Kisah Masa Kecil Kapten Pierre Tendean
Assalamualaikum Wr, Wb Halo semua kembali lagi bersama Podcast History bersama saya Meidinar Sagita Putri. Kali ini podcast history akan membawakan kisah masa kecil dari salah satu pahlawan revolusi yakni Kapten Pierre Tendean. Kisah ini bersumber dari buku yang berjudul Pierre Tendean yang ditulis oleh Masjkuri dan diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional 1983/1984. Tanpa berlama-lama langsung saja kita masuk ke pembahasannya.
Kapten Pierre Tendean adalah salah satu pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI, beliau lahir di Jakarta 21 Februari 1939 di Jakarta dan menghabiskan masa kecil di beberapa wilayah, pada saat beliau berusia 1 tahun, keluarga beliau pindah ke wilayah Tasikmalaya namun ayah Kapten Pierre Tendean jatuh sakit dan dirawat di Sanatorium Cisarua dan setelah sembuh ayah beliau tetap bekerja disana dan keluarga beliau pun menetap disana. Keluarga Kapten Pierre Tendean hidup secara sederhana dan hanya mengandalkan gaji dari pemerintah saja, dan saat berada di wilayah Cisarua Ibunda beliau rajin menanam bunga di pekarangan rumahnya.
Menjelang kedatangan Tentara Jepang ke Indonesia, keluarga Kapten Pierre Tendean kemudian pindah ke Magelang dan ayah beliau menjabat sebagai Wakil Kepala salah satu rumah sakit disana. Dikota Magelang inilah beliau banyak menghabiskan masa anak-anaknya dan menyelesaikan pendidikan dasar. Terdapat beberapa kisah dari masa kecil Kapten Pierre Tendean yang memperlihatkan bahwa beliau merupakan sosok yang sangat istimewa.
Selama menempuh pendidikan di kota Magelang, beliau merupakan sosok yang sangat disayangi oleh teman-temannya. Beliau tidak pernah membeda-bedakan dari mana teman-temannya berasal, beliau dapat bergaul dan ramah dengan berbagai lapisan masyarakat yang ada. Kapten Pierre Tendean juga menunjukkan tanggungjawabnya walaupun beliau saat itu masih duduk di sekolah dasar. Dikala beliau libur, beliau membantu teman-temannya untuk mencari siput disawah guna menambah lauk-pauk di rumah orangtua mereka.
Selain itu beliau juga gemar menanami tanah kosong di sekitar rumah beliau dengan berbagai tanaman seperti singkong, ubi, papaya dan sayur-sayuran. Hal ini beliau lakukan untuk mengurangi beban keluarga.
Selain itu beliau merupakan anak yang sederhana dalam berbagai hal walaupun beliau merupakan anak laki-laki satu satunya dalam keluarga.
Selain tiu terdapat kisah dimana tak jauh dari rumah keluarga beliau terdapat sebuah sungai dan beliau gemar sekali berenang dan bermain di sekitar sungai tersebut. Namun karena air sungainya cukup kotor sehingga orangtua beliau melarang beliau untuk bermain di sungai tersebut, namun ternyata semakin dilarang beliau semakin menggemari untuk berenang di sungai tersebut. Dan ternyata kegemaran berenang tersebut mampu
menyelamatkan nyawa beliau saat beliau menjalankan tugas di era konfrontasi Indonesia-Malaysia.
Demikianlah pembahasan kisah masa kecil Pahlawan Revolusi Kapten Pierre Tendean, janganlupa Like dan Subcribe jika kalian mendengarkan podcast history via kanal Youtube, sampai jumpa dilain kesempatan
SUMBER FOTO :
https://www.tipsiana.com/2017/10/kisah-kasih-tak-sampai-pierre- tendean.html
https://www.urbanjabar.com/featured/pr-924146649/biografi-pierre- tendean-pahlawan-revolusi-yang-gugur-dalam-tragedi-g30s-pki https://www.porosilmu.com/2016/01/pierre-tendean.html