MENDIREKSI
ABA-ABA
1. Pebriana Br Simbolon ( 200520046 ) 2. Robertius Waruwu ( 200520023 )
3. Ribka Sang Putri Zega ( 200520035 ) 4. Rini Asriyanti Lombu ( 200520020 )
5. Via Dolorosa Girsang
(
200520016 ) 6. Zainab Ramadani Batubara ( 200520014 ) 7. Felisiana Flora Fau ( 200520004 )8. Popi Novita Telaumbanua ( 200520004 )
NAMA – NAMA KELOMPOK
MENDIREKSI
Suatu kegiatan memimpin lagu dengan memberi aba-aba gerakan tangan menggunakan pola-pola tertentu sesuai dengan tanda birama kepada
kelompok penyanyi atau pemain musik pada saat membawakan suatu karya musik sehingga dapat menghasilkan sajian musik yang diinginkan
Pemberi aba-aba adalah seorang pemimpin dan biasa di sebut dirigen atau konduktor (conducter)
1. Jenis Aba-aba
1
Aba-aba 1 pukulan
4
Aba-aba 4 pukulan
2
Aba-aba 2 pukulan
3
Aba-aba 3 pukulan
5
Aba-aba 6 pukulan
Aba-aba ini adalah mulai dari titik tertinggi (sebagai titik awal gerakan) kemudian turun kebawa langsung membentuk gerakan melingkar kesamping luar sebelah kanan lalu kembali ketitik awal.
a. Aba-aba 1 Pukulan
Hal yang perlu dihindari atau gerakan yang salah yaitu arah gerakan terlalu miring dan melingkar sehingga letak titik hitungannya kabur.
Titik hitungan inilah ketukan musik dibunyikan dengan
mengucapkan “yam” atau”m” dengan sedikit tekanan atau kata “tu”.
Aba-aba ini terdiri dari dua ketukan dimana, ketuka pertama lebih kuat dari ketukan kedua.
kesalahan yang perlu dihindari yaitu 1. Gerakan tangan yang terlalu bulat.
2. Gerakan “tu” dan “wa” terlalu di buat sama Kuat.
3. Gerakan “wa” tidak dibuat melingkar
b. Aba-aba 2 pukulan
c. Aba-aba 3 pukulan
Pukulan ini dikenal dengan irama terner yaitu dalam satu irama terdapat tiga ketukan. Ketuka yang kuat terdapat pada ketukan pertaman dan dua ketukan lainnya lebih ringan.
Hal yang perlu dihindari yaitu gerakan pukulan ketiga terlalu dalam sehingga melewati garis gerakan
pertaman.
Dalam memberi aba-aba dilakukan
dimana dua pukulan berat yaitu di hitungan 1 dan 3 dan dua pukulan ringan pada hitungan 2 dan 4.
Untuk mengindari kesalahan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Lakukan setiap gerkan dengan arah yang benar.
2. Setiap perpindahan pukulan, tangan selalu diayunkan
3. Gerakan dengan arah lurus hanya dilakukan hitungan pertaman
d. Aba-aba 4 pukulan
e. Aba-aba 6 pukulan
Aba-aba ini dapat dinyatakan pengembanga dari irama 2 atau jenis bilama susun. Hal ini
dikarenakan dalan 1 birama terdapat 2 pukulan
kuat yang jatuh pada hitungan 1 dan 4. jadi
ketukan tersebuat harus di ayunkan lebih
kuat/panjang dibandingkan dengan ketukan
lainnya
2. Sikap Badan
Seorang pemimpin di samping melatih aba-aba,juga haruslah melatih sikap badan yang seharusnya dilakukan dalam memimpin suatu permainan musik.
Sikap badan seorang pemimpin, baik tangan,kepala,mata
dan gerakan lainnya haruslah mengacu kepada ekspetasi
musik.Oleh karena itu,dalam memberikan aba-aba sikap badan
haruslah sempurna. Dalam hal iniyang harus diperhatikan
adalah sikap badan dalam keadaan rileks. Dengan sikap
ini,konsentrasi dan gerakan-gerakan yang dilakukan dapat
dicapai dengan sempurna.
Berikut variasi Latihan yang dapat anda kembangkan sendiri untuk mencapai penguasaan diri dan gerakan tubuh yang bebas :
1. Lakukan Latihan semua jenis aba-aba dasar yang telah di utarakan di atas sambal menghitung dengan tanpa bersuara.
2. Latihlah aba-aba sebuah lagu yang lengkap tulisan (score) musiknya dan mainkan musik tersebut dalam hati sambil
memainkan seluruh tanda-tanda tempo dan dinamika yang tertulis pada lagu tersebut.
3. Latihlah aba-aba lagu yang telah anda kuasai betul ( hafal ) dan
mainkan music tersebut dalam hati anda sambal memainkan
seluruh tanda-tanda tempo dan dinamik yang tertulis pada lagu
tersebut
3. Teknik Aba-aba
a
Aba – aba Permulaan
b
Sikap Siap
c
Gerakan Pendahuluan
d
Aba – aba Penutup
a. Aba – aba permulaan
ini berarti aba – aba yang dilakukan atau diberikan pemimpin sebelum lagu dimulai.
Dalam aba-aba ini termasuk : 1) Sikap siap
2) Gerakan pendahuluan
3) Saat memulai (insetting). b. Sikap Siap
sikap siap ini adalah aba-aba yang diberikan oleh
pemimpin agar penyanyi atau pemain musik konsentrasi serta mengenal tempo,dinamik,dan ekspresi lagu.
aba – aba itu biasanya berupa Gerakan – Gerakan tangan yang diperlukan untuk berikut ini :
1. Aba – aba yang sedang atau biasa 2. Aba – aba yang lembut
3. Aba – aba tegas 4. Insetting kuat
5. Insetting sangat lembut
d. Aba – aba Penutup
untuk mengakhiri suatu lagu dengan baik atau tanpa keragu-raguan bagi pemusik,aba-aba penutup harus berlangsung sampai nada terakhir sudah selesai. Baru pada hitungan yang berikutnya aba-aba tersebut dihentikan. Menghentikan aba-aba ini adalah dengan menambahkan sedikit gerakan “lingkaran kecil” persis
setelah gerakan aba-aba nada terakhir selesai.
c. Gerakan Pendahuluan
Aba – aba pendahuluan ini dilakukan setelah para penyanyi/pemain music betul- betul sudah konsentrasi,jadi aba-aba
pendahuluan dilakukan diantara aba-aba persiapan dan insetting.
perbedaan masing-masing Gerakan pendahuluan :
1. Pendahuluan pada insetting ketukan berat
2. Pendahuluan pada insetting ketukan ringan
3. Pendahuluan pada insetting ditengah ketukan.
TERIMA
KASIH