• Tidak ada hasil yang ditemukan

persepsi masyarakat petani terhadap kelangsungan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "persepsi masyarakat petani terhadap kelangsungan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PERSEPSI MASYARAKAT PETANI TERHADAP KELANGSUNGAN PENDIDIKAN ANAK DI JORONG PUDAK NAGARI SIJUNJUNG

KECAMATAN SIJUNJUNG KABUPATEN SIJUNJUNG

Tiara Anggraini1, Zulfa2, Jaenam2

1Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat

2Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat [email protected]

ABSTRACT

This research represent study about perception of farmer society to continuity education of child in Jorong Pudak Nagari Sijunjung District Of Sijunjung Sub-Province of Sijunjung. This Research of backgrounded of overshadow by laboring old fellow as farmer influence various dynamics and aspect of society life especially on educational. this research aim to to know about perception of farmer society to continuity education of child in Jorong Pudak Nagari Sijunjung District Of Sijunjung Sub-Province of Sijunjung. This Research is categorized into qualitative research. In this research determine the informant done with technique of purposive sampling, there is also informant in this research is parent or local society which is in Jorong Pudak Nagari Sijunjung District Of Sijunjung Sub-Province of Sijunjung. Data collections which are through Observation, Interview, Documentation, unit analysis that is individual.

Result of research indicate that perception of society to continuity education of its child have started education emphasize, that although not yet of all society which is same of opinion Pursuant is result of research can be concluded that, perception of farmer society to continuity education of child consist of negative and positive view.

Keywords : Perception, Society, Farmers

PENDAHULUAN

Pendidikan manusia yang didasarkan pada pancasila dan

Undang- Undang Dasar 1945 dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang utuh.

Adapun peranan pendidikan sebagai

(2)

subjek pembangunan dibidang ekonomi, akan tampak didukung oleh latar belakang masyarakat itu sendiri. Pendidikan masyarakat amatlah penting bagi semua kalangan. Anak adalah sumber daya manusia yang akan menjadi penerus bangsa. Anak yang cerdas, terampil,berkepribadian dan yang bertqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat dijadikan sebagai sumber daya manusia yang bermutu dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara. Dengan ini kehidupan anak benar-benar diperhatikan kebutuhannya termasuk pendidikan yang ini merupakan tanggung jawab bersama.

Tidak terkecuali bagi anak- anak yang orang tuanya bekerja sebagai petani. Berdasarkan kenyataan yang penulis temukan pada daerah Jorong Pudak Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung, bahwa orang tua yang bekerja sebagai petani mempengaruhi berbagai aspek dan dinamika kehidupan masyarakat terutama dibidang pendidikan.

Bedasarkan permasalahan yang akan diteliti adalah Persepsi Masyarakat Petani Terhadap Kelangsungan

Pendidikan anak di Jorong Pudak Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung.

Agar permasalahan yang diteliti dapat dikemukakan dengan jelas maka diperlukan rumusan masalah sebagai berikut “Bagaimana persepsi masyarakat petani terhadap kelangsungan pendidikan anak- anaknya diJorong Pudak Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung”.

Berdasarkan uraian latar belakang dan rumusan masalah maka penelitian bertujuan untuk

“Mendeskripsikan persepsi masyarakat petani terhadap kelangsungan pendidikan anak- anaknya diJorong Pudak Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung”.

Berdasarkan tujuan penelitian:

1. Manfaat teoritis 2. Manfaat praktis 3. Manfaat penulis

METODE PENELITIAN

Penelitian ini dikategorikan kedalam jenis penelitian kualitatif.

Menurut Sugiyono, pendekatan peneitian kualitatif sering disebut naturalistik karena penelitannya

(3)

dilakukan pada kondisi yang alamiah disebut metode kualitatif karena data yang diperoleh dan data yang terkumpul bersifat kualitatif.

Penelitian ini dilakukan di Jorong Pudak Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung. penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu teknik menentikan sampel dari populasi dengan pertimbangan tertentu yang dipandnag dapat memberikan data secara maksimal.

Jenis dan sumber data

Data yang disimpulkan dalam penelitian ini adalah :

1. Data Primer

Menurut S. Nasution data primer adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan atau tempat penelitian, sedangkan menurut Lofland sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan.

2. Data Sekunder

data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber bacaan dan dari berbagai sumber lainnya yang diperoleh melalui dokumen- dokumen resmi dari instasi pemerintahan, maupun studi kepustakaan atau hasil penelitian lain yang relevan.

Metode Pengumpulan Data

Observasi , Obsevasi yang berarti pengamatan bertujuan untuk mendapatkan data tentang persepsi masyarakat petani terhdap kelangsungan pendidikan anaknya, sehingga diperoleh pemahaman atau pembuktian terhadap informasi keterangan yang diperoleh sebelumnya. Dokumentasi studi dokumentasi dilakukan dengan memeriksa dokumen- dokumen yang sudah tersedia dilokasi penelitian.

