• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Perancangan Produk 13 14

N/A
N/A
Rafli Kurniawan

Academic year: 2025

Membagikan "Perencanaan Perancangan Produk 13 14"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT

Pertemuan Ke 13-14

Tim Dosen

Pengendali dari kegiatan pengembangan atau penciptaan produk/jasa adalah suara konsumen (voice of customer)

Suara konsumen (voice of customer) merupakan keinginan dan kebutuhan pelanggan yang dapat menjadi input dalamkegiatan pengembangan.

Melalui Suara konsumen, organisasi dapat mulai mengerti apa yang dibutuhkan untuk meningkatkan kepuasan customer.

Suara konsumen akan menuntun suatu organisasi untuk fokus kepada customer.

PENDAHULUAN

(2)

Teknik Industri - UNINDRA

PENGERTIAN QFD

Quality Function Deployment (QFD)adalah pendekatan sistematis untuk merancang produk berdasarkan kebutuhan dan keinginan custumer.

Tujuan utama QFD adalah menterjemahkan kriteria subjektif tentang kualitas menjadi sesuatu yang objektif.

QFD telah dikembangkan oleh Yoji Akao di Jepang pada tahun 1966, kemudian pada tahun 1978 diterbitkan buku dalam bahasa Jepang dan kemudian diterjemahkan ke bahasa Inggris pada tahun 1994.

QFD adalah proses perancanaan, bukan alat pemecah masalah.

3 - 33

Teknik Industri - UNINDRA

KONSEP QFD

Langkah tersebut dapat dikategorikan menjadi 4 fase pembuatan QFD, yaitu :

1. Perencanaan produk, terdiri dari keinginan

pelanggan (customer requirements), dan technical responses atau technical requirements.

2. Perencanaan disain,terdiri dari technical requirements dan parts characteristics.

3. Perencanaan proses (Process Planning),terdiri dari part characteristics dan process characteristics.

4. Perencanaan Produksi (Production Planning), terdiri dari process characteristics dan production requirements.

4 - 33

(3)

PENJABARAN QFD (APLIKASI PRODUK)

Functional Requirement (How’s)

House Of Quality

# 1

Key Functional Requiremnts

Part Characteristics (How’s)

House Of Quality

# 2

Key Part Characteristic

Manufacturing Process (How’s)

House Of Quality

# 3

Key Manufacturing

Process

Process Variables (How’s)

House Of Quality

# 4

Key Process Variables

CTQ: Critical to Quality, Proses/karakteristik produk yang harus Dikontrol untuk menjamin bahwa kita dapat

memenuhi keinginan Customer 5 - 33

PENJABARAN QFD (APLIKASI SERVICE)

Project Deliverables (How’

House Of Quality

# 1

Key Project Deliverables

Part Characteristics (How’s)

House Of Quality

# 2

Key Process Steps

Major Tasks (How’s)

House Of Quality

# 3

Key Tasks

CTQ: Critical to Quality, Proses/karakteristik produk yang harus Dikontrol untuk menjamin bahwa kita dapat memenuhi keinginan Customer

(4)

FASE PENGGUNAAN QFD

Survey data of usage

Phase I : Perencanaan Produk 90%

Phase II : Perencanaan desain 39%

Phase III : Perencanaan Proses 21%

Phase IV : Perencanaan Produksi 16%

Sebagian besar perusahaan yang menggunakan QFD hanya menggunakan fase pertama (house of quality)

7 - 33

HOUSE OF QUALITY

House of Quality (Matriks Kualitas) adalah fase pertama dari pembuatan QFD.

Pada dasarnya matriks kualitas terdiri dari 2 bagian utama, yaitu

1. Tabel Customer(bagian horizontal matriks)yang berisi informasi mengenai customer

2. Tabel Teknikal (bagian vertikal)yang berisi informasi teknis sebagai respon dari keinginan customer

C U S T O M E R IN F O R M A T IO N (T he c us to m e r ta b le )

T E C H N IC A L IN F O R M A T IO N (T he te c hnic a l ta b le )

Gambar : Dua Aspek Utama QFD

(5)

9 Relationship Matrix

Direction of Improvement

Customer Requirements

Tecnical Responses

Importance Level

Customer Rating

Target Company Rating Absolute Importance Relative Importance Technical Responses Correlation Matrix

Deployment

Gambar : Matriks Kualitas

Voice of Customer (WHATs) Merupakan bagian kiri-atas dari matriks yang berisikan customer requirements.

