PIDATO IFTITAH
Assalamu’alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh
Alhamdulillahi Robbil’alamin, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kepada kita kenikmatan dan rejeki berupa akal fikiran serta tenaga, sehingga dengan rejeki tersebut kita sebagai manusia mampu memikirkan dan menganalisa serta merumuskan bagaimana pola berorganisasi yang baik dan berperan aktif untuk terus memajukan organisasi yang kita emban saat ini.
Tak lupa shalawat dan salam kita sanjungkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, yang telah menginspirasi kita untuk terus bergerak menjadi orang-orang yang memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk terus melakukan perubahan kearah yang lebih baik.
Pada kesempatan ini, izinkan saya mengucapkan terimakasih ke seluruh pengurus PW IPM DKI dan seluruh jajaran pimpinan Se-DKI Jakarta yang telah memberikan saya kepercayaan dan kesempatan menjadi bagian dari keluarga IPM DKI. Sehingga saya mempunyai kewajiban untuk menjadi pelopor, pelangsung dan penyempurna amanah dan semoga kepercayaan serta kesempatan ini tidak di salah gunakan.
Mengutip nasehat dari KH. Ahmad Dahlan tentang Kewajiban Setiap Manusia "Aku ini sudah tua, berusia lanjut, kekuatanku pun sudah sangat terbatas. Tapi, aku tetap memaksakan diri memenuhi kewajibanku beramal, bekerja, dan berjuang untuk menegakkan dan menjunjung tinggi perintah tuhan. Aku sangat yakin seyakin-yakinnya bahwa memperbaiki urusan yang terlanjur salah dan disalahgunakan atau diselewengkan adalah merupakan kewajiban setiap manusia, terutama kewajiban umat Islam”.
(Sumber : Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah).
Beliau mengatakan : “Menjaga dan memelihara Muhammadiyah bukanlah suatu perkara yang mudah. Arena itu senantiasa berdoa setiap saat hingga saat-saat terakhir aku akan menghadap kepada Illahi Rabbi. Aku juga berdoa berkat dan keridlaan serta limpahan rahmat karunia Illahi agar Muhammadiyah tetap maju dan bisa memberikan manfaat bagi seluruh ummat manusia sepanjang sejarah dari zaman ke zaman.
Muhammadiyah pada masa sekarang ini berbeda dengan Muhammadiyah pada masa mendatang. Karena itu hendaklah mari muda-mudi Muhammadiyah terus menjalani dan menempuh pendidikan serta ilmu pengetahuan dan teknologi di mana da kemana saja.
Menjadilah dokter sesudah itu kembalilah kepada Muhammadiyah. Jadilah master, insinyur, dan (professional) lalu kembalilah kepada Muhammadiyah sesudah itu,”
Kita harus yakin, saat ini komunikasi menjadi salah satu sumber yang dapat menjadikan suatu organisasi bisa berhasil. Oleh sebab itu, kita perlu menjaganya agar komunikasi selalu seperti yang diharapkan. Selain itu, Untuk menjaga kelangsungan-nya, maka diperlukan adanya komitmen diantara setiap anggota untuk terbuka dalam berbagai permasalahan, khususnya yang menyangkut kepentingan organisasi kita.
Mari kita tingkatkan solidaritas kita, demi mencapai visi misi bersama. Sehingga, organisasi kita ini menjadi wadah yang solid dan kompak.
Muhammadiyah telah banyak melakukan perubahan di Negeri ini, memberi sumbangsih berupa pemikiran dan bukti nyata sebagai mana yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW pada zamannya, dan KH. Ahmad Dahlan pada zamannya pula serta terus berlanjut sampai sekarang. Hal ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah adalah organisasi yang mampu merentas zaman. Pembahruan yang dimaknai oleh Muhammadiyah adalah suatu proses berkelanjutan yang tidak akan terus berkesudahan untuk memperbaiki tatanan kehidupan beragama dan bernegara pada setiap zaman. Sebagaimana yang menjadi cita-cita Muhammadiyah yaitu untuk menciptakan masyarakat Islam yang sebenar benarnya.
