LAPORAN PARIPURNA
PERCEPATAN PENANGANAN CORONAVIRUS
DISEASE-2019 (COVID-19)
DI KABUPATEN PURWOREJO
PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
Jl. Jend. Sarwo Edhie Wibowo No. 14 B Telp./Fax (0275) 325667 Purworejo 54113 e-mail : [email protected] Website : http:/bpbdpurworejokab.go.id
GUGUS TUGAS PERCEPATAN
PENANGANAN COVID-19
KABUPATEN PURWOREJO
2 I. PENDAHULUAN
Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) pertama kali mewabah di negeri China. Dalam waktu yang relatif cepat wabah Covid-19 telah menjangkau di beberaapa negara-negara di Asia, Eropa, Amerika dan Afrika. Penyakit yang menyerang saluran pernafasan ini awal terdeteksi masuk di Indonesia pada awal Maret 2020. Awal terdeteksi adanya Covid-19 di Kabupaten Purworejo pada pertengahan April 2019 dan cepat menyebar di beberapa kecamatan. Kini Covid-19 menjadi pandemi dan merupakan ancaman bencana non-alam bagi penduduk Kabupaten Purworejo.
Dalam rangka Percepatan penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Purworejo sedang dan telah melakukan berbagai upaya.
Melakukan refocusing dan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mengeluarkan berbagai kebijakan teknis dan strategis serta melakukan upaya pencegahan, penanganan dan rehabilitasi dampak dari Covid-19 serta membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Diseas 2019 (Gugus Tugas PP Covid-19) dan membentuk Sekretariat Gugus Tugas PP Covid-19.
Hingga akhir status tanggap darurat yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2020, kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Purworejo belum mereda. Masih banyak pasien Covid-19 yang menjalani perawatan dan jumlahnya juga terus bertambah. Kondisi ini menjadikan Bupati Purworejo penetapan perpanjangan status tanggap darurat bencana non alam pandemi (Covid-19) di Wilayah Kabupaten Purworejo dari tanggal 30 Juni hingga 12 Juni 2020.
Seiring tindakan percepatan penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh berbagai pihak, pada akhir masa perpanjangan tangap darurat perkembangan penyebaran Covid-19 mulai menurun, tidak terjadi penambahan pasien Covid-19 yang signifikan, bahkan semua pasien Covid-19 pada saat itu dengan kriteria Orang Tanpa Gejala (OTG) yang secara fisik mereka nampak sehat tanpa akeluhan.
Pada tanggal 10 Juni 2020, Bupati Purworejo telah
mengeluarkan pernyataan pengakhiran masa tanggap darurat Covid-
3 19. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah : tidak ada penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 yang signifikan, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 semua dalam kondisi tanpa gejala, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 semakin meningkat, dan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak ada yang meninggal dunia.
Selanjutnya Kabupaten Purworejo memasuki Aktivitas Kebiasaan Baru (New Habit), yaitu kebiasaan baru dalam beraktivitas dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun/handsanitizer, jaga jarak sosial dan perilaku hidup bersih dan sehat serta protokol kesehatan lainnya.
II. DASAR KEGIATAN DAN LANGKAH ADMINISTRATIF
1) Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional.
2) Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 A Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona Di Indonesia.
3) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Di Lingkungan Pemerintah Daerah.
4) Peraturan LKPP Nomor 13 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa dalam Keadaan Darurat.
5) Surat Edaran LKPP Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penjelasan atas Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dalam Rangka Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).
6) Peraturan Bupati Nomor : 21 tahun 2020 tentang Penggunaan
Belanja Tidak Terduga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah untuk Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019
Di Kabupaten Purworejo.
4 7) Keputusan Bupati Purworejo Nomor : 160.18/201/2020 Tanggal :
27 Maret 2020 ttg Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019.
8) Keputusan Bupati Purworejo Nomor 203 tanggal 27 Maret 2020 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Kabupaten Purworejo Tahun 2020.
9) Keputusan Bupati Purworejo Nomor : 160.18/263/2020 Tanggal 29 Mei 2020 ttg Penetapan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Kabupaten Purworejo Tahun 2020 (Berlaku tanggal 30 Mei 2020 pukul 00.00 WIB sampai 12 Juni 2020 jam 24.00 WIB).
10) Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor : 160.18/250/2020 Tanggal 12 Mei 2020 tentang Pembentukan Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019.
11) Peraturan Bupati Purworejo Nomor 27/2020 sebagaimana telah diubah dalam Peraturan Bupati Nomor 29/20 sebagaimana telah diubah dalam Peraturan Bupati Nomor 37/20 tentang Percepatan Penanganan Coronavirus Disease-2019.
12) Penyataan Bupati Purworejo Nomor : 443.1/4.316/2020 tanggal 10 Juni 2020 tentang Pengakhiran Masa Tanggap Darurat Covid- 19 Kabupaten Purworejo (mulai tanggal 12 Juni 2020 pukul 24.00 WIB).
III. PENGANGGARAN
Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Purworejo melakukan refocusing dan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mengeluarkan berbagai kebijakan teknis dan strategis dalam bidang tata kelola keuangan serta mengalokasikan kembali anggaran belanja kepada perangkat daerah teknis.
Penganggaran dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 melalui Refokusing/Realokasi dan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).
Perangkat daerah yang mengelola dana refokusing/realokasi adalah 1).
5 Dinas Kesehatan dan 2). Rumah Sakit Umum Daerah. Sedangkan perangkat daerah yang mengelola BTT adalah 1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah, 2). Rumah Sakit Umum daerah, 3) Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan 4) Dinas Koperasi Usaha Kecil Menegah dan Perdagangan. Pada laporan ini hanya dana BTT yang kami laporkan karena refokusing/realokasi akan dipertanggungjawabkan hingga akhir tahun anggaran.
Guna memberikan kepercayaan terhadap publik dan membantu pelaksanaan kegiatan dalam rangka perceptan penanganan Covid-19, Inspektorat selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) selalu reviu perangkat daerah dalam perencanaan dan penggunaan anggaran.
Rekapitulasi Anggaran dan Realisasi Belanja Tidak terduga
No Perangkat
Daerah Anggaran realisasi Saldo 1 BPBD 1,199,989,900 1,113,821,488 86,168,412 2 RSUD 330,000,000 167,490,000 162,510,000 3 Dinsosduk
KBPPPA 465,183,800 242,682,900 222,500,900 4 Din KUKMP 160,094,600 119,947,700 40,146,900 Jumlah 2,155,268,300 1,643,942,088 511,326,212
Sumber : BPBD, RSUD, DinKUKMP dan DinsosdukKBPPPA
VI. PERKEMBANGAN PEMUDIK
Penularan Covid-19 yang cepat dan sangat mudah menular
disikapi oleh pemerintah dan warga Purworejo dengan melakukan
pemantauan dan pendataan bagi pendatang, pemudik maupun warga
yang pulang kampung. Pendatang merupakan bukan warga Purworejo
yang memasuki Purworejo untuk beberapa hari. Pemudik diartikan
sebagai warga Purworejo yang berada diperantauan dan kembali ke
Purworejo untuk beberapa hari dan warga Purworejo di perantauan
yang kembali ke kampung halaman dan tidak kembali lagi ke
perantauan.
6 Dengan terpantaunya pendatang dan pemudik diharapkan penyebaran Covid-19 dapat terkendali, pemberlakuan karantina mandiri selama 14 hari juga merupakan salah satu cara memutus penyebaran Covid-19. Melalui pintu-pintu masuk wilayah Kabupaten Purworejo didirikan pos pemantauan, demikian pula ditingkat kecamatan, keluaran/desa maupun pada suatu kawasan dusun/perumahan juga dilakukan hal yang sama.
Perkembangan pemudik dari waktu ke waktu mengalami fluktuasi. Puncak arus pemudik terjadi sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Hingga akhir status tanggap darurat Covid-19 jumlah pemudik pada tiap kecamatan berbeda-beda. Tampak pada Tabel Perkembangan Pemudik bahwa jumlah pemudik terbesar berada di Kecamatan Bener dan jumlah pemudik terkecil berada di Kecamatan Ngombol.
