• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERENCANAAN Uji Kompetensi Jabfung Kesehatan

N/A
N/A
Puskesmas Nanga Pinoh

Academic year: 2024

Membagikan "PERENCANAAN Uji Kompetensi Jabfung Kesehatan "

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

PERENCANAAN

Uji Kompetensi

Jabfung Kesehatan

MPI. 2

(2)

TIM FASILITATOR

Asep Sabolakna, PG.Dip.Sc., MT Mardiana, SKM., S.Tr.Keb. MPH Ns. Hendra, M.Kep

(3)
(4)
(5)

5

Hasil Belajar

Setelah mengkuti mata

pelatihan ini peserta mampu

MELAKUKAN PERENCANAAN

UJI KOMPETENSI

(6)

INDIKATOR HASIL BELAJAR

1

2 3 4 5

Setelah mengkuti mata pelatihan ini, peserta dapat:

Melakukan cara penelaahan standar kompetensi/Butir Kegiatan Jabfungkes Mengidentifikasi unit kompetensi/ butir kegiatan yang akan diuji

Menentukan persyaratan uji kompetensi Merencanakan metode uji kompetensi dan sumber daya yang akan digunakan

Menentukan penilaian kelulusan ujian kompetensi

Merencanakan penilaian kelulusan

6

(7)

MATERI POKOK

Cara penelaahan standar

kompetensi/Butir Kegiatan Jabfungkes

Identifikasi unit kompetensi/ butir kegiatan yang akan diuji

Persyaratan uji kompetensi

Perencanaan metode uji kompetensi dan sumber daya yang akan

digunakan

Penilaian kelulusan ujian kompetensi

Perencanaan penilaian kelulusan

(8)

• UU No. 5/2014 tentang ASN → Kualifikasi, KOMPETENSI, Kinerja (sistem merit)

• Butir Kegiatan /Jenjang Jabfung → Permenpan RB tentang Jabfung Terkait dan Angka Kreditnya

• Pedoman Penyelenggaraan Ukom Jabfung →Permenkes No. 18/2017 tentang Penyelenggaraan Uji

Kompetensi Jabfungkes

CARA PENELAAHAN STANDAR KOMPETENSI/ BUTIR KEGIATAN JABFUNGKES

1

(9)

Permenkes No. 18/2017

Penyelenggaraan Uji Kompetensi Jabfungkes

Mengatur tentang Pedoman

Penyelenggaraan uji kompetensi

(Ukom) Jabfung Kesehatan

Ruang Lingkup Ukom:

Meliputi kompetensi teknis yang berupa butir-butir

kegiatan dalam Peraturan Menteri PAN-RB

(Permenpan) yang

mengatur tentang jabfung kesehatan tertentu

Ukom dilakukan

sebagai persyaratan untuk kenaikan

Jenjang Jabfung

setingkat lebih tinggi.

(10)

KOMPONEN UTAMA (80%)

▪ Butir Kegiatan JF jenjang yang sedang dipangku (75%-80%)

▪ Butir Kegiatan JF jenjang yang akan dipangku

(20%-25%)

KOMPONEN TAMBAHAN (20%)

▪ Sertifikat Pelatihan

▪ Memiliki relevansi

dengan kegiatan jabfung

▪ Durasi diklat minimal 30 jpl

▪ Karya Pengembangan Profesi

▪ Penghargaan yang relevan di bidang kesehatan

Ruang Lingkup Uji Kompetensi

Jabfungkes

(11)

• Review Permenpan tentang Jabfung terkait,

• Jenis dan Kategori Jabfung

• Jenjang Jabatan dan masing masing butir-butir kegiatannya

• Identifikasi BK yang sesuai kondisi calon peserta uji

• Sesuaikan Butir Kegiatan pada suatu rumah jabatan

→ Spesifikasi kegiatan/ fasilitas pada Puskemas, Balai/ klinik, berbagai tipe RS

IDENTIFIKASI UNIT KOMPETENSI/

BUTIR KEGIATAN YANG AKAN DIUJI

2

(12)

MENENTUKAN PERSYARATAN UJI KOMPETENSI

3

Uji Kompetensi adalah persyaratan untuk kenaikan jenjang jabfung setingkat lebih tinggi

Tersedia Tim Penguji sesuai Kategori Jabfung Calon Peserta Uji

Tersedia formasi untuk jenjang jabatan yang akan dipangku calon peserta uji

(13)

Terampil/Pelaksana (Gol. II/c – II/d )

Mahir/Pelaksana Lanjutan (Gol III/a –III/b) Penyelia (Gol. III/c

III/d)

JENJANG

Ahli Pertama ( Gol. III/a

–III/b)

Ahli Muda (Gol. III/c – III/d) Ahli Madya ( Gol. IV/a – IV/c) Ahli Utama ( Gol. IV/d

IV/e)

KATEGORI KETERAMPILAN KATEGORI KEAHLIAN

JABATAN FUNGSIONAL

(14)

VERIFIKASI/KONFIRMASI

PERSYARATAN PESERTA UKOM

• Surat Keputusan (SK) jabatan fungsional jenjang terakhir

• Bukti prestasi kerja berdasarkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP)

• Pemenuhan syarat jumlah angka kredit yang disetujui oleh Tim Penilai Angka Kredit

• Surat Rekomendasi dari pimpinan tempat bekerja untuk mengikuti uji kompetensi.

