• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFESIONAL GURU DI SMP SWASTA BUDI UTOMO BINJAI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PROFESIONAL GURU DI SMP SWASTA BUDI UTOMO BINJAI "

Copied!
111
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

LatarBelakang

Selain kompetensi profesional mengajar, guru juga harus menyadari keterlibatan kepala sekolah sebagai pemimpin yang diperlukan. Kepemimpinan partisipatif atau partisipasi kepala sekolah dalam mengapresiasi ide-ide baru, cara-cara baru, praktik guru dalam proses pembelajaran di kelas.

Identifikasi Masalah

Kompetensi profesional guru dalam mengajar harus ditingkatkan karena adanya kebutuhan akan lulusan yang berkualitas di era 5.0 saat ini. “Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif, Disiplin Kerja Dan Motivasi Terhadap Kompetensi Profesional Guru SMP Swasta Budi Utomo Binjai.”

Pembatasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

HA1 : Terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan partisipatif terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai. Kepemimpinan partisipatif mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai.

KAJIAN PUSTAKA

Kompetensi Profesional Guru

  • Pengertian Kompetensi Profesional Guru
  • Kompetensi Profesional Guru
  • Indikator Kompetensi Profesional Guru

Tanpa mengabaikan kompetensi lainnya, kompetensi profesional seorang guru merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh guru profesional. Tanpa mengabaikan kompetensi lainnya, kompetensi profesional guru merupakan kompetensi yang wajib dimiliki oleh guru profesional.

Kepemimpinan Partisipatif

  • Pengertian Kepemimpinan
  • Pengertian Kepemimpinan Partisipatif
  • Karakteristik Kepemimpinan Partisipatif
  • Indikator Kepemimpinan Partisipatif
  • Bentuk-bentuk Disiplin Kerja
  • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Disiplin Kerja

Disiplin kerja yang baik mencerminkan besarnya tanggung jawab yang dipikul seseorang terhadap tugas yang diberikan kepadanya, sehingga mendorong semangat kerja dalam mewujudkan tujuan organisasi sekolah. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, tingkat disiplin kerja yang baik mencerminkan rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas yang diberikan kepadanya.

Motivasi

  • Pengertian Motivasi
  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi
  • Indikator Motivasi

Dan dapat disimpulkan indikatornya adalah tujuan dan kemampuan, keteladanan kepemimpinan, keadilan, sanksi pidana. Namun jika guru mempunyai motivasi yang positif maka guru akan menunjukkan minat, memperhatikan dan bertanggung jawab terhadap tugasnya sehingga kinerjanya meningkat. Guru yang mempunyai motivasi kerja yang baik dalam proses pembelajaran akan lebih mudah dalam melaksanakan proses belajar mengajar di kelas.

Misalnya mempersiapkan persiapan mengajar secara tepat dan cepat, mudah menyesuaikan diri siswa, menyikapi permasalahan pengajaran terutama yang berkaitan dengan proses belajar mengajar, fleksibel dalam penggunaan media pembelajaran, membuat siswa mudah terpacu dalam melaksanakan tugas. . Untuk itu dapat dipastikan dalam proses belajar mengajar ada siswa yang menguasai pembelajaran dengan cepat dan ada juga yang lambat dalam menyerap pembelajaran. Berdasarkan beberapa pendapat di atas, faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi berasal dari dalam diri individu dan dari pekerjaan itu sendiri.

Karena motivasi adalah sesuatu yang mendorong seseorang untuk melakukan atau melaksanakan tindakan dan melaksanakan tugas dengan baik yang menjadi tanggung jawabnya sebagai guru di sekolah untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Untuk itu indikator motivasi adalah pengawasan, hubungan interpersonal, gaji, kebutuhan, keinginan, kepuasan kerja, prestasi kerja yang dihasilkan.

Penelitian yang Relevan

H01 : Tidak terdapat pengaruh yang signifikan selama kepemimpinan partisipatif terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai. H02 : Di SMP Swasta Budi Utomo Binjai tidak terdapat pengaruh yang signifikan disiplin kerja terhadap kompetensi profesional guru. HA2: Disiplin kerja mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kompetensi profesional guru di Sekolah Menengah Swasta Budi Utomo Binjai.

H03 : Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi dan kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai. HA3: Terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi dan kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai. HA4 : Terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan partisipatif, disiplin kerja, motivasi terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai.

Disiplin kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai. Motivasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai.

