• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perubahan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Marka Jalan

N/A
N/A
D W

Academic year: 2024

Membagikan "Perubahan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Marka Jalan"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 67 TAHUN 2018

TENTANG

PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR PM 34 TAHUN 2014 TENTANG MARKA JALAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 34 Tahun 2014 tentang Marka Jalan telah diatur warna marka tanda berwarna putih untuk marka membujur;

b. bahwa untuk memberikan identifikasi dan ciri jalan nasional, perlu dilakukan perubahan terhadap warna marka tanda berupa marka membujur pada jalan nasional;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 34 Tahun 2014 tentang Marka Jalan;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5025);

(2)

- 2 -

2. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 193, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5468);

3. Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2015 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 75);

4. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 34 Tahun 2014 tentang Marka Jalan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1244);

5. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 189 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1844) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 56 Tahun 2018 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 189 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 814);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR PM 34 TAHUN 2014 TENTANG MARKA JALAN.

Pasal I

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 34 Tahun 2014 tentang Marka Jalan, diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:

1. Ketentuan Pasal 16 ayat (2) diubah dan ditambahkan 2 (dua) ayat yakni ayat (3) dan ayat (4) sehingga berbunyi sebagai berikut:

(3)

Pasal 16

(1) Marka Membujur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 huruf a terdiri atas:

a. garis utuh;

b. garis putus-putus;

c. garis ganda yang terdiri dari garis utuh dan garis putus-putus;dan

d. garis ganda yang terdiri dari dua garis utuh.

(2) Marka membujur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwarna:

a. putih dan kuning untuk jalan nasional; dan b. putih untuk jalan selain jalan nasional.

(3) Marka membujur berwarna kuning sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a berupa:

a. garis utuh dan/atau garis putus-putus sebagai pembatas dan pembagi jalurjdan

b. garis utuh sebagai peringatan tanda tepi jalur atau lajur lalu lintas sisi kanan.

(4) Marka membujur berwarna putih sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a berupa:

a. garis putus-putus sebagai pembagi lajur; dan b. garis utuh sebagai peringatan tanda tepi jalur

atau lajur lalu lintas sisi kiri.

2. Diantara Pasal 79 dan Pasal 80 disisipkan 1 (satu) Pasal yakni Pasal 79A, sehingga berbunyi sebagai berikut:

Pasal 79A

Marka membujur pada jalan nasional yang telah dipasang sebelum Peraturan Menteri ini berlaku dinyatakan tetap berlaku dan wajib menyesuaikan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun sejak Peraturan

Menteri ini diundangkan.

3. Lampiran Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 34 Tahun 2014 tentang Marka Jalan diubah sehingga menjadi tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(4)

- 4 -

Pasal II

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 16 Juli 2018

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

BUDI KARYA SUMADI Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 18 Juli 2018 DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

WIDODO EKATJAHJANA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2018 NOMOR 908

Salinan sesuai dengan aslinya 3IRO HUKUM,

rama Muda (IV/c)

>1023 199203 1 003

(5)

TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR PM 34 TAHUN 2014 TENTANG MARKA JALAN

G AM BAR 1 PAKU JALAN

A. PAKU JALAN B E R B E N T U K BULAT

Ukuran : mm

(6)

- 2 -

B. PAKU JALAN B E R B E N T U K SEGIEM PAT

150 mm warna

20 mn

100 mm wama

20 mm

60 mm

30 mm

(7)

G AM BAR 2

ALAT PENGARAH LALU LINTAS

Retroreflectlve Band

Keadaan malam hari dan/atau Jalan

bebas hambatan Siang hari dan Kecepatan Rendah (=50 km /jam ) Jalan raya (< 50 km/jam)

(8)

- 4 -

G AM BAR 3

PEM BAG I LAJUR ATAU JALUR

A U DIMENSION ARE IN MILLIMETRES

SECTION A-A V IE W

(9)

