Skripsi ini mengambil judul “Partisipasi masyarakat dalam pengembangan sekolah berprestasi di SD Induk Ungaran, pada tahun Pokok permasalahan yang dibahas adalah partisipasi masyarakat di SD Induk Ungaran, untuk mewujudkan sekolah berprestasi. SDN Ungaran 01 merupakan gabungan dari tiga sekolah yaitu SDN Ungaran 01, SDN Ungaran 03, SDN Ungaran 06 yang terletak di salah satu kawasan di Jl. SDN Ungaran 01 sangat terkenal dengan banyaknya prestasi yang membanggakan dan itu terlihat dari banyaknya mug yang ada diruangan yang dirancang dan masih eksis hingga saat ini. dari SDN Ungaran 01 masih.
Skripsi ini ditulis dalam rangka ujian akhir Program Sarjana Jurusan Sejarah Fakultas Seni Budaya Universitas Diponegoro Semarang. Ketua Jurusan Sejarah Fakultas Seni dan Budaya yang berkenan memberikan izin dan kemudahan kepada penulis dalam penulisan skripsi ini. Winarto mantan Kepala SDN Induk Ungaran 01 tahun Ibu Rukayah selaku Kepala SDN Ungaran 01 tahun 2019 yang berwenang melakukan berbagai survei dan wawancara kepada para staf pengajar, Ibu Nurul selaku staf TU SDN Ungaran 01 yang memperoleh beberapa berkas penting yang diberikan. Ibu Dra.
Tejo, ketua Komite SD Ungaran berusia 01 tahun dan Ibu. Prapti sebagai wali kelas kelas VA, Dra. Sutomo, dan Bpk. Bambang S.H,M.H Pengurus Komite Sekolah dan Ketua Komite Sekolah SDN Ungaran 01 yang dengan senang hati meluangkan waktunya untuk melakukan beberapa wawancara guna mendapatkan data-data yang diperlukan untuk penulisan skripsi ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada seluruh staf pengajar dan tenaga administrasi Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro yang telah.
Kepada Adi Dwipurna Arjun tercinta yang selalu meluangkan waktunya untuk membantu penulis menyelesaikan skripsi ini, kasih sayang yang telah diberikan dan tawa yang telah ia tebarkan, terima kasih.
PENDAHULUAN
- Latar Belakang dan Permasalahan
- Ruang Lingkup
- Tujuan Penelitian
- Tinjauan Pustaka
- Kerangka Pemikiran
- Metode Penelitian
Keunggulan kompetitif ini mulai terbentuk pada pendidikan awal, yaitu pada sekolah dasar.3 Pendidikan sekolah dasar (OŠ) merupakan jenjang dasar bagi siswa dalam pendidikan. Oleh karena itu, pihak sekolah juga membentuk suatu lembaga atau organisasi yang disebut dewan sekolah, yang beranggotakan orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan tokoh pendidikan.9 Dewan sekolah merupakan badan independen yang memberikan manfaat bagi pengelolaan pendidikan pada satuan pendidikan. Dewan sekolah dibentuk atas dasar konsultasi demokratis para pemangku kepentingan pendidikan di tingkat satuan pendidikan sebagai perwakilan berbagai unsur yang bertanggung jawab terhadap peningkatan mutu proses dan hasil pendidikan.
Tujuan dibentuknya Komite Sekolah adalah agar mempunyai organisasi kemasyarakatan sekolah yang memiliki dedikasi dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan mutu sekolah. Komite Sekolah yang dimiliki oleh SDN Ungaran 01, anggota komitenya berasal dari wakil orang tua siswa yang berasal dari himpunan per kelas yang seluruh anggotanya dipilih oleh anggota himpunan itu sendiri. Alasan dibentuknya Komite Sekolah khususnya SDN Ungaran 01 adalah agar kegiatan siswa tetap terkendali sesuai aturan dan memperlancar atau membantu kegiatan siswa dari segi dana atau biaya.
Sekolah ini merupakan sekolah dasar yang berada di bawah naungan UPTD Pendidikan Kecamatan Ungaran Barat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang. Beberapa hal yang menarik dari diskusi ini adalah, SD Induk Ungaran 01 merupakan gabungan tiga sekolah dari SDN Ungaran 01, SDN Ungaran 03 dan SDN Ungaran 06, menjadi satu-satunya Sekolah Percontohan Sekolah Berbasis Internasional (RSBI)12 di Kabupaten tersebut. semarang. Bagaimana peran serta masyarakat yang diorganisir oleh Komite Sekolah agar SD Induk Ungaran 01 unggul di tingkat nasional.
Kedua, mengetahui peran masyarakat yang dikoordinasikan oleh dewan sekolah dalam mengembangkan prestasi SD Induk Ungaran di tingkat nasional. Gunawana berjudul Kebijakan Pendidikan.18 Buku ini menguraikan tentang kebijakan pendidikan yang diterapkan di Indonesia. Pentingnya karya Ahmad Susanto untuk tesis ini adalah memberikan arti penting bagi pendidikan dasar di Indonesia.
Kelebihan buku ini adalah penulis menjelaskan secara detail dan rinci untuk menjelaskan isi buku ini, karena penulis mengetahui dengan jelas teori pembelajaran pembelajaran di sekolah dasar. Pustaka keempat, merupakan skripsi berjudul “Kajian Analisis Peran Komite Sekolah di SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung” yang disusun oleh Tiara Erwinda. 21 Tesis menjelaskan peranan komite sekolah di SD Al-Azhar 01 dalam memenuhi perannya sebagai bahan pertimbangan dimulai dengan melakukan pendataan kondisi sosial ekonomi siswa, menganalisis hasil pendataan, pertimbangan kegiatan pembelajaran, pertimbangan visi dan misi serta tujuan kegiatan sekolah serta dalam penyusunan RAPBS. Tesis ini juga menjelaskan peran komite sekolah sebagai badan pengendali dan.
21Tiara Erwinda, “Kajian Analisis Peran Dewan Sekolah di SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung” (Departemen Pendidikan Universitas Lampung Bandar Lampung, 2018). Menyelenggarakan rapat pengurus sekolah yang bertujuan untuk menginformasikan keputusan-keputusan yang perlu diambil mengenai aspek keuangan siswa atau besaran biaya sekolah. Dalam penelitian ini sumber tertulis yang pertama kali digunakan adalah arsip profil SD Negeri 01 Ungaran, beberapa dokumen terkait laporan pertanggungjawaban yang dimiliki dewan sekolah, arsip berupa CD yang berisi hasil bantuan sarana dan prasarana yang dilakukan. oleh Komite Sekolah.
Wawancara dilakukan terhadap informan seperti Winarto selaku mantan Kepala SD Negeri 01 Ungaran sejak tahun 2013; Sri Dwi Winarsih sebagai mantan Kepala SD Negeri 01 Ungaran sejak tahun 2018; Hadi Astuti sebagai guru bahasa Indonesia SD Negeri 01 Ungaran sejak tahun 2005; Sutejo Kuwait Widodo sebagai mantan Ketua Komite Sekolah sejak tahun 2017; Nurul Fajarwati sebagai anggota Administrasi SD Negeri 01 Ungaran sejak tahun 2005; Rukayah sebagai Kepala SD Negeri 01 Ungaran sejak tahun 2019; Ristinah menjadi pengajar ke rumah kelas VA di SD Negeri 01 Ungaran sejak tahun 1990.