Hal ini akan dijawab dengan

pertanyaan “Permintaan apa yang harusnya dipuaskan, adakah beberapa keistimewaan yang pelanggan ingin dapatkan ?”

1. Merancangcustomer table, yaitu menentukan

customer requirements yang terdiri dariatribut primer

& sekunder, derajat keinginan pelanggan (level of importance) dan menentukanCustomer Rating.

LANGKAH - LANGKAH

MATRIKS HOUSE OF QUALITY

(6)

Kelengkapan sarana hiburan pada ruang tunggu (TV, Majalah, Koran, dll)

5 Kemudahan dalam memperoleh spare part 3 Pihak dealer Resmi X Bertanggung jawab penuh atas hasil service kendaraan

5 Kecepatan pengerjaan Oleh Mekanik 4

Kebersihan Ruang tunggu 3

Jumlah Mekanik sebanging dengan jumlah kendaraan yang di service

4

Kelengkapan alat service 3

Kualitas service yang diberikan 4

Apa Keinginan Pelanggan Seberapa Penting Keinginan pelanggan

Identifikasi Customer Requirements

11 - 33

Technical Responses (HOWs) Identifikasi karakteristik produk yang dapat diukur untuk

memenuhi keinginan pelanggan (technical responses).

Hal ini akan dijawab dengan pertanyaan

“Bagaimana kebutuhan pelanggan tersebut bertemu dengan kebutuhan desain yang diperlukan ??”.

2. Menentukan Tanggapan Teknis / Persyaratan Teknis

12 - 33

(7)

Menterjemahkan “Apa” menjadi “Kebutuhan

13 - 33

Identifikasi Fungsi/Proses yang

Mempengaruhi keinginan Customer

3. Menentukan Arah Peningkatan dan target Dinyatakan dalam Simbol :

: Konsumen menyukai bila technical response semakin besar

: Konsumen menyukai bila technical response semakin Kecil

: Konsumen menyukai bila technical response dilakukan pada target tertentu

(8)

Penentuan

Target & Direction Of Improvement (DOI)

No

. TECHNICAL RESPONSE DOI Target

1 Penataan Struktur Organisasi Organisasi Establish dlm 1 th 2 Program Pengembangan Produk &

Simplikasinya Produk baru minimal 1 jenis/th

3 Pelaksanaan Field Test dan Publikasinya Diadakan 2 kali/th 4 Engine Test untuk Program Approval OEM. Approval 2 Merk/th 5 Program Quality Control & Product

dilapangan 3 sample/Propinsi/3 bulan

6 Redesain Kemasan Evaluasi / 6 bulan

7 Efisiensi Biaya Produksi, Distribusi &

Pengangkutan. Evaluasi / 4 bulan

8 Strategi Elastisitas Harga sesuai Pasar Evaluasi Harga / 4 bulan 9 Pembangunan LOBP Joint Ventura Tahun 2003 1 bh dibangun

15 - 33

Matriks yang menggambarkan persepsi tim QFD mengenai korelasi antara customer requirements dengan technical responses.

3. Menentukan Korelasi TeknisRelationship Matriks

Melambangkan Hubungan Kuat (9) Artinya technical response sangat mempengaruhi terhadap terpenuhinya customer reqirements.

Melambangkan Hubungan Sedang (3) Artinya technical response

mempengaruhi terpenuhinya customer requirements.

Melambangkan Hubungan Lemah (1) Artinya technical response tidak begitu mempengaruhi terpenuhinya customer requirements.