Gambar II.1 Kerangka Konsep  2.8 Pengajuan Hipotesis
Gambar II.1 Kerangka Konsep 2.8 Pengajuan Hipotesis

Kerangka Berpikir

Kerangka Konsep

Pengajuan Hipotesis

Nilai R square sebesar 0,996 yang menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan Partisipatif pada variabel Kompetensi Profesional Guru sebesar 99,6%. Artinya kemampuan variabel Kepemimpinan Partisipatif dalam mempengaruhi naik turunnya tingkat Kompetensi Profesional Guru di SMA Swasta Budi Utomo Binjai adalah sebesar 99,6%, sedangkan sisanya sebesar 0,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Artinya kemampuan variabel Disiplin Kerja dalam mempengaruhi naik turunnya Tingkat Kompetensi Profesional Guru di SMA Swasta Budi Utomo Binjai adalah sebesar 99,6%, sedangkan sisanya sebesar 0,4% dipengaruhi oleh variabel lain.

Artinya kemampuan variabel Motivasi dalam mempengaruhi naik turunnya tingkat kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai adalah sebesar 99,6% dan sisanya 0,4%. Dengan nilai R-squared sebesar 0,996 menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan partisipatif terhadap variabel kompetensi profesional guru sebesar 99,6%. Artinya kemampuan variabel Kepemimpinan Partisipatif dalam mempengaruhi naik turunnya tingkat kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai adalah sebesar 99,6% sedangkan sisanya sebesar 0,4% dipengaruhi oleh variabel lain.

Dengan nilai R-squared sebesar 0,996 menunjukkan bahwa variabel Disiplin Kerja terhadap variabel Kompetensi Profesional Guru sebesar 99,6%. Artinya kemampuan variabel disiplin kerja dalam mempengaruhi peningkatan dan penurunan tingkat kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai adalah sebesar 99,6%, sedangkan sisanya sebesar 0,4% dipengaruhi oleh variabel lain.

METODE PENELITIAN

Pendekatan penelitian

Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan peneliti adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan rumus statistik untuk membantu menganalisis data dan fakta yang diperoleh. Kasiram mengatakan penelitian kuantitatif adalah suatu proses pencarian pengetahuan yang menggunakan data berupa angka-angka sebagai alat untuk menganalisis informasi tentang apa yang ingin diketahui. Oleh karena itu, setiap penelitian kuantitatif akan dilakukan penelitian inferensial, yaitu dalam rangka menguji hipotesis dan menarik kesimpulan tentang kemungkinan kesalahan menolak hipotesis nol.

Tempat dan waktu penelitian

Populasi dan Sampel

Defenisi Operasional Variabel

Motivasi Dorongan dalam diri yang mendorong diri untuk melakukan kebaikan dan apa yang akan dicapai untuk melaksanakan tindakan dan melaksanakan tugas dengan baik, iaitu tanggungjawab anda sebagai guru di sekolah untuk mencapai matlamat tertentu.

Teknik Pengumpulan Data

Artinya besarnya hubungan antara variabel Kepemimpinan Partisipatif dengan variabel Kompetensi Profesional Guru sebesar 99,8%. Artinya besarnya hubungan antara variabel Disiplin Kerja dengan variabel Kompetensi Profesional Guru sebesar 99,8%. Nilai R square sebesar 0,996 yang menunjukkan bahwa persentase pengaruh variabel Disiplin Kerja terhadap variabel Kompetensi Profesional Guru adalah sebesar 99,6%.

Artinya besarnya hubungan antara variabel motivasi dengan variabel kompetensi profesional guru adalah sebesar 99,8%. Nilai R-squared sebesar 0,996 yang menunjukkan bahwa besarnya proporsi pengaruh variabel Motivasi terhadap variabel Kompetensi Profesional Guru adalah sebesar 99,6%. Sedangkan berdasarkan Tabel IV-9 dapat dilihat dari hasil penyelidikan bersama pengaruh kepemimpinan partisipatif, disiplin kerja dan motivasi terhadap Kompetensi Profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai dapat dilihat bahwa koefisien determinasi variabel kepemimpinan partisipatif (X1), Disiplin Kerja (X2) dan Motivasi (X3) serta secara simultan (bersama-sama) variabel Kompetensi Profesional guru (Y) terlihat pada.

Artinya kemampuan variabel Motivasi dalam mempengaruhi naik turunnya tingkat kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai adalah sebesar 99,6% dan sisanya sebesar 0,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Disarankan bahwa kepemimpinan partisipatif, disiplin kerja dan motivasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional.

Tabel III-3 Skala pengukuran   No  Pilihan jawaban  Bobot
Tabel III-3 Skala pengukuran No Pilihan jawaban Bobot

Teknik Analisis Data

Pengujian Hipotesis

PEMBAHASAN DAN HASIL PENELITIAN

Deskripsi Data Penelitian

Berdasarkan Tabel IV-2 di atas, data yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 53 orang, jumlah responden yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 38 orang atau 71,6% dan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 15 orang atau 28,3%. Jadi pada penelitian ini mayoritas responden di SMP Swasta Budi Utomo Binjai adalah laki-laki. Berdasarkan Tabel IV-3 di atas, data yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 53 orang, jumlah responden yang berpendidikan Diploma sebanyak 6 orang atau 11,3%, Sarjana (S1) sebanyak 44 orang atau 83,0%, Magister/Master (S2) ) ) sebanyak 3 orang atau 17,6% Jadi pada penelitian ini mayoritas responden SMP Swasta Budi Utomo Binjai mempunyai gelar sarjana (S1).

