Presentasi Tugas PJOK
- Tolak Peluru -
• Az Zahra Nabila S (05)
• Velliana Eka A (22)
Anggota
Kelompok :
Latar
Belakang
Tolak peluru adalah olahraga yang dilakukan dengan gerakan menolak atau mendorong bola ke depan. Dalam perlombaan atau kompetisi
tolak peluru, hasil terbaik diukur berdasarkan jarak tolakannya.
Tolak peluru dapat ditelusuri sejak 2000 tahun silam. Mulanya, olahraga atletik ini populer di kalangan laki-laki di Britania Raya dengan tujuan adu kekuatan.
Sebelum memiliki ketentuan bobot dan ukuran, bola yang dipakai hanya berupa batu. Kemudian, pada zaman pertengahan, di masa
perang dunia, meriam yang dipakai dalam peperangan menginspirasi pembuatan bola khusus untuk olahraga ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada 1866, tolak peluru pernah dilombakan di
kejuaraan amatir. Olahraga ini baru masuk sebagai cabang olahraga atletik di perlombaan sekelas olimpiade pada 1896, tepatnya pada gelaran Olimpiade Athena, Yunani.
• Lapangan- Tolak peluru terdiri atas dua bagian, yakni area
pelempar dan daerah target tolakan. Dikutip dari situs web resmi World Athletics, area pelempar berbentuk lingkaran dengan
diameter 2,135 meter. Di depan atlet terdapat papan kaki
melengkung setinggi 10 sentimeter. Sementara itu, lapangan tolak peluru untuk target tolakan berbentuk segitiga yang mengerucut ke titik tengah lingkaran area atlet. Sudut segitiganya 40 derajat.
• Alat yang di gunakan dalam tolak peluru: Rol Meter, Bendera Kecil, Kapur / Tali Rafia, Peluru (senior putra = 7.257 kg; senior putri = 4 kg; junior putra = 5 kg; junior putri = 3 kg)
About Tolak Peluru
About
Tolak Peluru
Alat Teknik
Lapanga
n
Gaya Tolak Peluru
1
Gaya Depan
2
Gaya Samping
Gaya
Belakang
3 4
Gaya Putaran
Lempar
Cakram
1. Pastikan posisi badan berdiri tegap dengan membelakangi arah lemparan
2. Pegang peluru menggunakan tangan kanan atau tangan yang terkuat dan letakan pada bahu 3. Bungkukkan badan dengan salah satu
tangan yang tidak memegang peluru lurus ke bawah
4. Tekuk sedikit kaki kanan dan luruskan kaki kiri ke belakang
5. Putar badan 180 derajat ke arah lemparan dengan jari-jari kaki kiri menempel di tanah
6. Ketika memutar, posisi kaki kanan menolak untuk mendorong badan, selain itu pastikan saat memutar bersiap untuk melemparkan peluru
sekuat tenaga.
7. Sesudah menolak peluru, buat gerakan
melompat untuk menukar posisi kaki kanan ke depan dan tarik kaki kiri ke belakang untuk
menjaga keseimbangan
Cara Dasar
Tolak Peluru
a) Bawalah tungkai kiri merndah
b) Dapatkan keseimbangan gerak dari kedua tungkai, dengan tungkai kiri memimpin dibelakang
c) Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah badan bergerak
d) Hasilkan rangkaian gerak yang cepat dan jauh pada tungkai kanan
e) Putar kaki kanan kearah dalam sewaktu melakukan luncuran
f) Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap kebelakang selama mungkin. Bawalah tangan kiri dalm sebuah posisi mendekati badan
g) Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri
Hal-Hal yang
di Sarankan
a) Tidak memiliki keseimbangan dalam sikap permulaan.
b) Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan.
c) Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran.
d) Tidak cukup jauh menarik kaki kanan dibawah badan.
e) Mendarap dengan kaki kanan menghadap ke belakang.
f) Menggerakkkan tungkai kiri terlalu banyak kesamping.
g) Terlalu awal membuka badan.
h) Mendarat dengan badan menghadap kesamping atau depan.