Tabel Perkembangan Pemudik
NO KECAMATAN JUMLAH PEMUDIK
1 Bagelen 1.168 3.0%
2 Banyuurip 3407 8.8%
3 Bayan 2079 5.4%
4 Bener 6855 17.7%
5 Bruno 4991 12.9%
6 Butuh 1929 5.0%
7 Gebang 1521 3.9%
8 Grabag 2527 6.5%
9 Kaligesing 1232 3.2%
10 Kemiri 2032 5.2%
11 Kutoarjo 2636 6.8%
12 Loano 1560 4.0%
13 Ngombol 841 2.2%
14 Pituruh 2609 6.7%
15 Purwodadi 1180 3.0%
16 Purworejo 2190 5.7%
Total 38.757 100%
Sumber: http://covid19.purworejokab.go.id/ tgl 12/6/20 pk 07.59 wib
V. PERKEMBANGAN COVID-19
Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Pandemi Corona
Virus Disease 2019 di Wilayah Kabupaten Purworejo Tahun 2020
7 ditetapkan oleh Bupati Purworejo mulai tanggal 29 Maret 2029 hingga 12 Juni 2020. Dalam kurun waktu hampir 2,5 bulan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) cukup tinggi.
Pengertian ODP, PDP, Pasien Positif Covid-19 dan Pasien Negatif Civid-19 menurut Dinas Kesehatan sebagaimana dapat diakses pada http://covid19.purworejokab.go.id/adalah sebagai berikut :
ODP adalah orang yang mengalami demam (≥38°C) atau riwayat demam; atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan batuk dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal. ODP adalah orang yang mengalami gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi Covid-19.
PDP (Pasien Dalam Pengawasan) adalah orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yaitu demam (≥38°C) atau riwayat demam; disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti: batuk/sesak nafas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal. PDP adalah orang dengan demam (≥38°C) atau riwayat demam atau ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi Covid-19. PDP adalah orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.
Pasien Positif Covid-19 adalah pasien yang telah terbukti secara
medis telah terinfeksi Covid-19 melalui proses pengujian
laboratorium. Dan akan dilakukan penanganan khusus untuk
pasien positif Covid-19 seperti karantina di ruang isolasi.
8
Pasien Negatif Covid-19 adalah pasien yang tidak terbukti terinfeksi Covid-19 melalui hasil pengujian laboratorium. Istilah ini juga bisa diberikan kepada pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Covid- 19, namun sudah sembuh dan terbebas dari virus itu.
Pantauan data mingguan perkembangan Covid-19 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang erat anatara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan kasus positif Covid-19. Data terakhir menunjukkan jumlah PDP 47 orang (39,5%) terhadap pasien positif Covid-19 sebanyak 79 orang.
Perkembangan Covid-19 terhadap jumlah pemudik sebagaimana tampak pada tabel juga tidak menunjukkan adanya hubungan antara jumlah pemudik dan jumlah kasus positif Covid-19. Kecamatan yang memiliki jumlah pemudik banyak tidak berarti jumlah kasus positif Covid-19 tinggi.
Tabel Perkembangan Covid-19 Mingguan
No Tanggal ODP PDP POSITIF
1 03/04/2020 1348 20 0
2 10/04/2020 1628 23 2
3 17/04/2020 1697 38 5
4 24/04/2020 1827 36 17
5 01/05/2020 1983 38 37
6 08/05/2020 2091 43 45
7 15/05/2020 2139 42 57
8 22/05/2020 2153 44 74
9 29/05/2020 2160 45 76
10 05/06/2020 2163 47 78
11 12/06/2020 2179 47 79
Sumber Data : Dinkes
Dari grafik dibawah ini dapat diambil kesimpulan bahwa
Tingkat Persebaran Positif Covid-19, tidak berbanding lurus dengan
arus pemudik. Misalnya, di Kecamatan Bayan jumlah pemudik 2079
orang, tetapi jumlah kasus Positif Covid-19 tertinggi. Sedangkan
Pituruh, Kutoarjo, Loano dengan Pemudik tinggi, tetapi kasus Positif
Covid-19 rendah bahkan nol.
9 Tabel Persebaran Pemudik dan Positif Covid-19
Per Kecamatan NO KECAMATAN JUMLAH
PEMUDIK POSITIF COVID-19
1 Bagelen 1.168 3
2 Banyuurip 3407 3
3 Bayan 2079 20
4 Bener 6855 1
5 Bruno 4991 0
6 Butuh 1929 4
7 Gebang 1521 0
8 Grabag 2527 6
9 Kaligesing 1232 1
10 Kemiri 2032 6
11 Kutoarjo 2636 6
12 Loano 1560 3
13 Ngombol 841 0
14 Pituruh 2609 1
15 Purwodadi 1180 10
16 Purworejo 2190 15
Total 38.757 79
Sumber: http://covid19.purworejokab.go.id/ pada 12-06-2020 jam 16.23 wib
Data perkembangan Covid-19 lebih terperinci dapat dilihat pada
lampiran
10 VI. LAPORAN BIDANG
Laporan bidang merupakan laporan-laporan yang secara parsial mencerminkan kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan struktur organisasi Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ditetapkan dengan Surat Keputusan oleh Bupati pada 12 Mei 2020. Bidang sebagaimana terdapat dalam Surat Keputusan dimaksud adalah :
A. Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum
Kegiatan yang dilaksanakan oleh bidang pengamanan dan penegakan hukum pada sekretariat gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 adalah :
1. Sosialisasi tentang Covid-19 sesuai protokol kesehatan.
2. Kegiatan penyemprotan disinfektan pada masa tanggap darurat Covid-19.
3. Monitoring PAM terminal dan stasiun di Kabupaten Purworejo.
4. Pengamanan di Pasar Baledono dan Alun-alun Purworejo.
5. Pengawasan dan pembinaan kegiatan tempat hiburan malam, cafe, bilyard dan angkringan terkait pencegahan dan pemutusan penyebaran Covid-19.
6. Pengawasan dan pemantauan posko kesehatan di Posko SAC Butuh Kecamatan Kutoarjo, Kecamatan Bener dan perbatasan purworejo-DIY.
7. Pengawasan dan pemantauan pedagang pasar Kutoarjo dan PKL.
8. Melakukan himbauan pada pemilik Karaoke dan café terkait Covid-19.
9. Pembubaran kerumunan di PKL Angkringan dan kos-kosan.
10. Sosialisasi protokol kesehatan dan penjarangan fisik.
11. Pendampingan rapid tes pada kasir-kasir, jurkir dan supir angkot.
12. Sosialisasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan pembagian masker dari Gubernur Provinsi Jawa Tengah.
13. Patroli dan pengamanan wilayah.
14. Penertiban dan penghentian sementara PKL minggu pagi dan
CFD.
11 15. Pengamanan dan pendampingan tim medis dalam pemeriksaan
satri dari Lirboyo.
16. Penutupan sementara kawasan Sumur Beji.
17. Kegiatan penegakkan dana penindakan Perbup No. 29 Tahun 2020 diantaranya mengatur tentang kewajiban menggunakan masker.
18. Penyemprotan disinfektan dalam rangka mendukung kebijakan New Habit.
19. Penegakan hukum Perbup Nomor 27 Tahun 2020 sebagaimana diubah dengan Perbup Nomor 27 Tahun 2020 tentang percepatan penanggulangan Covid-19 dan protokol kesehatan di tempat hiburan malam.
Kegiatan Bersama SatpolPP, DinHub, Dinkominfo serta Kepolisian dilaksanakan penegakkan Peraturan Bupati 27 Tahun 2020 sebagaimana teah diubah dengan Peraturan Bupati tentang percepatan penanganan Covid-19 khususnya penegakkan kewajiban masyarakat memakai masker ketika berada di luar rumah. Operasi penegakan Perbup tersebut antara lain dilaksanakan pada :
Tanggal 3 Juni 2020 di Depan Masjid Agung Darul Muttaqin terjaring 61 orang dan Depan SDK Maria terjaring 38 pelanggar.
