• Tidak ada hasil yang ditemukan

peran komunikasi antarpersonal orang tua dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "peran komunikasi antarpersonal orang tua dan"

Copied!
130
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Konteks Penelitian ............................................. Error! Bookmark not defined

Orang tua perlu memberi makan anaknya karena mereka terlalu asyik dengan perangkat elektronik sehingga tidak bisa makan. Karena fenomena ini, bimbingan orang tua untuk membantu anak-anak mereka menghindari dampak penggunaan perangkat menjadi sangat penting.

Tujuan Penelitian

Bagaimana peran komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam pencegahan perilaku seksual pada remaja melalui pemanfaatan media sosial di desa Kemiri, distrik Pani, distrik Xhembër. Apa saja faktor pendukung dan penghambat penggunaan gawai dalam pencegahan perilaku seksual pada remaja melalui pemanfaatan media sosial di desa Kemiri kecamatan Panti Kabupaten Jember.

Manfaat Penelitian

Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat membantu orang tua dan anak di Desa Kemiri.miri Kecamatan Panti Kabupaten Jember sebagai acuan dalam mencegah perilaku seksual pada anak usia dini. Melalui jejaring sosial yang ada di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember, penulis akan memahami permasalahan terkait pentingnya kontak interpersonal antara orang tua dan anak dalam menghindari aktivitas seksual pada remaja.

Definisi Istilah

Menurut Fuchs dalam Nasrullah, pengertian sosial dalam media sosial adalah individu-individu dalam suatu komunitas tidak hanya berada pada satu lingkungan saja, namun harus bekerjasama dengan lingkungan lain untuk menciptakan kerjasama, karena kerjasama merupakan sebuah karakter sosial. Berdasarkan pemaparan di atas, Nasrullah menyimpulkan bahwa: “Media sosial adalah media online yang memungkinkan penggunanya mewakili dirinya sehingga mampu berinteraksi, berkolaborasi, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain, dan membentuk ikatan sosial secara virtual.”

Sistematika Pembahasan

Temuan penelitian ini mendukung gagasan bahwa komunikasi interpersonal yang baik antara orang tua dan anak adalah mungkin. Cara orang tua berkomunikasi dengan anaknya dapat berdampak pada karakter dan kepribadian anak.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Kajian Pustaka/Penelitian Terdahulu

Hilmi Mufidah, Komunikasi Orang Tua dan Anak serta Pengaruhnya terhadap Anak (studi kasus di SMP Al-Azhar 2 Pejanten Jakarta Selatan), (Pendidikan Agama Islam, Uin Syarif Hidayahtullah, Jakarta, 2008). Eka Fitria Dewi, Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak dalam Mencegah Perilaku Kekerasan Anak Sekolah di Kecamatan Benteng Selayar (Ilmu Komunikasi, Uin Alauddin Makasar, 2017).

Tabel 2.1  Orisinilitas Penelitian
Tabel 2.1 Orisinilitas Penelitian

Kajian Teori

Wacana orang tua kepada anaknya dapat berfungsi sebagai representasi yang tepat terhadap suatu objek. Untuk mencegah anaknya berperilaku kekerasan, Kabupaten Benteng Selayar mewajibkan orang tua untuk melatih komunikasi interpersonal. Peran komunikasi interpersonal orang tua dan anak dalam pencegahan perilaku seksual pada remaja melalui pemanfaatan teknologi digital di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember.

Dialog antara orang tua dan anak dapat menumbuhkan rasa persatuan dan meningkatkan saling pengertian dan penerimaan. Setiap orang tua ingin anaknya berkembang menjadi orang dewasa yang baik, mandiri dan bertanggung jawab. Setiap orang tua ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik, bertanggung jawab, dan mandiri.

Peran komunikasi interpersonal orang tua dan anak dalam pencegahan perilaku seksual pada remaja melalui pemanfaatan media sosial di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Orang tua berbicara kepada anaknya dengan cara yang dapat mereka pahami, baik secara verbal maupun nonverbal. Apa peran komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam pencegahan perilaku seksual pada remaja?

METODE PENELITIAN

Jenis dan Lokasi Penelitian

Tesis ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang mencoba menjelaskan suatu fenomena atau peristiwa sosial. Hal ini sejalan dengan gagasan pernyataan verbal atau tertulis dari individu yang bertindak dengan cara yang terlihat jelas.49 Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk memahami dan mengatasi permasalahan terkini dengan menggunakan data. Peneliti berfungsi sebagai pengamat.50 Peneliti ini tidak mencari korelasi, menguji hipotesis atau terpaku pada teori tertentu.

