Workshop dan akomodasi masukan pemangku kepentingan ini merupakan langkah penyusunan Kurikulum Pendidikan Kimia UIN Walisongo 2020 (Kurikulum 2020). Kami berharap kurikulum ini bermanfaat dan menjadi pedoman pelaksanaan pengelolaan Program Studi Pendidikan Kimia UIN Walisongo. Penerapan persyaratan era industri 4.0 merupakan tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang harus direspon oleh kurikulum Program Studi Pendidikan Kimia UIN Walisongo Semarang dengan memperkuat kurikulum KKNI yang sudah ada.
Karena kurikulum telah berjalan selama lima tahun, tuntutan era industri 4.0, kampus merdeka belajar mandiri (MBKM), serta penerapan kebijakan kampus hijau UIN Walisongo Semarang, maka kurikulum Prodi Pendidikan Kimia harus direvisi.
LANDASAN PENGEMBANGAN
- Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor DJ.II/B.44/2004 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Tadris Kimia Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
- Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik
- Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik
- Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
- Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013, Tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi;
- Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Riset, Teknologi, Dan
- Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2016, Tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi;
- Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi;
- Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2017 Tentang Pendidikan Standar Guru
- Panduan Pengembangan Kurikulum pada PTKI Tahun 2018
- Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 59 Tahun 2018 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar dan Tata Cara Penulisan
- Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi di Era Industri 4.0 - Ristekdikti 2019
- Permendikbud No. 3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)
- Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka - Edisi 1 Tahun 2020
- Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 Kemendikbud
- Buku Pedoman Akademik UIN Walisongo Tahun 2020
- Keputusan Rektor UIN Walisongo Nomor 137 Tahun 2020 tentang Pedoman Akademik Program Sarjana (S.1) dan Diploma 3 (D.3) UIN Walisongo Semarang Tahun 2020
Keputusan Rektor UIN Walisongo nomor 137 Tahun 2020 tentang pedoman akademik program Sarjana (S.1) dan Diploma 3 (D.3) pada UIN Walisongo Semarang Tahun 2020 Sarjana (S.1) dan Diploma 3 (D.3) Program di UIN Walisongo Semarang Tahun 2020.
TUJUAN PENGEMBANGAN
Menjamin tercapainya tujuan Program Studi Pendidikan Kimia yang berperan strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Menjamin agar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat pada program studi Pendidikan Kimia diselenggarakan dengan standar yang sama perguruan
Menjamin untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang Pendidikan Kimia berakhlak mulia, dengan memiliki kompetensi tambahan sebagai asisten
PROFIL PROGRAM STUDI
Tersedianya Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang memuat Unit Ilmiah dan muatan EDQ menambah contoh konkrit sebagai upaya mencapai visi program studi. Suasana akademik yang kondusif ini mengakibatkan banyak mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia yang berprestasi secara nasional dan siap berprestasi di kancah internasional. Sedangkan dalam hal pengabdian kepada masyarakat, dosen kimia juga mempunyai pekerjaan pengabdian yang handal.
Keunggulan lain dari program studi adalah kualifikasi dosen Program Studi Pedagogi Kimia 6 yang baik dalam menulis artikel ilmiah untuk publikasi karya penelitian.
VISI, MISI, DAN TUJUAN
- Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran IPTEKS berbasis kesatuan ilmu pengetahuan untuk menghasilkan lulusan profesional dan berakhlak Al-karimah;
- Meningkatkan kualitas penelitian untuk kepentingan Islam, ilmu dan masyarakat;
- Menyelenggarakan pengabdian yang bermanfaat untuk pengembangan masyarakat;
- Menggali, mengembangkan, dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal;
- Mengembangkan kerjasama dengan berbagai lembaga dalam skala regional, nasional, dan internasional;
- Mewujudkan tata pengelolaan kelembagaan profesional berstandar internasional
- Melahirkan lulusan yang memiliki kapasitas akademik, profesional dan berakhlakul karimah yang mampu menerapkan dan mengembangkan kesatuan
- Menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat untuk kepentingan islam, ilmu dan masyarakat
- Menghasilkan karya pengabdian yang bermanfaat untuk pengembangan masyarakat