Tanggal 4 Juni 2020 di Pasar Hewan Kutoarjo menjaring 114 pelanggar.
Tanggal 9 Juni 2020 di Pasar Pituruh menjaring 275 pelanggar.
Tanggal 10 Juni 2020 di Pasar Kemiri Purworejo menjaring 117 pelanggar.
Tanggal 12 Juni 2020 di Pasar Grabag Purworejo 104 pelanggar.
Tingkat kesadaran masyarakat untuk melaksanakan
protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga
jarak (social distancing) masih rendah. Ancaman denda pagi para
pelanggar belum dirasa efektif. Guna terus menekan penyebaran
Covid-19 perlu terus dilakukan sosialisasi untuk menyadarkan
masyarakat agar tentang pencegahan Covid-19.
12 B. Bidang Pencegahan
Bidang Pencegahan yang sudah melaksanakan tugasnya sebagai berikut:
1. Merumuskan kebijakan daerah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purworejo.
2. Mendata/memetakan wilayah rawan terdampak pandemi Covid-19 di seluruh desa-desa Kabupaten Purworejo diantaranya meliputi: Kepadatan Penduduk, Jumlah Pendatang/perantau, jumlah kasus, jumlah kematian, besarnya ancaman, efektifitas penanganan kasus, dukungan sumber daya, teknik operasional, pertimbangan ekonomi, sosial budaya, keamanan.
3. Memberikan pemahaman pada masyarakat tentang pentingnya mematuhi himbauan pemerintah agar melaksanakan protokol kesehatan sehingga penyebaran Covid-19 bisa dicegah/memutus mata rantai penyebarannya, dengan cara sosialisasi di beberapa titik keramaian dan kepada semua warga masyarakat.
Penyebaran Covid-19 dapat diantisipasi penyebarannya melalui beberapa langkah kebijakan sebagai berikut :
1. Peliburan sekolah dan tempat kerja:
a. Untuk sekolah selama pandemi Covid-19 diliburkan (Kegiatan dilaksanakan secara online).
b. Aktifitas kerja untuk instansi pemerintahan dilakukan secara bergantian (50% masuk 50% libur) atau kerja dari rumah.
c. Aktifitas kerja untuk selain instansi pemerintahan dilakukan pembatasan.
2. Pembatasan kegiatan keagamaan. Ibadah di tempat/rumah ibadah tidak dilaksanakan (beribadah dirumah masing- masing/secara online).
3. Pembatasan kegiatan di tempat/fasilitas umum. Semua
kegiatan pada tempat umum dibatasi/ditiadakan. Contoh :
13 tempat wisata di tutup, di rumah sakit pasien tidak di besuk/hanya di tunggu satu orang.
4. Pembatasan kegiatan sosial dan budaya. Semua kegiatan sosial budaya di batasi. Contoh : hajatan resepsi pernikahan di larang, melayat secukupnya, jaga jarak dan tidak terlalu lama di rumah duka.
5. Pembatasan moda transportasi. Angkutan umum maksimal (50% dari kapasitas kendaraan), ojek online sementara tidak aktif.
6. Pembatasan kegitan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan di tingkatkan pengawasannya di pantau terus menerus. Contoh : Kegiatan keamanan di Desa/Kelurahan di tingkatkan melalui pendirian posko dan dijaga warga secara bergantian.
Di Kab. Purworejo dalam mencegah penularan Covid-19 dapat ditekan apabila langkah-langkah diatas dapat ditaati bersama. Dengan demikian langkah menuju diadakan PSBB tidak diperlukan karena banyak konsekuwensi pemerintah yang harus ditanggungnya. Perlu ditekankan pada seluruh komponen masyarakat bahwa pencegahan, penanggulanagn dan pemulihan Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama.
C. Bidang Penanganan dan Tindakan medis
Bidang Penanganan dan Tindakan medis pada umumnya dilaksanakan oleh tim medis sebgai ujuk tombak penanganan Covid-19, antara lain :
1. Melakukan screnning dan pemantauan Covid-19 bagi orang yang masuk di Wilayah Kabupaten Purworejo yaitu :
a. Screnning dan pemantauan Covid-19 di perbatasan melalui Posko Covid-19 Desa Dadirejo Kec. Bagelen, Posko Covid- 19 Desa Tlogoguwo Kec. Kaligesing, Posko Covid-19 Desa Kaliboto Kec. Bener, Posko Covid-19 SAC, Kec. Butuh dan Posko Covid-19 Sedayu Kec. Loano.
b. Screnning dan pemantauan Covid-19 ODP Covid-19 di Kab.
Purworejo melalui 25 Puskesmas di Kab. Purworejo.
14 c. Screnning dan pemantauan Covid-19 bagi pemudik yang
datang di Posko Covid-19 di Dinas Kesehatan Kab.
Purworejo.
2. Telah melaksanakan pengawasan perkembangan dan deteksi dini kondisi Covid-19 di wilayah Kab. Purworejo melalui survailans yang tersebar di 16 Kecamatan.
3. Mengadakan penyemprotan disinfektan di 16 wilayah Kecamatan se-Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan bekerjasana dengan BPBD, Dinas Kesehatan, SatpolPP- Damkar dan Relawan.
4. Telah melaksanakan desinfeksi tempat-tempat umum dan strategis untuk penanganan Covid-19.
5. Telah melaksanakan Pengiriman sampel tes SWAB Covid-19 ke laboratorium.
6. Menyediaan APD dan obat-obatan, disinfektan dan BMP serta Vitamin
7. Menyediakan Alat Kesehatan untuk Penanganan Covid-19.
8. Menangani kasus Pasien Dengan Pengawasan dan Pasien Terkonfirmasi Covid 19.
9. Telah menyediakan tempat evakuasi tempat karantina di RS Tjokronegoro, RSUD dan transit paramedis di Hotel Ganesa.
Rekapitulasi data penanganan dan tindakan medis sebagaimana pada lampiran pada laporan ini.
D. Bidang Pemulihan dan Layanan Dasar
Upaya pemulihan dan layanan dasar yang telah ditempuh dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 adalah :
1. Mengkoordinasikan dan melaksanakan pemberian layanan sosial dasar saat penanganan Covid-19 di Kabupaten Purworejo.
Pemberian bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid- 19 se-Kabupaten Purworejo sejumlah 15.552 orang dengan rician:
a. Tahap pertama sejumlah 3.059 orang sudah bisa di cairkan
di BKK masing -masing wilayah (SP2D Tanggal 10 – 06 –
2020);
15 Pencairan Bantuan Masyarakat
Tahap I
NO KECAMATAN JUMLAH PENCAIRAN BKK
1 Purworejo 9 Jiwa
2 Purwodadi 130 Jiwa
3 Banyurip 193 Jiwa
4 Ngombol 322 Jiwa
5 Grabag 312 Jiwa
6 Kutoarjo 439 Jiwa
7 Kemiri 51 Jiwa
8 Pituruh 468 Jiwa
9 Bayan 330 Jiwa
10 Bagelen 183 Jiwa
11 Kaligesing 105 Jiwa
12 Bener 189 Jiwa
13 Gebang 107 Jiwa
14 Butuh 221 Jiwa
JUMLAH 3.59 wa
Sumber : Dinsosduk KBPPPA
b. Tahap ke dua sejumlah 12.493 orang dalam proses pembuatan rekening di BKK. Sumber pendanaan dari APBD Kab. Purworejo Tahun 2020 dengan besaran masing – masing Rp.500.000 untuk April dan Mei 2020.
2. Memberikan dukungan dan pendampingan upaya percepatan pencegahan dan penanganan kepada warga di lakukan langkah- langkah sebagai berikut;
a. Pasien karantina mandiri 1 orang perempuan, 64 tahun
alamat Baledono RT.03 RW. 08 spikosupportif dan terapi obat
(deprese berat dengan psikotik) kondisi sekarang SWAB (-)
sembuh, masih dalam terapi obat dan psikoterapi supportif.
