• Tidak ada hasil yang ditemukan

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan diatas, maka laporan Praktik Pengalaman Lapangan ini memiliki simpulan sebagai berikut.

1. Pada dasarnya PT Dos Ni Roha telah menerapkan prinsip korespondensi dalam pembuatan surat, akan tetapi ada beberapa kesalahan dalam penempatan bagian-bagian surat, penulisan bahasa asing, dan sebagainya.

2. Dalam penanganan surat masuk, setiap surat yang masuk diterima oleh receptinonist dan diberikan kepada sekretaris untuk dicatat dan didistribusikan.

3. Dalam penanganan surat keluar, setiap surat keluar biasanya dibuat berdasarkan dikte dari pimpinan, pimpinan membuat konsep surat sendiri, dan pokok pikiran ditentukan oleh pimpinan, setiap surat keluar yang sudah dibuat oleh sekretaris harus di cek oleh pimpinan, dan setelah ditanda tangani oleh pimpinan, baru surat tersebut bisa didistribusikan.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka laporan Praktik Pengalaman Lapangan ini memiliki saran sebagai berikut.

1. Dalam penulisan surat seharusnya memerhatikan penerapan prinsip korespondensi dan memerhatikan peletakan bagian-bagian surat agar surat tersebut terlihat rapi dan mudah dimengerti oleh penerima surat.

58

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

(2)

2. Dalam hal penanganan surat masuk, sebelum surat-surat tersebut dibuka sekretaris harus mencatat surat-surat dalam buku agenda sekretaris, sehingga apabila surat tersebut dicari kembali, mudah untuk ditemukan.

3. Dalam membuat surat keluar, sekretaris harus membuat surat tersebut rangkap dua, satu untuk dikirimkan dan satu untuk disimpan sebagai arsip asli.

59

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

(3)

DAFTAR PUSTAKA

Dewi, Qonita. 2004. Teknik Lengkap Surat-menyurat. Jakarta: Arti Bumi Intram.

Djuharie, O. Setiawan., Suherli., dan Sutandi, Teddy. 2001. Surat-menyurat Serbaguna. Bandung: Yrama Widya.

Dwiantara, Lukas., Hadi, Rumsari., dan Sumarto. 2000. Sekretaris Profesional.

Yogyakarta: Kanisius.

Hardjana, Agus, M. 1998. Sekretaris (Kedudukan, Tata Kerja, dan Kepribadiannya). Yogyakarta: Kanisius.

Indradi, Agustinus. 1993. Korespondensi Bahasa Indonesia. Malang: Universitas Katolik Widya Karya.

Indradi, Agustinus. 2008. Cermat Berbahasa Indonesia. Malang: Dioma.

Kadarmo, Siwi. 2001. Sekretaris dan Tugas-tugasnya. Jakarta: CV. Nina Dinamika.

Mulyani, Sri., dan Suyetty. 2010. Pedoman Praktis Korespondensi Niaga, Bisnis, dan Pribadi. Jakarta: Erlangga.

Purwanto, Djoko. 2007. Korespondensi Bisnis Modern. Jakarta: Erlangga.

Sotyaningrum, Afra Tien. 2008. Korespodensi Bahasa Indonesia. Yogyakarta:

Amara Books.

Suparjati, dkk. 2000. Surat-menyurat dalam Perkantoran. Yogyakarta: Kanisius.

Sys, Revan. 2004. Surat-menyurat untuk Sekretaris. Jakarta: Batavia Press.

Yatimah, Durotul. 2009. Kesekretariatan Modern & Administrasi Perkantoran.

Bandung: Pustaka Setia.

60

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

Referensi

Dokumen terkait

Tidak dapat dihindari bahwa pemerintah daerah harus memiliki kekuatan keuangan sendiri untuk menunjukkan bahwa mereka dapat membiayai semua urusan dan kegiatan administratif, termasuk

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA 50 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Untuk merancang database sistem informasi yang akan dibuat maka ada beberapa

Hasil analisis dari penelitian ini adalah dengan melakukan pengklasifikasian biaya produksi secara benar sehingga diperoleh perhitungan harga pokok produksi yang tepat sebagai dasar

Bagi Perusahaan Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi atau dasar pertimbangan dalam menghitung harga pokok produksi dalam menentukan harga jual produk di

Tujuan Penelitian Tujuan penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi yang tepat sebagai dasar penentuan harga jual produk pada CV Herba Bagoes

Perusahaan dalam melakukan perhitungan harga pokok produksi masih belum tepat, hal ini disebabkan perusahaan tidak melakukan klasifikasi biaya secara akurat, dimana pihak perusahaan

Sebelum pihak perusahaan melakukan dan penentukan harga pokok produksi yang dihasilkan hendaknya terlebih dahulu melakukan penggolongan biaya- biaya yang timbul dalam kegiatan

Dengan menggunakan metode harga pokok pesanan job order costing maka biaya bahan, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead dibebankan dapat dihitung secara teliti dan akurat untuk