- Mewujudkan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam Tridharma perguruan tinggi
- Memperoleh hasil yang positif dan produktif dari kerjasama dengan berbagai lembaga dalam skala regional, nasional dan internasional
- Lahirnya tata kelola perguruan tinggi yang profesional berstandar internasional
- Menyelenggarakan pendidikan sains dan teknologi berbasis kesatuan ilmu pengetahuan;
- Mengembangkan sains dan teknologi melalui kajian dan riset yang inovatif secara berkelanjutan;
- Menyelenggarakan program pengabdian yang responsif terhadap permasalahan di masyarakat;
- Menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dan budaya luhur bangsa Indonesia;
- Mengembangkan kerjasama bidang pendidikan, sains dan teknologi yang saling menguntungkan dengan berbagai lembaga dalam skala regional, nasional, dan
- Mewujudkan tata kelola kelembagaan yang prima berstandar nasional dan internasional
- Menghasilkan lulusan dalam bidang pendidikan MIPA, sains dan teknologi yang unggul, memiliki wawasan kesatuan ilmu, dan berakhlak mulia;
- Menghasilkan riset dan karya ilmiah bidang pendidikan MIPA, sains dan teknologi berbasis kesatuan ilmu dan berwawasan kearifan lokal;
- Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat bidang pendidikan MIPA, sains dan teknologi yang responsif, inovatif, dan solutif dalam mengatasi
- Terwujudnya internalisasi nilai-nilai kearifan lokal bidang pendidikan MIPA, sains dan teknologi dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
- Menghasilkan kerjasama bidang pendidikan MIPA, sains dan teknologi yang saling menguntungkan dengan berbagai lembaga dalam skala regional, nasional,
- Terwujudnya tata kelola kelembagaan yang prima berstandar nasional dan internasional
- Menyelenggarakan pendidikan kimia berwawasan Education for Sustainable Development berbasis kesatuan ilmu pengetahuan dan kearifan lokal;
- Mengembangkan pendidikan kimia melalui Riset berwawasan Education for Sustainable Development berbasis kesatuan ilmu pengetahuan dan kearifan
- Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat sebagaiimplementasi hasil Riset berwawasan Education for Sustainable Developmentberbasis kesatuan
- Mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan akademik dan sosial
- Melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait di tingkat regional, nasional, dan internasional;
- Menyelenggarakan tata kelola Program Studi Pendidikan Kimia yang efektif, efisien, dan transparan
- Menghasilkan sarjana pendidikan kimia berwawasan Education for Sustainable Development berbasis kesatuan ilmu pengetahuan dan kearifan lokal;
- Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat sebagaiimplementasi hasil Riset berwawasan Education for Sustainable Development berbasis
- Tertanamnya nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan akademik dan sosial;
- Menghasilkan kerjasama dengan pihak-pihak terkait di tingkat regional, nasional, dan internasional;
- Mewujudkan tata kelola Program Studi Pendidikan Kimia yang efektif, efisien, dan transparan
Menjadi fakultas unggulan dalam penelitian dan pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan Kesatuan Pengetahuan untuk Kemanusiaan dan Peradaban pada tahun 2038.” Program studi pendidikan kimia yang unggul dan berdaya saing dengan perspektif pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan melalui penelitian berbasis Science Unity di Asia tingkat pada tahun 2038 .
ANALISIS KEBUTUHAN
- Kurikulum didesain untuk mencapai visi misi prodi dan telah sesuai dengan KKNI
- Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan dengan meganalisis hasil tracer study terhadap lulusan prodi pendidikan kimia UIN Walisongo Semarang
- Mekanisme pengembangan kurikulum melibatkan stakeholders internal dan eksternal sehingga didasarkan atas kebutuhan dan keterserapan di dunia kerja
- Strategi pembelajaran atau perkuliahan berasal dari temuan pendekatan pembelajar aktif terkini (berasal artikel-artikel ilmiah dalam jurnal)
- Strategi dalam penyusunan bahan pembelajaran berbasis Unity of Sciencse
- Penentuan strategi pembelajaran yang digunakan selalu memperhatikan aspek stimulasi mahasiswa untuk berpikir kritis dan pemecahan masalah
- Strategi dalam proses pembelajaran berimplementasi dengan merdeka belajar
- Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sangat memadai dan disusun dengan mengacu pada capaian pembelajaran
- Mekanisme dalam proses pembelajaran berimplementasi di era industri 4.0
- Proses pembelajaran yang berjalan di lingkungan Prodi Pendidikan Kimia UIN Walisongo telah memenuhi ketetapan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI). Meliputi