16
Bupati Purworejo saat memberi pengarahan kepada warga
b. Semua pasien yang dirawat dan keluarga yang dirawat dilakukan pendampingan psikologi berupa, psikoterapi (Teknik stabilisasi emosi, relaksasi) psikoedukasi Covid 19.
Kunjungan pendampingan di salah satu warga terdampak Covid-19
3. Mengkoordinasikan dan melaksanakan pengaturan kebijakan di bidang pendidikan yang meliputi : Layanan pendidikan, pencegahan dan pengamanan di bidang pendidikan. Kebijakan di bidang pendidikan dalam rangka melaksanakan pelayanan pendidikan untuk pencegahan dan pengamanan terhadap resiko penularan Covid-19 di Kabupaten Purworejo dilakukan langkah/kebijakan dengan menerbitkan surat edaran sebagai berikut:
a. Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Nomor :
420/3981 Tanggal 15 Maret 2020 tentang Peningkatan
17 Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Covid–19 pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Purworejo ditujukan kepada Kepala Satuan Pendidikan Negeri/Swasta (PAUD, SD, SMP, PKBM) se-Kabupaten Purworejo. Selanjutnya di instruksikan kepada satuan pendidikan mengambil langkah – langkah sebagai berikut:
Menunda segala kegiatan belajar mengajar dan segala aktivitas penunjang yang telah direncanakan sebelumnya untuk waktu yang belum dapat ditentukan.
Peserta didik melaksanakan kegiatan belajar mandiri di rumah mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 30 Maret 2020 dan diharapkan dapat memanfatkaan pembelajaran berbasis online.
Bapak/Ibu guru memberikan bimbingan /tugas dengan interaksi ber basis online dengan tetap mengutamakan pelayanan prima kepada peserta didik.
Pendidik dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan kegiatan administrasi kegiatan belajar mengajar dan selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Kepada orang Tua/Wali siswa diharapkan dukunganya dalam masa tersebut diatas untuk membimbing putra/putrinya dalam belajar.
b. Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo Nomor:420 /3437/2020 Tanggal 27 Maret 2020 tentang Pelayanan Penyelenggaraan Pendidikan dalam Rangka Pencegahan Penularan Penyebaran Covid-19 pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Purworejo ber isi tentang:
Kelulusan sekolah;
Proses belajar di rumah (BDR) diperpanjang sampai dengan 13 April 2020;
Kenaikan Kelas;
Penerimaan peserta didik baru PPBB;
Pelaksanaan bekerja dari rumah dan pengamanan asset
satuan pendidikan.
18 c. Surat Edaran Dinas pendidikan Kabupaten Purworejo Nomor 420.1/0941/2020 Tanggal 3 April 2020 Tentang Pelaksanaan Pelayanaa Penyelenggaraan Pendidikan dalam Rangka Pencegahan Penularan Penyebaran Covid-19 pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Purworejo, berisi sebagai berikut :
Peningkatan sosialisasi ;
Satuan pendidikan sebagai komponen masyarakat yang terdidik,di minta melakukan peningktan sosialisasi tentang pencegahan penularan dan penyebaran Covid -19 kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat;
Sosialisasi kepada masyarakat dapat dilakukan melalui pemasangan baliho/spanduk/kain rentang di gerbang sekolah,sedangkan sosialisasi kepada warga sekolah dapat dilakukan melalui pesan yang dapat disisipkan pada saat pelaksanaan KMB daring;
Hal khusus untuk selalu disampaikan kepada warga pendidikan adalah agar selalu menjaga kesehatan/kebersihan,tidak melakukan aktifitas di luar rumah kecuali sangat penting,sera melakukan physical distancing (tidak melakukan jabat tangan atau kontak fisik yang lain), dan mematuhi protokol pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.
Perluasan Jaring Pengaman Sosial.
Mempertimbangkan kondisi ekonomi yang mengalami penurunan akibat dampak pandemi Covid-19, maka satuan pendidikan negeri dalam melakukan penarikan sumbangan yang ber sumber dari peserta didik/orang tua/wali peserta didik wajib memenuhi segala ketentuan/peraturan yang berlalu;
Dihimbau kepada satuan pendidikan yang dikelola
oleh masyarakat (Swasta) untuk memberikan
perluasan keringanan dan/atau pembebasan biaya
19 pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu/miskin;
Satuan pendidian PAUD, TK, SD dan SMP ( Negeri dan Swasta) dilarang memberikan tindakan mengembalikan peserta didik kepada orang tua/wali peserta didik (mengeluarkan peserta didik) yang dikarenakan faktor biaya pendidikan;
Lain – Lain
Kepala Satuan Pendidikan, Pendidik, tenaga Kependidikan dapat berperan sebagai agen mampu memberikan pemahaman di lingkungan sekitarnya yang muaranya masyarakat memiliki kepercayaan yang tinggi bahwa pemerintah mampu secepatnya mengatasi Covid -19;
Kepala satuan pendidikan dapat lebih memperhatikan protokol keamanan berkait degan sterilisasi lingkungan dan adanya pihak- pihak yang memanfaatkan keadaan dengan dalih apapun untuk dapat diwaspadai dan selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga.
d. Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo Nomor 051.12/1021/2020 Tanggal 22 April 2020 Tentang Evaluasi Pelaksanaan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Dalam Rangka Pencegahan Penularan Penyebaran Covid-19 dan Penetapan Jam Kerja pada Bulan Romadhan 1441 H untuk ASN di Lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo dengan maksud dan tujuan sebagai berikut :
Sebagai evaluasi petunjuk teknis pelasksanaan system kerja ASN tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah raga;
Sebagai Petunjuk teknis penyesuaian sistem kerja dalam
rangka proses belajar dari rumah sebagai mana diatur
dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan,
Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo.
20 e. Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo Nomor 451.1/1041/2020 Tanggal 28 April 2020 Perihal Penyelenggaraan Ibadah di Bulan Romadhan 1441 H Berisi tentang :
Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo tidak menyelenggarakan tarhim /tarling (tarawih silaturahmi /keliling);
Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo tidak menyelenggarakan buka puasa bersama, Peringatan Nuzulul Quran (Pengajian) dan Acara halal Bihalal Idul Fitri Secara Bersama;
Dalam pelaksanaan ibadah pada bulan romadhan agar berpedoman pada surat edaran MUI Kabupaten Purworejo;
Kepala Satuan Pendidikan untuk menyesuaikan dengan kebijakan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo dan juga berpedoman surat edaran MUI Kab Purworejo guna mencegah Covid- 19.
f. Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo Nomor 425/1164/2020 tertanggal 29 Mei 2020 Perihal Perpanjangan Belajar di Rumah (BdR) dan WFH (Work From Home) agar :
Peserta Didik Melaksanakan Kegiatan Belajar di Rumah (BdR) Diperpanjang Sampai Dengan 13 Juni 2020;
Kepada Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Satuan Pendidikan Untuk Melaksanakan
WFH (Work From Home)diatur oleh Kepala Satuan Pendidikan sampai dengan tanggal 4 juni 2020.
g. Berdasarkan pada poin 8 pernyataan Bupati Purworejo Nomor
443.1/4316/2020 Tanggal 10 Juni 2020 tentang pernyataan
pengakhiran Masa Tanggap Darurat Covid-19 Kabupaten
Purworejo selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan
dan Olahraga Kabupaten Purworejo menerbitkan surat Nomor
425/1232/2020 tanggal 12 Juni 2020 Perihal Perpanjangan
Belajar dirumah (BDR), maka diinstruksikan kepada pengelola
21 satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, PKBM Negeri /Swasta untuk melaksanakan hal- hal sebagai berikut;
Peserta didik melaksanakan kegiatan Belajar di Rumah (BdR) diperpanjang sampai akhir kalender pendidikan yang jatuh pada tanggal 20 Jnui 2020;
Kepada ASN di lingkungan Satuan Pendidikan untuk tetap melaksanakan kewajiban tugas pokok dan fungsinya sebagai ASN dengan melaksanakan WFO (Work From Office);
Bapak / ibu pendidik tetap memberikan bimbingan kepada peserta didik sebagai mana dijelaskan dalam Lampiran Surat Edaran Sekretaris Jendral Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 tahun 2020 tanggal 18 maret 2020 tentang pedoman penyelenggaraan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19.
