• Tidak ada hasil yang ditemukan

persepsi masyarakat tentang infrastruktur dan sosial

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "persepsi masyarakat tentang infrastruktur dan sosial"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

EKONOMI DI JORONG BANDUA BALAI DAERAH PERBATASAN KABUPATEN PASAMAN BARAT DENGAN PASAMAN

JURNAL

Diajukan untuk memenuhi salah satu Persyaratan memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1)

BAKAR NIM. 10030081

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT

PADANG 2014

(2)
(3)

ECONOMIC AT JORONG BANDUA BALAI AS AN AREA BORDER OF WEST PASAMAN DISTRICT WITH PASAMAN

BY:

Bakar* Slamet Rianto** Rika Despica**

*Student Of Geography Departement Of (STKIP) PGRI Sumatera Barat

** Instructor At Geography Departement Of (STKIP) PGRI Sumatera Barat ABSTRACT

This research is purposed to get information about Society’s perception on infrastructure and social economic at Jorong Bandua Balai as an area border of West Pasaman with Pasaman.district about it is one of the road to connect Kinali With Pasaman. This research is a qualitative. The research Informants of this research is society of Jorong Bandua Balai. The technique for informant is snowball sampling. The result of this research such as. 1) during ten years, condition of infrastructure at Jorong Bandua Balai damaged because less attention from goverment to repair infrastructure physically. So society have difflculty to access the area of Jorong Bandua Balai and it have an impact to economic like trade. Society desire that the goverment can repair infrastructure at Jorong Bandua Balai as an border area. 2) based on perception of society about social economic of border area of Jorong Bandua Balai, that relationship of individuals is run well and they have good behaviours because they don’t get influence from outside. Generally the society of this area have livehood from farming of palm oil, patchouli oil, corn and rice. for to take so society want that the government can pay attention to the condition of infrastructure especially to the road, poskesdes and education so that can fulfill the requirements of the society as properly.

Keywords: public perception about infrastructure and social economic

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Menurut Ja’far (2007: 336) bahwa jalan merupakan akses yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya dalam satu daratan.

Dalam Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, ditetapkan pengertian jalan adalah suatu prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan atau air serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta

api, jalan lori dan jalan kabel. Yang selanjutnya ditetapkan pula pengertian jalan umum yaitu jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum.

Menurut Bintarto (1983) Tujuan pembangunan nasional adalah meningkatkan taraf hidup dan kesejahtraan seluruh rakyat serta meletakan dasar yang kuat untuk pembangun taraf terbaik. Hakekat pembangunan adalah modernisasi yang mengantarkan masyarakat dan Negara kearah kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Baradasarkan observasi awal di lapangan, peneliti mengamati bahwa infrastruktur di daerah perbatasan

(4)

terabaikan berupa jalan penghubung faktor utama pendukung masyarakat sebagai jalur transportasi untuk menyalurkan hasil tani dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

Infrastruktur berupa jalan utama dan jalan usaha tani merupakan dasar utama dari penunjang ekonomi guna meningkatkan taraf hidup.

Walaupun jalan utama ada namuan itu sudah dalam kondisi sangat memprihatinkan untuk dilalui oleh masyarakat sebagai kebutuhan akses sehari-hari. Maka dari itu daerah perbatasan perlu pembenahan infrastruktur seperti jalan, jambatan agar mempermudah masyarakat menyalurkan hasil tani sehingga dapat menghemat biaya transportasi dan mensejahterakan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan latar belakang penulis merasa tertarik untuk meneliti

“Persepsi Masyarakat Tentang Infrastruktur Dan Sosial Ekonomi Di Jorong Bandua Balai Daerah Perbatasan Kabupaten Pasaman Barat Dengan Pasaman”.

B. Fokus Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka yang menjadi fokus dalam penelitian adalah: Persepsi masyarakat tentang infrastruktur dan sosial ekonomi di Jorong Bandua Balai daerah perbatasan Kabupaten Pasaman Barat dengan Pasaman.

C. Pertanyaan Penelitian

Pertanyaan penelitian berdasarkan fokus yang ditemukan di atas maka pertanyaan penelitian dapat dikemukakan sebagi berikut:

1. Bagaimana persepsi masyarakat tentang infrastruktur daerah perbatasan di Jorong Bandua Balai Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat dengan Pasaman ?

2. Bagaimana persepsi masyarakat tentang sosial ekonomi daerah

perbatasan di Jorong Bandua Balai Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat dengan Pasaman ?

D. Tujuan Penelitian

Berdasarkan fokus penelitian di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam tentang:

1. Persepsi masyarakat tentang infrastruktur di Jorong Bandua Balai daerah perbatasan Kabupaten Pasaman Barat dengan Pasaman.