- Penilaian tugas akhir menerapkan prinsip penilaian autentik, yaitu penilaian proses meliputi hasil uji komprehensif, penilaian proses pembimbingan dengan dosen
- Prodi Pendidikan Kimia UIN Walisongo telah memiliki standar kompetensi lulusan, terdiri dari kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi tambahan
- Masih terdapat dosen yang belum menggunakan e-learning
- Kolaborasi penelitian dosen dan mahasiswa masih terbatas
- Kemampuan bahasa asing mahasiswa dan dosen perlu ditingkatkan
- Berdasarkan hasil analisis dari stakeholder persentase motivasi alumni dalam bekerja masih kecil
- Banyak alumni pendidikan kimia UIN Walisongo Semarang yang bekerja sesuai bidang keilmuan dengan kategori baik yang dinilai oleh stakeholder. Hal ini mengindikasikan
- Kemajuan di bidang teknologi pembelajaran beserta ragamnya memberikan peluang bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia UIN Walisongo memanfaatkannya untuk
- Masih sedikitnya guru kimia di daerah atau pelosok semakin menambah peluang bagi lulusan pendidikan kimia UIN Walisongo untuk terserap di dunia kerja di bidang
- Ada kecenderungan bahwa Pengembangan kurikulum berbasis potensi lokal. Hal ini memberikan peluang bagi Prodi Pendidikan Kimia untuk berinovasi mengembangkan
- Proses perkuliahan berbasis Uunity of Science sehingga diharapkan mahasiswa dapat mengintegrasikan keilmuan mereka setelah lulus nanti
- Merdeka belajar membuat mahasiwa mampu mengambil ilmu dari manapun mereka inginkan
- Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, maka arus informasi meningkat pula. Kondisi ini menimbulkan kecenderungan masyarakat khsususnya generasi muda
- Kementerian Agama RI memberikan perhatian guna peningkatan mutu akademik
- Adanya regulasi tentang penjaminan mutu di Perguruan Tinggi yang tertuang dalam Peraturan Menteri pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2014. 102
- Adanya audit internal dan eksternal oleh BAN PT, memacu Prodi Pendidikan Kimia untuk berbenah diri dan berinovasi
- Meningkatnya dukungan kementerian dalam pengembangan mutu perguruan tinggi keagamaan
- Jika dosen dan mahasiswa tidak mampu menghadapi keadaan di era industri 4.0 dan merdeka belajar
- Adanya kurikulum Prodi Pendidikan Kimia yang serupa terutama dari PT swasta menjadi saingan Prodi Pendidikan Kimia UIN Walisongo
- Adanya Prodi Pendidikan Kimia dari PTN maupun swasta dengan sistem akademik yang jauh lebih baik
Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan dengan menganalisis hasil tracer study pada lulusan program pelatihan kimia UIN Walisongo Semarang. Proses pembelajaran di lingkungan Program Studi Pendidikan Kimia UIN Walisongo telah sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI). Program Studi Pendidikan Kimia UIN Walisongo mempunyai standar kompetensi lulusan yang terdiri dari kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi tambahan.
Adanya kurikulum serupa pada Program Studi Pendidikan Kimia khususnya dari perguruan tinggi swasta menjadi saingan Program Studi Pendidikan Kimia UIN Walisongo.
PROFIL LULUSAN 1. Profil Lulusan
Terdapat program pendidikan kimia dari perguruan tinggi negeri dan swasta dengan sistem akademik yang jauh lebih baik.
CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) a. Capaian Pembelajaran Sikap
- Capaian Pembelajaran Keterampilan Khusus
- Pengemasan Mata Kuliah Wajib Umum, Wajib Prodi dan Pilihan
- Penjelasan Implementasi
- Mahasiswa diberi kewenangan dalam mengambil mata kuliah pilihan sebanyak 12 sks (setara 6 mata kuliah) di luar prodi dengan ketentuan sebagai berikut
- Dalam rangka menambah pengalaman mahasiswa dalam dunia kerja pada kurikulum 2020 mahasiswa diberi fasilitas magang. Komponen magang terdiri
- Mahasiswa dapat mengikuti kegiatan seperti kursus, short school, summer school, atau kegiatan sejenis lain yang diakui sebagai mata kuliah dengan sks
- Komputasi Kimia 2. Statistika Pendidikan
- Pengembangan Bahan Ajar Berbasis IT 4. Tren Penelitian Pendidikan Kimia
KU.4 Mampu mengkritisi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan kimia dan menuangkannya dalam karya ilmiah; Sedangkan KK.14-KK.16 merupakan tambahan hasil pembelajaran keterampilan khusus dari Program Studi Pendidikan Kimia UIN Walisongo. Mata kuliah pilihan yang dapat diambil adalah mata kuliah pilihan yang sama dengan Prodi Pendidikan Kimia UIN Walisongo atau mata kuliah pilihan yang berbeda.
Penyusunan kurikulum program studi Pendidikan Kimia mengacu pada isu-isu terkini, salah satunya adalah revolusi industri 4.0.
