KEMAMPUAN PENERAPAN TQM DAN PROFESIONAL DEVELOPMENT TERHADAP KEPUASAN KERJA IMPLIKASINYA PADA KINERJA TUTOR LEMBAGA
PENDIDIKAN KURSUS (LPK) DI KOTA SERANG
E. INE KARLINA ROHMAWATI 21012000018
PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS BINA BANGSA
Latar belakang masalah
1.Saat ini kinerja Tutor masih rendah, karena
Mayoritas tutor tidak mengajar pada bidang ilmunya, hanya ada 24,2% tutor yang mengjar sesuai bidang ilmunya
2. Masih banyak tutor (63,4%) yang orientasinya bisnis bukan pada kemampuan peserta kursus
3. Banyaknya tutor yang mengajar dengan hanya
menghabiskan waktu, bahkan 10,2% tutor datang
terlambat.
Latar Belakang Masalah Saat ini kinerja Tutor masih rendah, karena Mayoritas tutor tidak mengajar pada bidang ilmunya, hanya ada 24,2% tutor yang mengjar sesuai bidang ilmunya
Saat ini kinerja Tutor masih rendah, karena
Mayoritas tutor tidak mengajar pada bidang ilmunya, hanya ada 24,2% tutor yang mengjar sesuai bidang ilmunya
Masih banyak tutor (63,4%) yang orientasinya bisnis bukan pada kemampuan peserta kursus Masih banyak tutor (63,4%) yang orientasinya bisnis bukan pada kemampuan peserta kursus
Banyaknya tutor yang mengajar dengan hanya menghabiskan waktu, bahkan 10,2% tutor datang terlambat.
Banyaknya tutor yang mengajar dengan hanya
menghabiskan waktu, bahkan 10,2% tutor datang
terlambat.
DARI 50 tutor yang disurvei, sebanyak 34 orang (68%) berkinerja rendah, 12 orang (24%) berkinerja sedang, dan hanya ada 4 orang (8%) yang
berkinerja tinggi.
DARI 50 tutor yang disurvei, sebanyak 34 orang (68%) berkinerja rendah, 12 orang (24%) berkinerja sedang, dan hanya ada 4 orang (8%) yang
berkinerja tinggi.
dari 50 orang tutor yang disurvei awal, diketahui bahwa ada sebanyak 31 orang (62%) yang mempunyai tingkat kepuasan yang rendah, sebanyak 13 orang mempunyai tingkat kepuasan sedang, dan hanya ada 6 orang (12%) yang mempunyai tingkat kepuasan tinggi
dari 50 orang tutor yang disurvei awal, diketahui bahwa ada sebanyak 31 orang (62%) yang mempunyai tingkat kepuasan yang rendah, sebanyak 13 orang mempunyai tingkat kepuasan sedang, dan hanya ada 6 orang (12%) yang mempunyai tingkat kepuasan tinggi
1 2 3
Latar Belakang Masalah
Pengaruh antar variabel Signifikan Tidak Signifikan TQM (X1) –Kepuasan
Kerja (Y) Zhang, Ye and Cole, Shu T.,2016;
Sahin 2014; Akyüz et al, 2008; Kafaji, 2020; woo, 2018; Papamichail, K.
(2012
Scott & Daavis, 2015; Ray
& Ryder, 2003; Munizu, 2013
Pengembangan professional (X2) kepuasan kerja (Y)
Cameron, et.al 2014’ Ana- Maria Petrescu, M. N.
(2015).
Avalos, B. (2011).
TQM (X1) –kinerja LPK (Z) Joiner, 2008; Schmidt and Ones, 2005); Kaynak, H.
(2003
Beer, M. (2003);
Sadikoglu, E. (2004), Pengembangan
professional (X2) -kinerja LPK (Z)
lliot, K. (2015); Hameed,
A., & Waheed, A. (2011). Muda, I., Rafiki, A., &
Harahap, M. R. (2014).
Kepuasan Kerja (Y)
-Kinerja LPK (Z) Febiyola, 2019; Ffahruna 2016; Madiyana, 2019;
Nimalathasan,
B.,&Brabete, V. (2010).
Bakan, et.al,