• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERSIAPAN MENGAJAR: komunikasi

N/A
N/A
VERI ANDRIAN

Academic year: 2024

Membagikan "PERSIAPAN MENGAJAR: komunikasi"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PERSIAPAN MENGAJAR Materi Pelajaran : komunikasi Pokok bahasan : Pengetahuan Radio Ranpur

Sub Pokok bahasan / : Pengetahuan Radio Ranpur Leopard Ruang Lingkup :1. Pendahuluan

2 Membuat jaring komunikasi

3 Melaksanakan pemeriksaan penggunaan radio

4. Meyebutkan angka & huruf menggunakan abjad phonetik 5. Menggunakan istilah dinas

6.Mengirim & menerima berita menggunaakan prosedur singkat

7.Menyiapkan radio ranpur

8.Melaksanakan drill penyeteman radio VR 5000 dan MR 3002

9.Melaksanakan prosedur penggunaan BMS

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Agar anggota mengerti prosedur penggunaan radio ranpur

Tujuan Instruksional Khusus ( TIK ) :

1. Agar anggota mampu membuat jaring komunikasi

2. Agar anggota mampu melaksanakan pemeriksaan penggunaan radio

3. Agar anggota mampu menyebutkan huruf & angka-angka menggunakan adjad phonetik

(2)

2

4. Agar anggota mampu melaksanaka prosedur penggunaan radio dengan menggunakan istilah dinas

5. Agar anggota mampu mengirim & menerima berita dengan menggunakan prosedur singkat

6. Agar anggota mampu menyiapkan radio ranpur

7. Agar anggota mampu melaksanakan drill penyeteman radio VR 5000 dan MR 3002

8. Agar anggota mampu menggunakan BMS

Waktu yang di Perlukan : 7 Jam ( 50.menit ) 1. TIK II : 270 menit 2. TIK III : 90 menit 3. TIK VI : 90 menit

Metode instruksi : ………

Alongins : ………

Ringkasan materi : 1. Jaring Komunikasi Petunjuk :

Ketentuan membuat jaring .

a. Gambar jaring komunikasi b. Tentukan nama panggilan

c. Tentukan freuensi utama dan cadangan.

d. Tentukan instruksi sandi lengkap dengan artinya.

Pelaksanaan :

Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengerjakan persoalan sebagai berikut :

(3)

3

JARING KOMUNIKASI .

FU : 60.25 MHZ FC : 50.15 MHZ

1. Samaran jabatan 3. Samaran Taktis

- Danki : Arjuna. - Jembatan : Ular

- Danton : Bima. - Ketinggian : Onta

- Danru : Kresna. - Musuh : Musang

- Baton : Wibisono - Dll

- Dst.

2. Samaran Adm/Log 4. Samaran Ko/Gerakan

- Ranpur Tank : Bulus. - Serbu : Terkam

- Ranpur ser : Kura-kura. - Tembak : Tonjok

- Munisi : Keong. - Maju : Goyang

- Dst. - Dll

2. Melaksanakan pemeriksaan penggunaan radio 4

LABA LABA

TARANTULA

LABA LABA 1 LABA

LABA 3 LABA

LABA 2

(4)

Petunjuk : a. Handset dan antene sudah terpasang pada pesawat.

b. Apabila tindakan yang dilakukan tidak berhasil memperbaiki, maka diperlukan oleh tingkat atas (laporan ke atasan).

Pelaksanaan :

1. Langkah langkah menghidupkan ICCS Ranpur : a. Pastikan kunci kontak ON

b. Tekan tombol navigasi dan spliter untuk menghidupkan GPS

c. Tekan tombol power amplifier pada fuse box untuk menghidupkan Radio M3TR

d. Tekan tombol VHF Radio Pada Fuse Box untuk menghidupkan radio SDTR e. Tekan tombol intercom pada fuse box untuk menghidupkan intercom IC-201 f. Tekan tombol ON Pada BMS Power box untuk menghidupkan BMS System

5

(5)

2. Menyebut huruf-huruf, angka-angka dan menggunakan Abjad phonetik Petunjuk :

6

(6)

a. Ketentuan abjad phonetis.