PETA KURIKULUM
Sejalan dengan program UIN Walisongo Semarang yang mengembangkan kampus hijau, Kurikulum Pendidikan Kimia 2020 juga menerapkan prinsip kampus hijau. Green Campus merupakan konsep kampus hijau yang menerapkan efisiensi energi dengan emisi rendah, menghemat sumber daya dan meningkatkan kualitas lingkungan, dengan mengedukasi warganya untuk menjalani pola hidup sehat dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif secara berkelanjutan. Selain secara eksplisit, implementasi kampus hijau dan visi prodi yang berorientasi pada ESD juga secara implisit dilakukan pada semua program studi, baik konteks maupun kontennya.
DISTRIBUSI MATA KULIAH Semester 1
DESKRIPSI MATA KULIAH
S.12 CPL
Tujuan dari mata kuliah ini adalah untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai lulusan universitas yang mampu memahami dan memiliki keterampilan dasar berbahasa Inggris, meliputi mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis bahasa Inggris dengan benar, menggunakan keterampilan tersebut untuk menunjang studinya sesuai dengan pengetahuan mata kuliah tersebut. program studi dan sebagai salah satu dana awal untuk mengikuti ujian TOEFL (Test of English as a Foreign Language). Mata kuliah ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai lulusan dengan pemahaman dan pengetahuan dasar bahasa Arab, meliputi menyimak, berbicara, membaca dan menulis dalam bahasa Arab. Penerapan keterampilan tersebut sebagai penunjang belajar sesuai ilmu program studi dan sebagai modal awal mahasiswa agar lulus Tes Standar Pengetahuan Bahasa Arab (IMKA TES).
Kursus ini bertujuan untuk menyediakan pelajar akademik yang berkebolehan membaca dan menulis al-Quran dengan betul, memahami ilmu Tajwid dan Gharib, mengamalkan ibadah Mahdlah dan membaca surat-surat pendek al-Quran dan solat harian yang diwajibkan sah. untuk menghafal. dan masyarakat.
P.19 CPL
Mata kuliah ini mengkaji konsep dasar biologi yang mencakup biologi sebagai ilmu, molekul dan kimia kehidupan, dinamika sel, pewarisan sifat, keanekaragaman makhluk hidup, dan evolusi. Mata kuliah ini mengkaji tentang atom, molekul dan ion; stoikiometri; reaksi dalam larutan; energi; struktur atom; tabel periodik unsur; ikatan kimia; geometri molekul berdasarkan konsep TPEKV, teori ikatan valensi, hibridisasi dan teori ikatan molekul;. Mata kuliah ini mengkaji tentang sifat fisika larutan, teori asam basa, kesetimbangan larutan (kesetimbangan asam basa, kelarutan, kompleks dan pengendapan), termodinamika, kinetika kimia, elektrokimia dan reaksi nuklir sebagai dasar mata kuliah kimia selanjutnya.
Mata kuliah ini mencakup pengenalan kimia analitik, metode analisis kualitatif (analisis kation dan anion), metode analisis kuantitatif (volumemetri dan gravimetri).
Mata kuliah ini membahas teknik dasar dan prinsip pemisahan yang meliputi distilasi, ekstraksi, kromatografi kolom, kromatografi kertas, kromatografi lapis tipis, kromatografi gas, kromatografi penukar ion. Mata kuliah ini mempelajari interaksi materi dengan energi dalam analisis kimia (prinsip pengukuran, komponen dasar instrumentasi dan aplikasinya), termasuk spektroskopi (UV-VIS, AAS, IR, XRD). Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan tentang proses pengelolaan sampah dan keterampilan dalam pengolahan sampah.
Melalui mata kuliah tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berpikir kritis, kreatif dan inovatif mengenai pengelolaan dan daur ulang sampah.
P.23 CPL
Mata kuliah ini mempelajari bagaimana pendidikan kimia didukung dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh UNESCO. Mata kuliah ini membahas tentang pengertian evaluasi pendidikan dan pengukuran hasil pembelajaran kimia di sekolah menengah dan kejuruan; Mata kuliah ini mempelajari konsep dasar perencanaan pembelajaran, komponen program pembelajaran (kompetensi inti, kompetensi dasar, tujuan, indikator hasil belajar, topik/materi pembelajaran, strategi pembelajaran (pendekatan pembelajaran), metode dan teknik pembelajaran, sumber belajar dan media pembelajaran; Perancangan teknik Program Tahunan, Program Semester, Pengembangan kurikulum dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sebagai produk akhir perkuliahan.
Mata kuliah ini berkaitan dengan praktik mengajar yang bertujuan untuk membekali mahasiswa sebelum melaksanakan kegiatan mengajar sebenarnya.