Tabel IV-6 di bawah ini akan menjelaskan secara parsial pengaruh variabel kepemimpinan partisipatif, disiplin kerja dan motivasi terhadap kompetensi profesional. Hasil perhitungan disiplin kerja memberikan thitung = 117,936 lebih besar dari nilai ttabel yaitu 117,936>2,007. Tabel IV-9 di bawah ini secara simultan akan menjelaskan pengaruh variabel kepemimpinan partisipatif, disiplin kerja dan motivasi terhadap kompetensi profesional guru.

Hasil analisis pada Tabel IV-13 pengaruh kepemimpinan partisipatif, disiplin kerja dan motivasi terhadap kompetensi profesional guru seperti terlihat pada tabel di atas menunjukkan R-squared = 0,999. Artinya faktor kepemimpinan partisipatif, disiplin kerja dan motivasi dapat menjelaskan 99,9% engagement dan sisanya 0,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang belum diteliti.

Tabel IV-2
Tabel IV-2

Pembahasan

Kepala sekolah laki-laki dalam proporsi waktu yang mereka habiskan untuk bekerja sendiri di bidang tertentu. Perencanaan/penetapan tujuan adalah satu-satunya bidang di mana kepala sekolah perempuan berbeda secara signifikan dari kepala sekolah laki-laki dalam hal proporsi waktu yang mereka habiskan untuk bekerja sendiri. Sebastian i Kurnia Fuji Astutik (2021:21) Kepala sekolah perempuan menghabiskan proporsi waktu yang lebih rendah untuk bekerja sendiri dalam merencanakan/menetapkan tujuan dibandingkan dengan kepala sekolah laki-laki.

Berdasarkan Tabel IV-7 terlihat bahwa pengujian variabel Disiplin Kerja terhadap kompetensi profesional guru dapat dilihat pada kolom kuadrat R yaitu sebesar 0,996. Artinya variabel Disiplin Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Kompetensi Profesional guru. di SMP Swasta Budi Utomo Binjai sebesar 99,6% dan 0,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Dalam Tiara, Anggia Dewi dalam Tamzil Yusuf dkk menyimpulkan bahwa kompetensi profesional guru mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru, sehingga kompetensi profesional guru dapat dikatakan baik. Hal ini bukan berarti guru tidak menguasai kompetensi profesional, namun masih terdapat rasa malas dalam melaksanakannya karena berbagai alasan.

Kepemimpinan parsatif kepala sekolah adalah bagaimana kepala sekolah merencanakan masa depan dengan cara berkomunikasi dengan menjalin hubungan yang harmonis dengan guru, mendelegasikan wewenang, mengambil keputusan dan meningkatkan kompetensi profesional guru menjadi lebih baik. Akhon i Ulfah Rusminati Rahmatin (2019:75) Gaya kepemimpinan kepala sekolah merupakan salah satu aspek penting bagi kedewasaan bawahannya.

Kesimpulan

Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap manajemen partisipatif, disiplin kerja dan motivasi, artinya dapat disimpulkan bahwa manajemen partisipatif, disiplin kerja dan motivasi, semakin tinggi kompetensi profesional guru maka memberikan pengaruh yang besar terhadap manajemen partisipatif. , disiplin kerja. dan motivasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap variabel kompetensi profesional guru di SMP Swasta Budi Utomo Binjai.

Saran

Pengaruh kepemimpinan partisipatif dan iklim kerja organisasi kepala sekolah terhadap kinerja guru sekolah menengah negeri di kota mataram. 21 Apakah direktur melaksanakan kinerja bersama dengan WKM atas tugas yang diberikan untuk evaluasi? 6 Apakah Anda berpengalaman dan mampu menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawab saya?

9 Apakah kedekatan kepala sekolah dengan guru membuat anda merasa nyaman dengan suasana di kantor? 21 Apakah kepala sekolah memberi tahu guru apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya?

Gambar

Gambar II.1 Kerangka Konsep  2.8 Pengajuan Hipotesis
Tabel III-1 Jadwal Pelaksanaan Penelitian   Di SMP Swasta Budi Utomo Binjai 2021 / 2022
Tabel III-2 Variabel Penelitian
Tabel III-3 Skala pengukuran   No  Pilihan jawaban  Bobot
+7

Referensi

Dokumen terkait

Looking at the critical role of these potentially toxic mediators in the cascade event of secondary CNS injury, we therefore think that the role of pro- inflammatory cytokines produced