Tesis yang berjudul “Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Madrasah Aliyah Ma’arif Tahun Pelajaran Ini Disusun Untuk Menyelesaikan Tugas Melaksanakan Kajian Di Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Jurusan Pendidikan Islam Pendidikan Islam Selesai Manajemen Program Studi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember sebagai tempat penulis mewarnai pemikirannya, pendidikan dan tempat penulis merasakan indahnya membaca. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, dapat dinyatakan bahwa dalam meningkatkan mutu pendidikan Madrasah Aliyah Ma'arif Ambu pada tahun ajaran 2014/2015, kepala madrasah menerapkan peran manajer, administrator, pengawas dan pemimpin.
PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Fokus penelitian sebaiknya singkat, jelas, kuat, spesifik, rasional, dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.6. Bagaimana peran kepala madrasah sebagai manajer dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu.
Tujuan Penelitian
- Tujuan Umum
- Tujuan Khusus
Bagaimana peran kepala madrasah sebagai pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu. Bagaimana peran kepala madrasah sebagai pemimpin dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu.
Manfaat Penelitian
- Manfaat teoritis
- Manfaat praktis a. Bagi peneliti
Untuk mendeskripsikan peran kepala Madrasah sebagai pemimpin dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu. Bagi lembaga Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu... a) Kami berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk memikirkan peran pemimpin sebagai orang pertama dan terpenting dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. .
Definisi Istilah
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan literatur atau referensi bagi institusi IAIN Jember dan mahasiswa yang ingin mengembangkan kajian tentang manajemen kepala madrasah. Jadi peneliti menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah adalah setiap tindakan yang dilakukan oleh seorang pemimpin untuk memberikan arahan kepada bawahannya dalam suatu organisasi atau lembaga pendidikan.
Sistematika Pembahasan
Farhan, Upaya Kepala Madrasah Meningkatkan Profesionalisme Guru Madrasah Miftahul Hasanah Tsanawiyah Desa Gondosali Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Topik utama pembahasan dalam penelitian ini adalah bagaimana kepala Madrasah melakukan upaya peningkatan profesionalisme guru Madrasah Tsanawiyah.
Kajian Teori
- Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah a. Pengertian Kepemimpinan
- Kualitas Pendidikan
20Mulyadi, Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Budaya Mutu (Malang: UIN-MALIKI PRESS Dan dalam dunia pendidikan, pemimpin adalah kepala sekolah. Sebagai seorang guru, kepala sekolah harus selalu berupaya meningkatkan mutu pembelajaran yang dilakukan guru. kepala sekolah dapat menjadikan sekolah meningkatkan kinerjanya sebagai pendidik, khususnya dalam meningkatkan kinerja tenaga pengajar dan hasil belajar siswa, yaitu: Pertama, melibatkan guru dalam proses pendidikan untuk memperluas wawasan guru.
Untuk menjalankan peran dan fungsinya sebagai manajer, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberdayakan staf pengajar melalui kerja sama atau kolaborasi, memberikan kesempatan kepada staf pengajar untuk meningkatkan profesinya, dan mendorong keterlibatan. Kedua, memberikan kesempatan kepada tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesinya, sebagai kepala sekolah harus meningkatkan profesinya dengan meyakinkan dan dari hati. Dalam hal ini kepala sekolah harus bertindak demokratis dan memberikan kesempatan kepada seluruh tenaga kependidikan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal.
Ketiga, mendorong keterlibatan seluruh tenaga pengajar, artinya kepala sekolah harus berupaya mendorong keterlibatan seluruh tenaga pengajar dalam setiap kegiatan di sekolah (partisipatif). Direktur sekolah sebagai pengawas harus menunjukkan kemampuannya dalam mempersiapkan dan melaksanakan program bimbingan pendidikan serta memanfaatkan hasilnya. Dalam bertindak sebagai supervisor, klien harus memperhatikan prinsip-prinsip berikut: pertama dan terpenting, hubungan konsultatif, kolegial, dan hierarki.
Kepala sekolah sebagai pemimpin harus mampu mengarahkan dan mengawasi, meningkatkan kesiapan tenaga kependidikan, membuka komunikasi dua arah dan mendelegasikan tugas. Untuk memenuhi peran dan fungsinya sebagai inovator, kepala sekolah harus mempunyai strategi yang tepat dalam menjalin hubungan harmonis dengan lingkungan, mencari ide-ide baru, menghubungkan setiap kegiatan, menjadi teladan bagi seluruh pendidik di sekolah, dan mengembangkan inovasi. model pengajaran.