KU.13 CPL
Mata kuliah ini merupakan bekal bagi calon guru untuk dapat membimbing karya tulis siswa dan sebagai bekal untuk melaksanakan penelitian kimia pada jenjang studi selanjutnya. Model tes instrumen metode campuran Tugas akhir mata kuliah ini adalah penyusunan instrumen penelitian pendidikan kimia sesuai model penelitian. Mata kuliah ini membahas tentang tren penelitian di era global pendidikan kimia dan pendidikan sains yang dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional bereputasi dalam 5 tahun terakhir.
Materi pokok mata kuliah ini meliputi: (1) konsep dasar pendidikan vokasi, (2) model pembelajaran kimia pada pendidikan vokasi di sekolah, (3) evaluasi pendidikan vokasi di sekolah dan (4) analisis materi kimia pada pendidikan vokasi di sekolah. SMK TKR, RPL, keahlian TKJ, dll. Mata kuliah ini bertujuan untuk membangun kompetensi profesional calon mahasiswa guru kimia dalam bahasa Inggris dan kimia. Mata kuliah ini membahas tata bahasa Inggris, teknik membaca dan memahami literatur kimia berbahasa Inggris (buku teks dan artikel), dan teknik penulisan ide (kalimat, paragraf, teks/artikel) tentang kimia dalam bahasa Inggris.
Mata kuliah ini mengkaji teknologi pangan dan kimia untuk kehidupan berkelanjutan, termasuk keamanan pangan dari sumber pangan laut. Mata kuliah ini mengkaji dan mempelajari zat bioaktif dari alam yang dapat digunakan sebagai campuran kimia dalam kosmetik halal. Mata kuliah ini mengkaji dan mengeksplorasi beberapa aspek terkait analisis dan sistem manajemen pangan halal.
Mata kuliah ini membahas prinsip-prinsip dasar ilmu koloid dan penerapannya dalam beberapa bidang: Muatan antar fasa. Mata kuliah ini merupakan sarana pengenalan prinsip dasar penggunaan perangkat sebagai pengubah elektrokimia dan penyimpan energi.
PROSES PEMBELAJARAN a. Karakteristik Pembelajaran
Pembelajaran bersifat interaktif berarti capaian pembelajaran lulusan diraih dengan mengutamakan proses interaksi dua arah antara mahasiswa dan
Pembelajaran bersifat holistik berarti proses pembelajaran mendorong terbentuknya pola pikir yang komprehensif dan luas dengan
Pembelajaran bersifat integratif berarti capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang terintegrasi untuk memenuhi capaian
Pembelajaran bersifat saintifik (berbasis riset) berarti capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang mengutamakan pendekatan
Pembelajaran bersifat kontekstual berarti capaian pembelajaran lulusandiraih melalui proses pembelajaran yang menyatakan bahwa capaian
Pembelajaran bersifat efektif berarti capaian pembelajaran lulusan diraih secara berhasil guna dengan mementingkan internalisasi materi secara baik
Pembelajaran bersifat kolaboratif berarti capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran bersama yang melibatkan interaksi antar
Pembelajaran bersifat prospektif berarti pembelajaran yang berorientasi pada masa depan sehingga memugkinkan mahasiswa dan dosen selalu
Pembelajaran bersifat pluralistik berarti mengakui bahwa setiap ilmu memiliki metode dan pendekatannya sendiri yang memungkinkan terjadinya
Pembelajaran berpusat pada mahasiswa berarti capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang mengutamakan
Pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi di era revolusi industri 4.0 adalah pembelajaran yang memberikan penguatan literasi intermoda
Penentuan dan pemilihan karakter pembelajaran yang diterapkan oleh dosen disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah yang diampunya
Pelaksanaan Pembelajaran dapat dilakukan di dalam Program Studi dan di luar Program Studi
Pelaksanaan Pembelajaran di luar Program Studi merupakan proses pembelajaran yang terdiri atas: (1) Pembelajaran dalam Program Studi lain
Proses Pembelajaran di luar Program Studi dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerja sama antara Peguruan Tinggi dengan Peguruan Tinggi atau
Proses pembelajaran di luar Program Studi merupakan kegiatan dalam program yang dapat ditentukan oleh Menteri dan/atau Rektor
Proses Pembelajaran di luar Program Studi dilaksanakan di bawah bimbingan dosen dan atas persetujuan Ketua Program Studi
Proses pembelajaran di luar Program Studi dilaksanakan hanya bagi program sarjana dan program sarjana terapan di luar bidang
Perencanaan proses Pembelajaran disusun untuk setiap mata kuliah dan disajikan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau istilah lain
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau istilah lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dan dikembangkan oleh Dosen secara
RPS disusun berdasarkan prinsip pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning)
