• Tidak ada hasil yang ditemukan

perkembangan islam di kecamatan lembang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "perkembangan islam di kecamatan lembang"

Copied!
85
0
0

Teks penuh

Tesis sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar Sarjana Humaniora (S.Hum) pada program studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab. Segenap dosen program studi sejarah peradaban Islam yang telah mencurahkan waktunya untuk pendidikan sastrawan selama menempuh pendidikan di IAIN Parepare.

DAFTAR TABEL

DAFTAR LAMPIRAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Pada tahun 2011, Pujiningsih, Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang dalam penelitiannya tentang sejarah dan perkembangan Islam di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Fokus penelitiannya adalah untuk mengetahui sejarah dan perkembangan Islam di Desa Tempuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.

Tinjauan Teoritis 1.Teori Difusi Inovasi

Ambil contoh kasus Fir'aun, bukan hanya awalnya ia tidak beriman kepada Allah SWT, bahkan ia menganggap dirinya sebagai Tuhan dan memerintahkan orang lain untuk menyembahnya. Ketika Firaun hendak tenggelam, ia menyadari agama yang didakwahkan Musa AS. Ini pertanda bahwa pada masa pemerintahannya fitrahnya telah ditutupi oleh kepicikan dan perbuatan hatinya, namun begitu ia hendak tenggelam, kesadarannya akan keberadaan Allah SWT.

Oleh itu luruskanlah mukamu kepada iman kepada Tuhan; (tetap pada) fitrah Allah, yang menciptakan manusia menurut fitrah ini.Tiada perubahan pada sifat Allah. Ini adalah) agama yang benar; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" 10. Sebagaimana haiwan menghasilkan haiwan yang sempurna, adakah kamu mendapati sebarang kecacatan (kecacatan), maka Abu Hurairah RA berkata: Fitrah daripada Allah, yang menciptakan manusia menurut fitrah ini, tidak wujud pada perubahan dalam Fitri dari Allah (ini) agama yang benar”11.

Tinjaun Konseptual 1. Pengertian Perkembangan

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami datang kepada kamu, katakanlah: "Salam sejahtera ke atas kamu. Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya dan janganlah kamu mengikut langkah-langkah syaitan. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi mengatakan bahawa masyarakat adalah tempat orang hidup bersama, menghasilkan budaya.

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Islam dengan sendirinya perlu disebarkan. Madinah sebagai pusat Islam pada saat itu juga menjadi pusat penyebaran Islam. Islam disebarkan ke luar Madinah oleh umat Islam melalui para rasulnya. Ada dua cara yang digunakan untuk menyebarkan Islam, yaitu dakwah dan jihad..

Bagan kerangka pikir

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi beberapa hal yaitu jenis penelitian, lokasi dan waktu penelitian, jenis dan sumber data, analisis data.

Jenis Penelitian

Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian

Fokus Penelitian

Jenis dan Sumber Data 1. Jenis data

Jenis penelitian ini tergolong kualitatif karena data yang dikumpulkan tidak bersifat kuantitatif dan tidak menggunakan alat pengukuran statistik.30. Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari subjek penelitian sebagai sumber informasi yang dicari. Data ini disebut juga data tangan pertama31 atau data yang berkaitan langsung dengan objek penelitian.

Data primer diperoleh dari wawancara dan diperoleh dari wawancara terhadap informan yang dipilih dalam penelitian dan dengan teknik observasi langsung atau observasi di lokasi penelitian. Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh melalui pihak lain yang peneliti peroleh secara tidak langsung dari subjek penelitian. 32 Dalam penelitian ini, data sekunder berupa buku-buku yang menunjang penulis dalam mempelajari subjek penelitiannya.

Teknik Pengumpulan Data

Sedangkan kelemahannya adalah data yang dikumpulkan melalui dokumen seringkali sudah tua, dan jika terjadi kesalahan pencetakan maka peneliti melakukan kesalahan dalam pengumpulan data. Data yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi biasanya merupakan data sekunder, sedangkan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner seringkali merupakan data primer atau data yang dikumpulkan langsung dari pihak pertama. Dalam hal ini peneliti mengumpulkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan permasalahan dalam penelitian ini.

Pendekatan Sejarah

Wawancara ini dilakukan peneliti dengan pihak-pihak yang mempunyai pengetahuan sesuai dengan judul penelitian yang dilakukan. Berdasarkan bentuk penyajiannya, sumber sejarah terdiri atas arsip, dokumen, buku, majalah atau surat kabar, surat kabar dan lain-lain. Dalam mencari sumber sejarah harus ditemukan sumber primer, karena menulis sejarah ilmiah tidak cukup hanya menggunakan sumber sekunder36.