• Formasi jenjang jabatan yang akan dipangku

• Registrasi peserta uji kompetensi

kenaikan jenjang jabfung

(15)

Metode Ukom (wajib dan Pilihan)

UJI

PORTOFOLIO (WAJIB)

UJI LISAN UJI TULIS UJI PRAKTEK

MENENTUKAN METODE UJI KOMPETENSI

DAN SUMBER DAYA YANG AKAN DIGUNAKAN

4

(16)

5 MENENTUKANPENILAIAN KELULUSAN UKOM

Menetapkan Nilai Batas

Kelulusan (NBL) Menyiapkan rumus perhitungan hasil NBL;

(Variabel target dan capaian target dari % komponen utama ukom )

Menetapkan jumlah/nilai target dari proporsi 80:20

butir kegiatan pada komponen utama ukom

(17)

Contoh instrument portofolio JF Perawat

(18)
(19)

FORM PENILAIAN UJI PORTOFOLIO INDIVIDU A. IDENTITAS PEMANGKU JABATAN FUNGSIONAL

Nama :

Nomor Ujian :

NIP :

Jenis Jabatan Fungsional : RADIOGRAFER PELAKSANA/

TERAMPIL Nomor SK Jabfung terakhir :

Tanggal SK Jabfung terakhir :

Jenjang yang akan dipangku : RADIOGRAFER PELAKSANA LANJUTAN/MAHIR

Alamat Rumah :

Instansi Kerja/ Rumah Jabatan :

Unit Kerja : RADIODIAGNOSTIK

No HP dan Alamat E-mail :

(20)

Verifikasi Dokumen Portofolio Peserta Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan

Instansi Penyelenggara Uji :

Jenis Jabatan Fungsional : Radiografer Jenjang Jabatan Fungsional sekarang : Pelaksana

Nama Lengkap Peserta :

Nomor Ujian :

No Komponen Hasil Verifikasi Bobot

Nilai

Hasil Kelulusan

memadai

valid asli terkini

1 Komponen Utama 80% Lulus

Kegiatan pelayanan Radiologi

2. Komponen Tambahan Relevan Tidak

Relevan 20%

a. Sertifikat Pelatihan TidakLulus

b. Karya Pengembangan Profesi c. Penghargaan yang relevan bidang Kesehatan

100%

(21)

>

PERENCANAAN UJI KOMPETENSI

Memastikan surat penugasan sebagai tim penguji ukom

> Melakukan kordinasi dengan Panitia Pelaksana ukom

> Identifikasi data Peserta Ukom

> Menyusun rencana uji (Metode dan Instrumennya)

> Menyusun estimasi durasi ukom

> Menyusun kebutuhan sumber daya, sarana dan prasarana sesuai rencana uji

6

(22)

Siapa yang melakukan Perencanaan

Uji Kompetensi ?

Tim Penyelenggara Ukom

Bab III Permenkes No. 18 tahun 2017

• unsur instansi pusat,

• instansi daerah dan

• fasiltas-fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah

Merupakan perangkat yang ditetapkan oleh suatu Tim Penyelenggara Ukom

(23)

Tim penguji melakukan identifikasi

peserta Ukom yang mencakup:

Jenis dan kategori Jabatan Fungsional

Jumlah peserta Ukom

Golongan kepangkatan dan jenjang jabatan terakhir masing masing peserta Ukom

Rumah jabatan dan fasyankes masing masing peserta Ukom

Waktu dan tempat pelaksanaan Ukom.

(24)

POKOK-POKOK

PERENCANAAN UJI KOMPETENSI

• Melakukan mapping terhadap pejabat fungsional kesehatan meliputi variabel nama, jenis jabatan fungsional,

kategori jabatan fungsional, jenjang

jabatan fungsional, riwayat pendidikan, riwayat pelatihan jabatan fungsional terkait dan variabel lainnya yang

diperlukan;

• Melakukan identifikasi terhadap

kebutuhan uji kompetensi bagi pejabat fungsional terutama yang akan naik

jenjang;

(25)

Menetapkan calon peserta uji yang telah memenuhi persyaratan;

Menetapkan calon Tim Penguji Tingkat Pusat/UPT Kemenkes/Unit di

Kementerian /instansi/ Dinas

Kesehatan Provinsi/Dinas Kesehatan Kabupaten/kota yang memenuhi

persyaratan sebagai Tim Penguji;

(26)

Menentukan rencana pengujian yang meliputi;

metode uji, materi uji,

perangkat pengujian, sarana dan prasarana,

waktu dan tempat uji kompetensi;

(27)

Penyusunan Rencana Uji Kompetensi

▪ Identifikasi butir kegiatan yang relevan dengan kondisi Rumah jabatan dan Fasyankes peserta hingga terpenuhi komposisi jumlah butir

kegiatan yang proporsional sesuai aturan Permenkes no. 18/2017.

▪ Penetapan medote uji yang dipilih (Portofolio, Uji Lisan, Uji Tulis, Uji Praktik)

▪ Menetapkan instrument uji (daftar dokumen

bukti portofolio, daftar pertanyaan Lisan/Tertulis, ceklis observasi uji praktik, dsb)

▪ Merencanakan durasi/ waktu proses uji per peserta.

(28)
(29)

Panduan Latihan

Penyusunan Perencanaan Ukom

Peserta dibagi dalam 3 kelompok breakout room masing-masing dengan jabfungkes yang berbeda- beda

Setiap kelompok menyusun rencana Ukom

sesuai format Blangko draft perencanaan Ukom

Hasil Latihan kelompok dipresentasikan dalam

kelas gabung

(30)

“Kenyataan adalah presepsi Anda.

Jika Anda ingin mengubah kenyataan

hidup Anda, mulailah dengan mengubah

presepsi Anda." – Dr. Ibrahim Elfiky

(31)

Referensi

Dokumen terkait