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau istilah lain paling sedikit memuat: (1) Nama Program Studi, nama dan kode mata kuliah, semester,
Pelaksanaan proses pembelajaran berlangsung dalam bentuk interaksi antara Dosen, mahasiswa, dan sumber belajar dalam lingkungan belajar
Proses pembelajaran di setiap mata kuliah dilaksanakan sesuai Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau istilah lain dengan karakteristik
Proses pembelajaran yang terkait dengan penelitian mahasiswa wajib mengacu pada Standar Penelitian
Proses pembelajaran yang terkait dengan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa wajib mengacu pada Standar Pengabdian kepada
Proses pembelajaran melalui kegiatan kurikuler wajib dilakukan secara sistematis dan terstruktur melalui berbagai mata kuliah dan dengan beban
Proses pembelajaran melalui kegiatan kurikuler wajib menggunakan metode Pembelajaran yang efektif sesuai dengan karakteristik mata kuliah untuk
Metode pembelajaran dapat dipilih untuk pelaksanaan pembelajaran pada mata kuliah meliputi: diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran
Setiap mata kuliah dapat menggunakan satu atau gabungan dari beberapa metode pembelajaran diwadahi dalam suatu bentuk pembelajaran
Prinsip penilaian mencakup prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi
Prinsip edukatif merupakan penilaian yang memotivasi mahasiswa agar mampu: (1) Memperbaiki perencanaan dan cara belajar; dan ( Capaian
Prinsip otentik merupakan penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan
Prinsip objektif merupakan penilaian yang didasarkan pada stándar yang disepakati antara dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh
Prinsip akuntabel merupakan penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah, dan dipahami
Prinsip transparan merupakan penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan
Teknik penilaian terdiri atas tes dan non tes
Instrumen penilaian terdiri atas penilaian proses dalam bentuk rubrik dan/atau penilaian hasil dalam bentuk portofolio atau karya desain
Penilaian sikap dapat menggunakan teknik penilaian observasi
Penilaian penguasaan pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus dilakukan dengan memilih satu atau kombinasi dari berbagai
Hasil akhir penilaian merupakan integrasi antara berbagai teknik dan instrumen penilaian yang digunakan
Memberikan umpan balik dan kesempatan untuk mempertanyakan hasil penilaian kepada mahasiswa; dan
Mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa secara akuntabel dan transparan
Prosedur penilaian mencakup tahap perencanaan, kegiatan pemberian tugas atau soal, observasi kinerja, pengembalian hasil observasi, dan
Prosedur penilaian pada tahap perencanaan dapat dilakukan melalui penilaian bertahap dan/atau penilaian ulang
Penilaian dosen yang belum mendapatkan tugas secara mandiri (Asisten Ahli) harus mendapat bimbingan/persetujuan/validasi dosen
Pelaporan penilaian berupa kualifikasi keberhasilan mahasiswa dalam menempuh suatu mata kuliah
Pelaporan untuk mahasiswa program diploma dan sarjana didasarkan pada tabel berikut
Ekuivalensi nilai program diploma dan sarjana (dalam skala 0-100) adalah sebagai berikut
Hasil penilaian diumumkan kepada mahasiswa setelah satu tahap pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran
Hasil penilaian capaian pembelajaran lulusan pada akhir program studi dinyatakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
Mahasiswa program diploma dan program sarjana dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan
Kelulusan mahasiswa dinyatakan dengan predikat memuaskan, sangat memuaskan, atau Pujian (Cumlaude) dengan kriteria sebagai berikut
Predikat Pujian diperoleh dengan syarat lulus tepat waktu dengan masa studi sebagai berikut
Mahasiswa yang mendapatkan IPK lebih dari 3,50 bagi program diploma dan sarjana, lebih dari 3,75 bagi program magister dan doktor namun
Mahasiswa yang dinyatakan lulus berhak memperoleh ijazah dan atau sertifikat profesi, sertifikat kompetensi, gelar, transkrip akademik, dan surat
Dosen dapat melakukan remidiasi bagi mahasiswa yang belum lulus mata kuliah
Proses Pembelajaran di Prodi Pendidikan Kimia a. Karakteristik Pembelajaran
Karakteristik proses pembelajaran di Prodi Pendidikan Kimia bersifat interaktif, holistik, integratif, saintifik (berbasis riset), kontekstual, tematik,
Proses pembelajaran di setiap mata kuliah dilaksanakan sesuai Rencana Pembelajaran Semester (RPS)
Prinsip otentik merupakan penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan
Penilaian penguasaan pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus dilakukan dengan memilih satu atau kombinasi dari berbagai