1) A = Ambon Alfa

2) B = Bandung Brafo

3) C = Cepu Charlie

4) D = Demak Delta

5) E = Ende Echo

6) F = Flores Foxtrot

7) G = Garut Golf

8) H = Halong Hotel

9) I = Irian India

10) J = Jepara Juliet

11) K = Kendal Kilo

12) L = Lombok Lima

13) M = Medan Mice

14) N = Namlea Nopember

15) O = Opak Oscar

16) P = Pati Papa

17) Q = Quibec Quibec

18) R = Rembang Romeo

19) S = Solo Siera

20) T = Timor Tango

21) U = Umar Uniform

22) V = Victor Victor

23) W = Wilis Wisky

24) X = X-tra X-tra

25) Y = Yani Yangke

26) Z = Zainal Zulu

7

(7)

b. Ketentuan bilangan/angka-angka :

1) 0 = Angka-angka nol

2) 5 = Angka-angka lima

3) 100 = Angka-angka satu-ratus 4) 1000 = Angka-angka satu-ribu 5) 0700 = Angka-angka nol-tujuh ratus 6) 14000 = Angka-angka satu-empat ribu c. Ketentuan tanda baca :

. = Tanda baca titik , = Tanda baca koma : = Tanda baca titik dua

; = Tanda baca titik koma

‘ = Tanda baca koma atas

d. Mampu mengeja kata-kata asing yang sukar dibaca.

Misal : “Temui saya di titik HAP (X).

Caranya : Temui saya di titik Halong, Ambon, Pati X-tra dalam kurung.

Istilah dinas dan huruf-huruf tidak boleh digunakan pada : 1) Nama panggilan

2) Panggilan rahasia atau panggilan hubungan 3) Isi dari suatu berita rahasia (Code)

Contoh : Stasion ABC memanggil stasion DDE.

Demak Demak Ende disini Ambon Bandung Cepu.

8

(8)

4. prosedur penggunaan radio dengan menggunakan istilah dinas Pelaksanaan :

No Istilah Penggunaan

1 2 3

1 Di sini Digunakan pada waktu memanggil

2 Bagaimana kekuatan saya.

Pada waktu pembentukan jaring.

Bagaimana pendengaran/penerimaan terhadap siaran saya.

Kekuatan siaran 1 s/d 5.

3 Bagaimana kekuatan masing-masing

Pada waktu pembentukan jaring.

Bagaimanakah pendengaran/penerimaan terhadap siaran-siaran (stasion-stasion lainnya) 4 Ganti Saya telah selesai berbicara dan menunggu

jawaban. Pembicaraan terus berlangsung.

1 2 3

5 Habis Saya telah selesai berbicara dan tak menunggu jawaban.

(9)

Pesawat penerima dan pemancar tetap dalam keadaan siap sedia, tidak dimatikan.

6 Terima Saya telah terima berita/petunjuk/laporan anda.

7 Berita untuk Pada waktu akan mengirim berita.

Saya mempunyai berita untuk ………..

8 Kirimkan Silahkan ganti

Pada waktu akan menerima berita kirimlah berita anda.

9 Silahkan habis Digunakan oleh stasion induk membenarkan/

menghiraukan pengiriman langsung dari stasion ranting ke stasion ranting lainnya.

10 Periksa Dipergunakan oleh si penerima jika ia meragukan sebagian atau seluruh berita dengan cara mengulangi, sementara itu si pengirim memeriksa untuk suatu pembetulan.

11 Persamakan Digunakan oleh si pengirim jika ia menghendakinya, untuk keyakinan bahwa beritanya telah diterima oleh si penerima dengan pengirimannya.

1 2 3

12 Saya persamakan Sebagai jawaban oleh si penerima atas perintah si pengirim (no.13)

13 Salah baca Sebagai suatu pembetulan oleh si pengirim pada waktu si penerima mempersamakan atau

mengulangi sesuatu untuk

diperiksa/dipersamakan oleh si pengirim.

