• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Video Editor dalam Proyek Pembuatan Video Microlearning Kemendikbud di Program Studi Film, UMN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Peran Video Editor dalam Proyek Pembuatan Video Microlearning Kemendikbud di Program Studi Film, UMN"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

4

Peran Video Editor…, Felix Leonard Valentino Narua, Universitas Multimedia Nusantara

BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Singkat Perusahaan

Prodi Film UMN merupakan salah satu program studi yang ada di Universitas Multimedia Nusantara. Prodi Film merupakan program studi yang mengajarkan mahasiswanya ilmu mengenai bagaimana cara membuat karya berupa gambar bergerak dan juga teknik pemasaran dalam industri film. Prodi Film yang sebelumnya bernama Program Studi Film dan Televisi merupakan hasil dari pemekaran Fakultas Seni dan Desain pada September 2016. Pada tahun 2018 Program Studi Film dan Televisi secara resmi mengganti namanya menjadi Program Studi Film.

Gambar 2.1 Logo Prodi Film UMN (Sumber: Arsip perusahaan)

Logo Prodi Film mengacu pada identitas Fakultas Seni dan Desain Universitas Multimedia Nusantara yang direpresentasikan dengan bentuk segitiga yang memiliki makna motivasi untuk meningkatkan citranya sebagai institusi pendidikan yang terdepan dalam meningkatkan kualitas sumber daya di Indonesia.

Segitiga yang mengarah ke kiri atas merepresentasikan nilai yang modern yaitu sebagai pelopor terdepan dalam penggunaan teknologi terbaru untuk menghasilkan karya karya inovatif. Warna utama dari logo Prodi Film adalah ungu yang

(2)

5

Peran Video Editor…, Felix Leonard Valentino Narua, Universitas Multimedia Nusantara

merepresentasikan nilai penggunaan teknologi dan warna merah merepresentasikan antusiasme Prodi Film dalam penggunaan teknologi.

Prodi Film Universitas Multimedia Nusantara merupakan perusahaan tempat penulis melakukan kegiatan magangnya. Perusahaan ini terletak di Jl.

Scientia Boulevard Gading, Curug Sangereng, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. Nomor telepon dari perusahaan ini adalah (021) 54422080. Selain itu juga website dari perusahaan ini adalah https://www.umn.ac.id/ dan akun Instagram perusahaan ini adalah https://www.instagram.com/film_umn/.

2.1.1 Visi Misi Perusahaan

Visi dari Prodi Film adalah untuk menjadi program studi yang terkemuka dalam bidang kajian dan pembuatan gambar bergerak berbasis pada Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dengan lulusan yang memiliki wawasan internasional dan kompetensi yang tinggi, serta jiwa wirausaha dan budi pekerti yang mulia. Misi dari Prodi Film yaitu melibatkan penyelenggaraan pembelajaran dalam kajian dan pembuatan gambar bergerak yang berfokus pada pengembangan kreativitas dan intelektualitas bagi seluruh anggota akademik. Selain itu, Prodi Film juga bertujuan untuk melaksanakan program penelitian yang memberikan kontribusi pada pengembangan pengetahuan dalam bidang gambar bergerak. Dan yang terakhir, prodi ini berkomitmen untuk memanfaatkan pengetahuan dalam gambar bergerak untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

2.1.2 SWOT ANALYSIS

Berikut ini merupakan tabel mengenai analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threats) dari proyek video microlearning Kemendikbud.

Tabel 2.1 Tabel analisis SWOT proyek video microlearning

Strength 1. Memiliki teknologi dalam bidang perfilman yang up to date dengan software terbaru.

2. Timeline produksi yang efisien sehingga selalu tepat waktu.

(3)

6

Peran Video Editor…, Felix Leonard Valentino Narua, Universitas Multimedia Nusantara

Weakness 1. Beberapa komputer sudah outdated sehingga penulis kurang dapat bekerja dengan efisien.

2. Kurangnya jumlah rekrutmen sehingga harus meminta bantuan kepada anggota yang berada di tipe yang berbeda.

Opportunity 1. Dapat membangun relasi serta kepercayaan dengan badan pemerintah seperti Kemendikbud.

Threats 1. Adanya kampus lain yang bersaing dalam memproduksi video microlearning.

2. Kehilangan kepercayaan dari Kemendikbud jika tidak dapat memenuhi deadline video.

(Sumber: Arsip Pribadi)

Oleh karena itu, kekuatan dari Prodi Film ini yaitu memiliki teknologi bidang perfilman yang up to date dengan dengan software terbaru. Kelemahan dari Prodi Film ini adalah kurangnya rekrutmen sehingga Prodi Film harus meminta bantuan kepada anggota yang berada di tipe yang berbeda. Kesempatan untuk Prodi Film yaitu membangun relasi serta kepercayaan dengan badan pemerintah seperti Kemendikbud. Terakhir, ancaman untuk Prodi Film ini yaitu hilangnya kepercayaan dari Kemendikbud jika tidak memenuhi deadline video ini.

2.2 Struktur Organisasi Perusahaan

Berikut dibawah ini adalah struktur organisasi dari tempat penulis bekerja:

Gambar 2.2 Struktur Perusahaan (Sumber: Arsip Pribadi)

(4)

7

Peran Video Editor…, Felix Leonard Valentino Narua, Universitas Multimedia Nusantara

Dalam proses pembuatan video microlearning ini, penulis berada dibawah naungan Prodi Film. Ketua pelaksana dari proyek video microlearning ini adalah Kemal Hasan S.T.,M.Sn. yang mengatur alur segala proses proyek video microlearning agar sesuai dengan apa yang telah direncanakan oleh Kemendikbud.

Posisi yang selanjutnya adalah KaProdi penanggung jawab, Kus Sudarsono SE.,M.Sn. yang bertugas untuk mengecek dan melakukan quality control terhadap semua video yang telah dibuat oleh tim kreatif agar dapat memenuhi standar dari Kemendikbud.

Posisi berikutnya Claudia Serversia S.T.P,M.M. sebagai produser yang bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan produksi sesuai dengan arahan ketua pelaksana. Selain itu juga Claudia bertanggung jawab dalam pemilihan anggota kru dan juga sebagai pembimbing dari semua anggota dari video tipe 1. Terdapat dua line produser yang membantu produser dalam mengerjakan tugasnya, yaitu Karyuwi Barton, S.Ilkom. dan Edelin Sari wangsa, SDs., M.Sn. Mereka bertugas dalam membantu produser dalam tugasnya serta membantu mengamati penulis selama penulis melakukan tugasnya dalam produksi video microlearning.

Referensi

Dokumen terkait