• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERLINDUNGAN KEKERASAN FISIK (CODE GREY) (RUMAH SAXIT AEN MARI MAUING)

N/A
N/A
rumahsakit BM

Academic year: 2024

Membagikan "PERLINDUNGAN KEKERASAN FISIK (CODE GREY) (RUMAH SAXIT AEN MARI MAUING)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PERLINDUNGAN KEKERASAN FISIK (coDE GREY)

RUMAH SAXIT AEN MARI MAUING

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

(sPo)

PENGERTIAN

TUIUAN

NO. DOKUMEN 032lSPO/ Dir/RSBM

t/2023

NO. REVISI 01

HALAMAN

llz

2

pkan ktur.

Tanggal Terbit 05 lanuari 2023

dr. il Affan Pu MMRS Kekerasan fisik adalah perbuatan yang mengakibatkan rasa

sakit,

I

,atuh sakit, atau luka berat, atau tindakan fisik yang dilakukan terhada ora n la in m kibatkan luka fisik.

,.

Setiap staf rumah sakit yang menjumpai adanya seseorang atau sekelompok orang yang tindak tanduknya berpotensi atas teriadinya agresivitas atau kekerasan

fisik

terhadap pasien, staf dan pengunjung waiib segera mengaktilkan alarm code 9rey.

Aktivasi code

grey dilakukan

dengan menekan tombol

I

32'pada

pesawat

tlp,

setelah

tanda

beep, ucapkan "code

I

pgrey.... Code grey....code grey..;'sebanyak

tiSa kali,

sebut tempat... nama... di ulangi sebanyak dua kali, kemudian tutup

gaganS tlp.

Petugas keamanan segera mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan terhadap individu tersebut

PenSamanan dilakukan dengan upaya persuasive secara lisan,

untuk

menenangkan

individu dan

meminimalkan potensi bahaya terhadap orang lain.

Apabila upaya persuasife secara lisan gagal, maka petugas keamanan dapat meminta bantuan kepada

staf lain

untuk mengamankan secar

fisik dan bila

dimungkinkan individu tersebut diminta meninggalkan lokasi Rumah Sakit.

Apabila bantuan

dari

staf terdekat dianggap belum mampu menSatasi individu tersebut, maka dapat dilakukan aktivasi

code grey sebagaimana no 2 di atas, untuk menyatakan bahwa diperlukan tambahan

staf untuk

mengatasi kondisi bahaya yang teriadi.

Apabila individu menSSunakan peralatan, senjata taiam, atau seniata api, maka petugas keamanan wajib segera meminta bantuan dari pihak yanS berwaiib.

Setelah

kondisi dapat teratasi, maka

petugas keamanan

3.

4.

5

6.

7

Mencegah dan melindungi teriadinya kekerasan

fisik

baik dari pasien, pen8unjun& maupun petugas rumah sakit

Peraturan Direktur

No.

1 l7lPerlDir/FSBM / |

/2023

tentang Panduan PerlindunSan Kekerasan Fisik

8.

membuat la oran insiden tersebut.

PROSEDUR KEBUAKAN

(2)

RUMAH SAXIT BEN MARI MAUING

PERLINDUNGAN KEKERASAN FISIK (coDE GREq

NO. DOKUMEN 032/SPo/ Dir/RSBM

t

/2023

NO. REVISI

0l

HALAMAN

?/2

UNIT TERKAIT

l.

Perawst dan petugas rawatj6lan. rawat inap dan lCD.

2.

Pelugas keamanan rumah sakit.

Referensi

Dokumen terkait