Basic Life Support
Pesepak Bola Cidera Nafas
Oleh : Ahmad Agung Nugraha (7021001)
Definisi Basic Life Support
Basic Life Support (BLS) adalah serangkaian tindakan pertolongan pertama yang kritis dalam situasi henti jantung atau pernapasan.
Tujuan utama BLS adalah menjaga aliran oksigen
ke organ-organ vital sebelum bantuan medis yang
lebih lanjut dapat diberikan
Teori BLS
a. Pemantauan dan Evaluasi
c. Kompresi Dada
b. Ventilasi Mulut ke Mulut
Saat menghadapi situasi darurat, langkah pertama adalah memastikan keadaan aman dan memeriksa
respons korban. Jika korban tidak responsif, Anda perlu memanggil bantuan medis dan memulai Basic
Life Support (BLS.)
Pemantauan dan
Evaluasi
Jika korban tidak bernapas atau hanya bernapas dengan susah payah, ventilasi
harus dilakukan. Ini melibatkan
memberikan hembusan napas mulut ke mulut atau menggunakan perangkat
bantuan napas seperti alat masker pernapasan mulut.
Ventilasi Mulut ke
Mulut
Kompresi Dada
Jika korban tidak memiliki detak jantung, kompresi dada harus
dilakukan. Ini melibatkan
memberikan tekanan tangan pada dada korban dengan ritme yang
tepat untuk memompa darah ke
organ vital.
Andi sedang bermain sepak bola ketika tiba-tiba ia
terjatuh dan tidak sadarkan diri. Tidak ada tanda-tanda pernapasan dan denyut nadi teraba di lehernya. Teman-
teman Andi panik dan meminta bantuan. Apa yang seharusnya dilakukan?
Yuk kita lanjut ke slide berikutnya..!
Penerapan Basic Life Support pada Kasus Tersebut
Periksa Keselamatan: Pastikan lingkungan aman dan periksa apakah ada bahaya
Panggil Pertolongan: Segera panggil tim medis atau layanan darurat setempat..
Periksa Respons Pasien: Sentuh dan periksa apakah pasien responsif dan pernapasannya normal.
Berikan Ventilasi Buatan: Jika pasien tidak bernapas atau bernapas tidak normal, mulailah memberikan ventilasi buatan.
Lakukan Kompresi Dada: Letakkan telapak tangan di tengah-tengah dada pasien, posisikan siku lurus dan lakukan 30 kompresi dada permenit.
Lanjutkan Rangsangan dan Rujuk: Jika pasien tidak menunjukkan tanda-tanda pulih, tetapkan seseorang untuk mencari AED (Automated External Defibrillator) jika tersedia dan lanjutkan BLS hingga bantuan medis tiba.