CYBER CYBER
BULLYING BULLYING
Presented By Sembrani
Cyberbullying adalah tindakan agresif yang sengaja dilakukan untuk melukai
seseorang di dunia maya. Tindakan ini dapat berupa pelecehan, ancaman,
penghinaan, atau pengucilan.
Cyberbullying dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti media sosial,
email, pesan teks, atau forum online.
PENGERTIAN
PENGERTIAN
Kurang empati. Pelaku cyberbullying sering kali memiliki empati yang rendah terhadap orang lain. Mereka tidak mampu memahami perasaan orang lain dan tidak peduli dengan konsekuensi tindakan mereka.
Kurang percaya diri. Pelaku cyberbullying juga sering kali memiliki rasa percaya diri yang rendah. Mereka merasa rendah diri dan berusaha untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka dengan cara menyakiti orang
lain.
Kekerasan dalam rumah tangga. Anak-anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga lebih berisiko menjadi pelaku cyberbullying. Mereka belajar untuk menggunakan kekerasan sebagai cara untuk menyelesaikan masalah.
Gangguan mental. Gangguan mental, seperti gangguan kepribadian
antisosial atau gangguan depresi mayor, juga dapat meningkatkan risiko cyberbullying.
Faktor individu
FAKTOR PENYEBAB 1 FAKTOR PENYEBAB 1
FAKTOR PENYEBAB 2 FAKTOR PENYEBAB 2
Pesatnya perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi yang pesat telah memudahkan seseorang untuk melakukan cyberbullying. Pelaku cyberbullying dapat dengan mudah menyembunyikan identitas mereka dan menyebarkan informasi yang menyakitkan secara online.
Kurangnya kesadaran akan bahaya cyberbullying. Masih banyak orang yang tidak menyadari bahaya cyberbullying. Hal ini membuat orang tua dan guru kurang mengawasi aktivitas online anak-anak mereka.
Kultur kekerasan. Kultur kekerasan yang ada di masyarakat juga dapat berkontribusi terhadap cyberbullying. Anak-anak yang sering melihat kekerasan di televisi atau media sosial lebih berisiko menjadi pelaku cyberbullying.
Faktor lingkungan
Mengisolasi diri dari oranglain.
Menghindari interaksi sosial.
DAMPAK SOSIAL DAMPAK SOSIAL
Bermasalah di sekolah atau tempat kerja.
Bermasalah dengan keluarga.
01 01 02 02
03 03
04 04
Depresi.
Kecemasan.
DAMPAK PSIKOLOGIS DAMPAK PSIKOLOGIS
Penurunan rasa percaya diri.
Perasaan kesepian.
Gangguan tidur.
Gangguan makan.
Penurunan prestasi akademik.
01 01 02 02 03 03 04 04
05 05
06 06 07 07 08 08
10 10 09 09
Perasaan malu dan bersalah.
Perasaan tidak aman.
Keinginan untuk bunuh diri.
Menyebarkan rumor atau kebohongan tentang seseorang Memposting foto atau video yang memalukan seseorang Mengirim pesan atau email yang mengancam atau kasar Mengganggu atau menguntit seseorang secara online
Meniru identitas seseorang secara online
Membuat grup atau forum online untuk mengejek atau mengolok- olok seseorang
Memberikan komentar negatif atau kasar pada postingan seseorang di media sosial
Melakukan doxing (mengungkapkan informasi pribadi seseorang tanpa izin)
Menjebak seseorang untuk melakukan sesuatu yang memalukan dan kemudian mengunggahnya secara online
CONTOH CYBERBULLYING
CONTOH CYBERBULLYING
Jangan membalas cyberbullying. Hal ini akan
memperburuk situasi dan membuat pelaku cyberbullying semakin termotivasi untuk melanjutkan tindakannya.
Simpan bukti cyberbullying, seperti pesan, email, atau foto.
Bukti ini dapat digunakan untuk melaporkan cyberbullying kepada pihak berwenang.
Bicaralah kepada orang dewasa yang Anda percayai, seperti orang tua, guru, atau konselor. Orang dewasa
dapat membantu Anda untuk mengatasi cyberbullying dan melaporkannya kepada pihak berwenang jika diperlukan.
Laporkan cyberbullying kepada pihak berwenang. Pihak berwenang dapat mengambil tindakan untuk
menghentikan cyberbullying dan menghukum pelakunya.
Untuk korban cyberbullying:
CARA MENGATASI CARA MENGATASI
Ajarkan anak-anak tentang cyberbullying dan bahayanya.
Anak-anak harus memahami bahwa cyberbullying adalah tindakan yang salah dan dapat berdampak serius pada
korbannya.
Ajak anak-anak untuk berbicara kepada Anda jika mereka menjadi korban cyberbullying. Anda dapat membantu
anak Anda untuk mengatasi cyberbullying dan
melaporkannya kepada pihak berwenang jika diperlukan.
Pantau aktivitas online anak-anak Anda. Pantau aktivitas online anak-anak Anda untuk memastikan bahwa mereka tidak terlibat dalam cyberbullying.
Laporkan cyberbullying kepada pihak berwenang. Jika Anda atau orang yang Anda kenal menjadi korban
cyberbullying, segera laporkan kepada pihak berwenang.
.
CARA MENGATASI
CARA MENGATASI
Gunakan filter privasi di media sosial Anda. Filter privasi
dapat membantu Anda untuk membatasi siapa yang dapat melihat postingan Anda.
Hindari memposting informasi pribadi di media sosial.
Informasi pribadi, seperti alamat rumah, nomor telepon, atau informasi sekolah, dapat digunakan oleh pelaku
cyberbullying untuk menyakiti Anda.
Jangan takut untuk mengatakan tidak. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan situasi tertentu, katakan tidak.
Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Banyak orang yang pernah menjadi korban cyberbullying. Ada banyak sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda mengatasi
cyberbullying.
. .