Alhasil, ketika melakukan penelitian lapangan, peneliti dapat leluasa menggali informasi yang dibutuhkannya dari subjek penelitiannya. Gambaran tentang peran komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam pencegahan perilaku seksual pada remaja melalui penggunaan media sosial menjadi tujuan penelitian ini, yang memfokuskan topik penelitian pada anak pra remaja di Desa Kemiri Kecamatan Panti. mengikuti pendidikan baik formal maupun nonformal.

Pendekatan Penelitian

Strategi komunikasi yang dibahas di sini adalah konteks yang mengkaji hubungan interaksi verbal dan nonverbal antara orang tua dan anak.

Sumber Data

Suhu terendah dan tertinggi masing-masing 24 dan 31 derajat Celcius, dengan suhu rata-rata harian 27 derajat.

Teknik Pengumpulan Data

Observasi langsung digunakan untuk mengumpulkan data hasil penelitian lapangan.55 Tujuan observasi adalah untuk memberikan peneliti pemahaman umum mengenai motivasi penelitiannya. Karena dilakukan secara terus menerus sepanjang penelitian, maka sampling dalam penelitian kualitatif merupakan penilaian mengenai sifat, peristiwa, dan orang mana yang ditekankan dalam situasi dan keadaan yang berbeda. Secara umum, penelitian kualitatif memiliki ukuran sampel yang lebih kecil, berfokus pada satu contoh, dan lebih berorientasi pada proses dibandingkan berorientasi pada produk.59.

Orang tua (ibu dan anak) yang tinggal di Desa Kemiri Kecamatan Panti, mempunyai anak usia sekolah (12-15 tahun), dengan pola asuh dan latar belakang anak yang berbeda-beda serta mampu menampilkan gambaran komunikasi yang berbeda-beda. Wawancara dan observasi digunakan untuk memperoleh informasi penting dari orang tua di Desa Kemiri Kecamatan Panti. Sampel diambil secara sukarela oleh peneliti, artinya mereka memilih sampel yang dikumpulkannya karena faktor-faktor tertentu.

Sesuai dengan judul penelitian Peran Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak dalam Mencegah Perilaku Seksual pada Remaja Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital di Desa Kekemiri Panti Kabuopaten Kabupaten Jember, peneliti memilih keenam informan tersebut karena terkait dengan pt. . masalah lapangan.

Instrument Penelitian

Hanya manusia yang dapat menggunakan fakta yang diperoleh pada waktu tertentu untuk menghasilkan hasil yang dapat digunakan saat ini sebagai landasan konfirmasi, perubahan, perbaikan atau terapi.

Analisis Data

Keputusan berbasis analisis dibuat mengenai data yang akan dikodekan, data yang akan ditambang, serta pola dan narasi yang digunakan untuk menggabungkan berbagai bagian. Untuk memperoleh dan memastikan hasil akhir, reduksi data adalah suatu jenis analisis yang memperjelas, memilih, memusatkan, membuang, dan mengorganisasikan data.62. Penggunaan data tampilan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi dan mengatur pekerjaan di masa depan berdasarkan apa yang telah ditemukan.

Peneliti membangun baris dan kolom matriks data kualitatif pada tahap ini dan memilih jenis data mana yang dimasukkan ke dalam kotak matriks. 61 Umrati Hengki Wijaya, Teori Konsep Analisis Data Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan, (Makassar, Jaffray Theological College, 2020) 85.

Pengajuan Keabsahan Data

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Obyek Penelitian

Desa Kemiri merupakan lingkungan pertanian dan perkebunan yang subur bagi pertumbuhan tanaman pangan dan tanaman industri perkebunan, dan secara topografis terletak di wilayah utara Kabupaten Jember. Secara administratif Desa Kemiri dibatasi oleh Pegunungan Argopuro di sebelah utara, Desa Sukorambi dan Kecamatan Sukorambi di sebelah timur, Desa Serut dan Desa Suci di sebelah selatan, serta Desa Suci di sebelah barat. Waktu tempuh perjalanan darat dari Desa Kemiri menuju pusat kota atau kabupaten sekitar satu (satu) jam.