E. Bidang Publikasi dan Sosialisasi
Percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Purworejo dengan membentuk Publikasi dan Sosialisasi pada Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sosialisasi dan publikasi tentang perkembangan dan penanganan Covid-19 maupun melalui sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pada masa pandemi. Beberapa kegiatan telah dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1. Melaksanakan komunikasi publik berupa siaran radio, pers release, informasi melalui jejaring internet dan media sosial;
2. Melaksanakan pemasangan baliho dan spanduk himbauan di tempat strategis.
a. Baliho 10 buah ukuran 3X4m.
b. Spanduk 25 buah ukuran 3X1m.
c. Spanduk 135 buah ukuran 2X0,6m.
d. Baliho 25 buah ukuran 2X3m.
e. Baliho 2 buah ukuran 7,2X2,5m.
22 Salah satu banner kampanye Covid-19
3. Melaksanakan sosialisasi/kampanye di tempat umum disertai dengan pembagian masker pada ;
a. Sosialisasi serentak di 4 titik keramaian, yaitu Pasar Suronegaran, Depan RSU Amanah Umat (bergeser ke Pasar Krendetan), Pasar Baledono, dan Jodo Plaza, Bersama instansi terkait DKK, Dishub, Satpol PP, Dinkominfo, dan dilaksanakan monitoring oleh Bupati Purworejo pada 14 Mei 2020.
b. Sosialisasi serentak di 16 titik di Wilayah Purworejo, yaitu Di Rm. Dargo Jln Jogja, Lampu Merah Hidayat, Depan Masjid Jami' Purworejo, Gedung Kesenian, Toko Roti Lusani, Pasar Kembang, Buh Penceng, Plaza, Prapatan Mranti, Pasar Lugosobo, Perempatan Mbok Susah, Bri Kalianyar, Stasiun Kutoarjo, Pasar Besar Kutoarjo, Tk Laris Bayan, Keliling Kutoarjo start-finish di Pendopo Kutoarjo pada 19 Mei 2020.
c. Sosialisasi stasioner (menetap) serentak oleh 16 Kecamatan di tempat strategis pada wilayah kecamatan masing-masing pada 20 Mei 2020.
d. Sosialisasi mobilling (bergerak) serentak oleh 16 Kecamatan menjangkau wilayah strategis di kecamatan masing-masing pada 25 Mei 2020.
e. Pelaksanaan sosialisasi secara mobilling dilaksanakan sejak
tanggal 16 Mei hingga 12 Juni 2020 setiap pagi pukul 08:00 –
12:00 dan sore hari pukul 15:00 – 17:00 WIB dengan
berkeliling menggunakan kendaraan dan pengeras suara di
titik-titik strategis dan banyak berkumpulnya masyarakat,
selain melaksanakan himbauan tentang social distancing
23 dibagikan juga masker secara gratis disertai eduksi dan pembinaan kepada masyarakat yang belum sadar memakai masker.
Kampanye masker oleh Bupati Purworejo di Pasar Baledono
F. Bidang Logistik
Mengkoordinasikan dan melaksanakan pengaturan kebijakan di bidang logistik, yang meliputi :
a) Melaksanakan pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk operasional kegiatan penanganan wabah Covid-19.
Stock Opname Logistik per-13 Juni 2020
No Jenis Satuan Pengadaan Distribusi Sisa
1 Beras @5kg Bungkus 2000 2000 0
2 Gula Pasir @1kg Bungkus 4000 4000 0
3 Air Mineral Dus 2000 2000 0
4 The Dus 2000 2000 0
5 Kopi Bungkus 2000 2000 0
6 Mie Instan Dus 2000 2000 0
7 Kecap Bungkus 2000 2000 0
8 Saos Botol 2000 2000 0
9 Minyak Goreng @1ltr Bungkus 2000 2000 0
10 Sarden Kaleng 4000 4000 0
11 Susu Bungkus 550 550 0
12 Biskuit Bungkus 550 550 0
Sumber : BPBD
b) Menerima, meyimpan dan mendistribusikan bantuan berupa alat
dan bahan dalam penanganan wabah Covid-19.
24 Tabel Distribusi Logistik
No Tanggal Keca Keterangan
1 1/5/20 Bayan Guna Posko jaga Covid-19
2 1/5/20 Butuh Posko SAC Andong guna jaga Covid-19 3 1/5/20 Butuh Guna Posko jaga Covid-19
4 1/5/20 Bayan Guna Posko jaga Covid-19 5 2/5/20 Purwodadi Guna Posko jaga Covid-19 6 2/5/20 Ngombol Guna Posko jaga Covid-19 7 2/5/20 Bagelen Guna Posko jaga Covid-19 8 3/5/20 Purworejo Untuk Posko Covid - 19 9 3/5/20 Pituruh Untuk posko Covid-19 10 3/5/20 Kemiri Guna Posko jaga Covid-19 11 3/5/20 Keligesing Posko Perbatasan Covid-19 12 3/5/20 Kaligesing Guna Posko jaga Covid-19 13 3/5/20 Bruno Guna Posko jaga Covid-19 14 4/5/20 Grabag Guna Posko jaga Covid-19 15 4/5/20 Loano Untuk posko Covid-19 16 4/5/20 Gebang Untuk posko Covid-19 17 4/5/20 Bener Guna Posko jaga Covid-19 18 4/5/20 Banyuurip Untuk posko Covid-19 19 21/5/20 Grabag Untuk posko Covid-19 20 22/5/20 Bagelen Untuk posko Covid-19 21 22/5/20 Banyuurip Untuk posko Covid-19 22 22/5/20 Bayan Untuk posko Covid-19 23 22/5/20 Bener Untuk posko Covid-19 24 22/5/20 Bruno Untuk posko Covid-19 25 22/5/20 Butuh Untuk posko Covid-19 26 22/5/20 Gebang Untuk posko Covid-19 27 22/5/20 Grabag Untuk posko Covid-19 28 22/5/20 Kaligesing Untuk posko Covid-19 29 22/5/20 kemiri Untuk posko Covid-19 30 22/5/20 Kutoarjo Untuk posko Covid-19 31 22/5/20 loano Untuk posko Covid-19 32 22/5/20 Ngombol Untuk posko Covid-19 33 22/5/20 Pituruh Untuk posko Covid-19 34 22/5/20 Purwodadi Untuk posko Covid-19 35 22/5/20 Purworejo Untuk posko Covid-19 36 3/6/20 Bayan Guna Posko jaga Covid-19 37 9/6/20 Purworejo Guna Posko jaga Covid-19
38 10/6/20 Banyuurip Penaganan korban terdampak Covid–19 39 10/6/20 Bayan Penaganan korban terdampak Covid–19 40 10/6/20 Kaligesing Penaganan korban terdampak Covid–19 41 10/6/20 Purworejo Penaganan korban terdampak Covid–19 42 11/6/20 Bagelen Penaganan korban terdampak Covid–19 43 11/6/20 Bener Penaganan korban terdampak Covid–19 44 11/6/20 Butuh Penaganan korban terdampak Covid–19 45 11/6/20 Grabag Penaganan korban terdampak Covid–19 46 11/6/20 Kemiri Penaganan korban terdampak Covid–19 47 11/6/20 Kutoarjo Penaganan korban terdampak Covid–19 48 11/6/20 Loano Penaganan korban terdampak Covid–19 49 11/6/20 Pituruh Penaganan korban terdampak Covid–19 50 11/6/20 Purwodadi Penaganan korban terdampak Covid–19 51 12/6/20 Dinsosduk
KBPPPA Dalam rangka penaganan korban terdampak Covid-19 di wil Kab Pwrejo Sumber : BPBD
25 Pengelolaan logistik dalam pemanfaatannya mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penggunaan Belanja Tidak Terduga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Purworejo pada pasal 9 huruf (d) Penyediaan/pemberian logistik kepada masyarakat terdampak Covid-19, tenaga medis, dan Posko Covid-19.