Validitas data Validitas data dilakukan dengan teknik trianggulasi data. Trianggulasi data adalah teknik-teknik pemeriksaan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekkan atau sebagai bahan pembanding terhadap data tersebut.

Teknik Analisis Data

(4)

Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase untuk data mengungkapkan aspek yanng diteliti.

HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Desa Sijunjung Dan Letak Geografis

Tertulis cerita bahwa Sijunjung sendiri adalah Nagari yang subur, yang ditumbuhi oleh tumbuhan yang menghijau diatas tanah yang datar dan ditumbuhi pepohonan yang banyak, disana tinggal sekelompok masyarakat yang rukun dan damai, dimana mereka sangat mematuhi semua peraturan adat dan istiadat yang sudah ada diatur oleh lelur mereka.

Kondisi Geografis dan Demografis dilihat dari jumlah penduduk secara umum, penduduk Jorong Pudak adalah masyarakat asli dari Nagari Sijunjung sendiri, menurut data yang didapat dari tata usaha Jorong, masyarakat pada tahun 2012 penduduknya berjumlah 100 KK, sedangkan ditahun 2016 masyarakatnya jumlah 205 KK.

Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Jorong Pudak

1. Mata Pencaharian

Mata pencaharian penduduk Jorong Pudak kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani.

Pendidikan merupakan suatu proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Pada hakekatnya pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksakan didalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Persepsi masyarakat petani terhadap kelangsungan penddikan anak di jorong pudak nagari sijunjung kecamatan sijunjung kabupaten sijunjung.

Persepsi Masyarakat Petani Ditinjau Dari Segi Pendapatan

Persepsi masyarakat adalah seluruh proses manusia yang sadar ditentukan oleh faktor dalam dirinya dan faktor situasi yang mengenainya.

Dengan demikian persepsi seseorang merupakan proses yang aktif dimana yang memegang peranan penting adalah bukan hanya stimulus yang

(5)

mengenainya, tetapi juga sebagai kesatuan pemahaman, motivasi dan sikap yang relevan dengan keadaan tersebut. Persepsi Masyarakat Petani Terhadap Kelangsungan Pendidikan Ditinjau Dari Segi Pendapatan Orang Tua, Merupakan apa saja yang diterima baik berupa barang maupaun uang dinamakan penghasilan rumah tangga, sedangkan penghasilan adalah seluuruh penerimaan dari balas untuk proses produksi, pendapatan juga dapat dikatakan sebagai perolehan uang rata-rata yang diterima pekerja tiap bulannya.

Foktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Masyarakat Terhadap kelangsungan Pendidikan Anak Didalam keluarga orang tua mempunyai peranan penting sebagai pemimpin, guru pembimbing, termasuk dalam mengambil keputusan bagi seluruh anggota keluarga sehingga tidak boleh seorang anak meninggalkan pendidikan yang ditentukan oleh orang tua nya.

Persepsi Masyarakat Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Orang Tua

Tingkat pendidikan setiap orang tua mempengaruhi pandangan atau persepsi terhadap pendidikan anaknya. Seperti yang telah diketahui bahwa orang tua memilliki latar belakang pendidikan yang sangat rendah.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian diatas maka sehubung dengan persepsi masyarakat petani terhadap kelangsungan pendidikan anaknya di jorong pudak nagasui sijunjung kecamatan sijunjung kabupaten sijunjung dapat disimpulkan sebagoi berikut :

1. Berdasarkan faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kelangsungan pendidikan yang pertama dalah dari segi faktor ekonomi yang kedua dari segi faktor pendidiakan sedangkan faktor yang ketiga adalah faktor lingkungan 2. Berdasarkan hasil pertanian bahwa persepsi masyarakat petani terhadap kelangsungan pendidikan anak di jorong pudak nagari

sijunjung kecamatan

(6)

sijunjungkabupaten sijunjung sangat diutamakan sekali agar anak-anak meraka memiliki pendidikan yang lebih tinggi dari pada pendidikan mereka yang kebanyakan tamatan SD dan SMP.

3. Ditinjau dari segi pendapatan masyarakat petani terhadap kelangsungan pendidikan anak menyatakan bahwa masih rendahnya pendapatan yang masyarakat

dapatkan disetiap bulannya, dimana sangat mempengaruhi tingkat pendidikan anak.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suhasmi. 2006. Prosedur penelitian suatu pendekatan

praktik, Jakarta:

RinekaCipta.

Hasbulla, Mei 2011. Dasar-Dasar Pendidikan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Moleong, lexy.2010. Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya.

Lexy,J Moleong. 2011. Metode Penelitian Kualitatif.

Bandung: Rusda Karya Sugiyono, 2010. Metode penelitian

kuantitaif kualitatif dan R &

D. Bandung: Alfabeta.

Referensi

Dokumen terkait

north of Australia.2 Malaysia consists of 13 States and 3 Federal Territories3 and practices parliamentary democracy with constitutional monarchy,4 where the King or the Yang di-Pertuan

The objectives of conducting this research are: 1 to develop a better comprehension of dyslexic children's circumstances to design helpful teaching methods and improve the learning