Dalam artian, melakukan transformasi mental, transformasi gagasan, transformasi cara kehidupan dan bersikap serta transformasi etiket dan etika dalam kehidupan sebuah bangsa. Muhammadiyah akan terus memberikan kontribusi dan sumbangsihnya untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Negara ini. Karena Muhammadiyah terlahir untuk mencerahkan bangsa.
Remaja –remaja Indonesia pada saat ini sebagai generasi muda yang selanjutnya akan meneruskan cita-cita bangsa, untuk memimpin dan mengatur sebuah Negara haruslah memiliki kepribadian yang baik, kecerdasan yang dilandasi dengan ilmu dan wawancara yang luas memiliki jiwa yang semangat, pikiran terbuka dan tujuan yang baik, berbobot dan bermanfaat serta berguna untuk kemajuan bangsa dan Negara.
Sayangnya generasi muda Indonesia pada saat ini telah banyak terjerumus pada dunia modernisasi dan westernisasi sehingga melupakan adat ketimuran yang kita miliki yang dikenal oleh Negara lain sebagai Negara yang menjunjung tinggi moral dan adat kesopanan tapi fakta mengatakan lain.
Di pundak Ikatan Pelajar Muhammadiyah tergantung setumpuk harapan. Kerja-kerja nyata IPM DKI sedang dinantikan, banyak agenda umat yang segera diselesaikan khususnya di kalangan pelajar. Tidak ada waktu lagi untuk berpangku tangan, saat ini IPM harus dan wajib membuktikan dirinya sebagai abdi ummat dan abdi bangsa.
Dengan sejumlah potensi yang dimiliki, baik basis massa kader dan para simpatisan.
IPM DKI memiliki peluang yang cukup besar dalam memperbaiki kondisi pelajar saat ini. Sebagai generasi penerus umat, IPM DKI diharapkan dapat melanjutkan perjuangan dalam menjemput masa depan yang baik. IPM DKI merupakan salah satu elemen yang menjadi kunci sekaligus penggerak perubahan di seluruh sektor kehidupan pelajar.
Agar harapan-harapan besar yang diemban di pundak IPM DKI dapat diwujudkan dalam berkehidupan, maka sangat perlu dirumuskan strategi-strategi pemberdayaan organisasi yang dapat menjawab tuntutan umat dan bangsa Indonesia. Berikut ini, saya kemukakan beberapa pokok pikiran yang menurut saya dapat dijadikan sebagai alternatif dalam merevitalisasi gerakan IPM DKI kedepan.
Menjadikan IPM sebagai wadah perjuangan bagi para kader-kader dalam mempersiapkan pemimpin bangsa masa depan yang tangguh, handal dan mampu mengikuti dinamika zaman dalam upaya menciptakan masyarakat Islam yang sebenar- benarnya.
Berangkat dari hal tersebut dan pengalaman serta ilmu ilmu dari yang didapat melalui pelatihan, kajian dan diskusi. Perubahan akan terus terjadi kearah yang lebih baik, maka niscaya IPM akan terus mampu menjadi subjek sekaligus penggerak sejarah, pergerakan pelajar. Semua visi dan misi IPM yang saat ini belum terwujud tentu akan segera terwujud, oleh para kader yang mampu menjalankan amanah dan loyalitasnya dalam mensyiarkan dakwah-dakwah Muhammadiyah. IPM yang saat ini di terima di jiwa masing-masing kader dan karena hal tersbut akan menjadi bagian dari perjalanan IPM DKI menuju kearah yang lebih baik.
Dari harapan tersebut, semoga segenap pimpinan dan kawan-kawan seperjuangan akan terus mengembangkan organisasi ini kepada generasi penerus sehingga IPM DKI tidak hanya bertahan saat ini tapi akan terus tumbuh dan berkembangan menjadi generasi penerus bangsa dan umat.
Selamat berorganisasi Selamat bermusyawarah
Nuun ,Walqalami wama Yasthuruun
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Fariz Aryansyah
NBA.09.00.44680