14 Ulangi Permintaan ulangan seluruhnya dari si penerima.

(10)

15 Saya ulangi Sebagai jawaban atas permintaan no. 16 dan 18

16 Ulangi perkataan sesudah, perkataan sebelum, semua perkataan sesudah, semua sebelum di antara

Permintaan ulangan suatu perkataan atau sebagian kalimat/berita dari si penerima.

17 D. Pembetulan Pada waktu mengirim/meneruskan sesuatu membuat kesalahan untuk kemudian dibetulkan 18 E. Huruf huruf Digunakan untuk mengeja singkatan.

19 F. Angka-angka Digunakan untuk mengirim/meneruskan bilangan/angka-angka diucapkan satu per satu.

1 2 3

20 Saya eja Digunakan untuk mengeja suatu perkataan

yang sukar ditulis/diterima.

Bacalah dahulu perkataannya kemudian dengan sebutan saya eja untuk akhirnya dibaca/disebut kembali perkataan tadi.

21 G. Kelompok Jumlah kelompok dalam isi berita adalah ……

22 H. Tanggal waktu I. Digunakan untuk menyatakan kelompok tanggal waktu

23 Semuanya 2 kali Digunakan oleh si penerima jika mengalami gangguan-gangguan udara/stasion-stasion lainnya.

J.

24 K. Sungguhkan Digunakan oleh si pengirim meminta jawaban atas berita yang diterima jika dalam beberapa saat setelah berita dikirim tak ada jawaban dari si penerima.

25 Catat Menyusul sesuatu yang harus dicatat.

(11)

26 L. Baik Jawaban no. 27 setuju silahkan saya telah siap untuk menerima.

27 M. Berbicara perlahan-lahan

Kirimlah agak lambat saya tak dapat mengikuti anda.

28 Flain (Fln) Code (Cde) N. (Slk)

Digunakan untuk suatu pernyataan mengenai jenis berita yang sedang dikirim (terdapat pada kepala berita)

5. Mengirim dan menerima berita dengan prosedur singkat.

Petunjuk :

Ketentuan dalam hubungan.

a. Station Induk = Laba Laba b. Station ranting = Laba Laba 1,2,3 c. Panggilan jaring = Tarantula

d. Frekuensi utama = 30.75 e. Frekuensi cadangan = 60.50

f. Waktu siaran = Sesuai ketentuan Pelaksanaan :

a. Radio “ON” (siap dioperasikan).

b. Lihat jaring dan nama “Stasiun Induk” maupun Ranting.

c. Pahami berita, kirimkan dengan prosedur singkat.

Cara pengiriman :

STI : Tarantula Berita.

STR : Ranting 1 = Laba laba 1 Kirimkan Ranting 2 = laba laba 2 Kirimkan Ranting 3 = laba laba 3 Kirimkan STI : Menyampaikan Berita.

STR : Ranting 1 = Laba laba 1 Mengerti Ranting 2 = Laba laba 2 Mengerti Ranting 3 = Laba laba 3 Mengerti STI : Elang laksanakan habis.

(12)

ONTOH : PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN BERITA.

STI

O. STR1 STR2 STR3 STI : Singa Berita !

STR : Badak Kirimkan ! Macan Kirimkan ! Gajah Kirimkan !

STI : Singa, Laporkan kedudukan STR : Badak Mengerti !

Macan Mengerti ! Gajah Mengerti ! STR1 : Badak Berita ! STI : Badak Kirimkan !

STR1 : Badak berada di CO ………..

ANOA

SINGA (NAMA JARING)

GAJAH MACAN

BADAK

(13)

STI : Badak Mengerti habis STR2 : Macan Berita ! STI : Macan Kirimkan !

STR2 : Macan berada di CO ………..

STI : Macan Mengerti habis STR3 : Gajah Berita !

STI : Gajah Kirimkan !