2. Persepsi masyarakat tentang sosial ekonomi di Jorong Bandua Balai daerah perbatasan Kabupaten Pasaman Barat dengan Pasaman.

METODOLOGI PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Menurut Herdiansyah (2012: 17) metodologi penelitian adalah serangkaian hukum, aturan, dan tata cara tertentu yang diatur dan ditentukan berdasarkan kaidah ilmiah dalam penyelenggaraan suatu penelitian dalam koridor keilmuan tertentu yang hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmuah.

B. Informan Penelitian

Menurut sugiyono (2011) menyebutkan bahwa sampel sumber penelitian kualitatif diambil dari narasumber atau informan penelitian yaitu orang yang dianggap banyak mengetahui informasi mengenai temuan penelitian. Informan adalah orang yang di manfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar penelitian. Informan penelitain ini adalah masyarakat yang bertempat tinggal didaerah perbatasan Jorong Bandua Balai Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat dengan Pasaman.

(5)

Menurut Sugiyono (2013: 85) teknik pengambilan informan dalam penelitian ini adalah dengan teknik bola salju (snowball sampling). Snowball sampling adalah teknik pengambilan informan sebagai sumber data yang pada awalnya sedikit lama-lama menjadi banyak. Hal dilakukan karena jumlah data yang sedikit belum mampu memberikan yang memuaskan, maka akan dicari orang lain yang dapat digunakan sebagi sumber data.

D. Jenis Data 1. Data Primer

Data yang diperoleh melalui informan penelitian yang telah disiapkan, data tersebut diperoleh darai Observasi, Wawancara dengan mengunakan daftar atau pedoman wawancara yang telah disediakan untuk memperoleh penjelasan fakta dilapangan.

2. Data Sekunder

Data yang diperoleh melalui buku-buku, skripsi, internet dan instansi terkait. Data sekunder adalah berupa data kondisi fisik, sosial, dan ekonomi wilayah penelitian dan data yang ada kaitanya dengan fokus penelitian sebagai pelengkap data peneliti, untuk memperoleh data tersebut peneliti melakukan pencatatan.

E. Teknik Pengumpulan Data 1. Observasi

Menurut Sugiyono (2013) obsrvasi merupakan suatu proses yang kompleks, tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis. Yang terpenting adalah proses pengamatan dan ingatan.

2. Wawancara

Menurut Maleong dalam Herdiansyah (2012: 118) wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Percakapan dilakukan oleh dua belah pihak, yaitu pewawancara

pertanyaan dan terwawancara (interviwee) memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

F. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Reduksi Data (Reduction Data) Menurut Sugiyono (2013: 247) reduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal pokok, yang sesuai dengan fokus masalah

2. Penyajian Data (Display Data) Menurut Sugiyono (2013: 249) display data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, hubungan antar kategori dan selanjutnya.

3. Interprestasi Data

Interprestasi data yaitu data yang telah diperoleh atau dikumpulkan maka dicari mana yang terkandung di dalam nya yang kemungkinan mengunakan kata-kata dan kalimat yang mudah dimengerti.

G. Teknik Keabsahan Data

Keabsahan data atau kepercayaan terhadap data hasil penelitian kualitatif dilakukan beberapa cara yaitu:

1. Triangulasi

Menurut Maleong (2010: 330) teknik triaggulasi data adalah teknik memeriksa data dan memanfaatkan sesuatu diluar data diperlukan pengecekan atau sebagai perbandingan terhadap data yang diperoleh

2. Pemeriksaan Teman Sejawat Menurut Maleong (2012: 332) teknik ini dilakukan dengn cara mengekspos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi dengan rekan-rekan sejawat.

3. Perpanjangan pengamatan Dengan perpanjangan pengamatan berarti penelitian kembali ke lapangan, melakukan

(6)

pengamatan, wawancaara lagi dengan sumber data yang pernah ditemukan maupun yang baru.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Temuan Umum Daerah Penelitian Secara astronomis Jorong Bandua Balai terletak di Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat berada pada titik koordinat 003'0'' LU - 004'0'' LS dan 99056'0'' BT - 10003'0'' BT. Yang beralamat di jalan raya Simpang Empat Mongopoh.

Sedangkan Kecamatan Kinali terletak pada koordinat 00003' LU - 00011' LS dan 99045' BT - 100003' BT.

B. Pembahasan

Pertama, Persepsi masyarakat tentang infrastruktur, lebih kurang 10 tahun belakangan ini infrastruktur di Jorong Bandua Balai masih dalam kondisi sangat tidak terawat atau dalam keadaan rusak masyarakat menerima keadaan jalan apa adanya sebab kurang perhatian dari pemerintah berupa pembenahan terhadap infrastruktur secara fisik yang paling terutama jalan maupun jambatan dan masyarakat mengaharapkan infrastruktur diperbaik untuk kedepannya sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mengakses suatu daerah yang akan dituju, seperti pergi kepasar.

