• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRAKTIKUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PRAKTIKUM"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

Modul ini disusun untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa pada mata kuliah Praktikum SPSS, yang dapat membantu mahasiswa untuk mengimplementasikan fungsi-fungsi yang terdapat pada aplikasi SPSS, yang nantinya dapat mereka gunakan untuk menyelesaikan tugas akhir dalam hal pengolahan data penelitian hingga analisis hasil data. . pengolahan dengan metode kuantitatif. Data ordinal adalah data yang diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi, namun terdapat hubungan antar data tersebut. Data interval adalah data yang diperoleh dengan cara pengukuran dimana diketahui jarak antara dua titik pada skala tertentu.

Data rasio adalah data yang diperoleh dengan cara pengukuran, dimana jarak antara dua titik pada suatu skala tertentu diketahui dan mempunyai titik nol mutlak. Catatan Ilmiah: Nilai valid sama dengan tipe numerik, namun merupakan tipe data yang menggunakan simbol atau. Desimal : Digunakan untuk menentukan jumlah desimal yang diinginkan. Label : Digunakan untuk memberikan variabel tambahan.

Nilai ini digunakan untuk variabel dummy atau berdasarkan kelompok, misalnya status pendidikan, jenis pengobatan, dll. Range ditambah satu nilai hilang diskrit opsional adalah data berbentuk interval, yaitu nilai terendah akan ke nilai tertinggi. Statistik deskriptif hanya memberikan informasi tentang data kepemilikan dan tidak menarik kesimpulan tentang kumpulan data induk yang lebih besar.

Klik pada opsi Statistik…… untuk menampilkan nilai statistik. Tabel Nilai Persentil tersedia.

DESCRIPTIVE

10% karyawan memiliki usia rata-rata di bawah 21,8 tahun, 25% karyawan memiliki usia rata-rata di bawah 25 tahun, dan seterusnya. Tabel usia karyawan.

KORELASI

KORELASI PRODUCT MOMENT (Pearson)

Koefisien korelasinya bernilai positif (+) artinya hubungan antara diameter pohon dengan volume adalah searah, sehingga semakin besar diameter maka semakin besar pula volume kayunya. Ho = korelasi kedua variabel sama dengan nol Hi = korelasi kedua variabel tidak sama dengan nol. Apabila –ttabel < thitung < ttabel maka Ho diterima. Jika thitung < –ttabel atau thitung > ttabel maka Ho ditolak.

ANALISA REGRESI

ANALISIS REGRESI SEDERHANA

  • Tabel Descriptive Statistic dapat dibaca sebagai berikut
  • Tabel Correlation
  • Tabel Variabel Entered/Removed
  • Tabel Model Summary
  • Tabel Anova
  • Tabel Coefficients

Kemudian pindahkan variabel Harga sebagai variabel independen ke kolom Independen dan variabel Penjualan sebagai variabel dependen ke kolom Dependen. Uji F berguna untuk mengetahui seluruh variabel prediktor (variabel bebas) yang mempengaruhi variabel terikat. Angka tersebut menunjukkan adanya korelasi atau hubungan negatif antara harga dengan penjualan yang artinya jika harga naik maka jumlah penjualan akan menurun.

Untuk menguji apakah model linier Y = a + bX benar atau tidak, Fhitung pada tabel ANOVA harus dibandingkan dengan Ftabel. Karena Fhitung > Ftabel ( 23.448 > 5.32 ), maka dapat disimpulkan bahwa model linier Y=a+bX sudah memadai dan dapat digunakan. Jika probabilitas > 0,05 maka model ditolak. Jika probabilitas < 0,05 maka model diterima. Diperoleh probabilitas (Sig) 0,001 < 0,05, maka model diterima.

Uji t digunakan untuk menguji signifikansi koefisien regresi (b), yaitu apakah variabel bebas (x) mempunyai pengaruh yang signifikan atau tidak. Ho = Harga tidak berpengaruh signifikan terhadap penjualan Hi = Harga berpengaruh signifikan terhadap Pengambilan Keputusan penjualan.

ANALISA REGRESI LINIER BERGANDA

  • Tabel Variables Entered/Removed
  • Tabel Model Summary
  • Tabel Anova

Seorang manajer ingin mengetahui sejauh mana pengaruh biaya periklanan dan pengendalian kualitas terhadap pendapatan perusahaan. Pindahkan variabel penerimaan (Y) sebagai variabel terikat ke kolom terikat dan variabel iklan (x1) serta variabel pengendalian kualitas (x2) ke kolom bebas sebagai variabel bebas. Metode Enter merupakan suatu metode analisis biaya yang seluruh variabel independen dimasukkan sebagai variabel prediktor, tanpa memperhatikan apakah variabel tersebut mempunyai pengaruh yang besar atau kecil terhadap variabel dependen.

Metode Stepwise digunakan untuk analisis regresi bertahap dengan tujuan utama mencari variabel yang paling dominan. Metode Hapus digunakan untuk mencari prediktor dominan. Jika variabel prediktor tidak berpengaruh, maka variabel tersebut dihilangkan. Metode Backward menganalisis variabel dari belakang, artinya seluruh variabel dianalisis kemudian dilanjutkan menganalisis pengaruh variabel independennya. Kemudian variabel yang tidak berpengaruh dibuang.