16 - 33

(9)

P e n j u a l a n

M a n a j e m e n

P r o y e k

E n g i n e e r i n g

M a n u f a c t u r i n g

S u m b e r

D a y a

M i t r a

K e r j a

T e k n i s i

L a p a n g a n

Ketanggapan terhadap Customer 5 9 9 9 3 1 3 9

Daya Saing harga & produk 3 9 9 9

Kualitas Hardware 5 3 9 9 3 9

Pengirimana Software tepat waktu 4 1 3 3 9 9 3

Kualitas software 3 9 3 3 3

Pengirimansoftware tepat waktu 4 3 9 3 3 1

Pemahaman Kontrak 3 9 9 9 3 1

Performa Produk 4 3 9 3 3 9

Hubungan Antara “ Apa” dan “Bagaimana”

Evaluasi pengaruh tiap-tiap Fungsi/Proses terhadap

Keinginan Customer

Apa

Bagaimana (cara)

Hubungan Langsung & Kuat = 9

Langsung = 3

Tidak Langsung = 1

17 - 33

3. Planning Matrix (WHYs)

Menggambarkan persepsi konsumen yang diamati melalui survai pasar. Termasuk didalamnya importance dan customer rating, kinerja perusahaan dan pesaing.

(10)

Dinyatakan dengan hubungan kuat

positip, positip, negatip dan kuat negatip, Dinyatakan dalam Simbol :

: Pengaruh Posistif sangat Kuat pada peningkatan item terkait : Pengaruh Positif kuat pada

peningkatan item terkait : Pengaruh Negatif pada

penurunan item terkait 4. Penentuan Technical Correlation

Merupakan bagian atap dari matriks yang

mengidentifikasi apakah technical responses saling mendukung atau saling mengganggu di dalam disain produk.

19 - 33

20 - 33

(11)

5. Technical priorities, Benchmarking and Targets

Digunakan untuk mencatat prioritas yang ada pada matriks technical responses,mengukur kinerja teknik yang diperoleh oleh produk pesaing dan tingkat kesulitan yang timbul dalam mengembangkan persyaratan.

Melalui PenentuanAbsolute& Relative Importance Penentuanabsolute dan relative importanceadalah dimaksudkan untuk mencaritechnical response mana yang mendapatkan prioritas untuk

dilaksanakan terlebih dahulu.

21 - 33

P e n j u a l a n

M a n a j e m e n

P r o y e k

E n g i n e e r i n g

M a n u f a c t u r i n g

S u m b e r

D a y a

M i t r a

K e r j a

T e k n i s i

L a p a n g a n Ketanggapan terhadap Customer 5 9 9 9 3 1 3 9 Daya Saing harga & produk 3 9 9 9

Kualitas Hardware 5 3 9 9 3 9

Pengirimana Software tepat waktu 4 1 3 3 9 9 3

Kualitas software 3 9 3 3 3

Pengirimansoftware tepat waktu 4 3 9 3 3 1

Pemahaman Kontrak 3 9 9 9 3 1

Performa Produk 4 3 9 3 3 9

115 96 225 144 107 75 142

APA ARTINYA ???

Apa

Fungsi

Analisa & diagnosa House of Quality yang sudah lengkap

1. Baris kosong 2. Kolom kosong 3. Selesaikan nilai-nilai

Kepentingan Fungsional

4. Informasi apa yang harus dilanjutkan ke tahap II

Hitung besar keseluruhan Pengaruh dari tiap-tiap Fungsi/proses terhadap Keinginan Customer

(12)

Absolute Importance untuk technical response “Program Halo PERTAMINA” :

Customer Requirements yang terkait Importance Level Nilai Hubungan 12. Kualitas Pelayanan Produsen Penting = 4 Sedang = 3 14. Kecepatan menanggapi keluhan Penting = 4 Kuat = 9 15. Kemudahan memperoleh informasi Penting = 4 Kuat = 9

AI = ((4 x 3) + (4 x 9) + (4 x 9)) = 84.

Relative Importance untuk technical response “Program Halo PERTAMINA” :

Jumlah total absolute importance seluruh technical response adalah = 1619

84

RI =  x 100% = 5,2 % 1619

23 - 33

Absolute Importanceadalah suatu ukuran yang menunjukkan prioritas untuk dilaksanakan, dengan melihat hubungan antaratechnical response, customer requirementsdan tingkat kepentingan konsumen.