Prosedur penilaian mencakup tahap perencanaan, kegiatan pemberian tugas atau soal, observasi kinerja, laporan hasil observasi, dan pemberian
Pelaporan untuk mahasiswa prodi pendidikan kimia didasarkan pada tabel berikut
Ekuivalensi nilai (dalam skala 0-100) adalah sebagai berikut
Mahasiswa program studi pendidikan kimia dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan memiliki capaian
Predikat Pujian diperoleh dengan syarat lulus tepat waktu dengan masa studi < 9 semester untuk sarjana
Mahasiswa yang dinyatakan lulus berhak memperoleh ijazah, gelar, transkrip akademik, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sesuai
Dosen dapat melakukan remidiasi bagi mahasiswa yang belum lulus mata kuliah
Sumber Belajar
PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 1. Tenaga Pendidik
Tenaga Kependidikan
SARANA PRASARANA
PENELITIAN DAN PENGABDIAN 1. Penelitian
- Tugas akhir bukan skripsi berupa karya ilmiah mahasiswa baik tertulis maupun tidak yang mencerminkan capaian pembelajaran. Bentuk tugas akhir bukan skripsi
- Karya mahasiswa yang memperoleh kejuaraan dalam lomba bereputasi tingkat nasional atau internasional yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan
- Pengabdian Kepada Masyarakat
- KKN mengintegrasikan aspek pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan unity of sciences dan lintas
- KKN bertujuan: (1) Melatih kemampuan mahasiswa untuk menerapkan teori dan informasi ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan seni yang telah
- Bobot SKS Kuliah Kerja Nyata (KKN) ditetapkan berdasarkan kurikulum yang berlaku
- Mahasiswa dapat mengambil program KKN apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: (1) Berstatus mahasiswa aktif; (2) Telah lulus mata kuliah
- Prodi Pendidikan Kimia berkoordinasi dengan LP2M untuk menentuka KKN Tematik sesuai dengan kegiatan magang
Kerelawanan merupakan kegiatan civitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan seni untuk memajukan kesejahteraan, memampukan dan memfasilitasi masyarakat untuk melakukan transformasi sosial guna mencapai tingkat keadilan sosial yang memadai, mencapai dan menjamin hak asasi manusia serta mencerdaskan kehidupan bangsa. lebih cerdas. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: (1) partisipatif; (2) pemberdayaan; (3) inklusif; (4) kesetaraan dan keadilan gender; (5) tanggung jawab; (6) transparansi; (7) kemitraan; (8) keberlanjutan; (9) profesional dan;. Pengabdian masyarakat yang diberikan bertujuan untuk: (1) memberdayakan masyarakat; (2) mengembangkan potensi lingkungan hidup; (3) menerapkan dan membina ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan seni;
Pengabdian dosen merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian yang dilakukan dosen untuk memberdayakan masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu dosen.
SISTEM PENJAMINAN MUTU AKADEMIK
- Penjaminan Mutu adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan Prodi Pendidikan Kimia secara konsisten dan berkelanjutan sehingga
- Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh Prodi
- Tujuan Penjaminan Mutu Prodi Pendidikan Kimia adalah
- Kebijakan mutu input (dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, sarana prasarana dan sumber daya pendukung lainnya);
- Kebijakan mutu proses kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi;
- Kebijakan mutu output lulusan dan hasil kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi;
- Kebijakan mutu outcome yang bermanfaat bagi pembangunan masyarakat baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional
- Dokumen penjaminan mutu prodi terdiri atas kebijakan mutu, manual mutu, standar mutu, dan formulir mutu
- Masing-masing bagian mutu dimaksud diatur dalam Keputusan Dekan
- Pelaksanaan penjaminan mutu ditekankan pada pemenuhan standar mutu yang telah ditetapkan
- Dalam rangka pengendalian dan pemenuhan standar mutu dilakukan monitoring evaluasi dan audit internal terhadap pelaksanaan standar yang
- Monitoring evaluasi dilakukan Gugus Kendali Mutu (GKM) Prodi Pendidikan Kimia 3 kali dalam 1 semeseter yaitu awal perkuliahan, pertengan semester,
- Audit internal dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu, yang selanjutnya dilaporkan kepada Rektor
Penyelenggaraan penjaminan mutu pada Program Studi Pendidikan Kimia bertujuan untuk mencapai visi, misi, tujuan dan memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal. Kebijakan mutu menjadi acuan kerja Program Studi Pendidikan Kimia dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, serta peningkatan dan peningkatan mutu akademik.