GAMBAR 4

BENTUK DAN UKURAN MARKA MEMBUJUR

Berfungsi sebagai Garis Tepi, a. Tepi perkerasan jalan b. Tepi perkerasan luar

c. Garis pada jalu r tepian (Margin Strip) TEPI PE R K E R A S A N DALAM

■ ■ ---

TE P I PE R K E R A S A N LUAR

i --- ---

TE P I PADA JALUR (M A R G IN A L STR IP)

i' '

Berfungsi sebagai Garis Pengarah pada persilangan sebidang

GARIS PENGARAH U N T U K PEN G A R A H PADA PER SIM PA N G A N

W A R N A GARIS PUTIH

Diukur dari Stop Line x 12 cm

Min. 20 m

(10)

- 6 -

G AM BAR 5

B E N T U K D A N U K U R A N MARKA M E M B U J U R

Berfungsi sebagai garis dilarang pindah jalur.

Dipasang pada tempat tertentu atau pada daerah tikungan dengan jarak pandang yang kurang memadai.

(11)

G AM BAR 6

B E NTU K D A N U K U R AN MARKA M E M B U J U R

a. Jalan 2 jalur, 2 arah dengan lebar> 550 cm.

(12)

- 8 - GAMBAR 7

BENTUK DAN UKURAN MARKA MEMBUJUR

Berfungsi sebagai garis peringatan pada jalu r percepatan/perlambatan sebelum pendekat penghalang (aproach line) atau pada garis dilarang menyiap di tikungan.

GRS.PEMISAH GRS. PENDEKAT

(13)

GAMBAR 8

WARNA MARKA MEMBUJUR JALAN NASIONAL

(14)
(15)

Keterangan: m erupakan simbol arah lalu lintas

(16)

- 12 - GAMBAR 9

WARNA MARKA MEMBUJUR SELAIN JALAN NASIONAL

(17)
(18)

- 14 -

Keterangan: * m erupakan simbol arah lalu lintas

(19)

GAMBAR 10

BENTUK DAN UKURAN MARKA MELINTANG

Marka H uruf dan Angka

Marka H uruf dan Angka ini dipakai untuk mempertegas perintah/petunjuk dan biasa dipasang bersama Marka lainnya.

Keterangan :

a. Lihat standar pemisah jalur;

b. Lihat standar garis pengarah;

c. Lihat standar garis stop;

d. Lihat standar garis.

(20)

- 16 - GAMBAR 11

BENTUK DAN UKURAN MARKA MELINTANG

Digunakan pada pertemuan berprioritas.

JALAN UTAMA

1 m-^Sm (YANG DIPRIORITASKAN)

8 0 c m 3 0 c m 6 0 c m I- 3 0 c m 6 0 c m h 3 0 c m 6 0 c m

K eteran g an : - Bila ja la n utam a m en g g u n akan K ereb, “Y IE L D L IN E ” d ip asan g - Satu G aris d e n g a n K ereb

- Bila ta n p a kereb, d ip asan g p ad a ja ra k m inim 6 0 cm dari ja lu r lalu

lintas

0 0 km/Jam : x = 50 cm y = 0 x m z = 2 x m d = 15 cm

(21)

G AM BAR 12

B E N T U K D A N U K U R AN MARKA M ELINTANG

Marka Pengarah Lalu Lintas dipasang di daerah sebelum dan sesudah adanya penghalang, yang berfungsi sebagai pengarah lalu lintas.

Arah Panah digambar menghadap arah lalu lintas.

