTUP

Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti, maka kesimpulan mengenai Kompilasi Hukum Islam tentang peran ganda ibu bekerja dan pemenuhan hak-hak anak di Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro adalah sebagai berikut. Dilihat dari hukum Islam, pemenuhan hak kasih sayang anak oleh ibu yang berperan ganda di Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro antara lain sudah tepat karena dapat membagi waktu antara bekerja dan anaknya, sehingga hak anak atas kasih sayang orang tua terpenuhi. tetap lengkap. Dan ada pula yang tidak cocok karena kurangnya waktu bersama antara ibu dan anak, sehingga orang tua lalai dalam memenuhi hak kasih sayang anak.

Ditinjau dari Hukum Islam, penanaman akhlak pada anak dari ibu yang berperan ganda di Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro sebagian sudah tepat karena memiliki kualitas hubungan ibu dan anak yang baik, sehingga penanaman akhlak pada anak tetap terpenuhi. Dan ada pula yang tidak cocok karena tidak memiliki kualitas hubungan ibu dan anak yang baik, sehingga orang tua mengabaikan penanaman moral pada anak.

Saran

Tinjauan Hukum Hak dan Kewajiban Anak dan Orang Tua Dilihat dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Hukum Islam, Jurnal Legalitas, Volume VI, Nomor 1, Juni 2014. Cara Orang Tua Membentuk Anak Usia 6-12 Tahun, dalam Manasa Det Psikologi Fakultas Unika Widya Mandala Surabaya, Vol. Career Parents dan Pendidikan Anak (Menelisik Permasalahan Career Parents dalam Memberikan Pendidikan Agama Islam pada Anak di Desa Tropodo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo), Skrpsi, Surabaya: Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2019.

Kewajiban Orang Tua Memberikan Pendidikan Kepada Anak Berdasarkan Penjabaran Hukum Islam (Khi) (Studi Kasus Keluarga Nelayan Di Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Tahun Skripsi Sumatera Utara : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara , 2020. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam (Studi di Pr Putra Mandiri Desa Gondanglegi Wetan Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang), skripsi, Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2011. Hubungan Karir Wanita dengan Pola Asuh Perkembangan motorik pada anak usia 3-5 tahun dikutip dari Http://Eprints.Ums.Ac.Id/58263/6/Bab%20i.Pdf, diunduh pada Selasa 13 November 2022 pukul 13:48 WIB.

Referensi

Dokumen terkait