Relative Importanceadalah nilai dariabsolute importance yang dinyatakan dengan persen kumulatif.

RumusAbsolute Importance(AI) :

AI= (importance level yang berhubungan dengan technical responseX nilai hubungan).

Nilai Relative Importance (RI) :

RI = Nilaiabsouteuntuk 1 itemtechnical response

(absolute importanceseluruhtechnical response)

Nilai Kuat = 9, Nilai Sedang = 3, Nilai Lemah = 1

24 - 33

(13)

Tabel : Relationship antara Customer Requirements dengan Technical Response pada Pengukuran Kepuasan Pelanggan Pelumas Industri Potensial di Sumbagsel (Lanjutan)

TECHNICAL RESPONSE

CUSTOMER

REQUIREMENTS RELATIONSHIP AI RI

15. Program Halo PERTAMINA

12. Kualitas pelayanan produsen

SEDANG ()

 Program Halo PERTAMINA memberikan kesan kualitas pelayanan produsen yg baik.

84 5,2%

14. Kecepatan menanggapi keluhan

KUAT ()

 Program Halo PERTAMINA mempercepat dalam menanggapi keluhan 15. Kemudahan memperoleh

informasi

KUAT ()

 Program Halo PERTAMINA merupakan sarana penyediaan informasi.

25 - 33

Metode Pembelajaran Absolute

Importance

Relative Importance

1 Ceramah / Kuliah Mimbar 397.62 6.97%

2 Diskusi 397.62 6.97%

3 Responsi 86.65 1.52%

4 Studi Kasus 397.62 6.97%

5 Kunjungan Studi 288.48 5.06%

6 Kapita Selekta Industri 267.25 4.68%

7 Praktikum 206.34 3.62%

8 Kerja Praktek/Magang 397.62 6.97%

9 Tugas Akhir/Penelitian 370.72 6.50%

10 Evaluasi/Ujian/Kuis 322.46 5.65%

11 Tugas Baca/Meringkas Buku - Referensi 319.91 5.61%

12 Tugas Penyelesaian Soal 277.10 4.86%

13 Tugas Merancang 360.26 6.31%

14 Kerja Kelompok (Team Work) 364.42 6.39%

15 Tugas Presentasi 114.08 2.00%

16 Kegiatan Ekstrakurikuler 230.38 4.04%

17 Penelusuran Informasi dari Multimedia 276.35 4.84%

18 Pelatihan Alat Bantu Engineering Modern 324.39 5.68%

19 Tugas Dalam Bahasa Inggris 307.22 5.38%

Total 5706.48 100.00%

Perhitungan rata-rata 5706.49

19

100.00%

19

Rata-rata 300.34 5.26%

Contoh Perhitungan AI dan RI

(14)

No. Metode Pembelajaran Relative Importance

1 Ceramah/Kuliah Mimbar 6.97%

2 Diskusi 6.97%

3 Studi Kasus 6.97%

4 Kerja Praktek/Magang 6.97%

5 Tugas Akhir/Penelitian 6.50%

6 Kerja Kelompok (Team Work) 6.39%

7 Tugas Merancang 6.31%

8 Pelatihan Alat Bantu Engineering Modern 5.68%

9 Evaluasi/Ujian/Kuis 5.65%

10 Tugas Baca/Meringkas Buku-Literatur 5.61%

11 Tugas Dalam Bahasa Inggris 5.38%

12 Kunjungan Studi 5.06%

13 Tugas Penyelesaian Soal 4.86%

14 Penelusuran Informasi dari Multimedia 4.84%

15 Kapita Selekta Industri 4.68%

16 Kegiatan Ekstrakurikuler 4.04%

17 Praktikum 3.62%

18 Tugas Presentasi 2.00%

19 Responsi 1.52%

Total 100.00%

27 - 33

(15)

29 - 33

Contoh IPA-KANO-QFD

(16)

31 - 33

32 - 33

(17)

33 - 33

Referensi

Dokumen terkait