Pendistribusian logistik dilakukan beberapa tahap sesuai permohonan dari Kecamatan dan Dinas Sosial. Rincian jenis logistik terlampir pada laporan ini.
Kendala yang dihadapi pada pengelolaan logistik terjadi pada proses pengadaan, pada saat penyimpanan dan pada saat pendistribusian. Namun demikian langkah solusi dapat diselesaikan, antara lain :
1. Jenis barang tidak ada di pasaran saat akan belanja sehingga harus merubah Rencana Kebutuhan Belanja (RKB).
2. Harga barang tidak ada di Satuan Standar Harga (SSH) Bupati, harus mengajukan ijin bupati sebelum proses pengadaan.
3. Kapasitas gudang tidak cukup sehingga harus pinjam gudang milik Din KUKMP yang terletak di Kutoarjo.
4. Kebutuhan belanja untuk penanganan Covid-19 sifatnya mendadak sehingga harus melakukan beberapa perubahan RKB.
5. Gugus Tugas dan BPBD tidak memiliki data warga terdampak Covid-19 yang belum mendapat bentuan dari APBN, APBD, dan APBDes
G. Bidang Pencegahan Penanganan Covid-19 di Wilayah
Percepatan penanganan Covid-19 di wilayah merupakan
kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada tiap kecamatan di
seluruh wilayah Kabupaten Purworejo. Camat selaku Ketua Gugus
Tugas Kecamatan dalam melaksanakan tugasnya dapat
bekerjasama dengan pemerintah kabupaten, kelurahan/desa, dunia
26 usaha dan masyarakat. Kegiatan yang dibiayai dengan anggaran pemerintah, sumbangan pihak ketiga maupun kegiatan yang tidak secara langsung membutuhkan biaya (non-budgeter).
Secara umum selain perawatan medis kegiatan percepatan penanganan Covid-19 berupa tindakan pencegahan dan antisipasi penyebaran seperti penyemprotan disinfektan, gerakan cuci tangan dengan sabun, anjuran penggunaan masker. Kegiatan yang bersifat khusus merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan perangkat daerah lain baik instansi vertikal maupun horizontal.
Pendistribusian logistik, Pembagian masker, penegakan Peraturan Bupati, Sosialisasi Covid-19, Edukasi masyarakat, Pendistribusian bantuan warga terdampak Covid-19 merupakan salah satu kegiatan yang melibatkan Perangkat Daerah lain.
H. Pos Pemantauan Pendatang/pemudik
Pemantauan pendatang dan atau pemudik dan atau pelintas yang melalui akses masuk ke Wilayah Kabupaten Purworejo melalui jalan darat. Dari 16 kecamatan terdapat 3 posko gugus tugas kabupaten yang ditempatkan di 3 kecamatan sebagai pos komando (posko perbatasan) pemantauan yaitu Kecamatan Kaligesing, Bener, Bagelen, Pituruh dan Butuh. Selain posko gugus tugas kabupaten juga terdapat posko - posko tingkat kecamatan, tingkat kelurahan/
desa.
Pemerintah telah mengantisipasi apabila ada pemudik yang
ditolak oleh warga setempat dengan menyediakan lokasi transit
beserta perlengkapannya di GOR Sarwo Edhi Wibowo dan Gedung
Kesenian WR Soepratman. Namum hingga akhiir masa tanggap
darurat tidak ada satupun warga pemudik yang ditolak
kehadirannya sehingga tempat yang telah disiapkan tidak ada yang
memanfaatkan.
27 Tabel Persebaran Pemudik
Kecamatan
NO KECAMATAN JUMLAH
PEMUDIK
1 Bagelen 1.168
2 Banyuurip 3407
3 Bayan 2079
4 Bener 6855
5 Bruno 4991
6 Butuh 1929
7 Gebang 1521
8 Grabag 2527
9 Kaligesing 1232
10 Kemiri 2032
11 Kutoarjo 2636
12 Loano 1560
13 Ngombol 841
14 Pituruh 2609
15 Purwodadi 1180
16 Purworejo 2190
Total 38.757
Kegiatan yang dilakukan di pos pemantauan bersama gugus tugas kabupaten dan gugus tugas kecamatan beserta relawan adalah :
a. Melakukan pemeriksaan kesehatan pada pendatang dari luar kota dengan tujuan Purworejo meliputi :
- Mengukur suhu badan pendatang;
- Melakukan anamnesa riwayat sakit dan riwayat perjalanan.
b. Mencatat identitas dan riwayat perjalanan dan gejala yang timbul pada register pendatang;
c. Memberikan edukasi cara pencegahan penularan Covid-19;
d. Memberikan surat keterangan pemeriksaan;
28 e. Menganjurkan untuk isolasi diri di rumah selama 14 hari dan
melaporkan ke Puskesmas setempat bila merasakan gejala demam, batuk, pilek dan sesak napas;
f. Melaporkan hasil pemantauan pada Dinas Kesehatan / Posko Covid-19 Kabupaten.
VII. KENDALA DAN PERMASALAHAN
Dalam penanganan Covid-19 di Jawa Tengah, Kabupaten Purworejo relatih lebih awal dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19. Sehingga pada saat daerah sekitar masih berada pada zona merah, kabupaten Purworejo sudah memasuki zona orange karena jumlah kasus Covid-19 mulai menurun dengan tingginya tingkat kesembuhan pasien dan nihil pasien Covid-19 meninggal.
Tenaga medis (perawat) terdampak Covid-19 yang dimungkinkan mendapat penolakan dari warga tempat tinggalnya telah diantisipasi dengan menampung mereka di Hotel Ganesha. Sementara untuk mengantisipasi penolakan warga pemudik juga telah disiapkan lokasi transit yang menempati GOR Sarwo Edhi Wibowo dan Gedung Kesenian WR Soepratman.
Namun demikian banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Perangkat hukum
Banyaknya aturan dan seringnya aturan berubah menjadikan pemerintah Kabupaten Purworejo menyikapinya dengan hati-hati.
Peraturan-peraturan di daerah mengikuti peraturan diatasnya seperti peraturan gubernur maupun peraturan dari pusat, misalnya :
- Perbup Nomor 27 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan
Coronavirus Disease 2019 di Kabupaten Purworejo telah
mengalami perubahan beberapa kali, terakhir diubah dengan
Perbup Nomor 44 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas
29 Perbup Nomor 27 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 di Kabupaten Purworejo;
- SK Bupati Nomor: 160.18/08/2020 tentang Pembentukan Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 Kabupaten Purworejo diubah dengan SK Bupati Nomor : 160.18/250/2020 tentang Pembentukan Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 Kabupaten Purworejo.
2. Penganggaran
- Pada saat pelaksanaan kegiatan banyak perkembangan dan perubahan terhadap rencana belanja menjadikan Rencana Kebutuhan Belanja (RKB) mengalami perubahan beberapa kali.
Namun demikian terhadap permasalahan ini senantiasa mendapat reviu dari Inspektorat selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) selalu reviu perangkat daerah dalam perencanaan dan penggunaan anggaran.
- Barang yang akan dibelanjakan pada saat tanggap darurat tidak sesuai dengan standar harga bahkan tidak ada dipasaran.
- Belanja Tidak Terduga hanya bisa dimanfaatkan pada masa siaga bencana, darurat bencana, dan masa pasca bencana. Di Kabupaten Purworejo hanya ada masa tanggap darurat saja.
Hal ini pada masa New Habit ( pasca bencana ) tidak ditetapkan oleh Bupati sehingga dana BTT tidak dapat dipergunakan.
3. Pelaksanaan kegiatan.
- BPBD tidak memiliki gudang yang respresentatif untuk menyimpan belanja logistik dan data penerima bantuan logistik. Sehingga gudang logistik harus meminjam milik Dinas KUKMP serta melalui kecamatan dan dinas sosial dalam menditribusian logistik.
- Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 masih
ditemukan masyarakat yang tidak mematuhi protokol
kesehatan. Beberapa kali dilakukan sosialisasi dan tindakan
30 penegakan aturan masih saja di temui warga masyarakat Purworejo yang tidak menggunakan masker ketika berada di luar rumah, tidak menjaga jarak fisik (social distancing).
- Protokol kesehatan di tempat-tempat tertentu juga belum dipersiapkan oleh pengelola maupun pengguna. Contoh yang mudah dan sering dijumpai adalah penataan kursi di tempat makan yang tidak mengatur jarak, sarana transportasi yang tidak menyediakan handzanitizer dan pengurangan kapasitas penumpang, masih terdapat kerumunan orang di beberapa lokasi yang seharusnya bisa dihindari.
- Denda administrasi bagi pelanggar Perbup tentang Percepatan Penanganan Covid-19 tidak dilaksanakan, hal ini tidak menimbulkan efek jera bagi para pelanggar. Bahkan pada masa New Habit masih dijumpai masyarakat yang tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak bahkan membuat timbulnya kerumunan.
VIII. PENUTUP
Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Pandemi Coronavirus Disease 2019 di Wilayah Kabupaten Purworejo Tahun 2020 dimulai pada tanggal 29 Maret 2020 dengan Surat Keputusan Bupati dan telah diakhiri dengan Penyataan Pengakhiran Masa Tanggap Darurat Covid- 19 Kabupaten pada tanggal 12 Juni 2020. Serangkaian kerja keras yang luar biasa dari tenaga medis, Pemerintah Kecamatan dan instansi terkait layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan yang tinggi.
Namun demikian masih terdapat pekerjaan rumah yang harus
dikerjakan bersama warga masyarakat, dunia usaha dan pemerintah
yaitu upaya agar masyarakat sadar akan bahaya Covid-19. Sosialisasi
masif harus terus dilaksanakan serta penegakan Peraturan Bupati
secara sporadis dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat
tetap harus dilaksanakan. Harapannya adalah agar kabupaten
Purworejo tidak mengalami gelombang II serangan Covid-19
31 Semoga Laporan paripurna ini dapat memberikan gambaran tentang serangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam rangka merespon pandemi Covid-19 melalui Belanja Tidak terduga.
KALAK BPBD SELAKU SEKRETARIS GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19
KABUPATEN PURWOREJO
Drs. SUTRISNO, M.Si.
Pembina Utama Muda
NIP. 19630906 198603 1 018
32 DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Realisasi Anggaran
BPBD
RSUD Tjitrowardojo
DINSOSDUK KBPPPA
DINAS KOPERASI UMK PERDAGANGAN
Lampiran 2 Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Purworejo Lampiran 3 Galeri Foto
Lampiran 4 Disain Baliho, Spanduk Banner Koampanye Covid-19 Lampiran 5 Surat Surat Masuk & Keluar PP Covid-19
Rekapitulasi Surat Masuk
Rekapitulasi Surat Keluar
Lampiran 6 Rekapitulasi Laporan Dinkes dan RSUD
Lampiran 7 Rekapitulasi Bantuan Barang Pihak Ketiga
Lampiran 8 Rekapitulasi Reviu Inspektorat
33
Lampiran 1
Realisasi Anggaran
BPBD
RSUD Tjitrowardojo
DINSOSDUK KBPPPA
DINAS KOPERASI UMK
PERDAGANGAN
34 Lampiran 1
REALISASI ANGGARAN BTT
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
35 REALISASI ANGGARAN BTT
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TJITROWARDOJO
NO. URAIAN KEGIATAN PAGU DANA REALISASI SALDO 1 Biaya Akomodasi
Tenaga Medis
Kamar Standar 75,000,000 30,250,000 44,750,000 Kamar Superior 72,000,000 57,150,000 14,850,000 Kamar Deluxe 36,000,000 22,600,000 13,400,000 Kamar Eksekutif 24,000,000 18,800,000 5,200,000 Kamar Family Room 24,000,000 18,800,000 5,200,000 2 Biaya Makan 81,000,000 19,890,000 61,110,000 3 Perjalanan Dinas
Dalam Daerah 18,000,000 0 18,000,000
JUMLAH 330,000,000 167,490,000 162,510,000
REALISASI ANGGARAN BTT DINSOSDUK KBPPPA
NO KEGIATAN ANGGARAN REALISASI SALDO I Operasional Bantuan
Sosial (Bansos) 251,683,800 209,532,900 42,150,900 1 Belanja Alat Tulis
Kantor 2,163,800 2,163,800 0
2 Belanja Penggandaan 40,000,000 33,442,600 6,557,400 3 Belanja Makanan dan
Minuman 12,250,000 11,656,500 593,500 4 Belanja Narasumber 4,500,000 4,500,000 0 5 Belanja perjalanan
dinas 37,250,000 2,250,000 35,000,000 6 Fasilitasi Pembukaan
Rekening Bagi Penerima
Bansos (a Rp. 10.000,-) 155,520,000 155,520,000 0 II LOGISTIK UNTUK
TEMPAT ISOLASI 213,500,000 33,150,000 180,350,000 7 Logistik Tempat Isolasi 213,500,000 33,150,000 180,350,000 III JUMLAH TOTAL 465,183,800 242,682,900 222,500,900
36 REALISASI ANGGARAN BTT
DINAS KOPERASI UMK PERDAGANGAN
No. Kebutuhan Anggaran
REALISASI SALDO1 Cetak rekening 15,000,000 0 15,000,000
2 ATK 6,092,600 56,60,600 432,000
3 Cetak Spanduk 490,400 490,400 0
4 Cetak Foto 390,000 310,000 80,000
5 Foto kopi 8,000,000 800,000 0
6 Makan minum 25,521,600 25,071,700 449,900 7 Perjalanan DInas 92,400,000 68,815,000 23,585,000 8 Narasumber 10,800,000 10,200,000 60,000 9 Honor Moderator 1,400,000 1,400,000 0
JUMLAH 160,094,600 119,947,700 40,146,900
37
Lampiran 2
Perkembangan Covid-19 di Kabupaten
Purworejo
Lampiran 2
PERKEMBANGAN COVID-19 DI KABUPATEN PURWOREJO
No Tanggal ODP ODP Dalam Pemantauan
ODP Selesai
Pemantauan OTG RDT POSITIF
Total Test Lab
Menunggu Hasil Lab
Hasil Lab
Negatif PDP PDP Dirawat
PDP Sembuh
PDP
Meninggal POSITIF POSITIF Dirawat
POSITIF Sembuh
POSITIF Meninggal
1 2020-03-14 8 0 0
2 2020-03-15 9 0 0
3 2020-03-16 42 0 0
4 2020-03-17 54 0 0
5 2020-03-18 75 1 0
6 2020-03-19 101 1 0
7 2020-03-20 107 2 0
8 2020-03-21 138 7 0
9 2020-03-22 160 8 0
10 2020-03-23 166 146 20 11 11 0 0 0 0 0 0
11 2020-03-24 190 170 20 11 10 0 1 0 0 0 0
12 2020-03-25 248 228 20 15 14 0 1 0 0 0 0
13 2020-03-26 278 250 28 15 14 0 1 0 0 0 0
