PERBEDAAN PARAMETER HEMATOLOGI PADA PASIEN TUBERKULOSIS (TB) DENGAN DAN TANPA INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)
Tahun akademik: 2024
Academic year: 2024
Teks penuh
Dokumen terkait
Pada DHF tanpa syok didapatkan pola rerata jumlah trombosit pada hari sakit ke-3 didapatkan trombosit masih dalam batas normal sedangkan pada pasien DHF dengan syok hari sakit
TB merupakan infeksi oportunistik terbanyak yang ditemukan pada ODHA dan penyebab kematian utama pada pengidap HIV. Angka TB pada ODHA 40 kali lebih tinggi
Dari 226 subjek penderita HIV didapatkan 122 penderita juga menderita TB dan hanya 15 penderita yang didiagnosis limfadenitis TB-HIV namun hanya 11 orang
Dengan demikian, nilai CD4 pada pasien HIV anak dapat diperkirakan dari TLC tanpa memandang jenis kelamin, usia, IMT, maupun parameter hematologi yang lain seperti kadar
Dari 226 subjek penderita HIV didapatkan 122 penderita juga menderita TB dan hanya 15 penderita yang didiagnosis limfadenitis TB-HIV namun hanya 11 orang
Hal ini mendukung temuan dalam penelitian ini dimana rerata sel limfosit CD56 + di hati tidak berkorelasi dengan viral load HIV maupun jumlah sel T CD4 + di darah tepi
Selain koinfeksi dengan Hepatitis, pada kasus koinfeksi HIV juga dapat terjadi koinfeksi dengan infeksi Sifilis, TB paru dan lainnya SIMPULAN Berdasarkan hasil pemeriksaan deteksi
Akan tetapi, tidak terdapat perbedaan pada nilai hematokrit, leukosit, dan trombosit sebelum dan sesudah 2 bulan pengobatan TB.7 Profil hematologi yang bervariasi setelah pengobatan TB