Nama : Priska Sonta Uli Hutabarat Nim : 3510122155
Mata Kuliah : Kebudayaan Lingkungan dan Konservasi
UJIAN AKHIR SEMESTER
1. Relasi antara manusia dan lingkungan menghasilkan perspektif yang disebut dengan ekologi budaya .
Jelaskan apa yang dimaksud dengan ekologi budaya, dan bagaimana bentuk penerapannya dalam melihat hubungan antara manusia dengan lingkungan.
2. Persoalan pangan menjadi salah satu topik sentral dalam melihat relasi antara manusia dengan lingkungan. Pemenuhan kebutuhan pangan bagi manusia telah menimbulkan perubahan landskap ekologis dan kepentingan ekonomi politik yag berkelindan dalam relasi itu. Salah satu contohnya adalah dengan munculnya pembangunan berupa food estate.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan food estate, dan bagaimana kaitannya dengan lingkungan dan kebudayaan.
Jawab
1.Ekologi budaya diartikan sebagai proses penye- suaian diri manusia terhadap lingkungan yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan berdasarkan budaya masyarakat. Secara umum, ekologi budaya berarti kemampuan manusia untuk berinteraksi dengan lingkungan dengan berpe- doman pada unsur-unsur budaya.
Adapun bentuk penerapannya dalam hubungan antara manusia dengan lingkungan yaitu dengan pengalaman saya sendiri,dimana saya yang ber suku batak toba dan mengikuti pertukaran mahasiswa di luar daerah saya yang tentunya daerah yang budayanya berbeda. Asal saya dari Sumatera Utara dan saya sekarang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa di jawa tepatnya di Universitas Negeri Semarang. Disini saya menemukan bahwa benar- benar menemui budaya yang sangat berbedaa,adapun pengaruh yang saya alami dari daerah asal saya ke daerah tujuan yaitu gaya berbicara atau bahasanya. Dimana orang mengenal bahwa orang medan identik dengan suara keras dan orang jawa bersuara lembut.
Jadi selama saya berada di Semarang saya mulai menerapkan dengan berbicara gaya bahasa yang lembut dan mulai belajar memanggil , mas,mbak yang biasanya saya memangil kak dan Abang.
Dan tentunya juga adanya perbedaan dengan kuliner. Dimana saya yang terbiasa makan makanan yang pedas tetapi setelah sampai di jawa saya membiasakan untuk memakan makanan yang cukup manis.
2. Food estate merupakan konsep perkembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi yang berbasis holtikutura,perkebunan,peternaan dan tanaman pangan. Program food estate ini dilakukan atas kerjasama kementerian pertanian dengan pemerintah daerah.
Adapun kaitan food estate dengan lingkungan dan kebudayaan yaitu dimana lingkungan seperti lingkungan di daerah saya di sumatera utara dimana daerah saya berada di pengunungan maka jika melakukan pelebaran lahan untuk menambah lumbung pangan sepertinya tidak memungkinkan karena di daerah pegunungan tanahnya kurang subur.
Kebutuhan pangan memamng sangat penting,tetapi dia baiknya dalam memperbaiki kebutuhan pangan juga memperhatikan lingkungan agar tetap terjaga,manusia tetap dapat menikmati hasil pangan yang cukup dan lingkungan tetap terjaga.