Lokasi penelitian
Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, peneliti ingin mengetahui langsung dari pelaku yang ada di lokasi penelitian, yaitu menyajikan data, menganalisis dan menginterpretasikannya.
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Seperti yang ditunjukkan oleh Lincoln dan Gobe, yang dikutip oleh Moleong: tujuan melakukan wawancara adalah untuk membangun realitas seperti yang dialami di masa lalu. Memproyeksikan keumuman seperti yang diharapkan di masa depan, merevisi, memodifikasi, dan memperluas informasi yang diperoleh dari orang lain, baik manusia maupun bukan manusia, dan merevisi, memodifikasi, dan memperluas konstruksi yang dikembangkan oleh peneliti sebagai member check. Wawancara jenis ini mengharuskan pewawancara membuat kerangka dan menguraikan pokok-pokok yang dirumuskan tanpa harus ditanyakan berulang-ulang.Selain itu, penggunaan dan pemilihan kata wawancara pada kasus tertentu biasanya tidak dilakukan terlebih dahulu.
Panduan wawancara hanya berisi arahan umum mengenai proses dan isi wawancara untuk memastikan bahwa poin-poin yang direncanakan tercakup sepenuhnya, dimana. Peran kepemimpinan pengelola madrasah sebagai administrator dalam meningkatkan mutu pendidikan di MA Ma’arif Ambulu. Peran kepemimpinan pengelola madrasah sebagai pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan di MA Ma’arif Ambulu.
Peran kepemimpinan kepala madrasah sebagai pemimpin dalam peningkatan mutu pendidikan di MA Ma’arif Ambulu. Cara ini digunakan untuk mempelajari data yang terdokumentasi baik secara resmi maupun tidak resmi, selama data tersebut tidak palsu.
Analisis Data
Jumlah data yang diperoleh dari lapangan cukup banyak sehingga perlu dilakukan pencatatan secara cermat dan rinci.Semakin lama peneliti berada di lapangan maka jumlah datanya juga semakin banyak. Dengan cara ini, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih lengkap, dan memudahkan peneliti mengumpulkan data lebih lanjut dan menemukannya bila diperlukan.69. Namun yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif.
Menampilkan data akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi dan merencanakan pekerjaan selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami peneliti.70. Seperti yang dikemukakan oleh Sugiyono dari Milles dan Hiberman, langkah ketiga dalam analisis data kualitatif adalah menarik kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti-bukti pendukung yang kuat pada tahap pengumpulan data berikutnya.
Namun apabila kesimpulan yang diambil pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten pada saat peneliti kembali ke lapangan untuk mengumpulkan data, maka kesimpulan yang diambil tersebut merupakan kesimpulan yang kredibel.71. Oleh karena itu, kesimpulan dalam penelitian kualitatif kemungkinan dapat menjawab rumusan masalah yang telah dirumuskan sejak awal. Namun mungkin juga tidak, karena sebagaimana telah dikatakan, permasalahan dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian tersebut berada di lapangan.
Keabsahan Data
Triangulasi adalah teknik eksplorasi data yang menggunakan sesuatu selain data untuk tujuan perekrutan atau perbandingan. Moleong memiliki empat jenis triangulasi sebagai teknik penelitian yang menggunakan sumber, metode, peneliti dan teori. Triangulasi sumber berarti membandingkan dan memeriksa kembali derajat keandalan informasi yang diperoleh dengan hasil informasi yang diperoleh dari sumber lain.
Yang ketiga membandingkan apa yang orang katakan tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu.
Tahap-tahap Penelitian
- Sejarah Singkat Berdirinya Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu
- Profil Sekolah
- Visi dan misi madrasah a. Visi Madrasah
- Peran kepala madrasah sebagai manager dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu
- Peran kepala madrasah sebagai administrator dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu
- Peran kepala madrasah sebagai supervisor dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu
- Peran kepala madrasah sebagai leader dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu
Berdasarkan hasil penelitian ini akan diuraikan data tentang kepemimpinan pemimpin madrasah Aliyah Ma'arif yang meliputi peran pemimpin madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu tahun 2014. /2015. tahun akademik. Peran Kepala Madrasah Sebagai Manajer Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu Mutu Pendidikan Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu. Yang terpenting adalah cara kerja kepala sekolah, karena kepala sekolah mengatur seluruh kegiatan di dalam lembaganya.