14 2020-03-27 331 302 29 15 6 8 1 0 0 0 0
15 2020-03-28 342 313 29 16 7 8 1 0 0 0 0
16 2020-03-29 502 473 29 17 7 8 2 0 0 0 0
17 2020-03-30 543 501 42 17 7 8 2 0 0 0 0
18 2020-03-31 701 615 86 20 5 12 2 0 0 0 0
19 2020-04-01 1229 1143 86 20 4 14 2 0 0 0 0
20 2020-04-02 1266 1152 114 20 4 14 2 0 0 0 0
39
No Tanggal ODP ODP DalamPemantauan
ODP Selesai
Pemantauan OTG RDT POSITIF
Total Test Lab
Menunggu Hasil Lab
Hasil Lab
Negatif PDP PDP Dirawat
PDP Sembuh
PDP
Meninggal POSITIF POSITIF Dirawat
POSITIF Sembuh
POSITIF Meninggal
21 2020-04-03 1348 1224 124 20 3 15 2 0 0 0 0
22 2020-04-04 1465 1345 120 20 2 16 2 0 0 0 0
23 2020-04-05 1482 1355 127 20 1 17 2 0 0 0 0
24 2020-04-06 1531 1374 157 1 20 1 17 2 1 1 0 0
25 2020-04-07 1553 1380 173 1 21 3 16 2 1 1 0 0
26 2020-04-08 1609 1395 214 1 21 2 17 2 1 1 0 0
27 2020-04-09 1617 1263 354 2 21 2 16 2 2 2 0 0
28 2020-04-10 1628 1080 548 2 23 5 16 2 2 2 0 0
29 2020-04-11 1639 1025 614 2 24 6 16 2 2 2 0 0
30 2020-04-12 1647 924 723 2 28 7 16 2 2 2 0 0
31 2020-04-13 1656 676 980 10 8 28 10 16 2 2 2 0 0
32 2020-04-14 1669 684 985 10 8 28 10 16 2 2 2 0 0
33 2020-04-15 1685 683 1002 14 11 28 10 16 2 3 3 0 0
34 2020-04-16 1693 664 1029 15 11 32 14 16 2 4 4 0 0
35 2020-04-17 1697 654 1043 16 11 38 19 17 2 5 5 0 0
36 2020-04-18 1700 643 1057 16 11 39 20 17 2 5 5 0 0
37 2020-04-19 1733 663 1070 188 26 21 16 39 18 17 4 5 5 0 0
38 2020-04-20 1751 673 1078 262 39 27 22 39 16 19 4 5 5 0 0
39 2020-04-21 1766 673 1093 262 41 29 22 37 14 19 4 7 6 1 0
40 2020-04-22 1796 694 1102 262 44 35 22 33 6 23 4 13 12 1 0
41 2020-04-23 1817 715 1102 264 48 47 30 34 7 23 4 17 16 1 0
42 2020-04-24 1827 704 1123 265 52 50 33 36 8 24 4 17 16 1 0
43 2020-04-25 1865 720 1145 265 53 56 33 35 7 23 5 23 22 1 0
44 2020-04-26 1865 720 1145 284 54 60 33 35 7 23 5 27 25 2 0
45 2020-04-27 1935 767 1168 367 79 62 35 35 7 23 5 27 25 2 0
40
No Tanggal ODP ODP DalamPemantauan
ODP Selesai
Pemantauan OTG RDT POSITIF
Total Test Lab
Menunggu Hasil Lab
Hasil Lab
Negatif PDP PDP Dirawat
PDP Sembuh
PDP
Meninggal POSITIF POSITIF Dirawat
POSITIF Sembuh
POSITIF Meninggal
46 2020-04-28 1949 756 1193 393 112 66 37 34 3 25 6 29 27 2 0
47 2020-04-29 1977 772 1205 413 115 76 41 36 2 28 6 35 33 2 0
48 2020-04-30 1983 768 1215 436 123 76 41 38 4 27 7 35 33 2 0
49 2020-05-01 1983 752 1231 504 123 82 45 38 2 29 7 37 35 2 0
50 2020-05-02 1987 747 1240 542 123 84 47 40 4 29 7 37 35 2 0
51 2020-05-03 1991 748 1243 542 123 86 49 41 5 29 7 37 34 3 0
52 2020-05-04 2017 769 1248 573 126 91 49 41 5 29 7 42 39 3 0
53 2020-05-05 2030 777 1253 644 144 93 49 41 5 29 7 44 41 3 0
54 2020-05-06 2033 766 1267 693 180 108 64 42 6 29 7 44 41 3 0
55 2020-05-07 2045 766 1267 752 180 115 70 42 5 29 8 45 42 3 0
56 2020-05-08 2091 803 1288 800 201 120 75 43 6 29 8 45 42 3 0
57 2020-05-09 2101 808 1293 831 201 120 75 43 6 29 8 45 42 3 0
58 2020-05-10 2107 809 1298 831 203 120 75 43 6 29 8 45 42 3 0
59 2020-05-11 2125 827 1298 839 223 126 81 43 5 29 9 45 42 3 0
60 2020-05-12 2131 830 1301 872 231 134 86 43 3 31 9 48 44 4 0
61 2020-05-13 2133 832 1301 877 251 134 86 42 3 30 9 48 44 4 0
62 2020-05-14 2135 750 1385 888 253 144 92 42 3 30 9 52 47 5 0
63 2020-05-15 2139 752 1387 857 259 162 105 42 3 30 9 57 51 6 0
64 2020-05-16 2142 754 1388 894 259 176 114 42 2 30 10 62 55 7 0
65 2020-05-17 2142 754 1388 894 259 182 114 42 1 31 10 68 61 7 0
66 2020-05-18 2144 749 1395 944 262 228 155 44 2 32 10 73 60 13 0
67 2020-05-19 2148 747 1401 955 262 235 161 44 2 32 10 74 60 14 0
68 2020-05-20 2153 746 1407 1048 262 258 184 44 0 34 10 74 57 17 0
69 2020-05-21 2148 747 1401 1019 262 238 164 44 2 32 10 74 59 15 0
70 2020-05-22 2153 748 1405 1029 262 238 164 44 2 32 10 74 59 15 0
41
No Tanggal ODP ODP DalamPemantauan
ODP Selesai
Pemantauan OTG RDT POSITIF
Total Test Lab
Menunggu Hasil Lab
Hasil Lab
Negatif PDP PDP Dirawat
PDP Sembuh
PDP
Meninggal POSITIF POSITIF Dirawat
POSITIF Sembuh
POSITIF Meninggal
71 2020-05-23 2153 746 1407 1048 262 258 184 44 0 34 10 74 57 17 0
72 2020-05-24 2153 746 1407 1048 262 262 187 45 1 34 10 75 54 21 0
73 2020-05-25 2153 746 1407 1048 262 266 190 45 0 34 11 76 53 23 0
74 2020-05-26 2158 744 1414 1108 266 267 191 45 0 34 11 76 51 25 0
75 2020-05-27 2158 519 1639 1115 266 267 191 45 0 34 11 76 51 25 0
76 2020-05-28 2160 445 1715 1120 266 267 191 45 0 34 11 76 51 25 0
77 2020-05-29 2160 418 1742 1141 266 268 192 45 0 34 11 76 41 35 0
78 2020-05-30 2161 419 1742 1152 266 268 192 45 0 34 11 76 38 38 0
79 2020-05-31 2162 420 1742 1153 267 268 192 45 0 34 11 76 38 38 0
80 2020-06-01 2162 420 1742 1153 267 273 197 45 0 34 11 76 35 41 0
81 2020-06-02 2163 421 1742 1153 267 273 197 46 1 34 11 76 34 42 0
82 2020-06-03 2163 421 1742 1153 270 273 197 46 1 34 11 76 34 42 0
83 2020-06-04 2163 421 1742 1153 270 274 198 46 1 34 11 76 33 43 0
84 2020-06-05 2163 421 1742 1153 273 283 205 47 1 35 11 78 32 46 0
85 2020-06-06 2163 421 1742 1153 273 304 226 47 0 36 11 78 32 46 0
86 2020-06-07 2163 409 1754 1153 273 307 229 47 0 36 11 78 30 48 0
87 2020-06-08 2165 406 1759 1195 273 236 47 0 36 11 78 30 48 0
88 2020-06-09 2165 406 1759 1195 273 236 47 0 36 11 78 30 48 0
89 2020-06-11 2165 339 1826 1218 275 236 47 0 36 11 79 30 49 0
90 2020-06-12 2179 353 1826 1249 277 253 47 0 36 11 79 30 49 0
91 2020-06-13 2179 353 1826 1249 277 368 6 283 47 0 36 11 79 27 52 0
92 2020-06-14 2179 353 1826 1249 277 368 284 47 0 36 11 79 24 55 0
93 2020-06-15 2183 357 1826 1249 278 434 284 48 1 36 11 79 24 55 0
94 2020-06-16 2183 357 1826 1330 278 434 46 306 48 1 36 11 79 24 55 0