Metode forward menganalisis variabel dari depan, artinya semua variabel pertama dianggap tidak mempunyai pengaruh sama sekali, kemudian variabel yang berpengaruh dimasukkan. Dari tabel tersebut terlihat bahwa seluruh variabel X1 dan X2 dimasukkan ke dalam persamaan dengan metode yang digunakan adalah metode enter. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,964 yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara variabel independen (X1 dan X2) dengan variabel dependen (Y).

Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,930 (dibaca dalam persentase 0,746 x 100%), artinya penerimaan perusahaan sebesar 93% dipengaruhi oleh periklanan dan pengendalian kualitas, sedangkan sisanya sama-sama dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam variabel tersebut. analisis. Variabel Periklanan (X1), karena thitung > ttabel (2,663 > 2,365) maka Ho ditolak yang berarti iklan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perusahaan. Variabel pengendalian kualitas (X2), karena thitung > ttabel (2,813 > 2,365) maka Ho ditolak yang berarti pengaruh pengendalian kualitas terhadap penerimaan perusahaan adalah signifikan.

Konstanta (a) = 17,944 artinya tanpa mengeluarkan biaya periklanan dan pengendalian mutu maka perusahaan akan memperoleh pendapatan sebesar Rp. Koefisien regresi X1 (b1) = 1,873 artinya jika perusahaan mengeluarkan biaya iklan sebesar 1 juta maka akan memberikan tambahan pendapatan perusahaan sebesar Rp. Koefisien regresi X2 (b2) = 1,915 artinya pengeluaran perusahaan sebesar 1 juta untuk kegiatan pengendalian mutu akan memberikan tambahan pendapatan bagi perusahaan sebesar Rp.

UJI t

  • UJI t Satu Sampel (One Sample t Test)
    • Tabel One Sample Statistic
    • Tabel One Sampel Test Hipotesis
  • UJI t DUA SAMPEL INDEPENDEN (Independent Sample t Test)
    • OK T-Test
    • Tabel Group Statistic
    • Tabel Independent Sampel Test
  • UJI t DUA SAMPEL BERPASANGAN (Paired Sampel t Test)
  • Test
    • Tabel Paired Sampel Statistic
    • Tabel Paired Samples Correlations
    • Tabel Paired Sampel Test Hipotesis

Jumlah datanya 15, rata-rata umur mahasiswa program khusus AKFAR adalah 28,27 dengan standar deviasi 4,667 dan std. Uji ini digunakan untuk menguji apakah mean suatu kelompok sampel berbeda dengan kelompok sampel yang lain. Masukkan variabel hasil pada kolom Variabel Uji dan masukkan variabel Variabel pada kolom Pengelompokan Variabel.

Pada tabel tersebut terlihat rata-rata hasil jagung varietas A sebesar 6,43 ton/ha dengan simpangan baku 1,7095, sedangkan varietas B sebesar 3,89 ton/ha dengan simpangan baku 0,7310. Jika Fhitung > Ftabel atau probabilitas < 0,05 maka Ho ditolak. Jika Fhitung < Ftabel atau probabilitas > 0,05 maka Ho diterima. Karena kedua sampel mempunyai varians yang tidak sama, maka pengujian meannya harus menggunakan dasar persamaan varians bukan asumsi (kedua sampel diasumsikan mempunyai varians yang tidak sama), jadi bacalah bagian paling bawah.

Ho = Rata-rata hasil kedua varietas jagung sama Hi = Rata-rata hasil kedua varietas jagung tidak sama Pengambilan keputusan. Seorang guru matematika ingin menguji apakah kegiatan bimbingan belajar (BIMBEL) berpengaruh signifikan terhadap kinerja siswa. Untuk itu guru mencatat nilai matematika siswa sebelum mengikuti BIMBEL dan setelah mengikuti BIMBEL.

Terlihat rata-rata nilai matematika sebelum mengikuti Bimbel adalah 80,70 dengan standar deviasi 7,973, sedangkan rata-rata nilai matematika setelah mengikuti Bimbel adalah 86,20 dengan standar deviasi 6,357. Ho = Prestasi siswa sebelum dan sesudah mengikuti BIMBEL sama Hi = Prestasi siswa sebelum dan sesudah mengikuti BIMBEL berbeda. Karena thitung < -ttabel atau dengan melihat probabilitas sebesar 0,019 (<0,05), maka Ho ditolak yang berarti prestasi siswa terbukti meningkat setelah mengikuti Bimbel.

1. Tabel Group Statistic
1. Tabel Group Statistic

ONE WAY ANOVA

Entrilah data ke dalam SPSS

Tabel Test of Homogeneity of variance

Tabel ANOVA

Jika Fhitung < Ftabel atau probabilitas > 0,05 maka Ho diterima. Jika Fhitung > Ftabel atau probabilitas < 0,05 maka Ho ditolak.

Tabel Multiple Comparisons
Tabel Multiple Comparisons

Gambar

1. Tabel Group Statistic
1. Tabel Paired Sampel Statistic
2. Tabel Paired Samples Correlations
Tabel Multiple Comparisons

Referensi

Dokumen terkait

Mirza *, Mohammed Al-Abdulkareem College of Computer and Information Sciences, King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia Received 12 February 2010; accepted 9 February 2011 Available