Berdasarkan pengamatan peneliti terhadap kegiatan kepala madrasah, kepala madrasah menumbuhkan budaya kerjasama dalam setiap kegiatan. Peran kepala madrasah sebagai administrator dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu Mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu. Sebagai kepala madrasah, hendaknya Anda menyumbangkan pemikiran Anda untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien.
Peran Kepala Madrasah Sebagai Pengawas Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu. Peran kepala madrasah sebagai pemimpin dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu Pendidikan di Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu. “Tetapi setiap pertemuan atau kegiatan dilakukan dengan sepengetahuan, bimbingan dan pengawasan kepala madrasah.” 99.
Pembahasan Temuan
- Peran kepala madrasah sebagai manager dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu tahun
- Peran kepala madrasah sebagai administrasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu tahun
- Peran kepala madrasah sebagai Supervisor dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu tahun
- Peran kepala madrasah sebagai leader dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Ma’arif Ambulu tahun pelajaran
Agar dapat menjalankan peran dan fungsinya sebagai pemimpin, pimpinan sekolah harus mempunyai strategi yang tepat untuk memperkuat tenaga kependidikan. Upaya yang dapat dilakukan adalah: Pertama, penguatan tenaga kependidikan melalui kerja sama atau kolaborasi, artinya pimpinan sekolah dengan meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan di sekolah harus mengedepankan kerjasama dengan tenaga kependidikan dan pihak terkait lainnya dalam pelaksanaan setiap kegiatan. aktivitas. Ketiga, mendorong keterlibatan seluruh staf pengajar, artinya pemimpin sekolah harus berusaha mendorong keterlibatan seluruh staf pengajar dalam setiap kegiatan di sekolah (partisipasi). 108.
Kondisi seorang manajer dalam suatu organisasi sangat diperlukan karena seorang manajer atau kepala sekolah pada dasarnya adalah seorang perencana, pengorganisasi, pemimpin dan pengawas. Dan dalam setiap kegiatan di madrasah, kepala sekolah menganjurkan agar seluruh staf sekolah berpartisipasi. Kepala sekolah sebagai administrator mempunyai kaitan yang sangat erat dengan berbagai kegiatan pengelolaan administrasi berupa pencatatan, penyusunan dan pendokumentasian seluruh program sekolah.
Secara khusus kepala sekolah harus mempunyai kemampuan mengelola kurikulum, mengelola administrasi siswa, mengelola administrasi kepegawaian, mengelola administrasi sarana dan prasarana, mengelola administrasi kearsipan, dan mengelola administrasi keuangan. Peran kepala madrasah sebagai pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu tahun ajaran 2014/2015. Keterampilan yang harus dilakukan kepala sekolah sebagai seorang pemimpin dapat dianalisis dari kepribadian, pengetahuan tenaga kependidikan, visi dan misi sekolah, kemampuan mengambil keputusan dan kemampuan komunikasi.113 Kepala sekolah sebagai pemimpin juga harus memiliki keterampilan dasar. . , pengalaman dan pengetahuan profesional serta pengetahuan administrasi dan pengawasan.114.
PENUTUP
Saran-saran
Memberikan motivasi yang lebih kepada seluruh personel sekolah agar lebih berdedikasi dalam menjalankan amanahnya dan menimbulkan rasa tanggung jawab terhadap pendidikan. Meningkatkan rasa percaya diri kepala madrasah dalam melaksanakan tugasnya dengan memiliki rasa tanggung jawab bersama. Memberikan pengawasan lebih terhadap pelaksanaan peran kepala madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan di lembaga.
Bagaimana peran kepala madrasah sebagai administrator dalam peningkatan mutu pendidikan di MA An-Nur Wuluhan tahun ajaran 2014/2015. Bagaimana peran kepala madrasah sebagai pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan di MA An-Nur Wuluhan tahun ajaran 2014/2015. Bagaimana peran kepala madrasah sebagai pemimpin dalam peningkatan mutu pendidikan di MA An-Nur Wuluhan tahun ajaran 2014/2015.
Ma'arif Ambulu Kabupaten Jember pada tanggal 21 Mei s/d 20 Juni 2015 untuk menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul: "Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah Aliyah Ma'arif Ambulu Tahun Ajaran. "