Setelah mengumpulkan sumber-sumber sejarah dalam berbagai kategori, tahap selanjutnya adalah verifikasi atau biasa disebut kritik untuk memperoleh keabsahan sumber-sumber tersebut. Yang harus diuji dalam hal ini adalah keabsahan keaslian sumber yang dilakukan dengan kritik eksternal, dan keabsahan keaslian sumber yang ditelusuri dengan kritik internal37.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Penelitian

  • Tingkat Pendidikan
  • Agama

Desa Mesakada Lembang Desa Muallaf terletak di pinggiran Desa Betteng Kecamatan Lembang yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 3 jam, melalui perjalanan darat menggunakan kendaraan roda dua (sepeda motor). Desa Muallaf Desa Mesakada Lembang merupakan daerah yang terdapat perkebunan kopi, sayur mayur dan coklat, hal ini didukung dengan keadaan geografisnya yang terletak di pegunungan. Berdasarkan data profil Desa Muallaf Darussalam, jumlah populasi masyarakat Desa Muallaf di Desa Lembang Mesakada berjumlah 40 orang.

Keadaan pendidikan dan agama khususnya di Desa Darussalam Muallaf Desa Lembang Mesakada terdiri dari sekolah ajaran Islam nonformal, dan di Desa Lembang Mesakada pendidikan formal terdiri dari SDN 26. Desa Darussalam Muallaf wilayah Desa Lembang Mesakada mempunyai potensi pendapatan yang rendah.

Tabel 1  Batas Wilayah Desa
Tabel 1 Batas Wilayah Desa

Kondisi Keagamaan Masyarakat Muallaf Sebelum Adanya Kampung Muallaf Darussalam

Tapi pertama disana saya sendiri seorang muslim jadi saya turun mengikuti agama islam, saya datang ke teman-teman semua disini ikuti saya ke patambia umur berapa disana, islam disana, masjid di patambia. Tapi semua orang ada di kebunnya masing-masing, karena kami semua adalah pendatang yang datang memeluk Islam, karena kami adalah orang Kristen yang masuk Islam. Saya masuk Islam pada tahun 1996, namun ketika saya masuk Islam saya tidak mengikuti ajarannya seperti shalat, membaca Alquran kecuali makanan.

Dalam 20 tahun terakhir banyak orang yang masuk Islam, ada yang masuk Islam dan meninggalkan kampung halamannya, mereka turun ke kampung Islam terdekat, misalnya di Patambia. Ada pula yang masuk Islam, tidak meninggalkan tempat tinggalnya, masih bercampur dengan umat Nasrani. Itu orang-orangnya. meminjaminya taman, memberinya tumpangan di perkebunan coklat, memberinya tumpangan di perkebunan kopi, membuatkannya rumah di sana. Jadi ada yang sudah hidup selama 20 tahun. Kedua, ada masyarakat yang masuk Islam dan tetap di tempatnya dikelilingi umat Nasrani sehingga tidak ada petunjuk sama sekali.

Pak. Hal senada diungkapkan Hasbullah, salah satu tokoh masyarakat di kampung mualaf Darussalam. Hal pertama yang terjadi adalah terdapat sebuah desa bernama desa mualaf Darussalm. Yang ini punya sejarah. Tadi ustad ke sini jalan-jalan keliling kampung, mau bangun masjid, tapi di kota ada tiga titik. desa pindah disini, Karomba minta mazjid, Salukata minta mazjid sedangkan saya minta desa. Yayasan Darussalam dalam hal ini pemilik Yayasan Ustad Farid sekaligus para Da’i di desa konversi Darussalam, sangat berkontribusi terhadap masyarakat yang tinggal di desa konversi dan berperan penting dalam pengembangannya.

Jadi masyarakat muallaf yang tinggal di kampung muallaf Darussalam adalah masyarakat yang sangat ingin mengetahui lebih lanjut tentang akidah Islam kerana tempat ini kami wujudkan untuk mendapatkan pembinaan agar mereka juga mendalami kefahaman akidah Islam. Berdasarkan hasil temu bual, dapat disimpulkan bahawa permulaan penamaan muallaf kampung adalah daripada sekumpulan orang yang memeluk agama Islam bagi mendapatkan tempat tinggal berdampingan dengan sesama Islam. memudahkan masyarakat kampung Muallaf mengamalkan syariat Islam.

Kehidupan keagamaan masyarakat kampung Muallaf Darussalam di Desa Lembang Mesakada?

Tapi ketika saya memilih Islam, saya tidak tahu cara membaca Alquran atau berdoa, jadi saya tidak terlalu pintar. Jadi awalnya saya seorang muslim, kemudian istri saya percaya pada animisme, kami bertemu di Makassar lalu kami menikah, namun saya tidak bisa memaksa istri saya untuk masuk Islam saat itu. Kemudian dalam kehidupan beragama sehari-hari, Desa Lembang Mesakada sangat menjaga nilai-nilai toleransi beragama, tak terkecuali karena lingkungan sekitar desa tidak hanya beragama Islam.