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
Konsep teoretis kimia secara mendalam, khususnya struktur atom, ikatan kimia, sifat kimia, dan perubahannya baik pada energi maupun kinetik molekul;
Konsep teoritis reaksi transformasi dan sintesis molekul secara umum;
- Brainstroming tentang pengantar
- Identifikasi krisis energi di
- Analisis struktur senyawa ionik
- Menerapkan Green chemistry
- Tugas terstruk
- Kognitif Bentuk
- Kognitif Bentuk tes
Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Penerapan Era Industri 4.0 dan MBKM | 104 keingintahuan intelektual untuk memecahkan masalah pada tingkat individu dan kelompok dalam komunitas akademik dan non-akademik.
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO
Jurusan Pendidikan Kimia
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
- Tugas terstruk
- Kogniti f
- Tugas Terstru
- Afektif Bentuk
- Psiko motori
- Afektif Bentuk
- Kognitif Bentuk
- Psiko motori
Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Penerapan Era Industri 4.0 dan MBKM | 114 P.18 Memiliki pengetahuan tentang pengembangan keterampilan dan kepemilikan berpikir kritis, logis, kreatif, inovatif dan sistematis. Asam – Basa kuat – Lunak, dan.. mampu menjelaskan kimia unsur gas mulia.. asam basa menurut Lewis, lux banjir, 3. Bisa.. menjelaskan konsep teori asam basa menurut HSAB dan superasam 4. Bisa .
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
Mahasiswa dapat menjelaskan dan menerapkan konsep-konsep dasar kimia sebagai dasar untuk memahami ilmu kimia lebih lanjut
Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Implementasi Era Industri 4.0 dan MBKM | 146 struktur elektronik atom Atom Elektron - Tugas yang dikumpulkan. TT-13 13 Siswa mampu membuat peta konsep materi atom, molekul, dan ion Siswa mampu mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan materi Ikatan Kimia II.
Program Studi Pendidikan Kimia
Menganalisis konsep sifat fisik larutan
Menganalisis konsep larutan asam basa
Menganalisis konsep kesetimbangan dalam larutan (asam basa, kelarutan, kompleks dan pengendapan)
Menganalisis konsep termodinamika
Menganalisis konsep elektrokimia
Menganalisis konsep reaksi inti
Chang Raymond, Kimia Dasar Jilid II, Edisi Ketiga, Penerbit Erlangga, Jakarta
Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Era Industri 4.0 dan Implementasi MBKM | 160 TS−3 3 Siswa dapat menyelesaikan soal tersebut. Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Era Industri 4.0 dan Implementasi MBKM | 164 Hasil Pembelajaran Kurikulum.
Mahasiswa dapat Memahami pengetahuan dasar statistika
Penyelenggaraan pembelajaran yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pedagogi untuk memfasilitasi pengembangan karakter, pengenalan dan pengembangan potensi siswa sebagai pembelajar yang mengatur diri sendiri; Terselenggaranya evaluasi proses dan hasil pembelajaran yang valid, reliabel, objektif dan praktis (sesuai dengan ciri-ciri pembelajaran kimia), yang meliputi: a) menentukan aspek-aspek proses dan hasil pembelajaran (kognitif, afektif, dan psikomotorik) yang penting untuk evaluasi dan dievaluasi; b) menetapkan prosedur sesuai dengan tujuan penilaian dan evaluasi; c) pengembangan strategi, teknik dan instrumen penilaian dan evaluasi; d) melaksanakan evaluasi sesuai dengan prosedur, strategi, teknik, dan instrumen tertentu; e) pelaksanaan proses moderasi penilaian; . f) analisis hasil evaluasi proses dan hasil pembelajaran untuk berbagai tujuan; g) pengelolaan penilaian berkelanjutan terhadap proses dan hasil pembelajaran;
Mahasiswa dapat menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik maupun diagram 3. Mahasiswa dapat menentukan Ukuran Tendensi Sentral dan Letak suatu data
Mahasiswa memahami teknik pengambilan sampel
Mahasiswa dapat melakukan olah data dengan analisis hipotesis deskriptif, hipotesis komparatif, hipotesis asosiatif
Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Implementasi Era Industri 4.0 dan MBKM | 165 Normalitas dan homogenitas; Pengujian hipotesis: uji mean, proporsi, analisis regresi linier sederhana, korelasi, statistik non parametrik. Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Implementasi Era Industri 4.0 dan MBKM | 176 asosiatif dapat..dapat mencari korelasi dengan menggunakan teknik product moment. Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Implementasi Era Industri 4.0 dan MBKM | 177 Aspek dan bobot penilaian.
Naskah Akademik Kurikulum KKNI Berbasis UoS untuk Implementasi Era Industri 4.0 dan MBKM | 189 standar kompetensi lulusan yang berlaku.