(22)

- 18- GAMBAR 13

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAMBANG T an da panah

(tanda pengarah lajur)

(23)

1,6 m.1.6 m, 1.6 m__"1.6 m

GAMBAR 14

UKURAN TULISAN MARKA LAMBANG

i

iibiibii

, »

iibibi

'i

iiibib

m aum n naia 11

ibiibi

a

iibib

^

ibihbiii h ib ii b

I IIBIIBII II i IIBIBI L 9IBIB lir Blflll .JIBIB BII IBIIBI . BIBIfllk BUfllH HIBII B I "HIBII U IIBIBI II (IIBIBI w HIBII IIIBIBIBl ilBIIBI 1 IIBIB'» IIIHIII HIBII *

HH1; o i ii m m 11 UTII iuh : mrinwi m iririi m i n;n 1111 n

(24)

- 2 0- GAMBAR 15

BENTUK UKURAN MARKA KUNING

Bentuk Marka Kotak Kuning Pada Persimpangan

(25)

G A M BAR 16

B E N T U K U K U R A N MARKA K UN IN G Bentuk M arka Kotak Kuning P ada R uas Jalan

(26)

- 22 -

Bentuk Tempat Penyebrangan U ntu k Pejalan Kaki

Tempat Penyeberangan (Zebra Cross) Zebra cross selalu dibuat bersama-sama Garis Stop dengan daerah penempatan terutama pada:

Persilangan Tegak Lurus

GAMBAR 17

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA

M in. 2.6 m___________ | 1 m j” " " f 0” 7

(27)

Tempat Penyeberangan (Zebra Cross)

Zebra cross selalu dibuat bersama-sama Garis Stop dan dapat berupa dua buah marka melintang tegak lurus terhadap sumbu jalan khusus pada persimpangan jalan yang dilengkapi dengan APILL.

(28)

- 24 -

Bentuk Tempat Penyeberangan U ntu k Pejalan Kaki

Tem pat Penyeberangan dengan APILL Penyeberang Jalan (Pelican Crossing)

GAMBAR 18

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA

Tempat Penyeberangan (Zebra Cross) tanpa Pelican Crossing

(29)

G AM BAR 19

B E N T U K D A N U K U R A N MARKA LAINNYA Bentuk Tempat Penyeberangan U ntuk Pesepeda Jalan satu arah

i I

30 r,m Jalan dua arah

(30)

- 26 - GAMBAR 20

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA Bentuk M ark a Larangan Parkir A tau Berhenti

(31)

GAMBAR 21

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA

Marka Jalan Pada Perlintasan Sebidang Dengan Jalan Kereta Api

(32)

GAMBAR 22

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA Bentuk Lajur K husus Sepeda

i 1 1 1 1 1 1

cfe

1

1

1

1

1

1

___ 1 ___

(33)

GAMBAR 23

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA Bentuk Lajur K h u su s B u s

(34)

- 30-

GAMBAR 24

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA Bentuk Lajur Khusus Sepeda Motor

(35)

GAMBAR 25

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA Bentuk Marka Jalur Evakuasi

(36)

- 32 -

GAMBAR 26

BENTUK DAN UKURAN MARKA LAINNYA Bentuk Lajur Khusus Pariwisata

S m 2 m

(37)

G A M B A R 27

B E N T U K D AN U K U R A N M A R K A L A IN N Y A B en tu k M a rk a K ew asp ad aan D engan E fek K eju t

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

BUDI KARYA SUMADI Salinan sesuai dengan aslinya

JIRO HUKUM,

cama Muda (IV/c)

»1023 199203 1 003

Referensi

Dokumen terkait

Nomor PM 29 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 57 Tahun 2011 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 171

Menambah beberapa ketentuan dalam Lampiran I Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 98 TAHUN 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 815; MEMUTUSKAN: :

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 199 Tahun 2015 tentang Penyesuaian Kelas Jabatan di Lingkungan Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2018

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 67 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 873; MEMUTUSKAN: :

695, 32 HLM PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR PM 125 TAHUN 2018 TENTANG PENGERUKAN DAN REKLAMASI ABSTRAK - Untuk melakukan

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 106 Tahun 2017 tentang Pedoman Penataan dan Evaluasi Organisasi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 58 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 128 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan di Lingkungan Kementerian