STR3 : Gajah berada di CO ………..

STI : Gajah Mengerti habis

6. Menyiapkan radio Ranpur Petunjuk :

a. Menyiapkan radio Ranpur harus dilaksanakan secara berurutan, hal ini untuk memeriksa adanya kelainan letak alat-alat pelayanan sistem Alkom tersebut, sehingga bila radio dihidupkan letak alat-alat pelayanan sudah tepat dan radio dapat hidup secara normal.

b. Radio sudah terpasang di Ranpur.

Pelaksanaan :

a. Menyiapkan Helmet 1) Drill persiapan.

a) Periksa antena atau pasang antena pada kedudukannya.

b) memasang kabel helmet pada terminal penghubung kabel helmet ke radio

c) Kontak utama Ranpur di On kan.

d) nyalakan ICCS Ketika mesin sudah hidup e) pastikan tombol power SDTR Pada posisi REM

f) pastikan posisi tombol power M3TR pada posisi Preset Satu g) pastikan posisi tombol IC-201 Pada posisi

2) Drill pelayan.

(14)

a) tekan 4 tombol pada fuse box

b) tekan tombol on pada power box BMS c) tunggu lampu hijau sampai selesai berkedip

d) setelah lampu hijau selesai berkedip radio siap digunakan 7. Melaksanakan drill penyeteman radio type SDTR V5000 dan MR3002

Petunjuk :

a. Gunakan prosedur komunikasi singkat.

b. Ketentuan dalam hubungan.

1) Nama panggilan stasion induk = Laba laba 2) Nama panggilan jaring = tarantula 3) Nama panggilan stasion ranting I = laba laba I.

4) Nama panggilan stasion ranting II = laba laba II 5) Nama panggilan stasion ranting III = laba laba III

6) Frekuensi utama = 30,75

7) Frekuensi cadangan = 60,50

8) Waktu siaran = sesuai ketentuan

Pelaksanaan :

a. Drill penyeteman radio type SDTR V5000.

1) Masing-masing radio dihidupkan dan dicek frekuensi dan volumenya.

2) Stasion induk = ambon ambon jajaran tarantula drill penyeteman laba laba – kekuatan 3) Stasion ranting I = laba laba I kekuatan 5 (lima) 4) Stasion ranting II = laba laba II kekuatan 5 (lima) 5) Stasion ranting III = laba laba III kekuatan 5 (lima).

6) Stasion induk = laba laba terima, kekuatan masing-masing.

(15)

7) Stasion ranting I = laba laba I kekuatan masing-masing 5 (lima).

8) Stasion ranting II = laba laba II kekuatan masing-masing 5 (lima).

9) Stasion ranting III = laba laba III kekuatan masing-masing 5 (lima).

10) Stasion induk = laba laba terima habis.

1. Posedur pelayanan BMS

a. Tekan tombol On pada Power Box BMS b. Buka Layar monitor pada BMS

c. Tekan Tombol Power Pada Kiri Bawah Monitor d. Tekan Fitur BMS Masukan sandi Yonkav 8

e. Kemudian akan muncul fitur fitur pada layar monitor 2. Daftar fitur yang ada pada layar monitor BMS :

a.

b.

(16)

c.

d.

(17)

e.

f.

MELAKSANAKAN DRILL PENYETEMAN DAN PEMERIKSAAN KEKUATAN RADIO RANPUR Kriteria Keberhasilan : 1 Membuat jaring komunikasi

2. Melaksanakan pemeriksaan penggunaan radio

3. Meyebutkan angka & huruf menggunakan abjad phonetik 4. Menggunakan istilah dinas

5.Mengirim & menerima berita menggunaakan prosedur singkat

6.Menyiapkan radio ranpur

(18)

7.Melaksanakan drill penyeteman radio VR 5000 dan MR 3002 8.Melaksanakan prosedur penggunaan BMS

Beji , Januari.2024 Instruktur

Zainul Fuad

Sersan Dua NRP 31050225070185

Referensi

Dokumen terkait