Desa Kemiri dikenal sebagai desa rawan banjir. Warga desa Kemiri secara umum masih mempunyai suasana pedesaan yang kental dengan kegiatan gotong royong, gotong royong, gotong royong, pengabdian masyarakat, dan lain-lain. Potensi perekonomian desa saat ini yaitu industri pertanian menjadi penggerak perekonomian desa Kemiri dan sekitarnya. Pembangunan di desa Kemiri tidak lepas dari peran Lembaga Swadaya Masyarakat yang bertugas membantu Walikota desa Kemiri dalam menggalang partisipasi masyarakat dan melaksanakan pembangunan desa.

Potensi sumber daya manusia (SDM) yang dapat dikerahkan dalam pembangunan di desa Kemiri adalah sebagai berikut.

Gambar 4. 1 Gambar Peta Kecamatan Panti
Gambar 4. 1 Gambar Peta Kecamatan Panti

Penyajian Data dan Analisis

Menurut saya, mendorong anak untuk terbuka kepada orang tua justru membantu kita, orang tua, dalam memprediksi perilaku yang tidak diinginkan. Ibu Fajriatun menunjukkan pentingnya orang tua menggunakan teknik komunikasi persuasif kepada anak untuk menghentikan perilaku tidak menyenangkan seperti pelecehan seksual terhadap anak. Orang tua memberikan bimbingan berupa nasehat, larangan dan arahan apabila anaknya berperilaku tidak baik di muka umum.

Inferensi: Hanya dengan melihat penampilan orang tuanya, anak dapat menyimpulkan apa yang ingin dikatakan orang tuanya. Kebiasaan kedua orang tua dapat membantu anak mengembangkan disiplin diri dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini membawa pada kesimpulan bahwa komunikasi interpersonal mempunyai dampak besar terhadap bagaimana anak berperilaku.

Setelah saya memarahi anak saya, tidak jarang orang tua teman anak saya datang ke rumah untuk mengungkapkan ketidaksenangannya.

Gambar 1. Bagan kerangka berpikir peneliti
Gambar 1. Bagan kerangka berpikir peneliti

Pembahasan Temuan

PENUTUP

Kesimpulan

Segala bentuk kontak interpersonal antara orang tua dan anak, baik secara lisan maupun tidak terucapkan. Dengan demikian jelas bahwa komunikasi nonverbal berupa ekspresi interpersonal seperti suara keras dan ekspresi wajah orang tua ketika berbicara dengan anaknya. Faktor Pendukung dan Penghambat Peran Komunikasi Interpersonal Orang Tua-Anak Dalam Pencegahan Perilaku Seksual Remaja Melalui Media Sosial Digital di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember.

Dalam komunikasi interpersonal orang tua dan anak untuk mencegah perilaku seksual remaja melalui pemanfaatan teknologi digital di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember pasti ada faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Beberapa faktor pendukung komunikasi interpersonal orang tua-anak dalam pencegahan perilaku seksual remaja melalui pemanfaatan teknologi digital di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember antara lain: Peran komunikasi interpersonal orang tua-anak dalam pencegahan perilaku seksual remaja remaja melalui penggunaan media sosial di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Pada umumnya orang tua biasanya menggunakan komunikasi yang efektif dengan anak.

Faktor pendukung komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam pencegahan perilaku seksual pada remaja melalui pemanfaatan media sosial di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember yaitu, Anak akan lebih mudah berkomunikasi dengan orang tuanya jika terjalin komunikasi yang baik. antara mereka dan anak-anak, anak mereka.

Implikasi Penelitian

Saran

Orang tua harus mampu memahami setiap tahapan tumbuh kembang anak serta berperan aktif dalam memantau dan membimbingnya agar tidak melanggar standar sosial atau agama yang mungkin ada. Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Jember: IAIN Jember Press, 2018) Yusuf, Samsu, “Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja” (PT. Ferliana dan Agustina, Peningkatan Keterampilan Komunikasi Aktif pada Anak Usia Dini, (Jakarta Timur: PT) Luxima Metro Media).

Nursinah, “Peran Komunikasi Orang Tua Dalam Pembentukan Konsep Diri Remaja Di Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai,” Skripsi (Makassar: UINAM, 2015). Asmawati, Luluk, “Peran Orang Tua dalam Pemanfaatan Teknologi Digital pada Anak Usia Dini,” Jurnal Obses. Eka Fitria Dewi, “Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak dalam Mencegah Perilaku Kekerasan Anak Usia Sekolah di Kecamatan Benteng Selayar” (Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, 2017).

Pengaruh lainnya adalah semakin terbukanya akses internet pada gadget yang menampilkan segala sesuatu yang tidak sempat dilihat oleh anak-anak.

Referensi

Dokumen terkait