Sebelum saya masuk Islam, agama yang saya anut adalah agama Kristen, hidup berdampingan dengan agama Kristen. Berdasarkan hasil wawancara di atas mengenai keterkaitan kehidupan beragama, dapat disimpulkan bahwa terdapat potensi yang kuat untuk saling mengenal dan mengkaji agama Islam yang dianutnya, timbul hikmah yang memungkinkan masyarakat menerima dan bertukar pandangan. , sehingga menjamin prinsip hidup berdampingan berdasarkan toleransi beragama.

Pembinaan Terhadap masyarakat kampung muallaf darussalam

Bimbingan keagamaan dalam meningkatkan kesadaran beragama umat Islam, kami di Da'i dan bukan hanya saya saja, kami sudah memiliki Ustad khusus untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat mualaf, misalnya dari ACT, mereka juga punya ustad yang menetap di sana selama beberapa waktu. tahun. Kita sebagai Da'I tentunya “melihat situasi dan kondisi masyarakat, apa yang paling mereka perlukan, apalagi mereka masih baru dan baru pertama kali mengikuti pelatihan mempelajari agama Islam, tentunya yang mereka perlukan adalah mengajarkan gerakan-gerakan shalat, bacaan shalat, pembacaan Al-Quran serta keyakinan dan akhlaknya.” 49. Dalam proses pembinaan disampaikan materi bagaimana menerapkan norma agama dengan baik dan detail sesuai syariat Islam. Penerapannya antara lain shalat tepat waktu, membaca dan mencintai Al-Qur'an serta cara memanfaatkan waktu dengan baik. Selain itu, Da'i juga berpesan kepada anak-anak dan orang tua agar memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan untuk menambah wawasan keagamaan para pelajar dan orang tua.

Respon Masyarakat Muallaf Terhadab Bimbingan Agama

Tapi ustadnya tidak akan meninggalkan kita jika tidak menutupnya, anak-anak juga terbiasa mengajari kita apa adanya, ustaz itu lebih pintar mengaji dibandingkan orang tua disini.” 50. Peneliti mencermati jawaban yang diberikan. oleh para mualaf dibawah bimbingan agama yang positif mereka menyukai proses bimbingan dimana orang tua bersemangat belajar tidak ada rasa malu lagi mereka berkumpul di mesjid untuk belajar faktor ini disebabkan oleh cara ustadz mengajarkan kerukunan yang banyak disukai bapak dan ibu karena ustadz selalu menyisipkan candaan agar tidak bosan dalam belajar dan para Da'i yang ada di kampung mualaf sangat dekat dengan para mualaf sehingga tidak ada lagi rasa canggung diantara para mualaf untuk bertanya tentang agama islam The Muslim Desa mualaf saat ini mengalami perkembangan yang drastis karena banyaknya bantuan yang mengalir dari masyarakat muslim untuk pengembangan desa mualaf Darussalam.

Begitu pula dengan pembangunan sekolah informal yang dilakukan agar anak-anaknya dapat belajar lebih aktif dan nyaman, maka Indosat membangun gedung tersebut sebagai tempat penghafal Al-Quran.

Sosial Budaya Masyarakat Kampung Muallaf Darussalam

Selain itu, meskipun ajaran Islam mulai diamalkan oleh masyarakat Islam, namun masih ada beberapa budaya leluhur yang dilaksanakan setiap minggunya, seperti sabung ayam yang dilaksanakan pada hari Selasa, sabung ayam diikuti oleh hampir seluruh masyarakat Mesakada. Namun senyaman apapun kami tinggal di kampung mualaf ini, hubungan kami dengan keluarga dan masyarakat kampung Mesa Kada tetap terjaga seperti sedia kala karena kami selalu mengikuti ajaran toleransi dalam beragama yang tetap terjaga.” 51. Dapat diamati bahwa pola budaya masyarakat di desa mualaf Darussalam menunjukkan bahwa pola hidup masyarakat desa sangat erat antar individu dengan individu lainnya.

51Bu Hester, masyarakat desa mualaf, Kamis 07 Maret 2020. non muslim) dari komunitas mualaf yang artinya perjalanannya cukup jauh karena berada di luar wilayah mualaf. Baik tenaga maupun pikiran tersebut terlihat dari pembangunan rumah dan masjid di kawasan desa konversi Darussalam yang merupakan hasil kerjasama antar warga masyarakat desa konversi.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Hajar Al-Asqalani, Ibnu.Fathul Baari, Forklaring af Sahih Al-Bukharis Bog (Cet.4: . Jakarta: Pustaka Azzam, 2008). Historie og udvikling af islam i Tempuran Village, Paron District, Ngawi Regency. Malang: Muhammadiyah University of Malang.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Gambar

Tabel 1  Batas Wilayah Desa

Referensi

Dokumen terkait

Rank Section Student # Name Average Honor 47... Rank Section Student # Name Average Honor