Menurut Bakaruddin (2012: 97) infrastruktur pada dasarnya adalah pembagunan sarana dan prasarana yang mampu memberikan pelayanan guna mendukung kegiatan ekonomi produktif, pelayanan sosial, kegiatan sosial kemasyarakatan dan ekonomi antar wilayah.

Kedua, persepsi masyarakat tentang sosial di Jorong Bandua Balai, hubungan antara individu dengan individu di daerah ini berjalan dengan baik namun hubungan masyarakat dengan daerah tetanggan kurang berjan dengan baik disebabkan terputusnya

komunikasi antar daerah karena masyarakat jarang bertatap muka.

Todaro (2006: 16) menjelaskan bahwa ekonomi ialah ilmu pengetahun yang menyoroti manusia serta sistem- sistem sosial yang mengorganisasikan aktivitas-aktivitas yang dilakukan manusia.

2. Kesimpulan Dan Saran

A. Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat di simpulkan sebagai berikut:

1. Bardasarkan persepsi masyarakat tentang infrastruktur daerah perbatasan di Jorong Bandua Balai Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat dengan Pasaman, lebih kurang sepuluh tahun (10 thn) belakangan ini infrastruktur di Jorong Bandua Balai dalam kondisi tidak terawat atau rusak karena kurangnya perhatian dari pemerintah untuk membenahi infrastruktur secara fisik, sehingga masyarakat kesulitan mengakses daerah Jorong Bandua Balai dan dapat berdampak kepada nilai ekonomi seperti nilai jual hasil tani masyarakat. Masyarakat menginginkan kepada pemerintah agar dapat membenahi infrastruktur di Jorong Bandua Balai daerah perbatasan ini.

2. Berdasarakan persepsi masyarakat tentang sosial ekonomi daerah perbatasan di Jorong Bandua Balai, hubungan individu dengan individu berjalan dengan baik serta berprilaku baik karena belum banyak pengaruh dari luar. Dan pada umumnya masyarakat di daerah perbatasan ini mata pencariannya bertani berupa kebun sawit, jangung, nilam dan padi sawah, berpengasilan sekali sebulan, sekali enam bulan dan sekali satu tahun itu pun hasilnya hanya pas-pasan karena banyaknya

(7)

mengelurkan. Untuk itu masyarakat mengharapkan pemerintah daerah agar dapat memperhatikan kondisi infrastruktur terutama jalan, PosKesDes dan pendidikan supaya dapat terpenuhi kebutuhan masyarakat dengan layak.

B. Saran

Adapun saran yang penulis kemukakan dalam penelitian ini adalah:

1. Diharapkan infrastruktur seperti jalan dan jambatan di Jorong Bandua Balai hendaknya di perbaiki seperti keinginan masyarakat yang di temukan dilapangan, peneliti menemukan harapan-harapan dari masyarakat di Jorong Bandua Balai supaya jalan dapat di perbaiki kalau dapat secepat mungkin.

2. Diharapkan persepsi masyarakat tentang sosal ekonomi berjalan dengan baik kedepannya di bandingkan pada belakangan ini, masyarakat hendaknya mampu menciptakan suasan yang positif untuk meningkatkan perkembangan daerah perbatasan di Jorong Bandua Balai tidak hanya dengan masyarakat setempat namun juga dengan masyarakat luar.

DAFTAR PUSTAKA

Bakaruddin. 2012. Pengantar Geografi

Desa

dan Kota. UNP PRESS Padang.

Bintarto, R. 1983. Interaksi Desa-Kota.

Jakarta: Ghalia Indonesia.

Http://Alramadona.Blog.Ugm.Ac.I d/2008/08/27/Permasalahan- Permukiman-Perkotaan/. Diakses tanggal, Kamis 21 Agustus 2014.

Gunung Pangilun Padang.

Herdiansyah, Haris. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta Selatan: Salemba Humanika.

Rakyat dan Strategi Investasi Infrastruktur Indonesia.

yogyakarta: Pustaka Tokoh Bangsa.

Maleong. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

.

Maleong. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2011. Kesehatan Masyarakat. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Robert, dkk. 2010. Tata Ruang Air.

Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Sugiharto. Suagian, Dergibson. 2006.

Metode Statistik. Jakarta: PT.

Gramedia.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D.

Bandung: Alfabeta.

Todaro, Michael. P dan Stephen C. Smith.

2006. Pembangunan Ekonomi.

Jakarta: Erlangga.

Referensi

Dokumen terkait

Batasan Masalah Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka diperlukan adanya pembatasan masalah sehingga penelitian yang dilakukan bisa lebih fokus pada Penerapan